TRIBUNNEWS.COM, KIEV – Lebih dari 30 orang anggota kelompok separatis pro-Rusia tewas dan puluhan lainnya luka dalam baku tembak melawan pasukan Ukraina di Kota Slavyanks. Demikian Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov, Selasa (6/5/2014).

“30 orang teroris tewas dan puluhan lainnya luka. Sementara kami kehilangan empat prajurit dan 20 lainnya terluka,” kata Avakov.

Avakov menambahkan, di dalam pasukan separatis terdapat para pejuang dari Chechnya dan Semenanjung Crimea, yang dianeksasi Rusia pada Maret lalu.

Sejak Senin (5/5/2014), militer Ukraina menggelar operasi untuk merebut kota yang dikuasai para separatis pro-Moskwa sebagai bagian dari upaya Kiev merebut kembali kendali di bagian timur negeri itu yang selama beberapa pekan terakhir dikuasai para separatis.

Seorang wartawan AFP yang berada di pusat Kota Slavyansk mengatakan penduduk kota itu terlihat tenang namun pasokan makanan dan kebutuhan dasar lainnya dengan cepat menyusut seiring semakin ketatnya pengepungan yang dilakukan militer Ukraina.

Kiev dan negara-negara Barat menuding Rusia mendalangi kekacauan di Ukraina timur dalam upaya mengganggu stabilitas negara bekas Uni Soviet itu menjelang pemilihan presiden yang akan digelar 25 Mei mendatang.

Rusia membantah tudingan tersebut dan balik menuduh pemerintah Kiev pro-Barat mengobarkan perang melawan rakyatnya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017