Bupati saat memimpin Rapat Sosialiasi penguatan PPID

Penguatan PPID : Bupati Rote Ndao Dorong Perangkat Daerah Sajikan Layanan Informasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Evaluasi kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai upaya memperkuat keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat, Rabu (15/07) bertempat di ruang kerja Bupati Rote Ndao.

Bupati saat memimpin Rapat Sosialiasi penguatan PPID
Bupati saat memimpin Rapat Sosialiasi penguatan PPID

Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan informasi yang bermanfaat, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Olafulihaa Tadde menyampaikan materi tentang Fungsi dan peran PPID dengan merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dalam Pasal 13 juga mengatur kewajiban badan publik dalam menyediakan pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan sederhana bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa setiap perangkat daerah harus memiliki dan mengelola media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi publik. Melalui media sosial, masing-masing perangkat daerah diharapkan secara aktif menyampaikan informasi mengenai program, kegiatan, maupun layanan yang dilaksanakan sehingga masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan mudah diakses.

Para Kepala Perangkat Daerah saat mengikuti sosialisasi PPID
Para Kepala Perangkat Daerah saat mengikuti sosialisasi PPID

Dalam kegiatan tersebut Bupati Paulus juga menenkan pentingnya kesiapan perangkat daerah dalam menghadapi berbagai permintaan informasi maupun isu-isu publik. Setiap perangkat daerah harus memiliki data dan informasi yang siap dipublikasikan sehingga pelayanan informasi dapat diberikan secara cepat dan tepat.

Ia juga terus mengingatkan bahwa sebagai penyelenggara pelayanan publik, pemerintah harus terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Menurutnya, penyampaian informasi yang konsisten mengenai berbagai capaian dan pelayanan pemerintah akan membangun persepsi positif masyarakat. Semakin banyak informasi positif yang dipublikasikan berdasarkan kerja nyata, semakin baik pula citra pemerintah di ruang publik.

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan informasi publik. Ia berharap seluruh kerja keras pemerintah tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tetapi juga dapat diketahui secara luas melalui penyampaian informasi yang baik.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Para Asisten Sekda Kab. Rote Ndao, kepala Perangkat Daerah, sekretaris Perangkat Daerah selaku PPID pelaksana dan admin PPID. (PPID Utama_DKISP Kab.Rote ndao)

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo

Bupati Rote Ndao Perjuangkan Penguatan Fiskal Daerah, Dukungan K-SIGN, dan Reformasi ASN di Hadapan Tim Badan Anggaran DPR RI

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Tim Badan Anggaran DPR RI dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (3/7). Dalam forum tersebut, Bupati memperjuangkan penguatan kebijakan fiskal daerah, dukungan terhadap pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), serta reformasi kebijakan aparatur sipil negara (ASN).

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo
Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo

Kunjungan kerja Tim Badan Anggaran DPR RI menjadi forum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan masukan terkait kebijakan penerimaan negara, transfer ke daerah, dan pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar lebih responsif terhadap kebutuhan pembangunan di daerah.

 

Pada kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk menyoroti kecenderungan berkurangnya alokasi dana transfer ke daerah dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memenuhi berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa kebijakan fiskal nasional perlu semakin memperhatikan prinsip keadilan antardaerah dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, kemampuan keuangan daerah, serta tantangan geografis yang dihadapi masing-masing daerah, khususnya wilayah kepulauan seperti Kabupaten Rote Ndao.

 

Selain itu, Bupati juga menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), terutama terkait pembatasan proporsi belanja pegawai dan belanja infrastruktur. Menurutnya, meskipun kebijakan tersebut bertujuan mendorong efisiensi pengelolaan keuangan daerah, penerapannya belum sepenuhnya mengakomodasi kondisi daerah dengan kapasitas fiskal yang masih rendah.

 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan agar pemerintah pusat bersama DPR RI mempertimbangkan pengaturan yang bersifat *lex specialis* melalui Undang-Undang APBN bagi daerah-daerah dengan kapasitas fiskal terbatas. Kebijakan tersebut diharapkan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan belanja pegawai maupun belanja infrastruktur sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal.

Bupati Paulus Henuk saat mengahadiri forum kunjungan Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo
Bupati Paulus Henuk saat mengahadiri forum kunjungan Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo

Dalam sektor ekonomi, Bupati Paulus Henuk kembali menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao. Sebagai salah satu proyek strategis nasional dalam mendukung swasembada garam, K-SIGN dinilai perlu didukung melalui kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat distribusi dan daya saing produk.

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan adanya perlakuan khusus terhadap biaya logistik distribusi garam dari Rote Ndao ke berbagai wilayah di Indonesia. Tingginya biaya logistik akibat karakteristik wilayah kepulauan dinilai menjadi tantangan utama dalam meningkatkan daya saing garam produksi Rote Ndao dibandingkan daerah lain maupun produk impor.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan industri hilirisasi garam sebagai bagian dari pengembangan K-SIGN. Hilirisasi diyakini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas garam, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat struktur ekonomi daerah sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

 

Di bidang reformasi aparatur sipil negara, Bupati Paulus Henuk turut menyampaikan aspirasi agar pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap peningkatan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui mekanisme yang diatur pemerintah. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mengusulkan agar pembiayaan gaji PPPK dapat didukung melalui APBN serta status PPPK paruh waktu ditingkatkan menjadi PPPK penuh waktu.

 

Menurut Bupati, langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan bagi putra-putri daerah dalam memperoleh kesempatan menjadi aparatur sipil negara. Pengalaman pada rekrutmen ASN sebelumnya menunjukkan bahwa banyak formasi diisi oleh pelamar dari luar Nusa Tenggara Timur, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu memberikan keberpihakan kepada sumber daya manusia lokal.

 

Berbagai usulan yang disampaikan dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperjuangkan kebijakan nasional yang lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah, khususnya wilayah kepulauan dan daerah dengan kapasitas fiskal terbatas. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap seluruh masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan APBN mendatang sehingga arah pembangunan nasional semakin mencerminkan prinsip pemerataan, keadilan fiskal, dan keberpihakan kepada daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

IMG-20260702-WA0006

Pertanian Rote Ndao Kembangkan Kawasan Durian di Kecamatan Rote Selatan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program kawasan hortikultura, salah satunya melalui pengembangan kawasan durian di Kecamatan Rote Selatan. Hal ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 10 ketua kelompok tani oleh Anggota DPR RI, Usman Husein, didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao.

Anggota DPR RI Usman Husein saat menyerahkan bantuan anakan durian secara simbolis kepada kelompok tani di Kec. Rote Selatan.
Anggota DPR RI Usman Husein saat menyerahkan bantuan anakan durian secara simbolis kepada kelompok tani di Kec. Rote Selatan.

Bertempat di Desa Nggelodae, Rabu (01/07/2026), dilakukan penyerahan bantuan berupa 2.000 anakan tanaman durian dan 30 ton pupuk organik remah kepada 10 kelompok tani pelaksana. Bantuan ini diperuntukkan bagi tiga desa, yakni Desa Nggelodae, Desa Daleholu, dan Desa Pilasue, guna mendukung pengembangan kawasan durian seluas 20 hektare.

Program ini merupakan usulan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur aspirasi Anggota DPR RI, Usman Husein.

Wakil Bupati Apremoi D. Dethan Rote Ndao serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 10 kelompok tani Kec. Rote Selatan.
Wakil Bupati Apremoi D. Dethan Rote Ndao serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 10 kelompok tani Kec. Rote Selatan.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, khususnya komoditas durian yang memiliki potensi ekonomi tinggi di wilayah Rote Selatan.

Pengembangan kawasan durian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sektor pertanian. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan.

Bupati Rote Ndao Menerima Penghargaan dan Berbagi Gagasan pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026

Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memajukan sektor pendidikan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., tampil sebagai narasumber sekaligus menerima penghargaan pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (01/07).

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., tampil sebagai narasumber pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., tampil sebagai narasumber pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta.

Dalam forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan bidang pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, Bupati Paulus Henuk memaparkan berbagai kebijakan, inovasi, dan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Berbagai program yang dijalankan difokuskan pada penguatan tata kelola pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan.
Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memperkuat transformasi pendidikan di Kabupaten Rote Ndao.

 

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah di masa depan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang mampu meningkatkan akses serta mutu pendidikan bagi seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

 

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, berbagi praktik baik, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Melalui forum nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)

Bupati Rote Ndao Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Pusat Untuk Percepatan Program Strategis Daerah

Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mempercepat pembangunan daerah terus diwujudkan melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini ditunjukkan oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., yang melaksanakan serangkaian agenda audiensi dengan sejumlah kementerian di Jakarta (Selasa, 30/06). Hal ini guna mendorong percepatan pelaksanaan program-program strategis di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)
Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)

Bupati melaksanakan agenda pertama di Gedung Mina Bahari. Pada kesempatan tersebut Bupati Paulus Henuk bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh tahapan pengadaan lahan dapat berjalan sesuai ketentuan sehingga pembangunan kawasan industri garam nasional di Kabupaten Rote Ndao dapat segera direalisasikan.

 

Usai pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk melanjutkan audiensi dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Ady Candra, S.Pi., M.Si. Pertemuan ini membahas rencana pembentukan Kampung Nelayan di Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui program ini diharapkan tersedianya infrastruktur yang memadai, peningkatan kapasitas nelayan, serta penataan kawasan permukiman nelayan yang lebih layak, tertata, dan berkelanjutan.

Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu.
Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Pada hari yang sama, Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao juga melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan proposal usulan pembangunan sekaligus membahas berbagai kebutuhan infrastruktur sumber daya air yang menjadi prioritas daerah.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan dengan berbagai kementerian merupakan langkah strategis untuk memastikan program-program prioritas daerah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.

 

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Kami terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi agar berbagai program strategis dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui rangkaian koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis berbagai program pembangunan di sektor kelautan, perikanan, industri garam, dan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.

Pemkab Rote Ndao Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Dorong Peran Aktif dalam Membangun Daerah

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar kegiatan penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Rote Ndao Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung penuh rasa syukur dan kekeluargaan. Sambutan Bupati Rote Ndao pada kesempatan tersebut dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Rote Ndao, Pauwil Nggili bertempat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (29/06).

Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.
Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Lanal Rote Ndao, Haji Ahmad Koso, bersama unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah haji.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Pauwil Nggili, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan perlindungan-Nya sehingga seluruh jamaah haji asal Kabupaten Rote Ndao dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat setelah menunaikan ibadah haji.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga seluruh rangkaian proses dapat berjalan dengan baik.

“Selamat datang kembali kepada seluruh Jamaah Haji Kabupaten Rote Ndao. Semoga predikat haji yang telah disandang menjadi kebanggaan sekaligus membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ketakwaan, keikhlasan, kesabaran, disiplin, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, jamaah haji diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pembangunan daerah sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing.

Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah saat mendengar sambutan Bupati yanh dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum.
Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah saat mendengar sambutan Bupati yanh dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial memerlukan semangat kebersamaan, optimisme, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan serta memohon agar seluruh jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, menjadi haji yang mabruroh, serta mampu menghadirkan keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan Kabupaten Rote Ndao secara keseluruhan. (PPID Utama_DKISP Utama)

IMG-20260629-WA0021

SIARAN PERS PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO DAN KONI KABUPATEN ROTE NDAO

Komitmen Pemerintah dan KONI Tetap Mendukung Atlet Berprestasi
Menanggapi berbagai informasi yang berkembang di media sosial terkait dukungan terhadap atlet Kabupaten Rote Ndao yang mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama KONI Kabupaten Rote Ndao menegaskan bahwa Pemerintah dan KONI tetap berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi. Setiap atlet yang membawa nama Kabupaten Rote Ndao adalah kebanggaan daerah dan keberhasilannya merupakan prestasi yang patut diapresiasi bersama.

Perlu dipahami bahwa pada Tahun Anggaran 2026 terjadi penyesuaian kemampuan keuangan daerah sebagai dampak kebijakan efisiensi belanja pemerintah dan penurunan transfer dari Pemerintah Pusat. Kondisi tersebut berdampak pada hibah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada KONI yang turun dari Rp1 miliar menjadi Rp400 juta, atau mengalami pengurangan sebesar 60 persen. Dengan anggaran tersebut, KONI tetap harus menjalankan organisasi sekaligus melakukan pembinaan terhadap 22 cabang olahraga yang berada di bawah naungannya. Berdasarkan tugas dan fungsinya, KONI tetap berkewajiban melaksanakan pembinaan olahraga prestasi serta mendukung penyelenggaraan kejuaraan oleh cabang olahraga.

Atas kondisi tersebut, KONI menetapkan kebijakan prioritas penggunaan anggaran Tahun 2026 dengan memfokuskan pembinaan olahraga di dalam daerah melalui penyelenggaraan berbagai turnamen dan kompetisi lokal. Selama periode Agustus hingga Oktober 2026, KONI bersama cabang-cabang olahraga akan melaksanakan rangkaian kejuaraan di Kabupaten Rote Ndao sebagai wadah pembinaan atlet, menjaring bibit atlet potensial, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan usaha lokal.
Terkait keikutsertaan atlet pada kejuaraan di luar daerah, KONI tetap memberikan dukungan moral dan apresiasi kepada seluruh cabang olahraga yang berpartisipasi membawa nama Kabupaten Rote Ndao. Dalam keterbatasan anggaran yang ada, bentuk dukungan KONI diarahkan pada pemberian bonus dan penghargaan kepada atlet-atlet yang berhasil meraih prestasi, yang direncanakan diberikan pada bulan Agustus dan Desember 2026.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan KONI Kabupaten Rote Ndao juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kemajuan olahraga daerah. Setiap kritik, masukan, maupun saran yang disampaikan masyarakat kami terima sebagai bentuk kepedulian dan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki tata kelola, pola pembinaan, serta kebijakan pengembangan olahraga di Kabupaten Rote Ndao. Kritik yang konstruktif merupakan energi positif untuk membangun olahraga yang semakin maju, berprestasi, dan berkelanjutan.

Kami mengajak seluruh insan olahraga, atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, media, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan kolaborasi dalam membangun olahraga Kabupaten Rote Ndao. Keterbatasan anggaran tidak mengurangi komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan KONI untuk terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao
KONI Kabupaten Rote Ndao

sumber : Kadis Kepemudaan & Olahraga dan Sekretaris KONI

Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Perwakilan Peserta Jambore PAR Kab. Rote Ndao

Bupati Paulus Henuk Lepas 140 Peserta Jambore PAR GMIT, Siapkan Generasi Muda Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, secara resmi melepas 140 peserta asal Kabupaten Rote Ndao untuk mengikuti Jambore PAR Sinode GMIT Tahun 2026 yang berlangsung di Klasis TTU (Kefamenanu). Pelepasan yang di lakukan di Aula Rumah Jabatan Bupati, Kamis  (25/06) tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan generasi muda yang beriman, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial,

Bupati Rote Ndao secara simbolis memaikan salah seorang peserta Jaket Jambore PAR sebagai bentuk pelepasan perwakilan Kab. Rote Ndao pada Jambore PAR di klasis TTU (Kefamenanu)
Bupati Rote Ndao secara simbolis memaikan salah seorang peserta Jaket Jambore PAR sebagai bentuk pelepasan perwakilan Kab. Rote Ndao pada Jambore PAR di klasis TTU (Kefamenanu)

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Jambore PAR bukan sekadar kegiatan perkemahan atau pertemuan biasa, melainkan wadah pembinaan iman, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk saling menghargai, hidup dalam keberagaman, membangun persahabatan, serta mengembangkan potensi diri sebagai generasi penerus gereja dan bangsa,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, keikutsertaan 140 peserta dari wilayah Teritori Rote Ndao menunjukkan semangat dan komitmen yang kuat dari gereja, keluarga, dan masyarakat dalam membina generasi muda yang beriman dan berkarakter. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki landasan moral serta spiritual yang kuat.

“Oleh karena itu, kegiatan pembinaan generasi muda melalui gereja seperti Jambore PAR memiliki peran strategis dalam mewujudkan generasi Rote Ndao yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Kepada para peserta, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, memperluas wawasan, mempererat persahabatan, serta memperdalam iman dan pengenalan akan Tuhan. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, menjunjung tinggi kekompakan, menaati arahan pembina, dan selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina dan pendamping yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian dalam mendampingi anak-anak. Menurutnya, pendampingan yang diberikan akan menjadi bekal berharga bagi peserta untuk bertumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan beriman.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Perwakilan Peserta Jambore PAR Kab. Rote Ndao
Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Perwakilan Peserta Jambore PAR Kab. Rote Ndao

Mengakhiri sambutannya, Bupati Paulus Henuk secara resmi melepas seluruh peserta Jambore PAR Sinode GMIT Tahun 2026 dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta membawa manfaat bagi pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda Rote Ndao.

“Dengan memohon penyertaan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kasih, saya secara resmi melepas para peserta Jambore untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore PAR Sinode GMIT,” tutupnya. (PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Ilustrasi Karakter Persidangan Pengadilan Hukum, Hukum, Pengadilan, Percobaan PNG dan Vektor dengan Background Transparan untuk Unduh Gratis

SE Bupati Tentang Pelaksanaan Sidang di Luar Gedung Pengadilan oleh Pengadilan Negeri Kelas II Rote Ndao

Bupati Paulus Henuk berfoto bersama para mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di Kab. Rote Ndao

Usai Mengabdi Dua Bulan di Rote Ndao, 61 Mahasiswa KKN Undana Resmi Dilepas Bupati Paulus Henuk

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Cendana (Undana) Tahun 2026 yang telah melaksanakan pengabdian masyarakat selama dua bulan di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan pelepasan atau penarikan mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Lobi Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis (18/6/2026).

Bupati Paulus Henuk berfoto bersama para mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di Kab. Rote Ndao
Bupati Paulus Henuk berfoto bersama para mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di Kab. Rote Ndao

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Asisten III Sekda, perwakilan Universitas Nusa Cendana, serta para mahasiswa peserta KKN.

Sebanyak 61 mahasiswa Undana yang terbagi di 5 Desa dalam melaksanakan KKN, yakni Desa Oehandi, Natanaen, Baadale, Ingguinak, dan Loaholu. Selama dua bulan, para mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Universitas Nusa Cendana merupakan bentuk hubungan kemitraan yang baik dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Saya sudah membuka kegiatan ini dua bulan lalu. Kerja sama ini merupakan hubungan yang baik dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujar Bupati.

Kepada para mahasiswa, Bupati berpesan agar pengalaman selama menjalani KKN menjadi bekal berharga untuk menyelesaikan studi dan menghadapi kehidupan nyata di masyarakat.

“Saya berharap setelah kembali ke kampus dan almamater, adik-adik dapat menyelesaikan studi dengan baik serta mengamalkan ilmu yang diperoleh di Undana, termasuk pengalaman selama dua bulan hidup bersama masyarakat di Rote Ndao. Saya berharap adik-adik membawa kesan positif dan dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah diperoleh,” katanya.

 

Bupati juga menekankan bahwa pengalaman dan kenangan baik selama menjalani KKN hendaknya disimpan sebagai memori yang akan terus dibawa dalam perjalanan hidup.

“Kesan positif yang dibawa hendaknya disimpan di hati dan pikiran menjadi memori yang baik. Karena memori yang baik akan terus dibawa sepanjang perjalanan hidup,” tambahnya.

Mahasiwa KKN Undana saat mendengarkan Kesan dan Pesan Bupati Rote Ndao
Mahasiwa KKN Undana saat mendengarkan Kesan dan Pesan Bupati Rote Ndao

Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana serta seluruh mahasiswa yang telah mengabdikan diri di daerah tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana dan adik-adik mahasiswa. Saya berharap adik-adik terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 maupun S3 serta mampu memikul tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk secara resmi melepas mahasiswa KKN Undana Tahun 2026 untuk kembali melanjutkan studi di kampus.

Sementara itu, pihak Universitas Nusa Cendana turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang telah memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk melaksanakan KKN dan pengabdian masyarakat selama dua bulan.

 

Pihak Undana berharap berbagai pengalaman dan hal-hal baik yang diperoleh mahasiswa selama berada di Rote Ndao dapat diimplementasikan dalam kehidupan mereka di masa mendatang serta menjadi bekal untuk terus berkarya bagi masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Utama)