Pertermuan : Pertemuan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, PT. PLN, PT. Pertamina Patra Niaga, BPH Migas dan PT. Nindya Karya.

Kunjungan Strategis Bupati Rote Ndao ke Kementerian/BUMN; Bahas Tahap II K-SIGN, Energi, SDM dan Fiskal Daerah

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, secara marathon berkunjung ke Kementerian/Lembaga dan BUMN sebagai langkah strategis mendorong pembangunan daerah. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak 30 Maret hingga 1 April 2026 tersebut diisi  rangkaian rapat kerja membahas empat agenda utama; Pembangunan Tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), Jobber, peluang beasiswa Nusantara bagi anak-anak Rote Ndao serta kebijakan pembatasan belanja pegawai 30 persen dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

Pada Rabu, 1 April 2026, Bupati Paulus Henuk melaksanakan rapat bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PT. PLN, PT. Pertamina Patra Niaga, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT. Nindya Karya.

Pertermuan : Pertemuan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, PT. PLN, PT. Pertamina Patra Niaga, BPH Migas dan PT. Nindya Karya.
Pertemuan : Pertemuan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, PT. PLN, PT. Pertamina Patra Niaga, BPH Migas dan PT. Nindya Karya.

Pertemuan tersebut fokus pada pemenuhan kebutuhan energi guna mendukung pembangunan tahap II K-SIGN sekaligus menjamin keberlanjutan operasionalnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program Presiden sesuai Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

“ K-SIGN bukan hanya proyek produksi garam, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah yang telah terbukti memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Rote Ndao,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao pada 2025 meningkat menjadi 7,96 persen dari sebelumnya 3,21 persen. Capaian tersebut menunjukkan efek berganda dari pembangunan sektor pergaraman, sekaligus menjadikan K-SIGN sebagai simbol kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan garam tanpa ketergantungan impor.

Dalam rapat tersebut, pembangunan infrastruktur energi berupa Jobber menjadi salah satu fokus utama. Keberadaan fasilitas ini penting untuk menjawab kebutuhan energi saat ini sekaligus menjadi fondasi keberlanjutan pembangunan jangka panjang di Rote Ndao.

Sehari sebelumnya, tanggal 31 Maret 2026, Bupati Paulus Henuk juga melakukan sejumlah pertemuan strategis, di antaranya dengan Perwakilan Eksklusif Dubai untuk Republik Indonesia, Hari Krismistiyanto, guna membahas potensi kerja sama di sektor energi dan pergaraman sebagai langkah awal penjajakan kerja sama internasional.

Di Kemendagri : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat berkunjung ke Kementerian Dalam Negeri.
Di Kemendagri : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat berkunjung ke Kementerian Dalam Negeri.

Ia juga berdiskusi dengan mantan Menteri ESDM Sudirman Said dan Amin Subekti Direktur PLN dan anggota TGUPP DKI Jakarta, terkait pengembangan SDM melalui peluang beasiswa Nusantara bagi anak-anak Rote Ndao.

Dihari yang sama, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk melanjutkan pertemuan dengan investor dibidang Energi Baru Terbarukan. Dalam pertemuan tersebut, disepakati rencana survei lapangan yang akan dilaksanakan pada minggu kedua April 2026 sebagai bagian dari penjajakan kerja sama di bidang kelistrikan dan pengembangan infrastruktur internet di Rote Ndao.

Sementara itu, pada 30 Maret 2026, ia mengunjungi Kementerian Dalam Negeri untuk berkonsultasi terkait implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, khususnya batas maksimal 30 persen belanja pegawai. Ia mengusulkan sejumlah solusi seperti dukungan pembiayaan dari pusat, peningkatan transfer daerah, penundaan masa transisi, hingga revisi aturan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)