Screenshot 2026-04-09 013047 (1)

Perayaan Paskah Perdana Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 Resmi Digelar

Perayaan Paskah perdana tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 resmi digelar pada Rabu, 8 April 2026, bertempat di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao, serta berbagai denominasi gereja di Rote Ndao.

Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Sekretaris Daerah, Ketua Sinode GMIT Samuel Pandie, para Ketua Klasis se-Rote Ndao, Forkopimda, serta para kepala OPD.

Penaburan Gong  oleh Bupati  bersama Ketua Sinode sebagai bentuk dibukanya Kegiatan Paskah Rote Ndao Tahun 2026

 

Perayaan Paskah tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di tingkat kabupaten, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Rote Ndao. Rangkaian kegiatan dimulai pada 8 April dengan berbagai perlombaan, dilanjutkan pada 9 April dengan pawai Paskah dan perayaan HUT Rote Ndao, serta ditutup pada 10 April dengan ibadah syukur Paskah dan syukur HUT.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan Paskah perdana ini, yang bertepatan dengan perubahan tanggal perayaan HUT Rote Ndao menjadi 10 April, sesuai dengan Undang-Undang pembentukan kabupaten tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Paskah tahun ini memiliki makna yang mendalam, di antaranya melalui lomba kebalai sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, lomba paduan suara sebagai ekspresi iman dalam memuji Tuhan, serta seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi sarana mempererat persaudaraan antarumat beragama di Rote Ndao.

Selain itu, Bupati juga menyoroti dampak positif kegiatan ini terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang merasakan peningkatan aktivitas selama perayaan berlangsung.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Samuel Pandie, dalam suara gembalanya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Rote Ndao dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menilai tema Paskah yang mengangkat unsur budaya sangat relevan, karena gereja hadir di tengah-tengah kehidupan dan budaya masyarakat.

Menurutnya, makna Paskah adalah momentum untuk menyatukan hati dan bangkit sebagai ciptaan baru. Ia juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao serta doa agar daerah tersebut senantiasa diberkati.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penaburan gong oleh Ketua Sinode bersama Majelis Harian Sinode, Bupati, Sekda selaku Ketua Umum Panitia, Forkopimda, GAMKI, serta perwakilan Kementerian Agama.

Lomba Paduan Suara bertempat di Gereja Betania Ba’a

Usai pembukaan, berbagai lomba Paskah berlangsung meriah. Kegiatan lomba dibagi di dua lokasi, yaitu di Lapangan Christian Nehemia Dillak yang menjadi pusat lomba kebalai dan dance rohani, serta di Gereja Betania Ba’a untuk lomba paduan suara. Seluruh kegiatan diikuti dengan antusias oleh klasis-klasis GMIT se-Rote Ndao.

Lomba Tarian Kebalai bertempat di Lapangan Christian N. Dillak

Perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.(PPID Utama- DKISP Rote Ndao)