TP PKK Kab. Rote Ndao menggelar Pelatihan PAUD Holistik Integratif Bagi Pendidik PAUD Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Senin (11/05/2026). Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Kab. Rote Ndao sekaligus Bunda PAUD Yanne Henuk-Pellokila.

Ketua TP PKK Rote Ndao Buka Pelatihan PAUD Holistik Integratif Bagi 70 Pendidik

Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao sekaligus Bunda PAUD Rote Ndao, Yanne Henuk-Pellokila, membuka secara resmi kegiatan Pelatihan PAUD Holistik Integratif Bagi Pendidik PAUD Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, senin (11/05/2026) bertempat di Aula Kopdit Sehati Ba’a.

Kegiatan yang mengusung tema “ Bergerak Bersama, Wujudkan PAUD Berkualitas untuk Anak Indonesia Emas ” dan diselenggarakan oleh TP PKK Rote Ndao tersebut diikuti 70 guru dari 35 lembaga pendidikan anak dari berbagai jenis layanan termasuk Taman Kanak-kanak (TK), Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Kelompok Bermain (Kober).

TP PKK Kab. Rote Ndao menggelar Pelatihan PAUD Holistik Integratif Bagi Pendidik PAUD Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Senin (11/05/2026). Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Kab. Rote Ndao sekaligus Bunda PAUD Yanne Henuk-Pellokila.
TP PKK Kab. Rote Ndao menggelar Pelatihan PAUD Holistik Integratif Bagi Pendidik PAUD Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Senin (11/05/2026). Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Kab. Rote Ndao sekaligus Bunda PAUD Yanne Henuk-Pellokila.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik PAUD agar mampu menjalankan layanan pendidikan yang terintegrasi dengan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan anak.

Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila mengatakan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing di masa depan. Karena itu, layanan PAUD Holistik Integratif dinilai penting untuk memastikan seluruh aspek perkembangan anak terpenuhi secara optimal.

Dalam pandangannya, pendekatan holistik integratif dilakukan melalui sinergi berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, tenaga kesehatan hingga lingkungan sekitar anak. Melalui pola tersebut, katanya, anak-anak diharapkan memperoleh lingkungan belajar yang aman, asupan gizi yang baik, serta perhatian dan kasih sayang yang cukup.

“ Lewat pelatihan ini kita mengintegrasikan berbagai layanan di sekolah bersama orang tua, petugas kesehatan dan semua pihak demi tumbuh kembang anak yang utuh,” ujarnya.

Pelatihan PAUD Holitis Integratif diikuti 70 pendidik dari 35 lembaga layanan pendidikan anak di Kabupaten Rote Ndao.
Pelatihan PAUD Holitis Integratif diikuti 70 pendidik dari 35 lembaga layanan pendidikan anak di Kabupaten Rote Ndao.

Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila mengungkapkan bahwa TP PKK Kabupaten Rote Ndao memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas guru PAUD melalui berbagai kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas tenaga pendidik.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao, dirinya memiliki komitmen untuk terus mendorong terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas dan inklusif agar anak-anak mendapatkan hak tumbuh kembang secara utuh sejak dini.

“Saya berharap pelatihan ini diikuti dengan baik dan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah maupun disampaikan kepada orang tua untuk diterapkan di rumah,” katanya.

Ia menambahkan anak-anak yang saat ini berada di bangku PAUD akan menjadi generasi penerus dan kebanggaan Kabupaten Rote Ndao di masa mendatang. Karena itu peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian bersama.

Peserta pelatihan mengabadikan momen bersama Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila disela acara.
Peserta pelatihan mengabadikan momen bersama Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila.

Selain itu, keberhasilan pendidikan anak usia dini juga membutuhkan kolaborasi dan dukungan keluarga dalam membentuk pola asuh, pemenuhan gizi dan karakter anak sejak dini.

“Anak-anak kita 20 tahun ke depan akan menjadi kebanggaan Rote Ndao. Karena itu, saya berharap kita semua memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman dan meningkatkan kompetensi demi masa depan generasi kita,” katanya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Rapat Kerja Sama Bupati Rote Ndao bersama Jajaran Pimpinan OPD dengan Kajari Baru Rote Ndao

Pemkab Rote Ndao Terima Kunjungan Kerja Kajari Baru, Perkuat Kolaborasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk bersama jajaran perangkat daerah menyambut kedatangan Kajari Rote Ndao yang baru, Robby Permana Amri, melalui rapat kerja sama yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Senin (11/05). Dalam rapat tersebut, Bupati Rote Ndao mengajak Kejaksaan Negeri untuk terus membangun kolaborasi dalam penegakan hukum demi mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik di Kabupaten Rote Ndao.

Rapat Kerja Sama Bupati Rote Ndao bersama Jajaran Kepala PD dengan Kajari Baru Rote Ndao
Rapat Kerja Sama Bupati Rote Ndao bersama Jajaran Kepala PD dengan Kajari Baru Rote Ndao

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk terlebih dahulu memperkenalkan seluruh kepala Perangkat Daerah  yang hadir kepada Kajari baru. Ia berharap adanya kerja sama, kolaborasi, serta komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Kejaksaan Negeri demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan.

Bupati juga meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri terhadap berbagai program pemerintah daerah agar seluruh proses pemerintahan tetap berjalan sesuai koridor hukum.
Selain itu, Bupati meminta Kajari untuk turut mengawal proyek K-SIGN yang saat ini menjadikan Rote Ndao sebagai lokus nasional. Menurutnya, proyek tersebut merupakan program strategis yang perlu mendapat perhatian dan pengawasan bersama.

“Jangan segan memberikan warning kepada pemerintah daerah apabila ada hal-hal yang tidak sesuai aturan, sehingga pemerintahan tetap berada pada jalur hukum yang benar,” ujar Bupati.
Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh kepala Pearangkat Daerah agar memastikan para pengelola keuangan daerah menjalankan tugas dengan baik serta menjaga integritas mulai dari tingkat Perangkat Daerah.

Sementara itu, Kajari Rote Ndao, Robby Permana Amri, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum awal dengan semangat baru untuk membantu mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik di Kabupaten Rote Ndao.
Menurutnya, perlu adanya ruang-ruang mitigasi risiko dalam tata kelola pemerintahan guna mencegah potensi pelanggaran hukum. Ia juga berharap terciptanya sinergi dan iklim kerja yang baik di lingkungan aparatur sipil negara.
Menanggapi harapan Bupati terkait pengawalan proyek K-SIGN, Kajari menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal proyek tersebut.

“Ini adalah proyek besar yang dipercayakan pemerintah pusat dengan dukungan anggaran yang besar, sehingga kami siap bersama-sama mengawal pelaksanaannya di Rote Ndao,” ungkapnya.

Kajari juga menegaskan bahwa selama kepemimpinannya, Kejaksaan Negeri terbuka untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Foto Bersama Bupati Rote Ndao, Kajari dan Kepala PD lingkup Pemkab Rote Ndao
Foto Bersama Bupati Rote Ndao, Kajari dan Kepala PD lingkup Pemkab Rote Ndao

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Rote Ndao, Jonas M. Selly, meminta kepada Kajari agar dapat melakukan sosialisasi kepada para kepala perangkat daerah sebagai pengelola anggaran di masing-masing dinas, mengingat adanya pergeseran sejumlah Kepala Perangkat Daerah.
Permintaan tersebut pun disambut baik oleh Kajari sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan sesuai regulasi. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)