Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar rapat kerja dalam rangka Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health 2026.

Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar Matangkan Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang akan menggelar kegiatan Field Trip atau Kunjungan Lapangan sebagai bagian dari rangkaian Seminar Nasional dan Konferensi Internasional bertema “Implementasi One Health di Lahan Kering; Penguatan Keterampilan Vokasi untuk Ketahanan Pangan, Kesehatan dan Lingkungan” yang didukung Universitas Nusa Lontar.

Seminar Nasional dijadwalkan berlangsung pada 26–27 Juli 2026 di Hotel Harper Kupang, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Field Trip di Kabupaten Rote Ndao pada 28-29 Juli 2026. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dijadwalkan menjadi salah satu pembicara pada seminar tersebut.

Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar rapat kerja dalam rangka Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health 2026.
Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar rapat kerja dalam rangka Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health 2026.

Sebagai tindak lanjut persiapan kegiatan, Pemkab Rote Ndao bersama tim Politani Kupang dan Unstar menggelar rapat teknis yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson S. Hangge, S.Sos., Senin (29/6/2026). Hadir Rektor Unstar Daniel Babu, SH,M.Hum, dan tim dari Politani Kupang, Mahardika P. Purba Dosen Kehutanan, Bonik Amalo Dosen Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Gadis Pratiwi Dosen Jurusan Peternakan.

Mahardika P. Purba menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan survei sejumlah lokasi di Rote Ndao untuk menentukan destinasi Field Trip yang menampilkan potensi wisata, pengelolaan sumber daya, dan kerajinan khas daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Konferensi Internasional yang diharapkan diikuti peserta dari berbagai negara, seperti China, Australia, Belanda, Timor Leste, Malaysia, dan Singapura.

” Field Trip ini bersifat opsional dengan target sekitar 50 hingga 100 peserta, disesuaikan dengan kapasitas lokasi dan transportasi. Jadi, tidak hanya kunjungan, tetapi juga memberi dampak bagi promosi potensi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson S. Hangge mengatakan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, rangkaian Seminar Nasional, Konferensi Internasional dan Field Trip diharapkan menjadi awal terjalinnya kerja sama antara Pemkab Rote Ndao dan Politani Kupang.

Rapat kerja antara Pemkab Rote Ndao, Perwakilan Politani Kupang dan Rektor Unstar.
Rapat kerja antara Pemkab Rote Ndao, Perwakilan Politani Kupang dan Rektor Unstar.

Kerja sama khususnya dalam pengembangan sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Rote Ndao kepada akademisi, peneliti, dan peserta dari dalam maupun luar negeri. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Pemkab Rote Ndao memperingati Harganas Ke-33, gaungkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan.

Pemkab Rote Ndao Peringati Harganas Ke-33, Gaungkan Keluarga sebagai Pilar Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (29/6/2026). Upacara dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge, S.Sos yang sekaligus membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Dalam amanat tersebut, Mendukbangga Wihaji menekankan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni kesehatan pendidikan karakter dan ketahanan mental.

Pemkab Rote Ndao memperingati Harganas Ke-33, gaungkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan.
Pemkab Rote Ndao memperingati Harganas Ke-33, gaungkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan.

Pada pilar kesehatan, pemerintah mendorong pengentasan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai gerakan nasional yang dimulai dari setiap keluarga. Pilar pendidikan karakter diarahkan pada pembentukan integritas, kejujuran, dan kedisiplinan sejak dini untuk mencetak generasi yang adaptif dan kolaboratif. Sementara itu, ketahanan mental menjadi fondasi agar keluarga mampu menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

Sejalan dengan tema Harganas 2026, “Ayah Wajib Hadir”, menekankan pentingnya kehadiran orang tua, khususnya ayah, baik secara fisik maupun emosional dalam membentuk kepribadian anak. Kehadiran tersebut dinilai penting untuk mencegah fenomena fatherless country, yakni kondisi ketika ayah hadir secara fisik tetapi tidak hadir secara psikologis dalam kehidupan anak.

“Kelalaian pengasuhan dan absennya figur orang tua memberikan dampak langsung pada meledaknya patologi sosial seperti tawuran antarpelajar, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga cengkeraman narkoba,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge.

Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada Peringakan Harganas ke-33 Tahun 2026 Tingkat Kab. Rote Ndao.
Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada Peringakan Harganas ke-33 Tahun 2026 Tingkat Kab. Rote Ndao.

Lebih lanjut disampaikan bahwa anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan maupun narkoba umumnya berasal dari lingkungan keluarga yang minim kasih sayang sehingga mencari pelarian di luar rumah. Karena itu, masyarakat diajak mengubah cara pandang bahwa keluarga bukan sekadar unit terkecil masyarakat, melainkan fondasi utama pembangunan bangsa.

“Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul dan bangsa pemenang,” tutupnya.

Sosilisasi Terapi USEFT

Usai upacara dilanjutkan Sosialisasi Terapi USEFT (Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique) atau terapi Teknik Kebebasan Emosional oleh Polres Rote Ndao dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Sosialisasi diikuti ASN dilingkup Pemkab Rote Ndao.

Acara Sosialisasi Terapi USEFT untuk pengelolaan emosi bagi pelayan publik.
Acara Sosialisasi Terapi USEFT dalam pelayanan publik.

Terapi psikologi ini membantu meredakan stres, mengatasi trauma serta mengelola emosi agar lebih profesional dan humanis dalam pelayanan publik.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.

Pemkab Rote Ndao Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Dorong Peran Aktif dalam Membangun Daerah

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar kegiatan penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Rote Ndao Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung penuh rasa syukur dan kekeluargaan. Sambutan Bupati Rote Ndao pada kesempatan tersebut dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Rote Ndao, Pauwil Nggili bertempat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (29/06).

Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.
Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Lanal Rote Ndao, Haji Ahmad Koso, bersama unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah haji.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Pauwil Nggili, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan perlindungan-Nya sehingga seluruh jamaah haji asal Kabupaten Rote Ndao dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat setelah menunaikan ibadah haji.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga seluruh rangkaian proses dapat berjalan dengan baik.

“Selamat datang kembali kepada seluruh Jamaah Haji Kabupaten Rote Ndao. Semoga predikat haji yang telah disandang menjadi kebanggaan sekaligus membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ketakwaan, keikhlasan, kesabaran, disiplin, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, jamaah haji diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pembangunan daerah sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing.

Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah saat mendengar sambutan Bupati yanh dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum.
Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah saat mendengar sambutan Bupati yanh dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial memerlukan semangat kebersamaan, optimisme, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan serta memohon agar seluruh jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, menjadi haji yang mabruroh, serta mampu menghadirkan keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan Kabupaten Rote Ndao secara keseluruhan. (PPID Utama_DKISP Utama)

IMG-20260629-WA0021

SIARAN PERS PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO DAN KONI KABUPATEN ROTE NDAO

Komitmen Pemerintah dan KONI Tetap Mendukung Atlet Berprestasi
Menanggapi berbagai informasi yang berkembang di media sosial terkait dukungan terhadap atlet Kabupaten Rote Ndao yang mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama KONI Kabupaten Rote Ndao menegaskan bahwa Pemerintah dan KONI tetap berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi. Setiap atlet yang membawa nama Kabupaten Rote Ndao adalah kebanggaan daerah dan keberhasilannya merupakan prestasi yang patut diapresiasi bersama.

Perlu dipahami bahwa pada Tahun Anggaran 2026 terjadi penyesuaian kemampuan keuangan daerah sebagai dampak kebijakan efisiensi belanja pemerintah dan penurunan transfer dari Pemerintah Pusat. Kondisi tersebut berdampak pada hibah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada KONI yang turun dari Rp1 miliar menjadi Rp400 juta, atau mengalami pengurangan sebesar 60 persen. Dengan anggaran tersebut, KONI tetap harus menjalankan organisasi sekaligus melakukan pembinaan terhadap 22 cabang olahraga yang berada di bawah naungannya. Berdasarkan tugas dan fungsinya, KONI tetap berkewajiban melaksanakan pembinaan olahraga prestasi serta mendukung penyelenggaraan kejuaraan oleh cabang olahraga.

Atas kondisi tersebut, KONI menetapkan kebijakan prioritas penggunaan anggaran Tahun 2026 dengan memfokuskan pembinaan olahraga di dalam daerah melalui penyelenggaraan berbagai turnamen dan kompetisi lokal. Selama periode Agustus hingga Oktober 2026, KONI bersama cabang-cabang olahraga akan melaksanakan rangkaian kejuaraan di Kabupaten Rote Ndao sebagai wadah pembinaan atlet, menjaring bibit atlet potensial, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan usaha lokal.
Terkait keikutsertaan atlet pada kejuaraan di luar daerah, KONI tetap memberikan dukungan moral dan apresiasi kepada seluruh cabang olahraga yang berpartisipasi membawa nama Kabupaten Rote Ndao. Dalam keterbatasan anggaran yang ada, bentuk dukungan KONI diarahkan pada pemberian bonus dan penghargaan kepada atlet-atlet yang berhasil meraih prestasi, yang direncanakan diberikan pada bulan Agustus dan Desember 2026.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan KONI Kabupaten Rote Ndao juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kemajuan olahraga daerah. Setiap kritik, masukan, maupun saran yang disampaikan masyarakat kami terima sebagai bentuk kepedulian dan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki tata kelola, pola pembinaan, serta kebijakan pengembangan olahraga di Kabupaten Rote Ndao. Kritik yang konstruktif merupakan energi positif untuk membangun olahraga yang semakin maju, berprestasi, dan berkelanjutan.

Kami mengajak seluruh insan olahraga, atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, media, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan kolaborasi dalam membangun olahraga Kabupaten Rote Ndao. Keterbatasan anggaran tidak mengurangi komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan KONI untuk terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao
KONI Kabupaten Rote Ndao

sumber : Kadis Kepemudaan & Olahraga dan Sekretaris KONI