Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi bersama masyarakat di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Selatan

Wabup Rote Ndao Lanjutkan Kunjungan Kerja ke Posyandu Pallapa 2, Perkuat Upaya Cegah Stunting

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya, Rabu (8/7/2026), sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat dan percepatan pencegahan stunting. Kunjungan tersebut diisi dengan pelayanan lintas sektor, distribusi bibit pangan bergizi, serta edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi bersama masyarakat di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Selatan
Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi bersama masyarakat di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya

Kunjungan kerja di Posyandu Pallapa 2 merupakan lanjutan dari rangkaian monitoring pelayanan Posyandu yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah wilayah di Kabupaten Rote Ndao. Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao, Diana A. Bullu, S.E., bersama sejumlah perangkat daerah terkait.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai perangkat daerah melalui pelayanan terpadu kepada masyarakat. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memberikan pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) lima meja, Dinas Kesehatan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, sedangkan Dinas Sosial memberikan sosialisasi mengenai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat Desa Oebafok.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bibit sayuran dan buah kepada keluarga yang berisiko stunting sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung pemenuhan gizi. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pelaksanaan Program Kintal Gizi sebagai bagian dari intervensi pencegahan stunting berbasis keluarga.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Kerja di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya
Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Kerja di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa momentum Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 menjadi pengingat pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah stunting. Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting sangat ditentukan oleh kualitas pengasuhan, perhatian terhadap pemenuhan gizi, serta keterlibatan seluruh anggota keluarga.

Ia mengapresiasi capaian Posyandu Pallapa 2 yang tidak memiliki anak stunting. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat anak di bawah dua tahun (baduta) yang mengalami wasting sehingga tetap memerlukan perhatian dan penanganan serius agar tidak berkembang menjadi stunting.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan melakukan foto bersama masyarakat Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya

Wakil Bupati juga menekankan bahwa pola asuh menjadi faktor penting yang menentukan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, tanggung jawab dalam merawat dan membesarkan anak tidak hanya berada di pundak ibu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seorang ayah sebagai bagian dari pengasuhan dalam keluarga.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berkomitmen menekan angka stunting melalui berbagai program yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Seluruh sumber daya yang dimiliki keluarga, katanya, perlu diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup keluarga sebagai prioritas utama.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh pihak yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap sinergi lintas sektor yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna mewujudkan generasi Rote Ndao yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Berita ini mempertahankan alur dan gaya yang konsisten dengan berita sebelumnya: diawali konteks kelanjutan kunjungan kerja, dilanjutkan uraian kegiatan lintas sektor, kemudian memuat poin-poin utama sambutan Wakil Bupati menggunakan struktur piramida terbalik. *(PPID Utama_Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-07-08 at 2.56.32 PM (4)

Bupati Rote Ndao Berharap 20 Siswa Program Afirmasi Harumkan Nama Daerah di Kupang

Bupati Rote Ndao secara resmi melepas 20 siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026 dalam acara yang berlangsung di SD Inpres I Mokdale, Rabu (8/7).

Bupati Rote Ndao secara resmi melepas 20 siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026
Bupati Rote Ndao secara resmi melepas 20 siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, para orang tua siswa, serta 20 peserta didik penerima bantuan yang berasal dari berbagai SMP di Kabupaten Rote Ndao.

Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) merupakan program Pemerintah yang bertujuan memberikan akses pendidikan menengah yang berkualitas bagi peserta didik dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, program ini diperuntukkan bagi siswa dari lima kabupaten daerah 3T, yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Malaka, Rote Ndao, dan Alor, yang kemudian melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah menengah unggulan di Kota Kupang.

Dalam arahannya, Bupati Rote Ndao menyampaikan bahwa 20 siswa yang dilepas merupakan anak-anak terbaik yang telah melalui proses seleksi berdasarkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga kurang mampu. Seleksi dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026
siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026

Bupati menegaskan bahwa para siswa bukan sekadar melanjutkan pendidikan, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Rote Ndao. Mereka akan menempuh pendidikan di 10 sekolah terbaik yang terdiri atas sembilan sekolah negeri dan satu sekolah swasta di Kota Kupang.

“Adik-adik adalah siswa-siswa pilihan yang mewakili wajah Kabupaten Rote Ndao. Jangan pernah merasa minder atau rendah diri. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan bahwa anak-anak Rote Ndao mampu bersaing dengan siswa dari daerah lain,” pesan Bupati.

Ia mengatakan bahwa dari 46 SMP yang ada di Kabupaten Rote Ndao dengan jumlah peserta didik yang cukup banyak, hanya 20 siswa yang berhasil lolos seleksi. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

Bupati juga mengingatkan agar para siswa tetap fokus pada pendidikan selama berada di Kupang. Ia meminta mereka menghindari hal-hal yang dapat mengganggu proses belajar dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Pemerintah sudah menyediakan beasiswa penuh, termasuk biaya pendidikan, asrama, seragam, makan dan kebutuhan lainnya. Sekarang tinggal bagaimana adik-adik memanfaatkan kesempatan itu untuk berprestasi,” ujarnya.

Selain itu, para siswa akan tinggal di asrama sehingga dituntut untuk belajar mandiri. Kepada orang tua, Bupati berpesan agar memberikan dukungan tanpa memanjakan anak secara berlebihan sehingga mereka mampu beradaptasi dan bertanggung jawab atas kehidupan mereka selama menempuh pendidikan.

Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan akan memantau perkembangan seluruh siswa setelah enam bulan menjalani pendidikan di Kupang.

Foto bersama Bupati Rote Ndao siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026
Foto bersama Bupati Rote Ndao siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas penyelenggaraan Program ADEM yang terus membuka kesempatan bagi anak-anak dari daerah 3T untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, saya melepas 20 siswa terbaik ini. Harumkan nama Kabupaten Rote Ndao di mana pun kalian belajar. Raihlah cita-cita dengan kerja keras, tetap rendah hati, dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan,” tutup Bupati. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto Utama

Bupati Rote Ndao Tegaskan Dukungan HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Tokoh Agama

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menerima audiensi Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao di ruang kerja Bupati Rote Ndao, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut membahas dukungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terhadap pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada 16–17 Oktober 2026 sebagai wujud kolaborasi pemerintah dan tokoh agama dalam membangun masyarakat.

Bupati Rote Ndao saat berdiskusi bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat berdiskusi bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk mendukung pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi Majelis Klasis se-Rote Ndao, UPP Persekutuan Doa se-Rote Ndao, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao di ruang kerja Bupati Rote Ndao.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Selain membahas kesiapan penyelenggaraan kegiatan, pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam menyukseskan agenda pelayanan yang berdampak positif bagi masyarakat.

HUT Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 mengusung tema “Persekutuan Doa yang Rendah Hati: Membalut Luka Dunia dengan Keadilan dan Kesetiaan.” Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada 16 Oktober hingga 17 Oktober 2026. Tema tersebut mencerminkan semangat pelayanan yang mengedepankan nilai-nilai kerendahan hati, kepedulian, keadilan, serta kesetiaan dalam membangun kehidupan bermasyarakat.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH melakukan foto bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH melakukan foto bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao

Dalam kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Bupati berharap peringatan HUT Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan spiritual umat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Salah satu bentuk manfaat yang diharapkan adalah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama pelaksanaan kegiatan.

Melalui kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan tokoh agama, pelaksanaan HUT Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 diharapkan dapat berjalan dengan baik, mempererat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai persaudaraan, sekaligus menghadirkan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao. (*PPID Utama_Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin langsung upacara pembukaan MPLS Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Inpres 2 Ba’a.

Bupati Rote Ndao Buka MPLS SD dan SMP Serentak Tahun Pelajaran 2026/2027

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao secara serentak memulai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Rote Ndao Tahun Pelajaran 2026/2027. Upacara pembukaan dipusatkan di SD Inpres 2 Ba’a dan dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Rabu (08/07/2026), didampingi Kepala Dinas Pendidikan Morids Bulan, S.Pd, M.Si, serta diikuti perwakilan peserta didik, para guru dan pengawas sekolah.

Tahun pelajaran ini, MPLS mengusung tema “MPLS Ramah: Bersama Mewujudkan Sekolah yang Aman, Nyaman, Inklusif dan Menginspirasi” sebagai komitmen menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin langsung upacara pembukaan MPLS Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Inpres 2 Ba’a.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin upacara pembukaan MPLS Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Inpres 2 Ba’a.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengatakan, MPLS merupakan tahapan penting untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan pendidikan formal yang penuh tantangan.

Dalam pandangannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengemukakan bahwa membangun pendidikan sebagai proses jangka panjang yang membutuhkan komitmen, waktu dan dukungan anggaran.

Karena itu, Ia juga mendorong penyusunan roadmap pembangunan pendidikan yang didukung basis data kuat termasuk cita-cita peserta didik sejak jenjang SD hingga Perguruan Tinggi sebagai pijakan dalam menyiapkan masa depan generasi.

Pemerintah bersama masyarakat, relawan pendidikan, NGO hingga dunia usaha terus bekerja bersama membangun pendidikan di Rote Ndao. Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada Kegiatan Rote Ndao Mengajar yang melibatkan tenaga profesional diberbagai bidang untuk mengajar dan memberikan inspirasi bagi siswa-siswi di sekolah-sekolah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengenakan tanda pengenal kepada peserta didik yang mengikuti MPLS Tapel 2026/2027.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengenakan tanda pengenal kepada peserta didik yang mengikuti MPLS Tapel 2026/2027.

“Mari kita secara kolaboratif membangun pendidikan. Dengan semangat kerja sama, kita membangun Rote Ndao yang cerdas, mendukung Indonesia Emas, dan mewujudkan mimpi anak-anak kita. Dalam waktu dekat akan ada Kegiatan Rote Ndao Mengajar yang melibatkan tenaga profesional diberbagai bidang untuk mengajar dan memberikan inspirasi bagi siswa-siswi disekolah-sekolah. Selamat kepada anak-anakku semua yang mulai mengenal lingkungan sekolah, guru dan teman-temannya. Bimbing mereka menjadi generasi emas Rote Ndao,” ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Pembukaan MPLS juga ditandai dengan pengenaan tanda pengenal peserta didik MPLS oleh Bupati Rote Ndao disaksikan para guru dan pengawas.* (PPID Utama_DKISP Rote Ndao).