Bupati Paulus Henuk bertemu saat dengan Kepala Bulog Wilayah NTT

Bupati Paulus Henuk Perkuat Ketahanan Pangan, Pendidikan, dan Percepatan K-SIGN

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., menjalani agenda padat dan strategis di Kota Kupang, Kamis (13/8/2026). Dari penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan melalui Program “Rote Mengajar”, hingga persiapan tahap kedua pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), seluruh agenda diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.

Dorong Pembangunan Gudang Bulog di Rote Ndao

Bupati Paulus Henuk memulai agenda dengan bertemu Kepala Bulog Wilayah NTT. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya ke Gudang Bulog di Rote Ndao serta komunikasi yang telah dilakukan melalui telepon.

Bupati Paulus Henuk bertemu saat dengan Kepala Bulog Wilayah NTT
Bupati Paulus Henuk bertemu saat dengan Kepala Bulog Wilayah NTT

 

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembangunan Gudang Bulog di Kabupaten Rote Ndao. Kehadiran gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan, penyimpanan, serta distribusi pangan, sekaligus mendukung peningkatan produksi pertanian masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dan sinergi agar rencana tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Paulus Henuk.

Dalam pertemuan tersebut, turut disampaikan perkembangan positif sektor pertanian Rote Ndao. Serapan beras dari Rote Ndao mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun sebelumnya serapan tercatat 509 ton, maka pada semester pertama 2026 telah mencapai 1.491 ton dan ditargetkan menembus 2.000 ton hingga akhir tahun.

Kepala Bulog NTT menyebut Rote Ndao sebagai salah satu kabupaten dengan kontribusi peningkatan produksi padi dan beras yang sangat baik.

Selain peningkatan serapan beras, pertemuan juga membahas persiapan penyaluran bantuan pangan pemerintah bagi lebih dari 25 ribu kepala keluarga di Kabupaten Rote Ndao.

“Rote Mengajar”, Investasi Pendidikan untuk Generasi Rote Ndao

Komitmen Bupati Paulus Henuk terhadap pembangunan sumber daya manusia kemudian berlanjut melalui pertemuan bersama Sarah Lery Mbuik untuk membahas pengembangan Program “Rote Mengajar”.

Pertemuan Bupati Paulus Henuk bersama Sarah Lery Mbuik untuk membahas pengembangan Program “Rote Mengajar”.
Pertemuan Bupati Paulus Henuk bersama Sarah Lery Mbuik untuk membahas pengembangan Program “Rote Mengajar”.

Program ini diarahkan sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan kapasitas guru dan peserta didik.

Bupati Paulus Henuk menyambut positif kehadiran Program Rote Mengajar sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan sekaligus membuka wawasan anak-anak Rote Ndao terhadap berbagai pilihan profesi dan dunia kerja.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan guru, akademisi, komunitas, generasi muda, serta putra-putri Rote Ndao yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga meminta Sarah Lery Mbuik untuk menjadi narasumber dalam Diskusi Publik yang direncanakan berlangsung di Kampus UNSTAR. Salah satu isu yang akan diangkat adalah perlindungan perempuan dan anak, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai 11persoalan yang masih terjadi.

Persiapan Tahap 2 K-SIGN

Agenda strategis Bupati Paulus Henuk berlanjut hingga malam hari melalui pertemuan bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pertemuan tersebut membahas persiapan tahap kedua Zona I Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao. Selain itu, dibahas pula keterlibatan tim KKP dalam rangkaian kegiatan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao.

Rangkaian agenda ini memperlihatkan arah pembangunan Rote Ndao yang bergerak pada sejumlah sektor strategis secara bersamaan: ketahanan pangan diperkuat, kualitas pendidikan didorong, dan investasi pembangunan K-SIGN dipersiapkan untuk memasuki tahapan berikutnya. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Memeriahkan Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Rote Ndao menghadirkan atraksi budaya tarian Kebalai dari desa.

Atraksi Kebalai 10 Desa Hangatkan Malam Ketigabelas Semarak HUT RI ke-81

Malam Ketigabelas Semarak HUT Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao, Kamis (13/08/2026) malam, terus berlangsung meriah dengan pelaksanaan Lomba Kebalai antar desa di Lapangan Christian Nehemia Dillak – Kota Ba’a.

Masyarakat antusias memadati lokasi untuk menyaksikan atraksi budaya khas Rote Ndao yang ditampilkan oleh peserta dari desa dan kelurahan.

Memeriahkan Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Rote Ndao menghadirkan atraksi budaya tarian Kebalai dari desa.
Memeriahkan Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Rote Ndao menghadirkan atraksi budaya tarian Kebalai dari desa.

Sebanyak 10 Tim Kebalai tampil secara bergantian, diawali Tim Kebalai Desa Sanggadolu, Nusakdale, Oebau, Batulilok, Kelurahan Olafulihaa. Selanjutnya Tim Kebalai Desa Serubeba, Oebatu, Batutua, Bebalain dan Desa Fatelilo.

Para peserta tampil mengenakan busana adat Rote dengan corak warna hijau, putih, merah, merah-putih hingga merah tua, lengkap dengan atribut budaya seperti Topi Ti’i Langga dan Bulamolik.

Setiap tim membawakan syair Kebalai dengan tema pembangunan, persatuan dan kecintaan terhadap Rote Ndao serta Indonesia.

Tim Kebalai dari desa ketika tampil dimalam Panggung Hiburan Seni dan Budaya.
Tim Kebalai dari desa ketika tampil dimalam Panggung Hiburan Seni dan Budaya.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi ruang pelestarian dan memperkenalkan seni budaya Kebalai sebagai warisan budaya Rote Ndao.

Pemerintah Kabupaten Rote  Ndao menggelar Sebulan Penuh Agustus 2026 Semarak HUT RI ke-81 Tahun 2026 dari tanggal 1 sampai 31 Agustus 2026 dan dipusatkan di Lapangan Christian Nehemia Dillak – Kota Ba’a.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)