20260819_112050

Festival Budaya Rote Malole 2026 Perkuat Identitas dan Persatuan di Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi membuka Festival Budaya Rote Malole Tahun 2026 di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Selasa (18/8/2026).

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan saat pembukaan kegiataj Festival Rote Malole
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan Festival Budaya Rote Malole

Festival ini menjadi ruang untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Rote Ndao, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat dalam keberagaman.

Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa Festival Budaya Rote Malole bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur dan komitmen pemerintah dalam menjaga budaya agar tetap hidup dan berkembang.

“Budaya adalah identitas kita. Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan warisan leluhur, serta mewujudkan Rote Ndao yang bermartabat dan berbudaya,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Festival tahun ini semakin semarak dengan Parade Budaya yang diikuti 16 sanggar seni dan paguyuban etnis, bersama komunitas budaya lainnya. Peserta menampilkan beragam seni, tradisi dan atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan budaya di Kabupaten Rote Ndao.

Selain parade, kegiatan juga diisi pertunjukan seni dan budaya berupa tarian, musik tradisional serta berbagai atraksi budaya di panggung hiburan HUT RI.

Foto bersama saat pemukulan gong tands dibuka kegiatan Festival Rote Malole
Foto bersama setelah pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan Festival Budaya Rote Malole

Festival ini juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif dan UMKM. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menilai pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Bank Indonesia melalui dukungan penyelenggaraan festival serta edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.

Salah satu penampilan dari peserta Festival Rote Malole Tahun 2026
Salah satu penampilan dari peserta Festival Budaya Rote Malole Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya. Masyarakat juga diajak berpartisipasi aktif, menjaga kebersihan dan keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Festival Budaya Rote Malole 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan serta mendorong Rote Ndao menjadi daerah yang semakin berdaya melalui budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Bupati Rote Ndao Tekankan Pembenahan Manajemen RSUD Dan Cegah Obat Kedaluwarsa

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan perlunya pembenahan serius dalam manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rote Ndao. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD yang digelar di Ruang Kerja Bupati (Selasa, 18/08).

Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD
Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Dalam rapat tersebut, Bupati beberapa hal seperti pengelolaan obat, kebersihan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta agar tidak ada lagi obat yang kedaluwarsa dan terbuang sia-sia.

“Jangan buang-buang uang rakyat dengan stok obat yang terbuang. Harus ada cara baru agar obat tidak kedaluwarsa,” tegas Bupati.

Bupati meminta pengelolaan stok obat dilakukan secara tepat melalui konsolidasi kebutuhan dari seluruh puskesmas serta laporan yang jelas dan cepat. Selain itu, setiap bidang di RSUD juga harus memahami dan menguasai persoalan yang ada agar anggaran yang tersedia benar-benar diikuti dengan tata kelola yang baik.

Kebersihan lingkungan RSUD juga menjadi perhatian khusus. Bupati meminta manajemen memastikan rumah sakit tetap bersih, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien dan keluarga pasien.

Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD
Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dengan Agenda rapat meliputi penyampaian kondisi aktual pelayanan RSUD, identifikasi permasalahan dan kebutuhan prioritas, pembahasan langkah penanganan segera, hingga penetapan tindak lanjut dan mekanisme monitoring evaluasi secara berkelanjutan.

Pembenahan RSUD ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Rote Ndao untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan agar lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)