Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menjemput jenazah Wili Mbuik, Calon Pegawai Negeri Sipil Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Kabupaten Rote Ndao yang menjadi korban penembakan di Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Jumat (11/9/2026). Jenazah tiba melalui Pelabuhan Pantai Baru dan selanjutnya diantar oleh jajaran Pemkab Rote Ndao bersama Forkopimda menuju rumah duka di Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut, sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian pemerintah kepada keluarga yang berduka.

Penjemputan jenazah dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, S.Pt., Kapolres Rote Ndao, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, S.T., dan sejumlah anggota DPRD, jajaran Forkopimda, para Asisten Sekretariat Daerah, serta para Kepala Perangkat Daerah.
Setibanya di Pelabuhan Pantai Baru, jenazah langsung disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Forkopimda. Selanjutnya, rombongan mengantar jenazah menuju rumah duka di Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut, untuk diserahkan kepada keluarga.

Penjemputan tersebut menjadi wujud perhatian dan penghormatan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terhadap almarhumah Wili Mbuik yang meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di Jayawijaya. Pemerintah daerah turut menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, S.Pt., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa dukacita.

Di tengah suasana duka, pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan serta memfasilitasi proses pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas perhatian, bantuan, dan fasilitasi yang diberikan sejak proses penanganan hingga pemulangan jenazah ke Rote Ndao.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam penjemputan dan pengantaran jenazah menjadi bentuk solidaritas pemerintah dan masyarakat Rote Ndao kepada keluarga almarhum, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap warganya yang mengalami musibah di luar daerah.*(PPID Utama_Rote Ndao)

