Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Pemkab Rote Ndao Dorong Energi Bersih Harus Jawab Kebutuhan Nyata Masyarakat 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk mendorong transisi menuju 100% Energi Terbarukan melalui kegiatan Audiensi Tindak Lanjut Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan, yang digelar di Aula Kopdit Sehati Ba’a, Selasa (15/09/2026). 

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang di inisiasi langsung oleh Tim Program NTT Net-Zero Emmisions dengan menghadirkan beberapa kepala OPD terkait dan beberapa NGO yang ada di Kab. Rote Ndao.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiensi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, menekankan bahwa transisi energi tidak sekadar soal teknologi, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, ada dua fokus utama yang dibahas. Pertama, asesmen terhadapa fasilitas PLTS-Desalinasi yang saat ini tidak beroperasi di Rote Ndao. Bupati menekankan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan saja.

“Keputusan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan,” ujarnya.

Ia meminta dilakukan asesmen menyeluruh meliputi kondisi teknis, status aset, kewenangan, operator, pembiayaan, penerima manfaat, serta biaya operasi dan pemeliharaan. Model pengelolaan harus disepakati sebelum fasilitas dioperasikan kembali, termasuk kejelasan pemilik aset, operator, pembiayaan rutin, dan pengawasan kualitas air.

Fokus kedua adalah inisiasi penyusunan Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan. Bupati menegaskan angka 100 persen harus diterjemahkan ke dalam tahapan yang realistis, terukur, dan sesuai kewenangan. Peta jalan tersebut harus memuat kondisi awal sistem energi, proyeksi kebutuhan, potensi energi terbarukan, prioritas sektor, daftar proyek, kebutuhan jaringan, pilihan pembiayaan, serta indikator pencapaian.

Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Bupati juga mengaitkan energi bersih dengan penggerak ekonomi daerah. Energi terbarukan diharapkan mendukung penyediaan air bersih, pertanian terintegrasi, pengolahan hasil, rantai dingin perikanan, produksi garam, rumput laut, UMKM, pariwisata, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pelayanan di pulau-pulau kecil.

Untuk itu, Bupati meminta Bapperida menjadi focal point koordinasi awal dan memimpin penyusunan matriks tindak lanjut bersama perangkat daerah dan mitra IESR melalui program NTT NZE 2050.

“Energi bersih harus membantu menyediakan air, menggerakkan kegiatan produktif, memperkuat ketahanan pangan, menurunkan beban masyarakat, dan meningkatkan kemampuan daerah menghadapi perubahan iklim. Semoga pertemuan ini memberi dasar yang kuat bagi pemulihan pelayanan air bersih dan pengembangan energi terbarukan yang mendukung kesejahteraan masyarakat Rote Ndao,” tutup sambutan Bupati yang dibacakan Pj Sekda Daniel W. Nalle.

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan
Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Sementara itu Program Manager NTT NZE 2050 dari IESR Muhammad Maghribul Falah dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pemodelan di Bali dan Timor telah berhasil memetakan kebutuhan energi hingga 2050. Model serupa akan diterapkan di Rote Ndao dengan menyesuaikan karakteristik kepulauan, potensi garam, rumput laut, dan perikanan.

Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan transisi energi di Rote Ndao mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi NTT.

Bupati Rote Ndao Membuka Latsar CPNS Gelombang XIII, Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas Pelayanan

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH membuka secara resmi tahapan klasikal Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Gelombang XIII Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya membentuk calon aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas dan berorientasi pelayanan. Kegiatan yang diikuti CPNS Golongan II Angkatan 120 dan 121 serta Golongan III Angkatan 316, 317 dan 318 lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tersebut berlangsung di Aula Flobamorata BPSDMD Provinsi NTT, Senin (14/9/2026).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi NTT.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 bertempat di BPSDMD Provinsi NTT.

Tahapan klasikal menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan serta peningkatan kompetensi para calon aparatur sipil negara. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

” Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri untuk menjadi ASN yang profesional, berintegritas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

eserta Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 mengikuti ceremonial pembukaan.
Peserta Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 mengikuti ceremonial pembukaan.

Sebagai penyelenggara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM aparatur melalui Latsar CPNS.

” Kami menyambut pak Bupati dengan tangan terbuka. Melalui pelatihan ini, BPSDMD NTT menjadi mitra strategis Pemkab Rote Ndao dalam membentuk karakter aparatur yang profesional, berintegritas dan siap menjadi pelayanan masyarakat yang sejalan dengan sasaran Latsar CPNS,” ucap Sekretaris BPSDMD Provinsi NTT Rizard Noldi Sanam dalam laporan panitia.

Pembukaan Latsar turut dimeriahkan penampilan tarian dan paduan suara peserta asal Kabupaten Rote Ndao yang mengenakan atribut adat Rote lengkap dengan atasan berwarna putih.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)