Screenshot_20261004_232749_Gallery

Bupati Paulus Henuk Tutup Resmi Kejurda Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I, Sekretaris IMI NTT Puji Penonton Tertib

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menutup secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Minggu (04/10).

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menutup secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Minggu (04/10).
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menutup secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Minggu (04/10).

Penutupan Kejurda yang memperebutkan piala Bupati Rote Ndao pertama ini berlangsung meriah setelah dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan pada Jumat (02/10) lalu.

Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT dalam sambutannya pada acara penutupan memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat Rote Ndao.

“Penonton di Rote Ndao memberikan contoh luar biasa. Penonton tertib, ini catatan sejarah. Belajar tertib menonton, belajar dari orang Rote,” ujarnya. Menurutnya, ketertiban penonton menjadi modal penting bagi Rote Ndao untuk menggelar event otomotif yang lebih besar di masa depan.

Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao saat melepas langsung peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.
Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao saat melepas langsung peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

“Semua hadirin yang saya hormati dan saya banggakan. Kegiatan ini dipersiapkan dengan baik. Tahun berikutnya kita siapkan praktek baik yang sudah disiapkan ini lebih baik lagi,” ujar Bupati.

Bupati menekankan pentingnya sportivitas dalam perlombaan. Ia berharap siapapun atlet yang menang dapat diterima dengan baik, dan juri serta panitia dapat memberikan penilaian yang objektif dan adil.

“Berharap siapapun atlet yang menang, ini adalah perlombaan supaya bisa diterima dengan baik. Juri dan panitia menilai dengan baik, sehingga mendorong bahwa ada atlet dari Rote yang ikut PON,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan event otomotif di Rote Ndao dengan menyiapkan dukungan anggaran.

“Kita siapkan APBD yang memadai untuk kegiatan Kejurda selanjutnya,” katanya.

Peserta Kejuaraan daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.
Peserta Kejuaraan daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua sponsor dan pihak terkait atas kontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik di Rote Ndao.

Kejurda Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I ini sendiri merupakan ajang untuk menjaring bibit generasi muda yang mempunyai minat dan bakat di bidang otomotif, serta membuka ruang bagi penggemar otomotif maupun pembalap lokal untuk menunjukkan kemampuan dan aksinya. Event ini diharapkan dapat melahirkan pembalap muda berprestasi dari Rote Ndao yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Audiensi dengan Wamensos, Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Lahan 17,6 Hektare

Jakarta – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, (Kamis, 1/10/2026).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, (Kamis, 1/10/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, (Kamis, 1/10/2026).

Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama untuk mempersiapkan masa depan anak-anak di Kabupaten Rote Ndao.

“Bagi saya, pendidikan adalah salah satu fondasi utama untuk mempersiapkan masa depan anak-anak Rote Ndao. Karena itu, kami terus berupaya membuka akses terhadap berbagai program pemerintah pusat yang dapat mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Paulus Henuk.

Dalam audiensi tersebut, selain permohonan pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati juga menyampaikan sejumlah kebutuhan dan potensi program Kementerian Sosial yang dapat diakses dan dikembangkan di Kabupaten Rote Ndao. Hal ini diharapkan dapat memperkuat upaya Pemkab dalam menghadirkan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kesempatan yang lebih luas bagi keluarga dan anak-anak di Nusa Lontar.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Bupati Mempawah Erlina dan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, yang sama-sama mengajukan pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya.

Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao
Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyambut baik usulan ketiga daerah tersebut dan menyatakan siap mengawal langsung prosesnya agar segera terealisasi. Wamensos menekankan ketersediaan lahan menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Mulai dari sertifikatnya, konturnya landai, airnya, sumber airnya bagus. Terus kemudian listriknya juga oke. Termasuk jalan masuk untuk ke sekolah itu juga besar karena untuk pembangunan,” jelas Agus.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Pemkab Rote Ndao kini telah menyiapkan lahan yang lebih luas dari pengajuan sebelumnya.

“Kita punya sekarang yang tersedia lahannya itu 17,6 hektare. Kami punya lahan ini, kami serahkan semua. Sisanya itu kita bikin integrated farming,” ungkap Paulus.

Melalui program Sekolah Rakyat, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak
Melalui program Sekolah Rakyat, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak

Diketahui, Kabupaten Rote Ndao sebelumnya telah mengajukan lahan Sekolah Rakyat pada tahun 2026, namun dinilai belum mencukupi. Melalui pengajuan lahan baru seluas 17,6 hektare ini, Pemkab berharap pembangunan dapat segera terealisasi.

Melalui program Sekolah Rakyat, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak, sementara orang tua mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)