Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH Melakukan Foto Bersama Wakil DPRD Kab. Rote Ndao, Anggota DPRD Usai Sidang

DPRD Kabupaten Rote Ndao Gelar Penutupan Sidang I terkait LKPJ Bupati Rote Ndao Tahun 2025

DPRD Kabupaten Rote Ndao menggelar Penutupan Sidang I DPRD Kabupaten Rote Ndao dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Senin (27/04/2026) bertempat di Ruang Sidang DPRD Rote Ndao. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif melalui mekanisme evaluasi dan pengawasan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kab. Rote Ndao Drs. Lasarus Yonas Pah saat Menyampaikan Sambutan pada Sidang Penetapan LKPJ TA 2025
Wakil Ketua DPRD Kab. Rote Ndao Drs. Lasarus Yonas Pah saat Menyampaikan Sambutan Penutupan Sidang I DPRD Kab. Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Rote Ndao yang disampaikan dalam Penutupan Sidang I DPRD, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Rote Ndao Tahun Anggaran 2025. Sidang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Drs. Lasarus Yonas Pah dan dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, bersama anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Drs. Lasarus Yonas Pah mengapresiasi pelaksanaan dan realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sepanjang tahun 2025. Namun demikian, DPRD juga mencatat sejumlah temuan dan catatan lapangan yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait pekerjaan fisik, perbaikan fasilitas layanan publik, serta pemeliharaan dan perawatan fasilitas yang telah dibangun.

Suasana Sidang
Suasana Penutupan Sidang I DPRD Kab. Rote Ndao yang Bertempat di Ruang Sidang DPRD Kab. Rote Ndao

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas peran dan tanggung jawab yang dijalankan dalam mengawal pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Menurut Bupati, rekomendasi DPRD merupakan bentuk masukan konstruktif yang penting bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik dan meningkatkan efektivitas program pembangunan.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang telah disampaikan DPRD. Langkah tersebut akan dilakukan secara terukur melalui evaluasi internal dan penyempurnaan pelaksanaan program serta kegiatan pada tahun anggaran berikutnya.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH Melakukan Foto Bersama Wakil DPRD Kab. Rote Ndao, Anggota DPRD Usai Sidang
Bupati Rote Ndao Melakukan Foto Bersama Wakil DPRD, Anggota DPRD, dan Sekda Kab. Rote Ndao Usai Penutupan Sidang I DPRD Kab. Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga sebagai kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang efektif, berkelanjutan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kegiatan Penutupan Sidang I DPRD ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi check and balance dalam sistem pemerintahan daerah, di mana DPRD menjalankan peran pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah, sementara pemerintah daerah menjadikan rekomendasi tersebut sebagai dasar perbaikan tata kelola pemerintahan demi pelayanan publik yang semakin baik. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin rapat kerja OPD lingkup Pemkab Rote Ndao.

Pimpin Rapat Kerja OPD, Bupati Rote Ndao Perkuat Kinerja Pemerintahan

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin rapat kerja bersama jajaran pemerintah daerah, Senin (27/04/2026) yang melibatkan Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP), staf ahli, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat dipandu Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan fokus pada kinerja dan pelaksanaan tugas pemerintahan.

Dalam pertemuan tersebut, para kepala perangkat daerah menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di instansi masing-masing. Menanggapi hal itu, Bupati memberikan arahan serta meminta anggota TBUPP merumuskan solusi dan strategi penyelesaian terhadap sejumlah isu prioritas, seperti stunting, kemiskinan, infrastruktur dan ketahanan pangan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin rapat kerja OPD lingkup Pemkab Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin rapat kerja OPD lingkup Pemkab Rote Ndao.

Bupati menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus berbasis kinerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar setiap alokasi dana tidak sekadar terserap, tetapi juga efektif dan berdampak dalam pelaksanaannya.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang mengalami pemotongan dalam dua tahun terakhir. Meski demikian, komunikasi dan koordinasi tetap harus ditingkatkan agar program pembangunan tetap berjalan optimal.

Selain itu, pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien dan tepat sasaran. Untuk perencanaan tahun 2027, Bupati meminta seluruh perangkat daerah memastikan proses berjalan sesuai regulasi. Ia mendorong dokumen perencanaan 2027 disampaikan ke DPRD paling lambat 1 Oktober 2026 untuk dilakukan pembahasan. Agenda lain seperti LKPJ dan Perubahan APBD 2026 juga diminta diselesaikan tepat waktu.

Terkait capaian ekonomi, Bupati Paulus Henuk menyebut pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 7,9 persen harus diikuti dengan pemerataan dan penurunan angka kemiskinan. Ia menekankan bahwa manfaat pertumbuhan harus dirasakan oleh masyarakat, terutama kelompok desil 1 dan 2.

Rapat kerja digelar dalam rangka memperkuat kinerja kemerintahan.
Rapat kerja digelar dalam rangka memperkuat kinerja pemerintahan.

Dinas PUPR diminta meningkatkan penyerapan tenaga kerja dari kelompok masyarakat desil 1 dan 2. “ Inti pembangunan adalah mengentaskan kemiskinan, menurunkan stunting dan meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan meningkatnya minat lembaga non-pemerintah (NGO) yang datang ke Rote Ndao dengan berbagai program. Di sektor pariwisata, ia membuka peluang bagi pihak swasta untuk berinvestasi dan mengembangkan potensi daerah.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-27 at 16.25.04

30 Tahun Otonomi Daerah: Pemerintah Dorong Sinergi Pusat-Daerah Wujudkan Asta Cita

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini disampaikan dalam sambutan resmi Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk pada Upacara peringatan Hari Otonomi yang berlangsung dengan penuh khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao,Senin (27/04).

Bupati Rote Ndao saat memimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Dalam pidatonya, disampaikan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, dengan tetap menjaga keselarasan dengan kebijakan nasional.

Ditekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar bangsa tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sejumlah langkah strategis menjadi perhatian utama, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kolaborasi antarwilayah
.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya fokus pada layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan perlindungan sosial guna mengurangi ketimpangan antar daerah. Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah juga menjadi prioritas, terutama dalam menghadapi tantangan krisis ekonomi, ketahanan pangan, dan dampak perubahan iklim.

Dalam menghadapi tantangan global, pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja.

Peserta Upacara Hari Peringatan Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Reformasi birokrasi juga menjadi sorotan utama, dengan penekanan pada transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi digital guna menciptakan pemerintahan yang efektif dan responsif. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga mitra aktif dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan potensi lokal.

Di sisi lain, seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, diimbau untuk dilaksanakan secara sederhana dan efisien. Penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik.

Menutup sambutannya, disampaikan harapan agar semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan Asta Cita dan kemajuan Indonesia yang adil dan merata. Sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen pemerintahan diyakini menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).

Hari ke-26 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Semakin Meriah

Hari ke-26 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao semakin meriah dengan dilanjutkannya Lomba Bertutur Cerita Rakyat yang menghadirkan puluhan siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Rote Ndao, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya yang menarik perhatian masyarakat, sekaligus memperkuat nilai edukasi dalam rangkaian expo tahunan tersebut.

Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).
Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).

Puluhan peserta tampil membawakan cerita rakyat dengan gaya bertutur yang beragam. Mereka memadukan kemampuan berbicara, ekspresi, serta penghayatan terhadap kisah-kisah daerah yang sarat makna. Penampilan para siswa mendapat apresiasi dari pengunjung yang memadati arena kegiatan.

Peserta yang ambil bagian berasal dari sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Rote Ndao, di antaranya SD Tongkat Harun, SD Inpres Olalain, SD Negeri Nuse, SD Negeri Lalukoen, SD GMIT Oelunggu, serta SDI 1 dan SDI 3 Ba’a. Kehadiran mereka menambah semarak suasana pameran yang telah memasuki hari ke-26.

Lomba bertutur cerita rakyat tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian tradisi lisan di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal kembali warisan budaya daerah yang mengandung pesan moral, nilai kehidupan, serta kearifan lokal.

Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).
Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).

Penyelenggaraan acara oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menunjukkan komitmen pemerintah Kabupaten Rote NNdao dalam mendukung literasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui pendekatan budaya.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan masyarakat, lomba bertutur cerita rakyat menjadi salah satu agenda yang memperkaya rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao tahun ini. Selain memperkuat identitas budaya, kegiatan tersebut turut menjadikan expo sebagai ruang hiburan, edukasi, dan promosi pembangunan daerah secara menyeluruh.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Disaksikan masyarakat, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mencoba pengoperasian alat bantu panen Combine Harvester.

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Combine Harvester dan Panen Raya Bersama Masyarakat di Kompleks Persawahan Kapasiok

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH menghadiri kegiatan panen raya bersama masyarakat di kompleks persawahan Kapasiok pada Minggu (26/04/2026) sore. Pemerintah daerah, jelas Bupati Paulus Henuk, terus memberikan dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat.

Kegiatan panen raya ini menjadi bukti nyata kerja keras para petani dalam menjaga produktivitas lahan pertanian. Masyarakat pemilik lahan tampak bersyukur bersama Bupati Paulus Henuk, atas hasil panen yang diperoleh sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Disaksikan masyarakat, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mencoba pengoperasian alat bantu panen Combine Harvester.
Masyarakat antusias saat Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mencoba pengoperasian alat bantu panen Combine Harvester.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyerahkan bantuan alat panen Combine Harvester. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses panen serta efisiensi waktu kerja para petani di lapangan.

Dengan penggunaan alat modern tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan pola tanam dari sebelumnya satu kali panen (M1) menjadi dua kali panen dalam setahun. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan produksi pangan di Kabupaten Rote Ndao.

Di kesempatan tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga berdialog langsung dengan para petani guna mendengar kebutuhan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir melalui berbagai program yang tepat sasaran. “ Hasil panen hari ini membuktikan bahwa Rote Ndao mampu mandiri pangan. Pemda akan terus mendukung lewat bantuan bibit, pupuk, dan perbaikan irigasi,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menargetkan surplus beras pada tahun 2027 melalui strategi perluasan lahan serta pengembangan program pertanian terpadu. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Masyarakat pemilik lahan bersama Bupati Rote Ndao disela acara panen raya di Kompleks Persawahan Kapasiok.
Masyarakat pemilik lahan bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk disela acara panen raya di Kompleks Persawahan Kapasiok.

Diketahui panen raya tersebut melibatkan enam kelompok tani pengelola lahan, yakni Kelompok Tani Hanya Dalam Hu yang diketuai Eduard Ndolu, Poktan Tulufali dipimpin Jeni Lenggu, Poktan Sangga Sodak diketuai Mersi Pah, Poktan Batu Karang diketuai Vinsensius Liu, Poktan Tuanalain diketuai Semi Ballukh, serta Poktan Lekonak Indah yang diketuai Julius Leokuna.

Total luas lahan yang dikelolah mencapai 435,70 hektare, dan para perwakilan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta berharap harga gabah tetap stabil.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)