Bupati Rote Ndao menerima audiensi PT. Rafael Trans Bus yang beroperasi dengan nama Armadа Komodo Trans Travelindo dan berkantor pusat di Kupang. Pertemuan yang digelar jumat (13/03/2026) tersebut membahas kerja sama pengoperasian layanan transportasi yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan UMKM, mendukung konektivitas wisatawan menuju Kabupaten Rote Ndao. Turut hadir Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Petson Hangge dan jajaran PT. Rafael Trans Bus.
Dalam pertemuan tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerja kerja sama antara Pemkab Rote Ndao dan PT. Rafael Trans Bus. Pihak perusahaan sebelumnya memaparkan kesiapan armada serta konsep pengembangan layanan transportasi yang akan mendukung mobilitas wisatawan.

Manajer PT. Rafael Trans Bus, Rafael Gono menjelaskan bahwa armada yang dioperasikan telah memenuhi standar kelayakan serta izin penyelenggaraan. Armada dengan kapasitas 33 penumpang punya fasilitas karaoke, full AC, reclining seat serta layanan kru termasuk pramugari.
Perusahaan juga memaparkan rencana rute transportasi yang akan menghubungkan sejumlah destinasi wisata strategis. Meliputi perjalanan wisata di wilayah NTT, Surabaya, Yogyakarta, hingga Timor Leste. Selain itu, wisatawan dari Labuan Bajo menuju Kupang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Rote Ndao selain Timor Leste.
Untuk harga tiket, tarif terendah ditetapkan sebesar Rp. 225 ribu, dengan over bagasi diatas 20 kilogram sebesar Rp.7 ribu per kilogram. Selain layanan transportasi reguler, PT. Rafael Trans Bus juga menawarkan penyewaan medium bus untuk wisata keliling Rote dengan tarif mulai dari Rp2,5 juta.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyambut baik kerja sama dan meminta agar di dalam layanan transportasi juga tersedia paket konsumsi berupa makanan khas Rote. Ia menekankan pentingnya memadukan konsep transportasi dengan promosi pariwisata secara informatif kepada publik. Menurutnya, setelah penandatanganan kerja sama, konsep integrasi transportasi dan pariwisata dan UMKM harus disiapkan secara matang sebagai bagian dari kesiapan pemerintah daerah dalam melayani wisatawan yang datang ke Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menilai bahwa wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah umumnya juga melakukan aktivitas belanja setelah menikmati destinasi wisata. Oleh karena itu, Bupati mendorong kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rote Ndao agar produk kerajinan lokal dapat masuk dalam paket wisata yang ditawarkan biro perjalanan.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PT. Rafael Trans Bus menyatakan kesiapan pihaknya untuk berbagai langkah kolaborasi tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa minat wisatawan untuk berkunjung ke Rote cukup besar, terutama wisatawan surfing. Namun keterbatasan transportasi menjadi salah satu kendala utama. Oleh sebab itu, wisatawan yang tiba di Kupang nantinya akan difasilitasi menggunakan bus menuju Rote Ndao, dengan armada yang akan diberi branding destinasi wisata serta produk khas Rote.
Selanjutnya Bupati Paulus Henuk juga menyampaikan rencana untuk melakukan uji coba perjalanan saat peluncuran proyek tersebut, dengan mengunjungi langsung sejumlah lokasi wisata sebagai bagian dari promosi. Ia menekankan pentingnya menyiapkan paket wisata secara profesional, termasuk dukungan rumah makan yang representatif untuk melayani tamu.
Selain itu, Bupati Paulus Henuk berharap di dalam bus juga disediakan ruang khusus untuk menampilkan produk Dekranasda agar dapat dipromosikan kepada wisatawan. Ia berharap program ini dapat menjadi ikon transportasi wisata Rote Ndao sekaligus kebanggaan pemerintah daerah dengan pelayanan yang berkualitas.(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

