mendagri-rote1

Kunker Mendagri Tito ke Rote Ndao Pulau Sejuta Lontar.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Jendral Polisi (Purn) Prof.Drs.H.Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D, tiba di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur Selasa, 16 Agustus 2022 pukul 02:00 siang dengan menggunakan KM. Express Bahari 3C yang di kawal puluhan perahu motor nelayan dari pantai tulandale hingga pelabuhan kapal cepat Ba’a Rote Ndao.

Mendagri Tito Karnavian dan rombongan disambut langsung Oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu.SE yang di dampingi Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao Drs. Leonard Haning,MM, SEKDA Provinsi NTT, Dumu Marandoy, M. Si, Kaban Perbatasan Provinsi NTT, Petrus Seran Tahuk dan Forkompinda Kabupaten Rote Ndao di Pelabuhan Baa secara adat.

Mendagri Tito Karnavian dan rombongan langsung menuju ke Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao dan di agendakan akan bertindak sebagai Inspektur upacara pada HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Nemberala Kecamatan Rote Barat pada Rabu 17 Agustus 2022 .

Mendagri Tito dan ibu berkenan dibuatkan Prasasti Telapak Kaki untuk dapat dikenang oleh masyarakat Rote Ndao bahwa Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Jendral Polisi (Purn) Prof.Drs.H.Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D dan Istri Ny. Tri Tito sudah pernah menginjakan kaki di Rote Ndao Pulau Sejuta Lontar, Pulau Terselatan NKRI.(Kom-DKISP)

karnaval-22-1

Memeriahkan HUT RI ke-77 Pemkab Rote Ndao gelar Karnaval

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77, Pemkab Rote Ndao gelar karnaval dan dilepas langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE. senin, (15/08/2022)

Peserta karnaval terdiri para pelajar mulai dari tingkat PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA sederajat, Etnis, Tingkat Kecamatan, Intansi Vertikal, dan jajaran TNI/Polri serta Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Rote Ndao. Karnaval mengambil start dari depan Kantor Bupati Rote Ndao dan finish di Pelabuhan Syahbandar Ba’a.

Terlihat arak-arakan peserta yang berjalan kaki, tampak juga arak-arakan mobil hias, dan pasukan marching band dari sejumlah sekolah dalam wilayah Kabupaten Rote Ndao. Karnaval ini diikuti oleh ribuan peserta dari 150 kelompok barisan.

Masyarakat Rote Ndao begitu antusias memadati jalanan sepanjang rute karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI kurang lebih 5 km. Disepanjang rute ada beragam atraksi menarik dari peserta karnaval baik dari anak-anak sekolah maupun berbagai etnis yang turut memeriahkan acara ini. Ada pawai ogoh-ogoh dari etnis Bali, atraksi tarian dari etnis sulawesi bahkan pakaian adat dari etnis Jawa dan Alor.

Bupati Paulina di sela-sela sebelum melepas peserta karnaval menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta karnaval yang telah menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.

“Karnaval ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 serta hiburan untuk masyarakat Rote Ndao. Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao, saya mengucapkan selamat mengikuti karnaval ini. Tuhan memberkati kita semua”. jelas Bupati Paulina.

Turut hadir mendampingi Bupati berjalan kaki memeriahkan karnaval diantaranya Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Saek serta Forkopimda Kabupaten Rote Ndao.(Kom-DKISP)

bantuan-ukm-22-1

Bantuan kepada 25 Pelaku UMKM Kuliner Wujud Strategi PLN menggalakkan penggunaan kompor induksi

Strategi PT. Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) menggalakkan penggunaan kompor induksi dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat yaitu konversi kompor elpiji ke induksi. Masyarakat beralih dari menggunakan kompor gas/elpiji atau kompor minyak tanah ke induksi listrik sebagai upaya mengurangi penggunaan energi berbasis impor serta meningkatkan produktifitas UMKM Kuliner untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Kabupaten Rote Ndao. Hal itu disampaikan Deri Prasetya Utomo selaku Manager PLN UP3 Kupang saat menyerahkan bantuan kompor induksi kepada 25 pelaku UMKM Kuliner dihadapan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bulli,SE, didampingi Wakil Bupati Drs.Stefanus M. Saek,SE, M.Si, Sekretaris Daerah, Para asisten dan Para Kepala OPD Lingkup Pemda Kabupaten Rote Ndao, bertempat di Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (08/08/2022).

Lanjut Deri saat mensosialisasikan program ini, menyampaikan pengguna kompor induksi lebih aman karena memasak tanpa menggunakan api, serta memiliki banyak manfaat.

“Kompor induksi ini, lebih mudah, murah, dan juga keren dari pada kompor lainnya serta lebih kekinian. selain itu kompor induksi juga memiliki banyak manfaat dan praktis pemakaiannya, contohnya dari membersihkan saja dari kompor gas membersihkannya agar repot, ada hitam-hitamnya. Kalau kompor induksi sederhana, pertama tentunya matikan listriknya terlebih dahulu. Membersihkannya cukup dengan sabun saja atau mungkin bisa pakai handsanitizer, tisu basah bisa karenakan permukaannya kaca serta ibu-ibu dapat memasak dengan cantik“ jelas Deri.

Dalam sambutannya Bupati Paulina menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dari PT. PLN (Persero) kepada Pelaku UMKM Kuliner di Rote Ndao serta mendukung Program PLN dalam menggalakan penggunaan Kompor Induksi di Masayarakat.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Rote Ndao, saya mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN (Persero) yang sudah memberikan bantuan kompor induksi kepada 25 pelaku UMKM Kuliner di Rote Ndao, semoga dapat digunakan dengan baik dan bermanfaat untuk mendorong peningkatan UMKM di Kabupaten Rote Ndao. semoga bukan hanya 25 tapi akan bertambah di kemudian hari” harap Bupati Paulina.

Lanjut Bupati Paulina, Pemkab Rote Ndao sangat mendukung sosialisasi yang dilakukan PLN (Persero) dalam penggunaan kompor induksi di masyarakat.

“Kami sangat mendukung program ini, Penggunaan Kompor induksi juga relevan dengan program pemerintah dalam menciptakan langit biru dimana mengurangi asap dan polusi udara. Memang butuh proses untuk membiasakan sesuatu yang baru dimasyarakat tapi saya percaya dengan sosialisasi yang baik dan manfaat yang dirasakan maka seiring dengan waktu masyarakat akan membiasakan diri dengan sesuatu yang baik dalam hidupnya. untuk itu harapan saya, PLN harus terus giat mensosialisasikan dengan baik hal ini sehingga informasi sampai ke masyarakat dengan tepat. Dengan begitu, memudahkan masyarakat untuk menyadari bahwa kompor induksi lebih murah dan efisien dalam menggunakan energi untuk keperluan masak.” tegas Bupati Paulina.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Sosialisasi Aplikasi PLN Mobile dan demo masak menggunakan kompor induksi. (Kom-DKISP)

penabisan-pdt-gmit-22

Ibadah Pentabisan Pendeta GMIT, Bupati Paulina : selamat mengabdi di wilayah terselatan NKRI

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E dan Wakil Bupati Stefanus M.Saek,S.E;M.Si menghadiri ibadah Pentabisan 9 orang Pendeta, dari Vikaris menjadi Pendeta yang dilaksanakan di Jemaat Agape Oele, Klasis Rote Tengah, Minggu, (07/08/22).

Bupati dan Wakil Bupati didampingi para asisten dan beberapa kepala OPD.

Ibadah Minggu sekaligus Pentabisan Pendeta tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Personalia MS GMIT Pdt.Diana Oematan.

Mewakili kedelapan orang teman Pendeta yang baru saja di tabis, Charles A.La’a, S.Th dalam ungkapan terima kasih nya ia
menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yg sudah berjeri lelah menyiapkan segala sesuatu demi kelancaran acara dimaksud. Charles juga mengucap syukur kepada Tuhan yang maha kuasa kerena sudah diberikan orang tua yang hebat yang rela mengorbankan segala sesuatu demi keberhasilan anak-anaknya.
“Tidak dapat kami pungkiri kalau kami sampai pada titik ini tidak terlepas dari orang-orang terkasih ” ucap Pdt.Charles penuh haru.

“Tuhan mengirimkan keluarga, Tuhan mengirimkan kaka adik bagi kami.dan ada orang tua yang berkorban bahkan tidak makan minum untuk mengirimkan uang registrasi buat anak-anak nya yang sedang kuliah ” tambah Pdt Charles

Pada kesempatan itu mewakili delapan orang teman Pendeta Ia juga tak lupa memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Ketua Klasis Rote Tengah Andre Lulu,S.Th selaku Mentor dan juga Bpk Wadu sebagai co mentor serta seluruh Pendeta Klasis Rote Tengah tak lupa juga Jemaat Agape Oele yang dengan niat baik dan tulus hati bersedia menerima mereka dalam pesta rohani yang penuh kasih itu.

Wakil Ketua MS GMIT Pdt.Gayus.D.Polin,S.Th dalam Pesan Gembala menyampaikan pesan Agung Yesus Kristus, yakni Kasihilah Tuhan dan Gembalakanlah Domba-Dombanya. Dalam konteks ini,kata Pdt.Gayus,para Pendeta baru yang akan menempati tugas baru di teritori Rote Ndao,harus menjadi teladan bagi semua orang percaya,baik dalam perkataan,perbuatan, iman serta kasih. Selain itu,para pendeta yang baru ditahbiskan harus tekun membaca Alkitab,menasihati dan mengajar jemaat yang dilayani,sehingga bertumbuh iman di dalam Yesus Kristus.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E saat mengawali sambutannya memberikan proficiat dan selamat datang kepada para pendeta yang baru saja ditahbiskan.
” selamat datang di Rote Ndao dan selamat mengabdi di wilayah paling selatan NKRI,yang juga merupakan wilayah 3T (Daerah Terdepan,Terpencil dan Tertinggal) “kata Bupati

Menurut Bupati Paulina,walaupun merupakan daerah 3T,namun masyarakat Rote Ndao terkenal sangat bersahabat dengan semua orang,apalagi dengan para pendeta. Bupati menambahkan kabupaten Rote Ndao juga sangat di kenal dengan destinasi wisata serta Budaya nya diantaranya Budaya Bahoruk.

Dikatakan Bupati Paulina, sebagai daerah 3T, tentunya Rote Ndao mempunyai banyak keterbatasan,sehingga diharapkan para pendeta dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan semua elemen masyarakat dalam membangun Iman/Spiritual dan juga ekonomi umat yang juga merupakan bagian dari masyarakat Rote Ndao.

Mengakhiri sambutannya Bupati juga mengajak semua elemen masyarakat untuk giat menanam Pohon sebagai penunjang ekonomi masyarakat.

Acara Pentahbisan Pendeta baru yang ditempatkan diwilayah teritori Rote Ndao dilaksanakan di 2 tempat yang berbeda,yakni 9 orang di gedung Gereja GMIT Jemaat Agape Oele kecamatan Rote Selatan Klasis Rote Tengah sementara 12 orang lainnya di gedung Gereja GMIT Jemaat Pniel Oenggaut kecamatan Rote Barat, Klasis Rote Barat. (Kom-DKISP)

sumpah-pns-22-1

Sumpah/Janji Wujud ASN Profesional dan Berdedikasi

Mengedepankan prinsip profesionalisme, dedikasi dan cinta masyarakat dan daerah aparatur sipil negara (ASN) wajib diambil sumpah sebagai abdi negara dan masyarakat. Dihadapan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bulli,SE sebanyak 101 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) menyatakan sumpah dan janji sebagai komitmen diri dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Bertempat di Auditorium Ti’i Langga, Sabtu (06/08/22)

Mereka yang diambil sumpah dan janji ini berasal dari sejumlah OPD lingkup Pemkab Rote Ndao yang masing- masing menyatakan kesanggupannya mengabdi bagi masyarakat dan daerah
” Saudara-saudari telah mengucapkan sumpah dan janji ini dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan. Saudara-saudari dituntut untuk mampu melaksanakan amanah sebagai abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat,” tegas Bupati Paulina.

Menurutnya, esensi dari pengambilan sumpah dan janji PNS adalah pernyataan kesanggupan untuk melaksanakan keharusan tugas dan tanggungjawab, menghindari semua larangan bagi PNS dan mengandung tanggungjawab moral untuk melakukan ini dengan sungguh-sungguh. Karena itu, Bupati Paulina mengingatkan soal komitmen, tanggungjawab moral dan kesungguhan hati dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai PNS.
” Dengan menghayati sumpah dan janji Saudara-saudari akan sadar dan mampu menunjukan komitmen dan tanggungjawab moral dari konsekuensi dari pengangkatan saudara-saudari menjadi PNS di lingkungan Pemkab Rote Ndao. Sebuah kondisi yang tentu saja memberikan konsekuensi logis bagi PNS untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam budaya kerja,” tegas Bupati Paulina.

Dalam pandangannya, Bupati Paulina melihat PNS di era saat ini harus mampu mewujudkan tujuan reformasi birokrasi. Yakni tata kelola pemerintahan yang baik, produktif, berintegritas tinggi dan memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada kinerja yang profesional, berkomitmen pada kepentingan rakyat serta akuntabel.
” Jadilah teladan bagi lingkungan kerja masing-masing. Mewujudkan budaya kerja yang profesional sehingga citra positif yang terbangun tidak hanya bagi organisasi tapi juga bagi PNS,” ajak Bupati Paulina.

Bupati Paulina juga tak lupa mengingatkan untuk terus memberikan dukungan bagi atraksi budaya Bahoruk pada ajang pesona Indonesia (API). Tujuannya tentu saja untuk memajukan pariwisata daerah lewat event promosi ini.

” Saya mengajak kita semua untuk wajib mendukung atraksi budaya Bahoruk menjadi juara API Award 2022. Dengan cara SMS ketik API 13A dan kirim ke 99386,” tegas Bupati Paulina.

Bupati Paulina hadir di dampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si dan Forkompinda Kabupaten Rote Ndao.(Kom-DKISP)

jamsostek22

Optimalisasi Jamsostek untuk GTK Non ASN

Pemerintah mengoptimalisasi pemberian jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) kepada para tenaga kerja khususnya Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Non ASN oleh pemerintah daerah.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) bersama Pemerintah Daerah se-Indonesia membahas program perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi GTK Non ASN ini dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Perlindungan Jamsostek bagi GTK Non ASN oleh Pemerintah Daerah yang diselenggarakan secara virtual, rabu (27/07/22). Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Untung Harjito dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Rote Ndao. Esensi monev dan evaluasi ini adalah mendorong dan memastikan pemberian perlindungan Jamsostek bagi GTK Non ASN di daerah.

Sekretaris Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek Nunuk Suryani menyatakan untuk meningkatkan kesejahteraan, Negara berkepentingan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat yang sangat dipengaruhi oleh sumber daya manusianya. Para pekerja harus menanamkan niat dalam diri masing-masing untuk dapat bekerja dengan maksimal membantu pemberi kerja mencapai tujuan yang diharapkan, sehingga dengan adanya jaminan sosial guru diharapkan terus berupaya meningkatkan keterampilan dan kinerjanya agar menghasilkan lulusan terbaik.
“ Dengan adanya jaminan sosial ini diharapkan guru dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan dan kinerjanya agar bisa menghasilkan lulusan berprestasi serta memiliki peran yang sangat penting sebagai pelopor transisi kearah positif pada sektor Pendidikan,” ungkap Nunuk.

Senada Koordinator Asuransi Sosial Kemenko PMK, Laode Muhamad Talib mengatakan pihaknya ingin memastikan kondisi terakhir daerah dalam pelaksanaan Perlindungan Jamsostek bagi GTK Non ASN untuk Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Secara umum Perlindungan Jamsostek memang juga ditujukan bagi Pegawai Non ASN, GTK (SD,SMP dan SMA/SMK) dibawah naungan pemda, RT/RW, Aparatur Desa serta pekerja rentan. Dan fokus monev ini adalah pada Jamsostek bagi GTK dibawah naungan pemerintah daerah.

Menurutnya, pembahasan pemberian Jamsostek kali ini difokuskan kepada GTK Non ASN. Semangatnya adalah memberikan perlindungan bagi guru yang menjadi bagian dari tanggung jawab sebagai pemberi kerja. Dalam pantauan pihaknya sejauh ini sebanyak 20 provinsi dan 155 Kabupaten/Kota telah melindungi GTK Non ASN dalam program Jamsostek.
“ Ini wujud negara hadir. Tentu negara ingin memberikan perlindungan pada semua resiko kerja. Tugas kami melaksanakan koordinasi dan pengendalian, memastikan bahwa pelaksanaan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Indonesia terlindungi dengan jaminan sosial. Tentu ini bukan tanpa alasan,” katanya.

Lanjut Laode, pihaknya mendorong agar GTK Non ASN ini mendapat perlindungan sosial melalui Jamsostek ini. “ Kami terus dorong untuk dicover dan diberikan perlindungan,” jelasnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Untung Harjito mengatakan terkait pemberian Jamsostek bagi perlindungan GTK Non ASN sudah dilakukan Pemda Rote Ndao. Dan seiring perkembangannya terdapat beberapa GTK yang belum terakomodir tetap diupayakan untuk menerima Jamsostek ini.
“ Terkait dengan Jamsostek ini, kita di Rote Sebagian besar TKD kita sudah masuk khsususnya guru. Sementara yang belum sementara kita upayakan untuk dimasukan. Untuk ini saya yakin bahwa Rote Ndao siap,” jelasnya. (Kom-DKISP)

juara-lentera-cup2

AFKAB Rote Ndao dilantik saat Penutupan Turnamen Futsal Lentera Cup 1 Tahun 2022.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E menutup turnamen futsal Lentera Cup l Tahun 2022 dilapangan futsal kantor Bupati,kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, sabtu (09/07/22) malam.

Bupati Paulina memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara turnamen futsal Lentera Cup l, wasit maupun peserta yang sudah berpartisipasi dalam menggelorakan kegiatan ini.

Bupati juga berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin setiap tahun, karena tidak hanya bergerak di bidang olahraga namun merupakan suatu pergerakan pariwisata. kegiatan ini juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk selalu mencintai dan menggeluti olahraga futsal.

“kami atas nama pemerintah mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia penyelenggara lentera cup l, dengan harapan bahwa kegiatan ini jangan saja berlaku pada tahun ini,ini baru pertama kali,tetapi kami berharap untuk Lentera Cup kedua lagi untuk tahun – tahun kedepan” kata Bupati

Lebih lanjut Bupati juga mengucapkan selamat kepada para tim yang telah menjadi juara,dan kepada tim yang belum mendapat hasil terbaik masih banyak kesempatan buat saudara untuk menunjukkan bakat dan prestasi yang terbaik di even- even yang akan datang. Inilah olahraga tentunya ada kalah dan ada yang menang.

Bupati juga mengatakan bahwa bagi tim yang sudah menang hari ini merupakan sebuah tantangan dimana tidak hanya bertanding ditingkat kabupaten tetapi harus ke tingkat provinsi dan nasional.

Pada saat yang sama juga dilantik pengurus Asosiasi Futsal kabupaten (AFKAB) Rote Ndao periode 2022 – 2026 oleh Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi Jimmy W.B Sianto,S.E.,M.M dan disaksikan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E. dan ketua Asosiasi Futsal kabupaten (AFKAB) Rote Ndao periode 2022 – 2026 Handryans Bessie,S.IP.

Ketua umum asosiasi futsal Provinsi NTT ketika memberikan sambutan saat melantik Asosiasi Futsal kabupaten Rote Ndao menekankan agar pengurus yang baru saja dilantik diwajibkan untuk turut aktif serta memajukan olahraga futsal di kabupaten Rote Ndao. Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati yang walaupun seorang perempuan namun begitu peduli dengan olahraga futsal.

“Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu bupati yang sangat peduli dengan futsal di kabupaten rote ndao” imbuh jimmy

Bupati pada kesempatan itu menegaskan agar supaya badan pengurus AFKAB yang baru saja dilantik tidak hanya merupakan sebuah slogan namun harus bekerja sungguh-sungguh meningkatkan serta punya komitmen untuk membangun bidang olahraga futsal di rote ndao jauh lebih baik.

“Harapan bahwa ketika sudah dilantik harus komitmen dengan apa yang telah disampaikan dan perlu dievakuasi apakah tahun ini cukup sukses atau tidak,tidak ada sikut menyikut tetapi harus satu kata,satu bahasa dan satu tekad supaya membangun bidang olahraga futsal ini jauh lebih baik” harap bupati.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E memberikan dorongan dan semangat kepada ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Rote Ndao Handryans Bessie dan kawan-kawan yang baru saja dilantik bahkan panitia yang ada agar tetap bersemangat serta mampu menunjukan bahwa kedepan olah raga futsal di rote berkembang lebih baik.

“Kita harus tunjukan bahwa kita harus berhasil, kita punya kemampuan dan tentunya membangun SDM kita untuk mengembangkan olahraga futsal di kabupaten Rote Ndao ini” lanjut bupati

Turut hadir pada kegiatan ini yakni Wakil Bupati,Damdim 1627/Rote Ndao, Anggota DPRD kabupaten Rote Ndao, Sekretaris Daerah kabupaten Rote Ndao, Para Asisten,Kapolsek Lobalain, Ketua Umum Asosiasi Futsal NTT,Ketua AFKAB Rote Ndao,Ketua PSSI Rote Ndao.

Acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan serta pemakaian topi Ti’i Langga dan selempang kepada 8 orang wasit yang sudah memimpin berjalannya pertandingan selama tiga minggu ini sebagai tanda ucapan terimakasih.

Selanjutnya dilanjutkan dengan penyerahan medali,uang tunai serta piala kepada para juara. Juara pertama turnamen Futsal Lentera Cup l tahun 2022 di menangkan oleh Tim Persab Busalangga total hadiah uang tunai Rp.20.000000 serta piala, menyusul juara dua Tim Lekunik FC total hadiah Rp.7.500.000, sementara Tim Best Player dari tim Lekunik FC diraih oleh Jimmy Mesakh dengan total hadiah Rp.1.500.000, Top Skor dari Persab Busalangga atas nama Dionisius Lorenzo Fernandes dengan total hadiah Rp.1.500.000. (Kom-DKISP).

Muri-teo-renda

Te’o Renda Massal, Rekor MURI untuk HUT Rote Ndao ke-20

Masi dalam momentum perayaan ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke-20 yang jatuh pada tanggal 02 juli 2022, Pemda Rote Ndao menggandeng Bank Indonesia Perwakilan NTT berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Tahun 2022,setelah berhasil menyelenggarakan Tarian Te’o Renda dengan penari terbanyak. Jumlah penari mencapai 2.051 orang yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao, jumat (08/07/2022).

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE hadir bersama Kepala Kantor BI Perwakilan NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, Direktur Utama Bank NTT Alexander Riwu Kaho, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT Robert H.P. Sianipar, Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi NTT Jusuf L. Rupidara, Wakil Bupati Stefanus M. Saek serta Forkompimda Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.000 wita ini mampu menghadirkan suasana haru sekaligus sukacita. Euforia pagelaran Tari Te’o Renda massal ini mulai terasa sejak sehari sebelum dilaksanakannya kegiatan ini. Para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Ba’a dan sekitarnya serta masyarakat terlihat berbondong-bondong mamadati lapangan utama kantor Bupati Rote Ndao.

Tampak saat tarian berlangsung, pengisi suara melatunkan suara merdunya, menyanyikan syair Rote Ndao, ribuan siswa sekolah di Kota Ba’a kompak menggerakan badan, melenturkan gerakan untuk melantunkan tarian Te’o Renda dengan indah. Mereka sambil tersenyum menikmati ayunan musik tradisional Rote Ndao untuk menarikan tarian kebanggaan Nusa Rote ini.

Tari Te’o Renda sebagai sebuah tarian eksotik yang sering dipertunjukan ketika hendak menyambut para tamu yang berkunjung ke Rote Ndao baik untuk urusan kedinasan maupun wisatawan yang hendak menikmati panorama Nusa Rote, Negeri Sejuta Keindahan ini.

Usai pagelaran Tarian Te’o Renda, Kepala kantor BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja menyerahkan Piagam MURI Tahun 2022. Piagam diterima Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE disambut tepukan tangan ribuan penari Te’o Renda yang memadati lapangan upacara kantor Bupati Rote Ndao ini. Selanjutnya secara bergiliran, secara simbolis piagam penghargaan lainnya juga diberikan kepada 22 sekolah yang turut terlibat dalam hajatan pagelaran Tarian Te’o Renda, Penari Terbanyak yang menyabet Rekor MURI tahun ini.

Rekor MURI ini, kata Nyoman, menjadi catatan sejarah, dipersembahkan dalam rangka memperingati ulang tahun Bank Indonesia ke-69 dan ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke-20. Pemda Rote Ndao berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT dan Bank NTT sepakat memilih tarian Te’o Rendo untuk ditampilkan tahun ini. Antusias masyarakat yang luar biasa sehingga jumlah penari melampaui target. Semula jumlah penari Teo’o Renda direncanakan sebanyak 2.022 orang sesuai dengan tahun 2022, tahun perayaan HUT ke-20 Kabupaten Rote Ndao. Namun jumlah peserta yang hadir rupanya hingga mencapai 2.051 orang.

Bupati Paulina mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.
Ia mengaku bangga kepada masyarakat Rote Ndao yang menampilkan karya luar biasa dalam pagelaran tarian Te’o Renda dengan peserta terbanyak mencapai 2.051 penari. Sebuah catatan sejarah sebagai persembahan terbaik untuk kemajuan pariwisata daerah. Pagelaran tarian Te’o Rendo massal ini ditutup dengan foto bersama serta acara hiburan. (Kom-DKISP)

WhatsApp-Image-2022-07-06-at-14.36.17-1

Pemkab-Dewan Gelar Rangkaian Sidang II Tahun 2022

Pemerintah dan DPRD Kabupaten Rote Ndao kembali menggelar rangkaian sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022 sejak senin (04/07/2022) dengan agenda Pengajuan dan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 serta Rancangan Perda tentang Penyelenggaraan Komunikasi dan Informatika.

Pembukaan sidang II dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si sementara mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si sehingga mewakilkan kepada Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly,MM dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir.Untung.

Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudila mengatakan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan dilakukan untuk dijadikan masukan demi perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan ditahun akan datang di Kabupaten Rote Ndao.
“ Mencermati setiap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dan mengevaluasinya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta tetap dalam semangat kebersamaan dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan ditahun-tahun yang akan datang,” ucap Alfred.

Sekda Jonas yang mewakili Bupati Paulina menyampaikan pengantar nota keuangan atas rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 mengatakan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD sebagai bentuk evaluasi yang komprehensif terhadap berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya.

Kebutuhan untuk adanya tata Kelola kepemerintahan yang baik dalam konteks pengelolaan keuangan daerah, kata Sekda Jonas, mensyaratkan pemerintah daerah untuk terus membenahi pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, Ia mengajak semua pihak untuk bersama kembali mensyukuri capaian pengelolaan keuangan daerah sebagaimana evaluasi yang dilakukan BPK Perwakilan NTT dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini sebagai wujud kerja keras bersama dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang baik.
“ Kita perlu bersyukur bahwa sesuai laporan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan NTT atas laporan keuangan pemerintah daerah, kita Kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Hal ini merupakan bukti kerja keras kita bersama dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” ungkap Sekda Jonas.

Meski demikian perlu juga diakui jika dalam pengelolaan keuangan tentu mengalami banyak kendala, keterbatasan dan tantangan. Sehingga dibutuhkan kerja bersama, tuntas dan iklhas untuk mewujudkan Rote Ndao yang sejahtera dan bermartabat.
“ Kita menyadari bahwa dalam pengelolaan keuangan ada berbagai tantangan, hambatan dan keterbatasan. Namun kita tetap optimis bahwa ada harapan untuk diraih dengan kerja sama, kerja cepat, kerja cepat, kerja tuntas dan kerja iklhas untuk bersama mewujudkan Rote Ndao yang sejahtera dan bermartabat,” jelas Sekda Jonas.

Rangkaian sidang II ini diagendakan berlangsung sampai tanggal 28 Juli 2022. Pembukaan sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022 ini diikuti Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, para anggota DPRD serta pimpinan perangkat daerah lingkup pemkab Rote Ndao.(DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-06 at 12.44.06

GKA3 dan Mama Bo’i Selaras dengan DRPPA Kementerian PPPA

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si dalam lawatannya ke Kabupaten Rote, selasa (05/07/2022).

Tercatat Bupati Paulina dan Menteri PPPA melakoni beberapa rangkaian kegiatan di daerah ini. Diantaranya melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di gedung auditorium Ti’i Langga, kunjungan ke kelompok perempuan tenun ikat serta membuka Jambore PAR GMIT ke VI Tahun 2022 yang dipusatkan di Gereja Bethania Ba’a.

Bupati Paulina mengungkapkan perhatian Pemda Rote Ndao untuk perempuan dan anak cukup besar. Dihadapan Menteri Ayu Bintang dan Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Bupati Paulina menjelaskan lewat visi dan misi Kabupaten Rote Ndao tahun 2019-2024, perempuan dan anak turut menjadi prioritas.
Pemda Rote Ndao, kata Bupati Paulina ingin mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang bermartabat secara berkelanjutan dengan perempuan yang berdaya, anak yang terlindungi dan keluarga menjadi sejahtera.
“ Perhatian Pemkab Rote Ndao kepada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sangat besar yaitu sudah tertuang dalam visi kabupaten Rote Ndao 2019-2024 yaitu mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang bermartabat secara berkelanjutan yang bertumpu pada pariwisata yang didukung oleh pertanian dan perikanan. Dan telah dijabarkan dalam empat misi,” ungkap Bupati Paulina.

Menurutnya, intervensi program dan kegiatan pemerintah daerah ditujukan untuk memastikan perempuan yang mampu berdaya saing, anak yang terlindungi dan terpenuhi haknya serta keluarga yang menjadi lebih sejahtera.
“ Ada intervensi (program) terhadap peran perempuan dan anak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Misi kita adalah perempuan berdaya dan anak terlindungi dan keluarga sejahtera,” tegas Bupati Paulina.

Untuk kaum perempuan, upaya-upaya yang dilakukan pemda Rote Ndao bisa terlihat dari semakin bertumbuhnya peran perempuan dalam memberdayakan ekonomi keluarga. Bupati Paulina menjelaskan komposisi kelompok usaha pemberdayaan yang dikelolah secara langsung oleh kaum perempuan.
“ Jumlah kelompok sektor pertanian, perikanan dan UMKM yang dikelolah oleh Kaum perempuan di Rote Ndao terdiri dari tenun 65 kelompok, aneka makanan 15 kelompok, kelompok wanita tani 65 kelompok dan pengelola ikan 70 kelompok,” jelas Bupati Paulina.

Sementara terkait penanganan stunting yang berkaitan langsung dengan anak, kepada Menteri PPPA Bupati Paulina menyampaikan beberapa inovasi yang dilakukan pemda Rote Ndao yang sudah diakui ditingkat provinsi. Diantaranya yang popular adalah Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dan Mama Bo’I sebagai Gerakan cinta kasih untuk eliminasi kasus kematian ibu dan anak.
“ Diantara program inovasi yang sudah kita lakukan di Rote Ndao untuk menurunkan angka stunting adalah GKA3. Dimana Gerakan ini melibatkan ASN dan Non ASN termasuk DPRD kita sebagai Kaka Angkat yang turut menjaga baduta stunting dan ibu hamil. Dan Mama Boi sebagai Gerakan cinta kasih mendukung penanganan stunting serta eliminasi kematian ibu dan anak,” tutur Bupati Paulina.

Harapan kami kiranya ibu Menteri juga bisa menjadi Kaka Angkat bagi anak stunting di Rote Ndao dan tentunya juga ibu ketua DPRD NTT juga bisa ambil bagian mendukung Pemkab Rote Ndao menurunkan angka stunting di Rote Ndao.

Bupati Paulina mengapresiasi program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DPPA) yang digagas kementerian PPPA dan Kementerian Desa PDTT yang juga dilaunching di Kabupaten Rote Ndao. Bupati Paulina yakin DRPPA ini memberikan akses terhadap rasa aman dan nyaman bagi perempuan dan anak sampai ke tingkat desa.
“ Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang digagas Kementerian PPPA dan Kemendes PDTT merupakan langkah nyata dalam memberi perhatian kepada perempuan dan anak di desa melalui penetapan desa ramah perempuan dan peduli anak. Sehingga desa dapat memberikan rasa aman dan nyaman khususnya bagi perempuan dan anak dengan memenuhi hak atas perlindungan dari bentuk kekerasan dan diskriminasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang ramah perempuan dan anak,” ucap Bupati Pulina.(DKISP)