Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin parade HUS Kuda.

Pemkab Rote Ndao Perkuat Pelestarian Budaya lewat Festival Hus Kuda

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat pelestarian budaya lewat Festival HUS Kuda salah satunya pada Festival Hus Kuda Opa Anderias Boik bersama Komunitas Kuda Hus di Desa Lekunik, yang digelar sabtu (10/10/2026) di Lapangan Modomodok Desa Lekunik Kecamatan Lobalain. Kegiatan yang dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Pj. Sekda Daniel W. Nalle, S.Pt, jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, pemuda, serta ratusan pengunjung itu menghadirkan perlombaan kuda lari tel, yakni kuda yang dinilai memiliki kecepatan sekaligus keindahan dalam berlari.

Penylenggaraan Hus dimaknai bukan sekadar festival, melainkan simbol kebanggaan, identitas etnis dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin parade HUS Kuda.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin parade Hus Kuda.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Festival Hus menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Rote Ndao tidak pernah melupakan budayanya dan terus menghidupkannya dengan semangat kebanggaan, kebersamaan dan persatuan.

“ Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya. Menurutnya, Festival Hus juga menjadi ruang ekspresi budaya, kreativitas, dan promosi budaya serta sejalan dengan Sembilan Agenda Prioritas Mbule Sio, khususnya peningkatan ekonomi berkelanjutan serta penguatan kohesi sosial dan harmoni Masyarakat serta promosi wisata dan budaya daerah.

Paulus mengajak generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan meneruskan tradisi Hus sebagai bagian dari jati diri masyarakat Rote Ndao. “Adat dan budaya adalah kekuatan dan masa depan yang harus dikembangkan,” katanya. Ia juga mengajak seluruh penunggang kuda menjunjung sportivitas serta masyarakat menjaga keamanan, persatuan, dan kebersamaan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle dan unsur Forkompimda bersama para Pemenang HUS.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle dan unsur Forkompimda bersama para Pemenang Hus.

Dalam perlombaan tersebut, Kuda Bukan Sinetron milik Mikha Manu meraih juara pertama, disusul Kuda Sadi Tebe milik Mikha Manu, Kuda Anak Tegal milik Bilem Henuk, Kuda Mesafeo milik Yohanis Sanda, dan Kuda Tara Sero milik Adrianus Mboro.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

jjj

Pemkab Rote Ndao Gelar Ibadah ASN Kristen 2026, Perkuat Iman dan Integritas dalam Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen Protestan dan Katolik lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Jumat (9/10/2026) pagi, bertempat di Gedung Auditorium Ti’i Langga.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh ASN Kristen di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk memperkuat iman, membangun karakter yang berintegritas, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Ibadah ini juga bertujuan membangun kehidupan rohani ASN agar senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap pekerjaan, menumbuhkan sikap rendah hati, mempererat kebersamaan dan persaudaraan antar sesama ASN, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, tulus, disiplin, dan bertanggung jawab.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Daniel W. Nalle, S.Pt., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Anthonius F. Banepa, S.E., Asisten Administrasi Umum, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Bupati, Paulus Henuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim pelayanan rohani, baik dari Rote maupun dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Jireh Cibubur, Jakarta Timur, yang telah mengambil bagian dalam pelayanan ibadah bagi ASN Kristen di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati menegaskan bahwa pelayanan rohani seperti ini merupakan bekal penting bagi ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga perlu memiliki landasan iman, karakter yang baik, serta sikap rendah hati dalam melaksanakan setiap tanggung jawab.

Beliau mengajak seluruh ASN untuk tetap rendah hati, senantiasa hidup dalam rancangan Tuhan, dan menyadari bahwa setiap kesempatan untuk mengabdi merupakan anugerah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ibadah ASN Kristen Tahun 2026 ini menghadirkan Christof Ambesa, S.H., S.Th., Gembala Sidang GPdI El Jireh Cibubur, Jakarta Timur, sebagai pengkhotbah. Pelayanan musik dibawakan oleh Revalino Hehalu, dengan Samuel Manafe sebagai pemimpin pujian. Suasana ibadah turut dimeriahkan dengan persembahan pujian dari vocal group Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta vocal group para kepala perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao.

Dalam renungan firman Tuhan, disampaikan bahwa rancangan Tuhan sempurna dan jauh melampaui rancangan manusia. Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Pesan tersebut mengingatkan seluruh ASN bahwa keberhasilan dalam kehidupan maupun pekerjaan bukan semata-mata hasil kemampuan manusia, melainkan juga anugerah Tuhan yang patut disyukuri. Karena itu, setiap ASN diajak untuk terus belajar merendahkan diri, menjaga kedekatan dengan Tuhan, serta menjalankan tugas dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab.

Bupati bersama kepala Perangkat Daerah mengisi pujian pada Ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen Protestan dan Katolik lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026
Bupati bersama kepala Perangkat Daerah mengisi pujian pada Ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen Protestan dan Katolik lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026

Melalui kegiatan ibadah ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap seluruh ASN Kristen semakin bertumbuh dalam iman, memiliki semangat pengabdian yang kuat, serta mampu menjadi aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Dengan demikian, ibadah ASN tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Rote Ndao. *(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Benih Optimasi Lahan ke 52 Kelompok Tani

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao dengan tujuan untuk meningkatkan optimalisasi potensi lahan dan air guna mendukung sistem irigasi dan meningkatkan indeks pertanaman satu kali menjadi dua kali atau tiga kali peningkatan produksi. Pelaksanaan kegiatan ini Jumat (09/10) pagi bertempat di Balai Penyuluhan dan Pelatihan (BPP) Holoama, Kecamatan Lobalain.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao

Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk didampingi  Kepala Dinas Pertanian, Nixon Molelanik Balukh, S.P, M.Si , penyuluh pertanian, petani/ kelompok penerima bantuan dan sejumlah undangan.

Bupati Rote Ndao dalam sambutanya menyampaikan kegiatan penyerahan Bantuan benih padi optimasi lahan di Kabupaten Rote Ndao tahun 2026 merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pertanian Republik Indonesia berupa bantuan langsung kepada para kelompok tani untuk meningkatkan optimalisasi potensi lahan dan air.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani di Kab. Rote Ndao
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani di Kab. Rote Ndao

Sehingga dengan adanya bantuan benih padi varietas Ciherang yang diberikan kepada para kelompok tani yang tersebar di dua puluh delapan desa dari delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao untuk dimanfaatkan pada luas lahan 896 (delapan ratus sembilan puluh enam) hektare dengan alokasi jumlah benih padi sebanyak 22.400 kilogram. diharapkan para petani atau kelompok tani dapat menggunakan benih ini untuk kebutuhan musim tanam ketiga yang mulai jatuh pada periode bulan September sampai dengan Desember ini.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026),

DPRD Rote Ndao Tutup Sidang III Tahun 2026, Bupati Sampaikan Apresiasi atas Sinergi Pemerintah dan DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026), bertempat di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Rote Ndao. Sebelum penutupan, DPRD terlebih dahulu melaksanakan agenda penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2026 dan tiga Rancangan Peraturan Daerah lainnya.

Sidang III Tahun 2026 tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 900/133/BKUD5/2026 tanggal 25 September 2026 tentang Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan Peraturan Bupati Rote Ndao tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Selain itu, pelaksanaan sidang juga menindaklanjuti Surat Gubernur NTT Nomor BU.100.3.2/75/HK/2026 tanggal 22 September 2026 tentang Hasil Fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026),
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026),

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan DPRD Kabupaten Rote Ndao menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta kerja sama Bupati Rote Ndao, jajaran pemerintah daerah, dan seluruh anggota DPRD selama proses pembahasan berlangsung. DPRD berharap pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dapat terus dilakukan melalui proses pembahasan yang panjang, serius, dan penuh dinamika demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan Kabupaten Rote Ndao.

Dalam rangkaian persidangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama DPRD melakukan pembahasan dan penyempurnaan terhadap berbagai rancangan regulasi daerah sebagai bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pembahasan berlangsung dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif guna memastikan berbagai kebijakan yang ditetapkan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebutuhan pembangunan daerah.

Pada saat Penutupan Sidang III Tahun 2026, Bupati Rote Ndao dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao. Bupati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan melalui proses pembahasan yang panjang, serius dan penuh dinamika.

Suasana Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.
Suasana Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Bupati juga menyampaikan bahwa seluruh proses yang telah dilalui merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Menurutnya, kebersamaan, kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan hal penting dalam menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pembangunan daerah.

Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 dilaksanakan pada pukul 13.00 WITA hingga selesai. Dengan berakhirnya sidang ini, Bupati menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan dan sinergi antara eksekutif dan legislatif terus dipertahankan dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua Komisi Informasi Germanus Atawuwur dan peserta Sosilisasi KIP.

Bupati Rote Ndao Dorong Transparansi Informasi Pada Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan pentingnya pemahaman dan penerapan keterbukaan informasi publik oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Hal tersebut disampaikan Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Pelaksanaan Standar Layanan Informasi Publik serta Pendampingan Pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), Rabu (7/10/2026), bertempat di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao.

Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua Komisi Informasi Germanus Atawuwur dan peserta Sosilisasi KIP.
Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua Komisi Informasi Germanus Atawuwur dan peserta Sosilisasi KIP.

Bupati Paulus mengatakan, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik harus benar-benar dipahami oleh seluruh pejabat dan jajaran perangkat daerah. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Standar layanan informasi publik dan SAQ ini merupakan dua hal yang berdampingan. Aturannya harus kita pahami, kemudian kita lihat bagaimana pelaksanaannya dan bagaimana rapor kita melalui SAQ,” ujar Paulus.

Ia menekankan agar setiap perangkat daerah memastikan ketersediaan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan keterbukaan informasi publik. Hal tersebut antara lain informasi mengenai program dan kegiatan, anggaran seperti APBD, serta informasi yang tersedia melalui website dan media informasi resmi pemerintah.

Bupati mengibaratkan penyelenggaraan pemerintahan harus seperti akuarium, sehingga proses pemerintahan dapat dilihat secara terbuka oleh masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kerja kita seperti akuarium. Tidak boleh lagi ada yang ditutup-tutupi. Semakin transparan, semakin jelas apa yang kita kerjakan dan apa yang menjadi rencana kita,” katanya.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuyk menyampaikan sambutan membuka kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuyk menyampaikan sambutan membuka kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.

Bupati juga meminta agar masyarakat yang membutuhkan informasi publik dilayani dengan baik dan ramah oleh setiap perangkat daerah.

“Ketika masyarakat meminta informasi publik, layani dengan baik, dengan ramah. Jangan mempersulit masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi NTT Germanus Attawuwur mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan pemerintah daerah terhadap Komisi Informasi Provinsi NTT.

Germanus menjelaskan bahwa hak untuk memperoleh informasi merupakan hak setiap warga negara. Komisi Informasi Pusat juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Hak untuk mendapatkan informasi adalah hak asasi manusia. Hak untuk tahu adalah hak masyarakat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pengelolaan informasi di setiap perangkat daerah perlu terkoordinasi dengan PPID Utama, sehingga informasi yang dihasilkan oleh perangkat daerah dapat dikelola, didokumentasikan, dan disampaikan sesuai standar layanan informasi publik.

Peserta Sosialisasi dan Monitoring Keterbuklaan Informasi Publik Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Rote Ndao.
Peserta kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbuklaan Informasi Publik Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Rote Ndao.

Dalam kesempatan tersebut, Germanus juga menjelaskan secara garis besar mengenaiSelf Assessment Questionnaire (SAQ) sebagai instrumen penilaian mandiri dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. SAQ digunakan untuk melihat sejauh mana badan publik memenuhi standar dan indikator keterbukaan informasi. Dalam pelaksanaannya, pengisian perlu didukung informasi serta dokumen/bukti yang dapat diverifikasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao didorong untuk tidak hanya memenuhi aspek administratif dalam pengisian SAQ, tetapi juga memastikan keterbukaan informasi benar-benar diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Keterbukaan informasi publik diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja seluruh perangkat daerah sehingga penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Rote Ndao semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berfoto bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid usai audiensi terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Pemkab Rote Ndao Bahas Pengembangan Program NuFRN Bersama ARUNGI

Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membahas keberlanjutan dan pengembangan Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN) dalam audiensi persiapan fase awal program di Kabupaten Rote Ndao. Audiensi tersebut bertujuan memperoleh masukan pemerintah daerah serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan program yang berfokus pada ketahanan pangan, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim.

Suasana audiensi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid membahas persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Suasana audiensi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid membahas persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., Plt. Sekretaris Daerah Daniel W. Nalle, S.Pt., Staf Ahli Bupati Jermi M. Haning, Ph.D., Kepala Perangkat Daerah, Executive Director ARUNGI Indonesia Endah Setyaningsih, Head of Programs Surfaid Ross Corbett, Design Team Chris Anderson, Design Team Jan Verhagen, Design Team Ani Kartikasari, Inception Coordinator Dita Kumala Ratri, Program Manager ARUNGI Agung Lenggono, NSAC ARUNGI Anggela S., MERL Officer ARUNGI Mukarramah, WASH Officer ARUNGI Mellany G. A. Mafefa, dan Agriculture Specialist ARUNGI Moh. Suaedy.

Program NuFRN merupakan kelanjutan dan pengembangan dari Program ARUNGI yang mengintegrasikan aspek pertanian, gizi, kesehatan, serta adaptasi perubahan iklim. Program ini diarahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan, capaian gizi, dan penghidupan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya bagi perempuan dan anak usia dini di wilayah masyarakat sasaran yang berada di daerah terpencil Kabupaten Rote Ndao.

Melalui Program Nusa Tani dengan pendekatan NuFRN, pengembangan program direncanakan menjangkau 47 desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Loaholu, Rote Barat, Rote Barat Daya, dan Rote Barat Laut. Program yang direncanakan berlangsung selama periode 2026–2030 tersebut menyasar 10.674 petani dan 2.452 keluarga.

Bupati Rote Ndao menyampaikan arahan dalam audiensi bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Bupati Rote Ndao menyampaikan arahan dalam audiensi bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Program diarahkan untuk meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan, mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan hasil pertanian. Pemahaman mengenai tujuan, mekanisme, dan pelaksanaan program nantinya akan disampaikan kepada masyarakat dan petani di wilayah sasaran.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., meminta agar konsep program dipelajari secara serius sehingga dapat mendukung pengembangan sektor pertanian yang berbasis riset. Bupati juga mengarahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk menyiapkan aparatur desa yang dapat mendukung pengelolaan program agar pelaksanaannya berjalan lebih terarah.

Untuk memperkuat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan membentuk tim koordinasi yang terlibat dalam pelaksanaan program bersama ARUNGI. Tim tersebut diharapkan dapat mempelajari pendekatan dan mekanisme pelaksanaan NuFRN sehingga ke depan dapat diadopsi dan dikembangkan dalam program pemerintah daerah.

Perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) menyampaikan pemaparan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) menyampaikan pemaparan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Pembahasan juga mencakup berbagai permasalahan yang dihadapi petani di Kabupaten Rote Ndao, terutama berkaitan dengan kondisi tanah dan ketersediaan air di sejumlah wilayah kecamatan. Untuk memperoleh gambaran teknis yang lebih lengkap, Tim ARUNGI akan melakukan kunjungan lapangan guna meninjau kondisi wilayah dan potensi pertanian secara langsung.

Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diminta menyediakan data potensi pertanian, khususnya wilayah yang memiliki ketersediaan air memadai, termasuk peta sumber air sebagai informasi awal bagi Tim ARUNGI dalam menyusun pengembangan program.

Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha serta kelembagaan ekonomi desa. Menurutnya, dukungan pendanaan perlu diikuti dengan kemampuan pengelolaan yang memadai agar sumber daya yang tersedia dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

Bupati Rote Ndao bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berfoto bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid usai audiensi terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Bupati Rote Ndao bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berfoto bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid usai audiensi terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Selain peningkatan produksi, pengembangan akses pasar menjadi bagian penting agar hasil pertanian masyarakat dapat terserap dengan baik. Dalam konteks tersebut, keberadaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat menjadi bagian dari jaringan pemasaran hasil pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani.

Penguatan kapasitas masyarakat dan organisasi desa juga dapat dilakukan melalui pelatihan yang difasilitasi pemerintah daerah. Pendamping desa dan penyuluh pertanian diharapkan turut terlibat dalam proses pembelajaran serta meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga mampu mendukung keberlanjutan program di wilayah sasaran. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Screenshot_20261004_232749_Gallery

Bupati Paulus Henuk Tutup Resmi Kejurda Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I, Sekretaris IMI NTT Puji Penonton Tertib

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menutup secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Minggu (04/10).

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menutup secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Minggu (04/10).
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menutup secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Minggu (04/10).

Penutupan Kejurda yang memperebutkan piala Bupati Rote Ndao pertama ini berlangsung meriah setelah dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan pada Jumat (02/10) lalu.

Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT dalam sambutannya pada acara penutupan memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat Rote Ndao.

“Penonton di Rote Ndao memberikan contoh luar biasa. Penonton tertib, ini catatan sejarah. Belajar tertib menonton, belajar dari orang Rote,” ujarnya. Menurutnya, ketertiban penonton menjadi modal penting bagi Rote Ndao untuk menggelar event otomotif yang lebih besar di masa depan.

Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao saat melepas langsung peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.
Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao saat melepas langsung peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

“Semua hadirin yang saya hormati dan saya banggakan. Kegiatan ini dipersiapkan dengan baik. Tahun berikutnya kita siapkan praktek baik yang sudah disiapkan ini lebih baik lagi,” ujar Bupati.

Bupati menekankan pentingnya sportivitas dalam perlombaan. Ia berharap siapapun atlet yang menang dapat diterima dengan baik, dan juri serta panitia dapat memberikan penilaian yang objektif dan adil.

“Berharap siapapun atlet yang menang, ini adalah perlombaan supaya bisa diterima dengan baik. Juri dan panitia menilai dengan baik, sehingga mendorong bahwa ada atlet dari Rote yang ikut PON,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan event otomotif di Rote Ndao dengan menyiapkan dukungan anggaran.

“Kita siapkan APBD yang memadai untuk kegiatan Kejurda selanjutnya,” katanya.

Peserta Kejuaraan daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.
Peserta Kejuaraan daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2026 di Sirkuit Mandala.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua sponsor dan pihak terkait atas kontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik di Rote Ndao.

Kejurda Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I ini sendiri merupakan ajang untuk menjaring bibit generasi muda yang mempunyai minat dan bakat di bidang otomotif, serta membuka ruang bagi penggemar otomotif maupun pembalap lokal untuk menunjukkan kemampuan dan aksinya. Event ini diharapkan dapat melahirkan pembalap muda berprestasi dari Rote Ndao yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Audiensi dengan Wamensos, Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Lahan 17,6 Hektare

Jakarta – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, (Kamis, 1/10/2026).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, (Kamis, 1/10/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, (Kamis, 1/10/2026).

Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama untuk mempersiapkan masa depan anak-anak di Kabupaten Rote Ndao.

“Bagi saya, pendidikan adalah salah satu fondasi utama untuk mempersiapkan masa depan anak-anak Rote Ndao. Karena itu, kami terus berupaya membuka akses terhadap berbagai program pemerintah pusat yang dapat mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Paulus Henuk.

Dalam audiensi tersebut, selain permohonan pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati juga menyampaikan sejumlah kebutuhan dan potensi program Kementerian Sosial yang dapat diakses dan dikembangkan di Kabupaten Rote Ndao. Hal ini diharapkan dapat memperkuat upaya Pemkab dalam menghadirkan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kesempatan yang lebih luas bagi keluarga dan anak-anak di Nusa Lontar.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Bupati Mempawah Erlina dan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, yang sama-sama mengajukan pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya.

Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao
Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyambut baik usulan ketiga daerah tersebut dan menyatakan siap mengawal langsung prosesnya agar segera terealisasi. Wamensos menekankan ketersediaan lahan menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Mulai dari sertifikatnya, konturnya landai, airnya, sumber airnya bagus. Terus kemudian listriknya juga oke. Termasuk jalan masuk untuk ke sekolah itu juga besar karena untuk pembangunan,” jelas Agus.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Pemkab Rote Ndao kini telah menyiapkan lahan yang lebih luas dari pengajuan sebelumnya.

“Kita punya sekarang yang tersedia lahannya itu 17,6 hektare. Kami punya lahan ini, kami serahkan semua. Sisanya itu kita bikin integrated farming,” ungkap Paulus.

Melalui program Sekolah Rakyat, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak
Melalui program Sekolah Rakyat, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak

Diketahui, Kabupaten Rote Ndao sebelumnya telah mengajukan lahan Sekolah Rakyat pada tahun 2026, namun dinilai belum mencukupi. Melalui pengajuan lahan baru seluas 17,6 hektare ini, Pemkab berharap pembangunan dapat segera terealisasi.

Melalui program Sekolah Rakyat, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak, sementara orang tua mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan membuka kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I

Wakil Bupati Rote Ndao Buka Kejurda Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan membuka kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I memperebutkan piala Bupati Rote Ndao pertama tahun 2026 di Sirkuit Mandala, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Jumat (02/10) siang.

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan membuka kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I
Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan membuka kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I

Ketua Panitia, Daniel W. Nalle,S.Pt, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao dalam laporannya menyampaikan ajang Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I ini merupakan ajang untuk menjaring bibit generasi muda yang mempunyai minat dan bakat serta membuka ruang bagi penggemar otomotif maupun pembalap lokal untuk menunjukan kemampuan dan aksinya.

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan membuka kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup Im

Peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I saat dilepas dari garis start sirkuit
Peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I saat dilepas dari garis start sirkuit

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I ini. Wakil Bupati Rote Ndao menyebut kegiatan ini sebagai sarana penyalur kreativitas anak muda yang mempunyai hobi balap. Diharapkan agar melalui event ini dapat melahirkan pembalap muda yang berprestasi di tingkat lokal maupun nasional.

Suasana pembukaan kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I
Suasana pembukaan kegiatan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I

Hadir bersama dalam kegiatan ini, Simson Polin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, AKBP. Henry Eko Irawan,S.I.K, Kapolres Rote Ndao Denison Moy, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao,Anthonius F.Banepa, S.E Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Sokan Teibang, Sekretaris Ikatan Motor Indonesia, Mariana J.B.B Sirah, S.Th, Ketua Majelis Klasis Lobalain, Capt. Mesak Bailao, .A.Md, M.Mar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao asal Partai Gelora, Absalom Polin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao asal Partai Solidaritas Indonesia, Official, Manager dan Tim, Sponsor, Kepala Perangkat Daerah dan sejumlah hadirin. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt (kedua dari kiri) menyampaikan sambutan membuka FGD dan Konsultasi Publik I RDTR Kawasan Nemberala.

Pemkab Rote Ndao dan Kementerian ATR/BPN Gelar FGD dan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR Kawasan Nemberala

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik I dalam rangka penyusunan materi teknis dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Kawasan Nemberala.

Kegiatan yang melibatkan lintas sektor dan perangkat daerah terkait tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt, Kamis (01/10/2025) yang dihadiri jajaran Kementerian ATR/BPN melalui Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II.

Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt (kedua dari kiri) menyampaikan sambutan membuka FGD dan Konsultasi Publik I RDTR Kawasan Nemberala.
Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt (kedua dari kiri) menyampaikan sambutan membuka FGD dan Konsultasi Publik I RDTR Kawasan Nemberala.

FGD dan Konsultasi Publik ini menjadi ruang untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak sekaligus menjaring isu dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai bagian dari proses penyusunan RDTR Kawasan Nemberala.

Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam proses tersebut. “ Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN melalui Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II beserta jajaran, serta seluruh peserta atas partisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle bersama Perwakilan Kementerian ATR/BPN dan peserta FGD.
Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle bersama perwakilan Kementerian ATR/BPN dan peserta FGD.

RDTR menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemanfaatan ruang yang terarah, kepastian pertanahan, kemudahan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle mengungkapkan dukungan dari Kementerian ATR/BPN dan masukan dari berbagai pihak lewat FGD dan Konsultasi Publik agar dokumen RDTR Kawasan Nemberala dapat segera ditetapkan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)