Pemkab Rote Ndao menggelar rapat kerja bersama Forkopimda, pimpinan instansi Vertikal, BUMN/BUMD dan FKUB, Rabu (18/02/2026), bertempat di Auditorium Ti’i Langga. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan Sekretaris Daerah Drs.Jonas M. Selly, MM. Rapat dengan agenda utama penyampaian capaian kinerja satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao ini memaparkan capaian kinerja, mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan langkah strategis peningkatan pelayanan publik.

Berbagai tantangan pembangunan berhasil dijalani bersama pemerintah dan masyarakat, mulai dari sektor energi khususnya kelangkaan BBM, infrastruktur, kesehatan, hingga pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) seperti Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Sekolah Rakyat. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengungkapkan hal tersebut berdampak langsung pada pelayanan dasar kepada masyarakat sehingga memerlukan penanganan secara kolaboratif, terintegrasi dan berkelanjutan.
Terkait kemampuan fiskal daerah yang terbatas, Bupati Paulus Henuk memaparkan langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, diantaranya lewat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat, serta sinergi bersama instansi vertikal.
Dalam forum tersebut, Bupati juga berdiskusi secara terbuka dengan Forkompimda, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan instansi vertikal, hingga guna mencari solusi bersama yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Mengenai kelangkaan BBM, Bupati menyampaikan bahwa rencana pembangunan Jobber BBM telah dimulai. Dalam waktu dekat, pihak PT. Pertamina Patra Niaga dijadwalkan melakukan survei lokasi. Pemerintah daerah, tegasnya, siap mendukung penuh pembangunan fasilitas tersebut sebagai langkah strategis memperkuat distribusi energi dan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sektor infrastruktur, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menjelaskan koordinasi yang telah dilakukan bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan terkait pembangunan di Titik Nol Selatan Indonesia serta memaparkan progres pembangunan jalan di berbagai titik dalam wilayah Rote Ndao.Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar akses layanan publik.
Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah berkomitmen mengatasi kekurangan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, guna memastikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan merata bagi masyarakat.
Bupati Paulus Henuk secara khusus mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dan stakeholder. Ia menegaskan bahwa sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan yang efektif, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)




























