WhatsApp Image 2026-09-23 at 15.10.58

Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo Kunjungi Rote Ndao, Disambut dengan Prosesi Adat Ti’i Langga

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., bersama rombongan tiba di Kabupaten Rote Ndao dalam rangka kunjungan kerja, Rabu (23/9/2026). Rombongan tiba di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, pada pukul 09.45 WITA menggunakan Kapal Express Bahari 8E. Kedatangan tersebut disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos., menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., dengan mengenakan Topi Ti’i Langga sebagai bagian dari prosesi penyambutan adat di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Rabu (23/9/2026).
Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos., menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., dengan mengenakan Topi Ti’i Langga sebagai bagian dari prosesi penyambutan adat di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Rabu (23/9/2026).

Rombongan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT terdiri atas Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Henderina Malo, S.H., M.Hum.; Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Choirun Parapat, S.H., M.H.; serta Kepala Bagian Tata Usaha Kejaksaan Tinggi NTT, Eirene Margaretha Oranay, S.H., M.H. Kehadiran jajaran tersebut mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dalam pelaksanaan agenda kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT bersama rombongan dipimpin oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos. Turut hadir Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K.; Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Gigis Windu Triatmoko, M.Tr., Opsla.; Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao I Gede Susila Guna Yasa, S.H., M.H.; Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao Robby Permana Amri, S.H., M.H.; serta Kepala Pertanahan Kabupaten Rote Ndao I Wayan Sudiartha, S.ST., M.H.

Kapolres Rote Ndao berjabat tangan dengan rombongan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao berjabat tangan dengan rombongan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Selain itu, penyambutan turut dihadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Ba’a Hariyadi N. Maikameng, S.H.; Danki III Brimob Yon A Pelopor Polda NTT Iptu I Putu Budiasa, S.H.; Plh. Kepala BNNK Rote Ndao Amsal Soleman Tupu, A.Md.; Pasiter Kodim 1627/Rote Ndao Kapten Kav. Agustinus Dida Nada; Kapolsek Lobalain Ipda Djoni Elvis Pada, S.H.; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rote Ndao Yeskial Messakh; kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao; serta staf Kejaksaan Negeri Rote Ndao.

Dalam prosesi penyambutan, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dan rombongan menerima penghormatan adat berupa pemberian Topi Ti’i Langga dan kain adat Rote Ndao . Prosesi tersebut menjadi bagian dari penyambutan tamu kehormatan yang mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Rote Ndao. Penyambutan adat ini dilakukan oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao bersama unsur Forkopimda yang hadir.

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., berjabat tangan dengan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.
Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., berjabat tangan dengan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT bersama rombongan di Kabupaten Rote Ndao diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Kerja sama antarlembaga merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Usai prosesi penyambutan di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kejaksaan Negeri Rote Ndao. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda pimpinan Kejaksaan Tinggi NTT selama berada di Kabupaten Rote Ndao, dengan rangkaian kegiatan selanjutnya mengikuti jadwal yang telah dipersiapkan selama berada di Kabupaten Rote Ndao. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026

Rakortek Regional di Semarang, Kolaborasi Pemerintah Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Pemerintah terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Hal ini menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 21–23 September 2026.

Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026
Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026

Kegiatan ini turut diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui perangkat daerah terkait, yakni Dinas P3AP2KB, Bapperida dan Dinas Kesehatan, melalui Zoom Meeting. Untuk peserta dari Rote Ndao, kegiatan diikuti dari Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya dengan komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama yang nyata antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Kinerja bapak dan ibu dipertaruhkan untuk anak-anak kita. Tidak perlu hanya komitmen, harus ada kolaborasi,” tegas Ahmad Luthfi.

Suasana Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Suasana Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden, Eddy Cahyono Sugiarto, menekankan pentingnya komitmen kepala daerah dalam menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan.

Menurutnya, komitmen tersebut harus diterjemahkan menjadi aksi nyata yang menyasar langsung kelompok sasaran. Pada 2025–2026 tidak dilakukan SSGI, sehingga kinerja akan diukur melalui capaian output dari setiap intervensi prioritas.

Karena itu, seluruh kelompok sasaran perlu dipastikan memperoleh intervensi yang dibutuhkan dengan kualitas yang baik. Upaya ini membutuhkan keterlibatan seluruh OPD, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dunia usaha, dan lembaga masyarakat sipil.

Foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi menurunkan angka stunting. Semoga ini berguna bagi seluruh anak di Indonesia,” ujar Eddy.

Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, keikutsertaan dalam Rakortek ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam memastikan program pencegahan dan percepatan penurunan stunting di daerah berjalan secara terpadu dan tepat sasaran. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Momen foto bersama usai kegiatan

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan ATENSI Kemensos RI kepada Masyarakat

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., menyerahkan secara langsung bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Efata Kupang dalam rangka bakti sosial penyaluran Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026. Penyerahan bantuan berlangsung di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (21/9/2026), dan turut hadir langsung oleh perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Kementrian Sosial RI dan Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan

Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan terima kasih kepada Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, Sentra Efata Kupang, serta Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Rote Ndao.

Kepada para penerima manfaat, Bupati berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.

Suasana Penyerahan bantuan berlangsung di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao
Suasana Penyerahan bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao.

“Bantuan ini agar dimanfaatkan dengan baik dan benar-benar digunakan untuk membantu kebutuhan penerima manfaat,” pesan Bupati.

Bantuan ATENSI tahun 2026 diberikan kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan, serta melalui dua LKS. Beberapa penerima yang menerima bantuan secara langsung dari Bupati antara lain Jiffi Mbura dari Rote Barat Daya, Cantika Nulek dari Rote Barat, Putra Daryans Solok dari Lobalain, Erlan Givandri, dan Sarlince Letek dari Lobalain.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyerahkan bantuan kepada Penyandang Disabilitas
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyerahkan alat bantu aksesibilitas berupa kursi roda kepada Penyandang Disabilitas.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:

* Alat Bantu Dengar (ABD) bagi 46 penerima manfaat senilai Rp204.104.000.
* Alat bantu aksesibilitas berupa kursi roda, tongkat tuna netra, kruk, serta tongkat kaki tiga/empat senilai Rp111.926.90.
* Pemenuhan hidup layak bagi 46 penerima manfaat senilai Rp59.855.615.

Momen foto bersama usai kegiatan
Bupati Rote Ndao melakukan foto bersama usai Penyerahan bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp375.886.518.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan kelompok penerima manfaat lainnya, sehingga dapat menunjang aktivitas serta meningkatkan kualitas kehidupan mereka. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-09-18 at 16.50.23 (1)

Semarak Harhubnas 2026 di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Bangun Budaya Keselamatan Transportasi

Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Keselamatan Transportasi, Jumat (18/9/2026). Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan melibatkan jajaran pemerintah daerah, insan perhubungan, instansi vertikal, BUMN/BUMD, mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga bersama, tetapi juga membawa pesan penting mengenai keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi.

Bupati Rote Ndao Menyampaikan Sambutan dalam Kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Keselamatan Transportasi

“Hari ini kita tidak hanya berjalan bersama untuk menjaga kesehatan, tetapi juga membawa pesan yang jauh lebih besar, yakni membangun budaya keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan membangun kebiasaan bertransportasi yang aman, disiplin, dan saling menghargai.
“Kita harus membangun kebiasaan bertransportasi yang aman, disiplin, dan saling menghargai,” lanjut Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dengan membangun budaya keselamatan sejak dari keluarga.
“Budaya keselamatan juga perlu dibangun sejak dari keluarga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menjadikan keselamatan berkendara sebagai bentuk tanggung jawab dan bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya.

Bupati kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya berpesan agar senantiasa berhati-hati, menjaga ketertiban, serta tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang rute yang dilewati,” pesan Bupati.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Paulus Henuk selanjutnya melepas peserta Jalan Sehat sebagai tanda dimulainya kegiatan.
Setelah pelepasan peserta, kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao, Hangry Mooy, SH., M.Hum.
Dalam laporannya, Hangry Mooy menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas Tahun 2026 yang bertujuan membangun kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran terhadap keamanan serta keselamatan transportasi.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sejumlah mitra dan sponsor turut berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan, baik melalui dukungan dana maupun tiket. Dukungan tersebut antara lain berasal dari UPBU D.C. Saudale Rote, UPP Ba’a, Dinas Perhubungan, PT Nindya Karya, Bahari Express, Lion Parcel, Susi Air, ASDP, Tujuh Jaya, PT Queen/Ekspedisi, Keagenan TMM, PBM SBM, Garda Maritim, NN, NSS, TND, Bank Mandiri, dan Qinara Cell.
Peserta kemudian mengikuti Jalan Sehat sesuai rute yang telah ditentukan. Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize bagi peserta. Hadiah diberikan melalui mekanisme yang telah disiapkan panitia dan diserahkan oleh pejabat yang hadir, mitra kerja, serta para sponsor.
Melalui peringatan Harhubnas Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap semangat membangun konektivitas transportasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan, ketertiban dan kedisiplinan dalam menggunakan transportasi.
Semangat “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” diharapkan tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga menjadi semangat bersama untuk mewujudkan transportasi yang semakin aman, tertib, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat serta pembangunan Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Gambar Unggulan Kegitan HUT

Pemkab Rote Ndao Peringati Harhubnas 2026; Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama seluruh insan perhubungan menggelar Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis (17/09/2026). Upacara yang mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” tersebut dipimpin Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, perwakilan sekolah, UPBU Bandara D. C. Saudale dan segenap insan perhubungan. Ditandai dengan pemotongan Tumpeng Harhubnas 2026 oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi lewat sambutan yang dibacakan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, menegaskan bahwa transportasi bukan sekadar urusan kendaraan dan infrastruktur, melainkan penghubung kehidupan masyarakat, pusat produksi dengan pasar serta wilayah perkotaan dengan daerah terpencil.

Peserta upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.
Peserta upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.

Menurutnya, konektivitas dapat mengubah kehidupan masyarakat dan menggerakkan perekonomian. Pelabuhan, penerbangan perintis, jalur kereta, angkutan massal hingga sistem logistik yang efisien memiliki peran dalam memperpendek jarak, membuka pusat-pusat ekonomi baru, serta memastikan hasil petani, nelayan dan pelaku usaha sampai kepada masyarakat dengan biaya yang lebih wajar.

“ Karena itu, saudara-saudara insan perhubungan, tugas ke depan tidak ringan. Kita harus menjaga layanan keperintisan agar masyarakat di wilayah 3T tetap terhubung. Kita harus memperkuat angkutan massal perkotaan agar transportasi publik menjadi pilihan yang semakin layak dan menarik. Kita harus membangun integrasi antarmoda agar perjalanan dari pintu ke pintu menjadi lebih mudah. Dan kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Pemotongan Tumpeng Harhubnas 2026 oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk disaksikan unsur Forkompimda.
Pemotongan Tumpeng Harhubnas 2026 oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk disaksikan unsur Forkompimda.

Sehingga lima citra manusia perhubungan tetap harus tercermin dalam pekerjaan sehari-hari, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat, menghadapi tantangan, serta memastikan keselamatan dan keamanan jasa perhubungan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Pemkab Rote Ndao Dorong Energi Bersih Harus Jawab Kebutuhan Nyata Masyarakat 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk mendorong transisi menuju 100% Energi Terbarukan melalui kegiatan Audiensi Tindak Lanjut Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan, yang digelar di Aula Kopdit Sehati Ba’a, Selasa (15/09/2026). 

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang di inisiasi langsung oleh Tim Program NTT Net-Zero Emmisions dengan menghadirkan beberapa kepala OPD terkait dan beberapa NGO yang ada di Kab. Rote Ndao.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiensi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, menekankan bahwa transisi energi tidak sekadar soal teknologi, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, ada dua fokus utama yang dibahas. Pertama, asesmen terhadapa fasilitas PLTS-Desalinasi yang saat ini tidak beroperasi di Rote Ndao. Bupati menekankan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan saja.

“Keputusan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan,” ujarnya.

Ia meminta dilakukan asesmen menyeluruh meliputi kondisi teknis, status aset, kewenangan, operator, pembiayaan, penerima manfaat, serta biaya operasi dan pemeliharaan. Model pengelolaan harus disepakati sebelum fasilitas dioperasikan kembali, termasuk kejelasan pemilik aset, operator, pembiayaan rutin, dan pengawasan kualitas air.

Fokus kedua adalah inisiasi penyusunan Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan. Bupati menegaskan angka 100 persen harus diterjemahkan ke dalam tahapan yang realistis, terukur, dan sesuai kewenangan. Peta jalan tersebut harus memuat kondisi awal sistem energi, proyeksi kebutuhan, potensi energi terbarukan, prioritas sektor, daftar proyek, kebutuhan jaringan, pilihan pembiayaan, serta indikator pencapaian.

Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Bupati juga mengaitkan energi bersih dengan penggerak ekonomi daerah. Energi terbarukan diharapkan mendukung penyediaan air bersih, pertanian terintegrasi, pengolahan hasil, rantai dingin perikanan, produksi garam, rumput laut, UMKM, pariwisata, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pelayanan di pulau-pulau kecil.

Untuk itu, Bupati meminta Bapperida menjadi focal point koordinasi awal dan memimpin penyusunan matriks tindak lanjut bersama perangkat daerah dan mitra IESR melalui program NTT NZE 2050.

“Energi bersih harus membantu menyediakan air, menggerakkan kegiatan produktif, memperkuat ketahanan pangan, menurunkan beban masyarakat, dan meningkatkan kemampuan daerah menghadapi perubahan iklim. Semoga pertemuan ini memberi dasar yang kuat bagi pemulihan pelayanan air bersih dan pengembangan energi terbarukan yang mendukung kesejahteraan masyarakat Rote Ndao,” tutup sambutan Bupati yang dibacakan Pj Sekda Daniel W. Nalle.

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan
Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Sementara itu Program Manager NTT NZE 2050 dari IESR Muhammad Maghribul Falah dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pemodelan di Bali dan Timor telah berhasil memetakan kebutuhan energi hingga 2050. Model serupa akan diterapkan di Rote Ndao dengan menyesuaikan karakteristik kepulauan, potensi garam, rumput laut, dan perikanan.

Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan transisi energi di Rote Ndao mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi NTT.

Bupati Rote Ndao Membuka Latsar CPNS Gelombang XIII, Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas Pelayanan

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH membuka secara resmi tahapan klasikal Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Gelombang XIII Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya membentuk calon aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas dan berorientasi pelayanan. Kegiatan yang diikuti CPNS Golongan II Angkatan 120 dan 121 serta Golongan III Angkatan 316, 317 dan 318 lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tersebut berlangsung di Aula Flobamorata BPSDMD Provinsi NTT, Senin (14/9/2026).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi NTT.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 bertempat di BPSDMD Provinsi NTT.

Tahapan klasikal menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan serta peningkatan kompetensi para calon aparatur sipil negara. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

” Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri untuk menjadi ASN yang profesional, berintegritas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

eserta Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 mengikuti ceremonial pembukaan.
Peserta Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 mengikuti ceremonial pembukaan.

Sebagai penyelenggara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM aparatur melalui Latsar CPNS.

” Kami menyambut pak Bupati dengan tangan terbuka. Melalui pelatihan ini, BPSDMD NTT menjadi mitra strategis Pemkab Rote Ndao dalam membentuk karakter aparatur yang profesional, berintegritas dan siap menjadi pelayanan masyarakat yang sejalan dengan sasaran Latsar CPNS,” ucap Sekretaris BPSDMD Provinsi NTT Rizard Noldi Sanam dalam laporan panitia.

Pembukaan Latsar turut dimeriahkan penampilan tarian dan paduan suara peserta asal Kabupaten Rote Ndao yang mengenakan atribut adat Rote lengkap dengan atasan berwarna putih.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Keranda jenasah Willi Mbuik saat di bawah ke tempat peristirahatan terakahir.

Pemkab Rote Ndao Antar Kepergian Wili Mbuik, Putri Rote yang Gugur Mengabdi di Papua

Tangis haru dan suasana duka menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi Willi Mbuik, S.P., putri Rote Ndao yang gugur saat menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (14/09).

Keranda jenasah Willi Mbuik saat di bawah ke tempat peristirahatan terakahir.
Keranda jenasah Willi Mbuik saat di bawah ke tempat peristirahatan terakahir.

Jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Rote Ndao turut mengantar kepergian almarhumah Wili Mbuik melalui upacara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian putri daerah yang telah mengabdikan ilmu dan tenaganya bagi masyarakat di tanah Papua.

Upacara penghormatan tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel Welhelmus Nalle, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT Noldy Hosea Pellokila, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT Adi E. Mandala, Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, perwakilan Kodim 1627/Rote Ndao, perwakilan Lanal Pulau Rote, Para Pimpinan Perangkat Daerah, ASN Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, serta keluarga dan masyarakat yang hadir memberikan penghormatan terakhir.

ASN Rote Ndao Mengantar Putri Daerah ke Peristirahatan Terakhir

ASN Kab. Rote Ndao saat mengantarkan Almh. Willi Mbuik ke peristirahatan yang terkahir.
ASN Kab. Rote Ndao saat mengantarkan Almh. Willi Mbuik ke peristirahatan yang terkahir.

Almarhumah Willi Mbuik lahir di Mbaoen pada 29 November 2001. Ia meninggal dunia di Wamena pada 9 September 2026 dalam usia yang masih sangat muda.

Jenazahnya kemudian dimakamkan pada Minggu, 13 September 2026, melalui ibadah penguburan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Elim Mbaoen Klasis Rote Barat Laut, Pdt. Lea R.P Suki-Dolpali, STh

Bagi jajaran ASN Kabupaten Rote Ndao, kepergian Wili bukan sekadar kehilangan seorang putri daerah. Ia adalah bagian dari keluarga besar aparatur negara yang telah memilih jalan pengabdian, bahkan harus mempertaruhkan nyawa ketika menjalankan tugas di wilayah yang memiliki risiko keamanan tinggi.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao dan jajaran ASN saat memberikan penghormatan terakhir.
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao dan jajaran ASN saat memberikan penghormatan terakhir.

Kehadiran jajaran ASN dalam upacara kedinasan menjadi simbol bahwa pengabdian seorang ASN tidak berhenti ketika tugasnya berakhir, tetapi akan terus dikenang oleh institusi dan masyarakat yang ditinggalkannya.

Wili bersama dua rekan kerjanya, Aprida Rapi dan drh. Alfonsius Albinus Mehan, gugur ketika menjalankan pelayanan publik di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Ketiganya tengah melaksanakan tugas penyaluran bantuan ketahanan pangan bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

Putri Mbaoen yang Mengabdi Jauh dari Kampung Halaman

Penghormatan terkahir oleh Ayah dan keluarga Almh. Willi Mbuik.
Penghormatan terkahir oleh Ayah dan keluarga Almh. Willi Mbuik.

Wili merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dan penerima beasiswa Bidikmisi. Dari tanah Rote, ia menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjana dan kemudian memilih mengabdikan ilmunya untuk masyarakat.

Jalan pengabdiannya membawanya jauh dari kampung halaman, hingga ke Papua Pegunungan. Ia pergi bukan membawa senjata, tetapi membawa tugas negara, ilmu pengetahuan, dan misi pelayanan kepada masyarakat. Namun, perjalanan pengabdian itu berakhir tragis.

Kepergian Wili meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, masyarakat Rote Ndao, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, serta seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Keluarga Minta Jaminan Keselamatan

Dalam suasana duka tersebut, keluarga menyatakan telah dengan hati penuh haru merelakan kepergian almarhumah Wili Mbuik.

Namun, dari mimbar duka, keluarga juga menyampaikan harapan sekaligus tuntutan agar pemerintah memberikan jaminan keamanan nyata bagi warga NTT lainnya yang masih berada di wilayah konflik.

Keluarga berharap Wili menjadi korban terakhir dari peristiwa tragis tersebut. Pemerintah dan aparat keamanan diminta mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi atau memberikan perlindungan maksimal kepada warga NTT yang masih berada di daerah berisiko.

Mengenang Wili Berarti Menuntut Jaminan Keselamatan”

Wakil Gubernur NTT saat memberikan penguatan pada acara pemakaman almh. Willi Mbuik
Wakil Gubernur NTT saat memberikan penguatan pada acara pemakaman almh. Willi Mbuik

Dalam prosesi pemakaman, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan bahwa gugurnya Wili harus menjadi alarm keras bagi pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan keselamatan warga sipil maupun para abdi negara yang menjalankan tugas di wilayah berisiko tinggi.

“Mengenang Wili berarti menuntut jaminan keselamatan bagi setiap manusia yang melangkahkan kaki ke pelosok negeri demi memajukan peradaban.”

Pemerintah Provinsi NTT juga menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah terbaik demi memastikan keselamatan warga NTT yang masih berada di Jayawijaya dan menghadapi ancaman di wilayah konflik.

 

Hari itu, Rote Ndao tidak hanya menguburkan seorang putri daerah. Rote Ndao mengantar seorang ASN muda yang gugur dalam pengabdian.

Dari Mbaoen, langkah kecil seorang putri Rote pernah membawa harapan jauh hingga ke tanah Papua. Kini ia telah kembali ke tanah kelahirannya untuk beristirahat dalam

Wakil Gubernur NTT saat memberikan penghormatan terakhir pada Almh. Willi Mbuik.
Wakil Gubernur NTT saat memberikan penghormatan terakhir pada Almh. Willi Mbuik.

Selamat jalan, Nona Wili Mbuik.

Pengabdianmu tidak akan pernah sia-sia. Namamu akan tetap dikenang sebagai putri Rote Ndao yang memilih mengabdi jauh dari tanah kelahiran, hingga akhir hayatnya. (PPID Utama_DKISP Kabupaten Rote Ndao)

20260913_162305

Monev Infrastruktur, Bupati Rote Ndao Pastikan Pembangunan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sejumlah kegiatan fisik konstruksi di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Kamis (10/9/2026).

Bupati melakukan Monev di Bendung Ingupapan Desa Nusakdale Kecamanan Pantai Baru
Bupati melakukan Monev Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ingupapan, desa Nusakdale Kecamatan Pantai Baru

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam Monev adalah Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ingupapan, desa Nusakdale Kecamatan Pantai Baru yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2024.

Hasil di lapangan menunjukkan keberadaan Bendung dan saluran Irigasi D.I Ingupapan  memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani. Dengan tersedianya dukungan pengairan dari bendung dan saluran irigasi tersebut, petani kini dapat mengolah lahan hingga dua musim tanam, sehingga turut meningkatkan hasil pertanian dan produktivitas masyarakat.

Monev kemudian dilanjutkan pada Peningkatan Ruas Jalan Oele–Batulilok (Lapen) di Desa Batulilok, Kecamatan Rote Selatan.

Bupati melakukan Monev di Ruas Jalan Oele–Batulilok (Lapen) di Desa Batulilok, Kecamatan Rote Selatan.
Bupati melakukan Monev di Ruas Jalan Oele–Batulilok (Lapen) di Desa Batulilok, Kecamatan Rote Selatan.

Infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat. Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar akses masyarakat serta menunjang pelayanan dasar.

Melalui Monev ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memastikan setiap pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan infrastruktur diharapkan terus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dalam mendukung sektor pertanian, memperlancar konektivitas maupun membuka peluang ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., mengalungkan selendang adat Rote Ndao kepada Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., saat penyambutan kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao

Kunjungi Rote Ndao, Wagub NTT Melayat ke Rumah Duka Wili Mbuik

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao, Minggu (13/9/2026), yang salah satu agendanya adalah melayat ke rumah duka Wili Mbuik, ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kedatangan Wagub NTT di Kabupaten Rote Ndao disambut oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., mengalungkan selendang adat Rote Ndao kepada Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., saat penyambutan kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., mengalungkan selendang adat Rote Ndao kepada Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., saat penyambutan kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Penyambutan Wagub NTT berlangsung dengan pengalungan selendang adat Rote Ndao oleh Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., para Asisten Setda Kabupaten Rote Ndao, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Agenda melayat ke rumah duka Wili Mbuik menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Wagub NTT di Kabupaten Rote Ndao. Kehadiran Wagub NTT diharapkan menjadi bentuk kepedulian dan ungkapan belasungkawa Pemerintah Provinsi NTT kepada keluarga atas kepergian Wili Mbuik yang meninggal dunia akibat peristiwa penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt. berbincang bersama Wakil Gubernur NTT
Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt. berbincang bersama Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., usai prosesi penyambutan.

Wili Mbuik merupakan ASN pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Peristiwa yang menimpa almarhumah turut menjadi perhatian pemerintah, mengingat kejadian tersebut berkaitan dengan seorang aparatur pemerintah daerah yang menjadi korban kekerasan di wilayah tugasnya.

Selain agenda melayat, kunjungan kerja Wagub NTT di Kabupaten Rote Ndao juga mencakup peninjauan Proyek K-SIGN (Kawasan Sentra Industri Garam Nasional) dan Unit Produksi Bibit Rumput Laut melalui teknologi kultur jaringan.

Wakil Gubernur NTT berbincang bersama Kapolres Rote Ndao usai prosesi penyambutan di Kabupaten Rote Ndao.
Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., berbincang bersama Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., usai prosesi penyambutan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi NTT untuk melihat secara langsung perkembangan sejumlah program pembangunan dan potensi daerah di Kabupaten Rote Ndao serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. *(PPID Utama_Rote Ndao)