Peserta lomba Tari Kreasi foto berssama usai pelaksanaan lomba.

Pelajar Unjuk Kreativitas di Bethel Talent Festival 2, Semarak HUT RI ke-81 Rote Ndao

Rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao turut dimeriahkan ajang Bethel Talent Festival 2, Minggu (30/8/2026) malam, yang berlangsung di panggung utama Lapangan Christian N. Dillak. Kegiatan tersebut menampilkan berbagai kreativitas dan bakat generasi muda, khususnya melalui lomba Tari Kreasi yang diikuti pelajar tingkat SMP, SMA dan Pusat Pengembangan Anak (PPA).

Peserta lomba terdiri atas Tim Tari Kreasi SMA Kristen Siloam Ba’a, Fire Stride, PPA Anugerah Ba’a Tim B, SMA Kristen Indonesia Sejahtera, PPA Anugerah Tim A, SMA Tongkat Harun, SMP Lentera Harapan Rote dan SMP Tongkat Harun. Selain lomba tari, acara juga dimeriahkan dengan Fashion Show TK Anugerah dan PPA Anugerah usia 6–8 tahun, Foti, solo vokal serta berbagai hiburan lainnya.

Peserta lomba Tari Kreasi foto berssama usai pelaksanaan lomba.
Peserta lomba Tari Kreasi foto berssama usai pelaksanaan lomba.

Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, para pemenang Lomba Tari Kreasi antara lain.

  1. Juara I PPA Anugerah Tim A
  2. Juara II PPA Anugerah Tim B
  3. Juara IIISMA Kristen Siloam Ba’a
  4. Juara Harapan IFire Stride.

Dewan juri memberikan apresiasi atas penampilan para peserta dan mengakui besarnya potensi serta bakat yang dimiliki generasi muda, khususnya para pelajar di Kabupaten Rote Ndao. Ajang tersebut dinilai menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri dan kecintaan terhadap seni dan budaya.

Penampilan aktraktif Tarian Kreasi salah satu peserta.
Penampilan aktraktif Tarian Kreasi salah satu peserta.

Pada kesempatan yang sama, turut diumumkan para pemenang Lomba Mewarnai bagi anak usia 4–6 tahun.

  1. Juara I Derwin dari Gereja GMIT Eklesia Oehandi
  2. Juara II Ashara dari TK Nurul Ikhwan
  3. Juara III Noni Sooai dari Gereja GMIT Siloam Metina
  4. Juara Harapan I Khaila Fernandes dari TK Anugerah Ba’a
  5. Juara Harapan II Putri Seubelan dari TK. St. Kristoforus.

Bethel Talent Festival 2 menjadi salah satu rangkaian kegiatan Semarak HUT RI ke-81 di Kabupaten Rote Ndao. Para pemenang mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Kebalai Bergema di Hari Terakhir, Festival Tunas Bahasa Ibu Sukses Pukau Penonton

Festival Tunas Bahasa Ibu Kabupaten Rote Ndao mencapai puncaknya dengan suasana meriah. Memasuki hari terakhir pelaksanaan, Lapangan Christian Nehemia Dillak, Jumat (29/8/2026), dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan penampilan tarian dan lirik kebalai dari para peserta.

Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.
Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Sebanyak 45 sekolah, terdiri dari 28 Sekolah Dasar (SD) dan 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Rote Ndao, tampil dalam ajang pelestarian bahasa dan budaya daerah tersebut.

Setiap peserta tampil penuh semangat dan energi, membawakan bahasa ibu melalui lirik-lirik yang dipadukan dengan tarian Kebalai, salah satu kesenian khas Kabupaten Rote Ndao. Penampilan para peserta mendapat sambutan meriah dari penonton yang memadati lapangan.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran para guru, orang tua, peserta, dan masyarakat yang memberikan dukungan langsung kepada anak-anak yang tampil.

Penonton yang memadati Lapangan CH. Nehemi Dillak pada malam penutupan Festival Bahasa Ibu.
Penonton yang memadati Lapangan CH. Nehemi Dillak pada malam penutupan Festival Bahasa Ibu.

Penampilan peserta dinilai oleh lima orang juri yang bertugas menilai berbagai aspek penampilan sesuai ketentuan lomba. Para peserta pun berusaha memberikan penampilan terbaik pada babak akhir festival.

Festival Tunas Bahasa Ibu tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda Rote Ndao untuk mengenal, menggunakan, mencintai, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah.

Meriahnya hari terakhir festival menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap upaya pelestarian bahasa ibu dan budaya lokal, sekaligus menjadi momentum untuk terus menanamkan kecintaan terhadap budaya Rote Ndao kepada generasi penerus. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Dewan Juri Festival Tunas Bahasa Ibu, Tokoh Agama dan Kepala Dinas Pendidikan Morids Bulan usai membuka kegiatan.

Festival Tunas Bahasa Ibu Semarak HUT RI ke-81, Ruang bagi Pelajar se-Rote Ndao Unjuk Bakat dan Budaya

Sebulan Penuh Agustus 2026 Semarak HUT RI ke-81 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao dimeriahkan dengan pergelaran Festival Budaya Tunas Bahasa Ibu. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Agustus 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, Kamis (27/08/2026) di panggung utama Lapangan Christian Nehemia Dillak, Kota Ba’a.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan mengatakan, Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan bagian penting dalam upaya melestarikan bahasa dan budaya daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, tetapi juga sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa ibu serta menjaga agar generasi muda tidak melupakan jati diri dan budaya yang dimiliki masyarakat Rote Ndao

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Dewan Juri Festival Tunas Bahasa Ibu, Tokoh Agama dan Kepala Dinas Pendidikan Morids Bulan usai membuka kegiatan.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Dewan Juri Festival Tunas Bahasa Ibu, Tokoh Agama dan Kepala Dinas Pendidikan Morids Bulan usai membuka kegiatan.

Festival Tunas Bahasa Ibu menghadirkan lima jenis lomba, yakni Tuturan Adat, Cerpen, Stand Up Comedy, Kebalai, dan Pidato diikuti pelajar jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Rote Ndao.

Lomba Pidato jenjang SD dan SMP serta Stand Up Comedy jenjang SD berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao. Sementara lomba Tuturan Adat dan Kebalai dipusatkan di panggung utama Lapangan Christian N. Dillak.

Pada hari pertama, Lomba Tuturan Adat jenjang SD diikuti 33 peserta dan jenjang SMP sebanyak 18 peserta, sedangkan lomba Kebalai jenjang SD diikuti 16 peserta, sehingga total peserta pada hari pertama mencapai 67 peserta.

Para pelajar saat tampil dalam Festival Tunas Bahasa Ibu semarak HUT RI ke-81 tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Para pelajar saat tampil dalam Festival Tunas Bahasa Ibu semarak HUT RI ke-81 tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Pada hari kedua, Jumat (28/08/2026), kegiatan dilanjutkan dengan lomba Cerpen jenjang SD dan SMP serta Stand Up Comedy jenjang SMP di Rumah Jabatan Bupati, dan lomba Kebalai jenjang SD dan SMP di panggung utama.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.

Rote Splash Semarakkan HUT RI ke-81, Puluhan Pelajar dan Masyarakat Adu Kemampuan Renang

Klub Renang Oemau menggelar Lomba Renang Pelajar dan Umum bertajuk “ROTE SPLASH” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kamis (27/08) bertempat di Kolam Kanda Radja, Desa Sanggaoen .

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 60 peserta ini menjadi ajang untuk menyalurkan minat dan bakat olahraga renang sekaligus mendorong semangat sportivitas di kalangan pelajar maupun masyarakat umum di Kabupaten Rote Ndao. Perlombaan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta serta masyarakat yang hadir.

Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.
Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.

Kegiatan ROTE SPLASH secara resmi dibuka oleh Ibu Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta para pelatih yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga merupakan wadah penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet renang di daerah.

“Terima kasih banyak buat semua panitia, pelatih sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Ke depan perkuat kolaborasi antara komunitas renang dengan pemerintah sehingga dapat mencetak atlet yang unggul, mengharumkan keluarga dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao,” ujar Wakil Bupati. Ia berharap sinergi antara komunitas olahraga dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga pembinaan atlet dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mampu melahirkan perenang-perenang berprestasi yang dapat membawa nama baik Rote Ndao ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam perlombaan kategori putri, sejumlah peserta berhasil mencatatkan hasil terbaik. Pada kelompok SD, tiga besar ditempati oleh Lady Grace Adu, Gaby Adu, dan Raizel Octovianus. Sementara kategori SMP diraih oleh Misyelca Taek, Nadyne G. Sayd, dan Princes M. Sine. Untuk kategori SMA, posisi tiga besar ditempati oleh Yuleni A. Ukat, Vanessa E. Lonak, dan Michelle C. Sayd. Sedangkan kategori umum putri menempatkan Noni Yuliyanti Baicao sebagai peraih posisi pertama dan Shela Gresensilia Toelle di posisi berikutnya.

Foto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Kepala PD dan peserta Lomba Renang Rote Spalsh
Foto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Kepala PD dan peserta Lomba Renang Rote Spalsh

Pada kategori putra, kelompok SD menempatkan Sodi Taek, Andrea Natunepha, dan Jeysi B. M. Pahie sebagai tiga peserta dengan hasil terbaik. Untuk kategori SMP, tiga besar diraih oleh Redit O. Toelle, Estevano Balo, dan Dion Taek. Selanjutnya, kategori SMA menempatkan Marselo Taek, Dandy A. Toelle, dan Andre Ahin. Sementara pada kategori umum putra, tiga besar ditempati oleh Kevin M. Dethan, Roland G. Mahdau, dan Reynaldi Ndolu. Hasil tersebut menjadi bagian dari catatan prestasi para peserta dalam ajang ROTE SPLASH 2026.

Pelaksanaan ROTE SPLASH diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan semata, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga renang di Kabupaten Rote Ndao. Dengan dukungan komunitas, pelatih, pemerintah, orang tua, dan masyarakat, potensi para atlet muda diharapkan dapat terus dikembangkan. Semangat kompetisi, sportivitas, dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam ROTE SPLASH juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)

 

 

Mahasiswa KKN Undana bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.

KKN 112 Mahasiswa Undana Rampung, Bupati Rote Ndao Dorong Hasil Kajian Jadi Resource Perubahan

Sebanyak 112 mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 12 desa pada lima kecamatan di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan penarikan kembali mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao, Rabu (26/8/2026) dan dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Penjabat Sekretaris Daerah Daniel W. Nalle, S.Pt, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Undana yang dipimpin Dr. Alfred Dima, S.Pt., M.Si. Bupati Rote Ndao Paulus mengatakan, riset dan pelaksanaan KKN yang menghasilkan rekomendasi serta bersentuhan langsung dengan perangkat daerah akan ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Mahasiswa KKN Undana bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.
Mahasiswa KKN Undana bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.

“Yang kita lakukan adalah membuka diri dan membuka mindset kita, supaya kita mendapat insight yang baru dari siapa pun dan dengan cara apa pun agar kita bisa melakukan pelayanan publik secara maksimal. Hasil KKN menjadi resource atau sumber daya bagi kita untuk melakukan perubahan,” kata Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Karena itu ia menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika Undana yang telah hadir dan berbaur dengan masyarakat Rote Ndao, sekaligus berharap pengalaman selama melaksanakan KKN dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan masa depan dan membangun karier.

Pemkab Rote Ndao juga membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Acara penarikan kembali 112 Mahasiswa Undana setelah menyelesaikan KKN di 12 Desa Kabupaten Rote Ndao.
Acara penarikan kembali 112 Mahasiswa Undana setelah menyelesaikan KKN pada 12 Desa di Kabupaten Rote Ndao.

Sementara itu, Ketua Tim DPL KKN Undana, Alfred Dima, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Rote Ndao dan masyarakat yang telah menerima serta mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Ia mengatakan hasil KKN tidak berhenti pada kegiatan lapangan, tetapi akan terus dikembangkan menjadi rekomendasi untuk kegiatan berikutnya.

“Atas nama seluruh mahasiswa, rektor dan dosen, kami menyampaikan terima kasih karena telah menerima mahasiswa selama KKN dan memberikan kesempatan untuk berbaur dengan masyarakat serta berbagi pengalaman. Hasil KKN ini akan terus berlangsung dan menjadi rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya. Tahun depan, KKN mahasiswa akan dipadukan dengan kegiatan PKM dosen,” ujarnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

20260827_095750

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 berlangsung penuh sukacita dan makna, dengan melibatkan anak-anak dalam berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh anak-anak sebagai bentuk penghargaan terhadap peran, potensi, dan keberadaan anak sebagai bagian penting dalam kehidupan gereja dan masyarakat.

Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Dalam suasana ibadah yang penuh khidmat, rangkaian acara turut dimeriahkan dengan persembahan pujian dari anak-anak pendeta dan persembahan pujian oleh Ilov Ndun. Selain itu, ditampilkan drama refleksi yang menggambarkan berbagai dinamika kehidupan yang dialami anak-anak. Drama tersebut mengingatkan bahwa di tengah berbagai tantangan dan persoalan kehidupan, Tuhan senantiasa hadir, menyertai, dan memberikan kekuatan kepada setiap anak.

Setelah drama refleksi, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan agar setiap anak senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan. Doa bersama juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh keluarga, gereja, dan masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, penuh kasih, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.

Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Semarak perayaan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam kreativitas anak. Penampilan tersebut meliputi tarian dari Jemaat Imanuel Eahun Royim, fashion show, vocal group, dance, permainan sasando oleh Djitron Pah, tarian kreasi, serta tarian adat. Berbagai penampilan tersebut menunjukkan keberanian, bakat, kreativitas, dan semangat anak-anak dalam mengekspresikan diri sekaligus melestarikan seni dan budaya.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula Suara Gembala oleh Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur, S.Th., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak dari berbagai hal buruk yang dapat mengancam kehidupan dan masa depan mereka. Anak-anak harus mendapatkan rasa nyaman, perlindungan, kasih sayang, serta ruang yang memadai untuk bertumbuh dan berkembang secara utuh.

Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Melalui ibadah, doa, refleksi, dan pentas seni, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang sukacita bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat bagi keluarga, gereja, dan seluruh masyarakat bahwa menjaga anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, kreatif, serta memiliki masa depan yang baik. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka meninjau kesiapan pelayanan kepada masyarakat.

Wabup Rote Ndao Tinjau Kebersihan dan Kesiapan Pelayanan Perangkat Daerah

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan didampingi Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., melakukan penilaian kebersihan dan kesiapan teknis pelayanan sejumlah perangkat daerah, Rabu (26/8/2026). Penilaian dilakukan dengan mengunjungi sejumlah perangkat daerah untuk memastikan kebersihan lingkungan kerja serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan teknis pelayanan di Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan teknis pelayanan di Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh perangkat daerah memiliki lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan mendukung penyelenggaraan pelayanan publik secara optimal. Selain kebersihan, penilaian juga diarahkan untuk melihat kesiapan teknis pelayanan pada masing-masing perangkat daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam penilaian tersebut, Wabup bersama Pj. Sekda mengunjungi Dinas Pendidikan, Dinas Peternakan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka meninjau kesiapan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka meninjau kesiapan pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan dilakukan dengan meninjau kondisi kebersihan, kerapian lingkungan kantor, serta kesiapan teknis yang menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan masing-masing perangkat daerah.

Wabup Rote Ndao berharap seluruh perangkat daerah dapat mempertahankan dan meningkatkan kebersihan serta kerapian lingkungan kerja.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan pelayanan di Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Rote Ndao.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan pelayanan di Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan suasana pelayanan yang nyaman sekaligus mendukung perangkat daerah memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan responsif kepada masyarakat. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Bupati Rote Ndao Launching Benih Padi Inpari 32 Produksi Lokal

Bupati Rote Ndao melaunching benih padi sebar/label biru varietas Inpari 32 yang diproduksi di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan berlangsung di Arena Pameran Pembangunan UMKM dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Selasa (25/8).

 

Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar
Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar

Launching tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao serta perwakilan Produsen Benih Timor Tani Sejahtera. Produksi benih ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan produsen benih lokal.

Bupati menyampaikan, produksi gabah/beras petani Rote Ndao hingga Januari–Juli 2026 telah mengalami surplus. Bulog NTT/Rote Ndao telah menyerap 1.476 ton, meningkat dibandingkan sepanjang 2025 yang hanya mencapai 509 ton.

Program ini menjadi bagian dari Mbule Lima: Rote Ndao Bertani, untuk mendorong ketersediaan benih padi bermutu dan bersertifikasi yang diproduksi secara lokal. Langkah tersebut diharapkan memudahkan akses benih bagi petani sekaligus meningkatkan produktivitas dan produksi padi.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani
Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Sebagai tahap awal, penangkaran benih dilakukan di lahan seluas 4,3 hektare dan menghasilkan 19.470 kilogram benih padi. Benih tersebut akan dipasarkan kepada petani/kelompok tani dengan harga Rp13.000 per kilogram, sekaligus mendukung program bantuan benih padi nasional. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Rote Mengajar 2026 Resmi Ditutup, Haru dan Bahagia Warnai Malam Puncak

Rangkaian kegiatan Gerakan Rote Mengajar – Mai Fali E 2026 resmi berakhir dalam suasana haru dan bahagia. Malam puncak sekaligus penutupan kegiatan berlangsung di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, Selasa (25/08/2026).

Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar

Penutupan menjadi momen emosional bagi para relawan setelah menjalani rangkaian kegiatan berbagi inspirasi bersama anak-anak dan masyarakat Rote Ndao. Sebanyak 205 relawan, terdiri dari 133 relawan dari luar Rote Ndao dan 72 relawan dari dalam daerah, terlibat dalam gerakan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan bahwa Rote Mengajar bukan sekadar kegiatan mengajar, tetapi sebuah gerakan untuk menyalakan mimpi dan keberanian anak-anak Rote Ndao.

Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan
Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan

Melalui Kelas Inspirasi, para relawan hadir di 34 sekolahdan menjangkau sekitar 2.500 anak. Para relawan berbagi pengalaman tentang profesi, perjalanan hidup, keberhasilan, kegagalan, hingga berbagai pelajaran kehidupan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, sekolah, guru, Universitas Nusa Lontar, keluarga besar Rote di Kota Kupang, host family, panitia, komunitas, perangkat daerah, dunia usaha, para mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Salah seorang relawan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao serta panitia. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi selama mengikuti Rote Mengajar dan berharap semakin banyak orang mengenal Rote Ndao.

Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar terus mendukung mimpi dan cita-cita anak-anak, sehingga kelak semakin banyak generasi hebat dan pemimpin masa depan yang lahir dari Rote Ndao.

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026
Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Selain penutupan Rote Mengajar, malam puncak juga dirangkaikan dengan launching PERMATA (Program Generasi Emas Rote Ndao) sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia untuk mempersiapkan generasi muda daerah yang unggul dan berdaya saing.

Suasana malam semakin semarak dengan panggung hiburan yang menampilkan 27 pertunjukan dari berbagai sekolah dan sanggar seni di Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

Perayaan HAN ke-42 GMIT Rote Ndao Perkuat Komitmen Bersama Lindungi Anak dan Bangun Masa Depan Cerah

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao digelar di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026), dengan mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Kegiatan ini bertujuan mendorong kolaborasi keluarga, gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membentuk generasi Rote Ndao yang bertumbuh dalam iman, berkarakter, berdaya saing, serta memiliki masa depan yang gemilang.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Saneb Yohanis Blegur, S.Th., Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., jajaran Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Rote Ndao Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., serta para Kepala Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa anak merupakan investasi masa depan bagi Kabupaten Rote Ndao. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berkomitmen mewujudkan daerah yang ramah anak melalui penguatan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Komitmen tersebut, menurut Bupati, diwujudkan melalui berbagai upaya, antara lain peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan ketahanan keluarga, pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta pembangunan lingkungan yang aman dan inklusif bagi tumbuh kembang anak.

Bupati juga menekankan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).
Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

“Keluarga harus menjadi tempat pertama yang menghadirkan kasih dan keteladanan. Gereja harus menjadi ruang untuk membangun iman, karakter dan kepedulian. Masyarakat harus menjadi pelindung bagi anak,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Ia menyampaikan, kolaborasi antara keluarga, gereja, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi Rote Ndao yang tangguh dan berdaya saing. Kolaborasi tersebut juga perlu terus diperkuat untuk menekan angka stunting, meningkatkan literasi, serta membentuk karakter anak Rote Ndao yang berakhlak mulia.

Peringatan HAN ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao mengangkat subtema “Anak Disayang Tuhan, Bertumbuh dalam Iman, Berkarya dengan Kasih, Menatap Masa Depan dengan Gemilang.” Subtema ini menegaskan pentingnya pembentukan anak secara utuh, tidak hanya dari aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga dari sisi iman, karakter, kasih, dan kepedulian terhadap sesama.

Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).
Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Paulus Henuk juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Sinode GMIT yang telah menginisiasi kegiatan peringatan HAN. Menurutnya, keterlibatan gereja dalam upaya perlindungan dan pembangunan anak merupakan bagian penting dari gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Peringatan HAN ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan aksi bersama dalam memastikan setiap anak memperoleh kasih, perlindungan, pendidikan, kesehatan, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan sinergi yang terus terjaga antara pemerintah, gereja, keluarga, dan masyarakat, anak-anak Rote Ndao diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, sehat, cerdas, kreatif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan. *(PPID Utama_Rote Ndao)