Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Tahun (HUT) ke-25 Persekutuan Doa Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Selasa (13/10/2026). Penyambutan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah sekaligus upaya mempererat hubungan kekeluargaan da memperkuat peran persekutuan doa dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026
Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta Persekutuan Doa GMIT atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Rote Ndao untuk menjadi tuan rumah perayaan HUT ke-25 tahun 2026. Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir dan berharap kehadiran mereka membawa semangat kebersamaan serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati perjalanan organisasi, tetapi juga mengingatkan pentingnya persekutuan doa dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Suasana penyambutan Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026
Suasana penyambutan Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, serta meningkatkan kontribusi Persekutuan Doa GMIT dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, persekutuan doa memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam membina karakter masyarakat yang berlandaskan nilai moral dan keagamaan.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan, memelihara kedamaian, serta menjadi teladan dalam membangun sikap toleransi antarumat beragama, baik di Kabupaten Rote Ndao maupun di Provinsi Nusa Tenggara Timur secara

Foto bersama usai penerimaan peserta HUT PD GMIT ke-25
Foto bersama usai penerimaan peserta HUT PD GMIT ke-25

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, lanjutnya, senantiasa mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual masyarakat. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun masyarakat yang berkarakter, rukun, dan saling menghormati dalam keberagaman.

Melalui penyambutan ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT dengan baik serta membawa pulang pengalaman dan semangat kebersamaan yang semakin mempererat hubungan persaudaraan antarsesama. *(PPID Utama_Rote Ndao)

IMG_2391

Bupati Paulus Henuk Resmi Tutup NasDem Cup I 2026, Dorong Pembinaan Bibit Muda Sepak Bola Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola NasDem Cup I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Senin (13/10/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati HUT ke-15 Partai NasDem ini telah berlangsung sejak 21 September 2026 dan diikuti oleh 20 tim sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Penutupan Nasdem Cup 2026.
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Penutupan Nasdem Cup 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao dan seluruh panitia yang telah menginisiasi serta menyelenggarakan turnamen tersebut. Atas nama KONI Kabupaten Rote Ndao, ia menilai NasDem Cup bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun persatuan, dan mengembangkan bakat generasi muda di bidang olahraga.

Bupati menegaskan bahwa berakhirnya turnamen bukan berarti berakhir pula semangat untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, sementara kekalahan bukanlah akhir dari segalanya.

Kepada tim yang berhasil meraih juara, Bupati berpesan agar kemenangan dijadikan motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Sementara bagi tim yang belum berhasil, hasil pertandingan hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Bupati Rote Ndao bersama juara Nasdem Cup 2026.
Bupati Rote Ndao bersama juara Nasdem Cup 2026.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen, mulai dari wasit, aparat keamanan, tenaga kesehatan, sponsor, pemain, pelatih, ofisial, suporter hingga insan pers.

Ia berharap Turnamen NasDem Cup dapat terus diselenggarakan secara konsisten setiap tahun sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama Kabupaten Rote Ndao, termasuk dalam menghadapi seleksi dan kompetisi El Tari Cup.

“Jadikan olahraga sebagai jalan membentuk karakter, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Jadilah generasi yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga mampu membawa nama baik keluarga dan Kabupaten Rote Ndao,” pesannya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Paulus Henuk secara resmi menyatakan Turnamen Sepak Bola NasDem Cup I Tahun 2026 ditutup. Ia berharap semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan yang telah terbangun selama turnamen dapat terus dipelihara demi kemajuan olahraga di Kabupaten Rote Ndao.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao turut memberikan penghargaan pada tim yang mendapatkan juara
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao turut memberikan penghargaan pada tim yang mendapatkan juara

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao yang juga Ketua DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua Askab PSSI Rote Ndao, Asisten II, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta para pecinta sepak bola di Kabupaten Rote Ndao.

Penutupan NasDem Cup I 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus mendorong perkembangan sepak bola daerah, memperkuat persatuan masyarakat, serta melahirkan atlet-atlet muda potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama kelompok tani penerima bantuan alat irigasi perpompaan.

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian kepada 40 Kelompok Tani

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan pemerintah secara tepat sasaran dan bertanggung jawab untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat penyerahan bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada 40 kelompok tani penerima manfaat di Kabupaten Rote Ndao tahun 2026, Selasa (13/10) bertempat di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao. Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Asisten II, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian kepada 40 Kelompok Tani
Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian kepada 40 Kelompok Tani

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Bupati juga mengingatkan bahwa pemanfaatan irigasi perpompaan perlu didukung dengan perencanaan yang matang, termasuk memperhatikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengoperasikan pompa air agar bantuan tersebut dapat berfungsi secara berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh kelompok tani untuk membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah dan dinas teknis. Menurutnya, petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Bapak dan Mama adalah pahlawan di sektor pertanian. Tanpa petani, bangsa ini akan menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu, kita harus bekerja sama untuk memajukan pertanian,” ungkapnya.

Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan alat irigasi perpompaan pada 40 kelompok tani
Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan alat irigasi perpompaan pada 40 kelompok tani

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao dalam laporannya menjelaskan bahwa bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian bertujuan membantu petani mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya air yang tersedia.

Program ini diarahkan untuk mendekatkan sumber air ke lahan pertanian, meningkatkan indeks pertanaman, serta mengoptimalkan luas lahan yang dapat diusahakan. Dengan dukungan irigasi yang memadai, lahan yang sebelumnya hanya ditanami atau dipanen satu kali dalam setahun diharapkan dapat ditingkatkan menjadi dua kali panen atau lebih, sesuai kondisi dan potensi lahan.

Ia menjelaskan, bantuan bagi 40 kelompok tani tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperjuangkan dukungan bagi sektor pertanian, yang kemudian dikawal oleh Dinas Pertanian hingga dapat direalisasikan.

Setiap kelompok tani memperoleh bantuan sebesar Rp150 juta sesuai dengan rencana usaha kelompok. Pencairan dana dilakukan dalam dua tahap, yakni 70 persen pada tahap pertama dan 30 persen pada tahap kedua.

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama kelompok tani penerima bantuan alat irigasi perpompaan.
Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama kelompok tani penerima bantuan alat irigasi perpompaan.

Dinas Pertanian akan mengawal penggunaan dana agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rekomendasi pencairan tahap kedua diberikan setelah penggunaan dana tahap pertama dinyatakan sesuai dengan peruntukannya.

Melalui bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap produktivitas pertanian semakin meningkat, pemanfaatan lahan menjadi lebih optimal, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao saat mendengarkan aspirasi langsung pengusaha pada audiensi untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Bupati Rote Ndao Audiensi dengan Pengusaha Ekspedisi, Bahas Dampak Kebijakan ODOL

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan audiensi bersama para pelaku usaha ekspedisi di Kabupaten Rote Ndao untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), Senin (12/10/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP), Kantor Bupati Rote Ndao.

Dalam audiensi tersebut, Bupati mendengarkan secara langsung aspirasi dan berbagai kendala yang dihadapi para pelaku usaha, khususnya terkait dampak kebijakan ODOL terhadap kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan audiensi bersama para pelaku usaha ekspedisi di Kabupaten Rote Ndao untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), Senin (12/10/2026).
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan audiensi bersama para pelaku usaha ekspedisi di Kabupaten Rote Ndao untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), Senin (12/10/2026).

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan keselamatan transportasi dan keamanan berkendara. Namun, penerapan kebijakan tersebut juga perlu mempertimbangkan kondisi geografis Rote Ndao sebagai daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut dan angkutan barang.

“Keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Namun, di sisi lain, kita juga perlu mengkaji dampak penerapan kebijakan tersebut terhadap keberlangsungan usaha dan biaya distribusi barang, termasuk keterkaitan antara tarif tiket penyeberangan dan biaya angkutan yang ditanggung oleh para pengusaha ekspedisi,” ungkap Bupati.

Menurutnya, kelancaran transportasi dan distribusi barang merupakan faktor penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, diperlukan pembahasan dan koordinasi lintas sektor agar penerapan kebijakan keselamatan transportasi tetap memperhatikan kebutuhan daerah kepulauan, keberlangsungan usaha, serta keterjangkauan biaya logistik.

Bupati Rote Ndao saat mendengarkan aspirasi langsung pengusaha pada audiensi untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)
Bupati Rote Ndao saat mendengarkan aspirasi langsung pengusaha pada audiensi untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Kepala Balai, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pihak PT ASDP Indonesia Ferry untuk membicarakan persoalan tersebut. Selanjutnya, Bupati juga akan bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur guna mendiskusikan persoalan ini dan mencari solusi bersama.

Kebijakan ODOL sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menertibkan kendaraan angkutan barang yang melebihi ketentuan dimensi dan muatan. Pemerintah pusat terus mendorong penerapan kebijakan Zero ODOL 2027, dengan penguatan pengawasan dan penegakan aturan demi meningkatkan keselamatan lalu lintas, melindungi infrastruktur jalan, serta menciptakan sistem angkutan barang yang lebih tertib.

Foto bersama Bupati Rote Ndao bersama pengusaha usai audiensi membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)
Foto bersama Bupati Rote Ndao bersama pengusaha usai audiensi membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan para pelaku usaha untuk menemukan solusi yang mengutamakan keselamatan, sekaligus mempertimbangkan karakteristik wilayah kepulauan, keberlangsungan usaha ekspedisi, dan kelancaran pasokan kebutuhan masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin parade HUS Kuda.

Pemkab Rote Ndao Perkuat Pelestarian Budaya lewat Festival Hus Kuda

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat pelestarian budaya lewat Festival HUS Kuda salah satunya pada Festival Hus Kuda Opa Anderias Boik bersama Komunitas Kuda Hus di Desa Lekunik, yang digelar sabtu (10/10/2026) di Lapangan Modomodok Desa Lekunik Kecamatan Lobalain. Kegiatan yang dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Pj. Sekda Daniel W. Nalle, S.Pt, jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, pemuda, serta ratusan pengunjung itu menghadirkan perlombaan kuda lari tel, yakni kuda yang dinilai memiliki kecepatan sekaligus keindahan dalam berlari.

Penylenggaraan Hus dimaknai bukan sekadar festival, melainkan simbol kebanggaan, identitas etnis dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin parade HUS Kuda.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin parade Hus Kuda.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Festival Hus menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Rote Ndao tidak pernah melupakan budayanya dan terus menghidupkannya dengan semangat kebanggaan, kebersamaan dan persatuan.

“ Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya. Menurutnya, Festival Hus juga menjadi ruang ekspresi budaya, kreativitas, dan promosi budaya serta sejalan dengan Sembilan Agenda Prioritas Mbule Sio, khususnya peningkatan ekonomi berkelanjutan serta penguatan kohesi sosial dan harmoni Masyarakat serta promosi wisata dan budaya daerah.

Paulus mengajak generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan meneruskan tradisi Hus sebagai bagian dari jati diri masyarakat Rote Ndao. “Adat dan budaya adalah kekuatan dan masa depan yang harus dikembangkan,” katanya. Ia juga mengajak seluruh penunggang kuda menjunjung sportivitas serta masyarakat menjaga keamanan, persatuan, dan kebersamaan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle dan unsur Forkompimda bersama para Pemenang HUS.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle dan unsur Forkompimda bersama para Pemenang Hus.

Dalam perlombaan tersebut, Kuda Bukan Sinetron milik Mikha Manu meraih juara pertama, disusul Kuda Sadi Tebe milik Mikha Manu, Kuda Anak Tegal milik Bilem Henuk, Kuda Mesafeo milik Yohanis Sanda, dan Kuda Tara Sero milik Adrianus Mboro.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

jjj

Pemkab Rote Ndao Gelar Ibadah ASN Kristen 2026, Perkuat Iman dan Integritas dalam Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen Protestan dan Katolik lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Jumat (9/10/2026) pagi, bertempat di Gedung Auditorium Ti’i Langga.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh ASN Kristen di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk memperkuat iman, membangun karakter yang berintegritas, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Ibadah ini juga bertujuan membangun kehidupan rohani ASN agar senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap pekerjaan, menumbuhkan sikap rendah hati, mempererat kebersamaan dan persaudaraan antar sesama ASN, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, tulus, disiplin, dan bertanggung jawab.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Daniel W. Nalle, S.Pt., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Anthonius F. Banepa, S.E., Asisten Administrasi Umum, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Bupati, Paulus Henuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim pelayanan rohani, baik dari Rote maupun dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Jireh Cibubur, Jakarta Timur, yang telah mengambil bagian dalam pelayanan ibadah bagi ASN Kristen di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati menegaskan bahwa pelayanan rohani seperti ini merupakan bekal penting bagi ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga perlu memiliki landasan iman, karakter yang baik, serta sikap rendah hati dalam melaksanakan setiap tanggung jawab.

Beliau mengajak seluruh ASN untuk tetap rendah hati, senantiasa hidup dalam rancangan Tuhan, dan menyadari bahwa setiap kesempatan untuk mengabdi merupakan anugerah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ibadah ASN Kristen Tahun 2026 ini menghadirkan Christof Ambesa, S.H., S.Th., Gembala Sidang GPdI El Jireh Cibubur, Jakarta Timur, sebagai pengkhotbah. Pelayanan musik dibawakan oleh Revalino Hehalu, dengan Samuel Manafe sebagai pemimpin pujian. Suasana ibadah turut dimeriahkan dengan persembahan pujian dari vocal group Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta vocal group para kepala perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao.

Dalam renungan firman Tuhan, disampaikan bahwa rancangan Tuhan sempurna dan jauh melampaui rancangan manusia. Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Pesan tersebut mengingatkan seluruh ASN bahwa keberhasilan dalam kehidupan maupun pekerjaan bukan semata-mata hasil kemampuan manusia, melainkan juga anugerah Tuhan yang patut disyukuri. Karena itu, setiap ASN diajak untuk terus belajar merendahkan diri, menjaga kedekatan dengan Tuhan, serta menjalankan tugas dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab.

Bupati bersama kepala Perangkat Daerah mengisi pujian pada Ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen Protestan dan Katolik lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026
Bupati bersama kepala Perangkat Daerah mengisi pujian pada Ibadah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen Protestan dan Katolik lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026

Melalui kegiatan ibadah ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap seluruh ASN Kristen semakin bertumbuh dalam iman, memiliki semangat pengabdian yang kuat, serta mampu menjadi aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Dengan demikian, ibadah ASN tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Rote Ndao. *(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Benih Optimasi Lahan ke 52 Kelompok Tani

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao dengan tujuan untuk meningkatkan optimalisasi potensi lahan dan air guna mendukung sistem irigasi dan meningkatkan indeks pertanaman satu kali menjadi dua kali atau tiga kali peningkatan produksi. Pelaksanaan kegiatan ini Jumat (09/10) pagi bertempat di Balai Penyuluhan dan Pelatihan (BPP) Holoama, Kecamatan Lobalain.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao

Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk didampingi  Kepala Dinas Pertanian, Nixon Molelanik Balukh, S.P, M.Si , penyuluh pertanian, petani/ kelompok penerima bantuan dan sejumlah undangan.

Bupati Rote Ndao dalam sambutanya menyampaikan kegiatan penyerahan Bantuan benih padi optimasi lahan di Kabupaten Rote Ndao tahun 2026 merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pertanian Republik Indonesia berupa bantuan langsung kepada para kelompok tani untuk meningkatkan optimalisasi potensi lahan dan air.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani di Kab. Rote Ndao
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan Optimasi lahan (Oplah) ke lima puluh dua kelompok tani di Kab. Rote Ndao

Sehingga dengan adanya bantuan benih padi varietas Ciherang yang diberikan kepada para kelompok tani yang tersebar di dua puluh delapan desa dari delapan kecamatan di kabupaten Rote Ndao untuk dimanfaatkan pada luas lahan 896 (delapan ratus sembilan puluh enam) hektare dengan alokasi jumlah benih padi sebanyak 22.400 kilogram. diharapkan para petani atau kelompok tani dapat menggunakan benih ini untuk kebutuhan musim tanam ketiga yang mulai jatuh pada periode bulan September sampai dengan Desember ini.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026),

DPRD Rote Ndao Tutup Sidang III Tahun 2026, Bupati Sampaikan Apresiasi atas Sinergi Pemerintah dan DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026), bertempat di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Rote Ndao. Sebelum penutupan, DPRD terlebih dahulu melaksanakan agenda penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2026 dan tiga Rancangan Peraturan Daerah lainnya.

Sidang III Tahun 2026 tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 900/133/BKUD5/2026 tanggal 25 September 2026 tentang Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan Peraturan Bupati Rote Ndao tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Selain itu, pelaksanaan sidang juga menindaklanjuti Surat Gubernur NTT Nomor BU.100.3.2/75/HK/2026 tanggal 22 September 2026 tentang Hasil Fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026),
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Rabu (7/10/2026),

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan DPRD Kabupaten Rote Ndao menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta kerja sama Bupati Rote Ndao, jajaran pemerintah daerah, dan seluruh anggota DPRD selama proses pembahasan berlangsung. DPRD berharap pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dapat terus dilakukan melalui proses pembahasan yang panjang, serius, dan penuh dinamika demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan Kabupaten Rote Ndao.

Dalam rangkaian persidangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama DPRD melakukan pembahasan dan penyempurnaan terhadap berbagai rancangan regulasi daerah sebagai bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pembahasan berlangsung dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif guna memastikan berbagai kebijakan yang ditetapkan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebutuhan pembangunan daerah.

Pada saat Penutupan Sidang III Tahun 2026, Bupati Rote Ndao dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao. Bupati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan melalui proses pembahasan yang panjang, serius dan penuh dinamika.

Suasana Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.
Suasana Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Bupati juga menyampaikan bahwa seluruh proses yang telah dilalui merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Menurutnya, kebersamaan, kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan hal penting dalam menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pembangunan daerah.

Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 dilaksanakan pada pukul 13.00 WITA hingga selesai. Dengan berakhirnya sidang ini, Bupati menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan dan sinergi antara eksekutif dan legislatif terus dipertahankan dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua Komisi Informasi Germanus Atawuwur dan peserta Sosilisasi KIP.

Bupati Rote Ndao Dorong Transparansi Informasi Pada Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan pentingnya pemahaman dan penerapan keterbukaan informasi publik oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Hal tersebut disampaikan Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Pelaksanaan Standar Layanan Informasi Publik serta Pendampingan Pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), Rabu (7/10/2026), bertempat di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao.

Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua Komisi Informasi Germanus Atawuwur dan peserta Sosilisasi KIP.
Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua Komisi Informasi Germanus Atawuwur dan peserta Sosilisasi KIP.

Bupati Paulus mengatakan, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik harus benar-benar dipahami oleh seluruh pejabat dan jajaran perangkat daerah. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Standar layanan informasi publik dan SAQ ini merupakan dua hal yang berdampingan. Aturannya harus kita pahami, kemudian kita lihat bagaimana pelaksanaannya dan bagaimana rapor kita melalui SAQ,” ujar Paulus.

Ia menekankan agar setiap perangkat daerah memastikan ketersediaan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan keterbukaan informasi publik. Hal tersebut antara lain informasi mengenai program dan kegiatan, anggaran seperti APBD, serta informasi yang tersedia melalui website dan media informasi resmi pemerintah.

Bupati mengibaratkan penyelenggaraan pemerintahan harus seperti akuarium, sehingga proses pemerintahan dapat dilihat secara terbuka oleh masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kerja kita seperti akuarium. Tidak boleh lagi ada yang ditutup-tutupi. Semakin transparan, semakin jelas apa yang kita kerjakan dan apa yang menjadi rencana kita,” katanya.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuyk menyampaikan sambutan membuka kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuyk menyampaikan sambutan membuka kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.

Bupati juga meminta agar masyarakat yang membutuhkan informasi publik dilayani dengan baik dan ramah oleh setiap perangkat daerah.

“Ketika masyarakat meminta informasi publik, layani dengan baik, dengan ramah. Jangan mempersulit masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi NTT Germanus Attawuwur mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan pemerintah daerah terhadap Komisi Informasi Provinsi NTT.

Germanus menjelaskan bahwa hak untuk memperoleh informasi merupakan hak setiap warga negara. Komisi Informasi Pusat juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Hak untuk mendapatkan informasi adalah hak asasi manusia. Hak untuk tahu adalah hak masyarakat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pengelolaan informasi di setiap perangkat daerah perlu terkoordinasi dengan PPID Utama, sehingga informasi yang dihasilkan oleh perangkat daerah dapat dikelola, didokumentasikan, dan disampaikan sesuai standar layanan informasi publik.

Peserta Sosialisasi dan Monitoring Keterbuklaan Informasi Publik Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Rote Ndao.
Peserta kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbuklaan Informasi Publik Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Rote Ndao.

Dalam kesempatan tersebut, Germanus juga menjelaskan secara garis besar mengenaiSelf Assessment Questionnaire (SAQ) sebagai instrumen penilaian mandiri dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. SAQ digunakan untuk melihat sejauh mana badan publik memenuhi standar dan indikator keterbukaan informasi. Dalam pelaksanaannya, pengisian perlu didukung informasi serta dokumen/bukti yang dapat diverifikasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao didorong untuk tidak hanya memenuhi aspek administratif dalam pengisian SAQ, tetapi juga memastikan keterbukaan informasi benar-benar diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Keterbukaan informasi publik diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja seluruh perangkat daerah sehingga penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Rote Ndao semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berfoto bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid usai audiensi terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Pemkab Rote Ndao Bahas Pengembangan Program NuFRN Bersama ARUNGI

Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membahas keberlanjutan dan pengembangan Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN) dalam audiensi persiapan fase awal program di Kabupaten Rote Ndao. Audiensi tersebut bertujuan memperoleh masukan pemerintah daerah serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan program yang berfokus pada ketahanan pangan, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim.

Suasana audiensi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid membahas persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Suasana audiensi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid membahas persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., Plt. Sekretaris Daerah Daniel W. Nalle, S.Pt., Staf Ahli Bupati Jermi M. Haning, Ph.D., Kepala Perangkat Daerah, Executive Director ARUNGI Indonesia Endah Setyaningsih, Head of Programs Surfaid Ross Corbett, Design Team Chris Anderson, Design Team Jan Verhagen, Design Team Ani Kartikasari, Inception Coordinator Dita Kumala Ratri, Program Manager ARUNGI Agung Lenggono, NSAC ARUNGI Anggela S., MERL Officer ARUNGI Mukarramah, WASH Officer ARUNGI Mellany G. A. Mafefa, dan Agriculture Specialist ARUNGI Moh. Suaedy.

Program NuFRN merupakan kelanjutan dan pengembangan dari Program ARUNGI yang mengintegrasikan aspek pertanian, gizi, kesehatan, serta adaptasi perubahan iklim. Program ini diarahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan, capaian gizi, dan penghidupan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya bagi perempuan dan anak usia dini di wilayah masyarakat sasaran yang berada di daerah terpencil Kabupaten Rote Ndao.

Melalui Program Nusa Tani dengan pendekatan NuFRN, pengembangan program direncanakan menjangkau 47 desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Loaholu, Rote Barat, Rote Barat Daya, dan Rote Barat Laut. Program yang direncanakan berlangsung selama periode 2026–2030 tersebut menyasar 10.674 petani dan 2.452 keluarga.

Bupati Rote Ndao menyampaikan arahan dalam audiensi bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Bupati Rote Ndao menyampaikan arahan dalam audiensi bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Program diarahkan untuk meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan, mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan hasil pertanian. Pemahaman mengenai tujuan, mekanisme, dan pelaksanaan program nantinya akan disampaikan kepada masyarakat dan petani di wilayah sasaran.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., meminta agar konsep program dipelajari secara serius sehingga dapat mendukung pengembangan sektor pertanian yang berbasis riset. Bupati juga mengarahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk menyiapkan aparatur desa yang dapat mendukung pengelolaan program agar pelaksanaannya berjalan lebih terarah.

Untuk memperkuat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan membentuk tim koordinasi yang terlibat dalam pelaksanaan program bersama ARUNGI. Tim tersebut diharapkan dapat mempelajari pendekatan dan mekanisme pelaksanaan NuFRN sehingga ke depan dapat diadopsi dan dikembangkan dalam program pemerintah daerah.

Perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) menyampaikan pemaparan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) menyampaikan pemaparan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Pembahasan juga mencakup berbagai permasalahan yang dihadapi petani di Kabupaten Rote Ndao, terutama berkaitan dengan kondisi tanah dan ketersediaan air di sejumlah wilayah kecamatan. Untuk memperoleh gambaran teknis yang lebih lengkap, Tim ARUNGI akan melakukan kunjungan lapangan guna meninjau kondisi wilayah dan potensi pertanian secara langsung.

Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diminta menyediakan data potensi pertanian, khususnya wilayah yang memiliki ketersediaan air memadai, termasuk peta sumber air sebagai informasi awal bagi Tim ARUNGI dalam menyusun pengembangan program.

Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha serta kelembagaan ekonomi desa. Menurutnya, dukungan pendanaan perlu diikuti dengan kemampuan pengelolaan yang memadai agar sumber daya yang tersedia dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

Bupati Rote Ndao bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berfoto bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid usai audiensi terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).
Bupati Rote Ndao bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berfoto bersama perwakilan Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid usai audiensi terkait persiapan fase awal (Inception Phase) Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN).

Selain peningkatan produksi, pengembangan akses pasar menjadi bagian penting agar hasil pertanian masyarakat dapat terserap dengan baik. Dalam konteks tersebut, keberadaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat menjadi bagian dari jaringan pemasaran hasil pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani.

Penguatan kapasitas masyarakat dan organisasi desa juga dapat dilakukan melalui pelatihan yang difasilitasi pemerintah daerah. Pendamping desa dan penyuluh pertanian diharapkan turut terlibat dalam proses pembelajaran serta meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga mampu mendukung keberlanjutan program di wilayah sasaran. *(PPID Utama_Rote Ndao)