Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Mangrove Baadale, Kecamatan Lobalain, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Ir. Koswara beserta jajaran, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH serta unsur Forkopimda sebagai bentuk kolaborasi menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengatakan keberadaan mangrove sangat penting bagi kelestarian lingkungan, khususnya dalam melindungi wilayah pesisir dari berbagai ancaman bencana. Karena itu, ia meminta masyarakat turut menjaga dan melestarikan mangrove yang telah ditanam serta mendorong penanaman di lokasi-lokasi pesisir lainnya. “Jangan ditebang, jangan juga dirusak tapi dipelihara, dijaga dengan baik supaya manfaat dari mangrove ini bisa kita nikmati secara maksimal,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati Paulus Henuk, Pemkab Rote Ndao bersama KKP sebelumnya telah membahas rencana penanaman Mangrove hingga 200 hektar di berbagai kawasan pantai di Rote Ndao.
Selain berfungsi menjaga kawasan pesisir, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut seperti ikan dan kepiting yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada KKP atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan program lingkungan di Kabuoaten Rote Ndao.

Sementara itu, Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP Koswara mengatakan aksi penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, sekaligus wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
“Kita bersyukur sudah dua kali kita menanam mangrove sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan, dan akan terus dilakukan pada lokasi lainnya,” katanya.
Ia mengapresiasi komitmen Bupati Rote Ndao dalam pembangunan daerah dan seluruh masyarakat yang selama ini mendukung pelaksanaan berbagai program KKP, termasuk pengembangan komoditas kelautan dan perikanan di Kabupaten Rote Ndao.*(PPIT Ugama_Dkisp Rote Ndao)

