Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Nixon Molelanik Balukh, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kepala Bidang Hortikultura ,Kepala Bidang Perkebunan, Pengawas Benih Tanaman(PBT), Penyuluh Pertanian, melakukan panen raya produksi perdana benih sorgum bersama kelompok tani Sumber Harapan, di lahan Pertanian Oma Polin, Desa Tungganamo dan kelompok tani Dalesue, di lahan pertanian Haebupu, Desa Lekona, Kecamatan Pantai Baru, Kamis (22/10) siang.Wakil Bupati Rote Ndao Panen Raya Sorgum 2 Hektare di Pantai Baru.

Wakil Bupati, Apremoi Dudelusy Dethan dalam kesempatan ini menyampaikan kegiatan panen raya perdana benih sorgum jenis varietas bioguma 3 agritaa merupakan kolaborasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Diaspora Rote Ndao, Kadin Rote Ndao untuk memperkuat dan mendorong sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah karena komoditi sorgum memiliki potensi besar untuk menjawab alternatif kebutuhan pangan selain padi dan meningkatkan ekonomi masyarakat
Saat ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengajak masyarakat untuk melirik pelestarian warisan leluhur untuk menanam benih sorgum. oleh karena itu, permintaan target lahan tanam benih sorgum sebagai komoditi unggulan ini harus di perluas karena hasil panen dari sorgum ini mempunyai pasar sangat jelas sehingga ini merupakan salah satu motivasi tersendiri bagi para petani yang melirik budidaya sorgum.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao, Nixon Molelanik Balukh, menjelaskan bahwa kegiatan panen raya benih sorgum saat ini adalah untuk pengadaan pembibitan yang kemudian di kembangkan lagi untuk menjawab budidaya sorgum yang sudah tercatat dalam proses persiapan lahan dengan luas 150 (seratus lima puluh) hektare dengan wilayah tersebar di beberapa kecamatan di kabupaten Rote Ndao kecuali Kecamatan Ndao Nuse, dan Rote Tengah di musim tanam bulan Desember tahun 2026 ini.
Pengembangan komoditas sorgum ini lebih unggul dari komunitas pangan lainnya karena sekali tanam di panen dalam 120 hari dan selanjutnya hanya di lakukan ratun atau pemangkasan atau pemotongan batang sorgum untuk pemeliharaan batang dan bisa di panen kembali sebanyak empat kali dalam 75 hari. Lebih lanjut, dijelaskannya, untuk hasil panen calon benih sorgum di beli oleh produsen sorgum dengan harga Rp.8000 per kilogram calon benih sorgum. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

