IMG_5333

Malam ke-28 Semarak HUT Rote Ndao: Dari Peluncuran E-Retribusi Pelayanan Kebersihan hingga Lomba Cerita Rakyat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan program E-Retribusi Pelayanan Kebersihan dalam rangkaian malam ke-28 panggung hiburan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan ini juga diramaikan dengan Lomba Bertutur Cerita Rakyat yang melibatkan siswa Sekolah Dasar se-Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Peluncuran E-Retribusi Pelayanan Kebersihan ini juga sejalan dengan apa yang diminta oleh Presiden RI agar setiap daerah serius dalam menangani sampah. Menurutnya Presiden memberikan perhatian khusus dalam penanganan sampah di setiap daerah di Indonesia.

Bupati Paulus Henuk saat melaunching E-Retribusi Pelayanan Kebersihan

Dengan tagar “Rote Ndao Peduli Sampah”, program E-Retribusi menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar retribusi kebersihan. Warga kini cukup memindai kode QR tanpa perlu mengantre di loket pembayaran. Beragam metode pembayaran disediakan, dan bukti transaksi dapat langsung diterima oleh pengguna secara digital.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari program “Mbule Sio (9 Agenda Perubahan)” sebagai wujud kemajuan daerah. Ia berharap kemudahan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan . “Melalui program ini, kami mengajak masyarakat untuk Scan, Bayar, Lingkungan Bersih!,” tegasnya. Sebagai informasi bahwa program ini dikelola langsung oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkunga Hidup Kabupaten Rote Ndao.

Selain peluncuran program digital tersebut, suasana malam perayaan semakin semarak dengan digelarnya Lomba Bertutur Cerita Rakyat. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao.

Setiap peserta diberikan waktu selama 15 menit untuk menampilkan kemampuan bertutur mereka. Para siswa tampak antusias dan berusaha memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk kebanggaan terhadap sekolah masing-masing.

Penampilan Salah Satu Kontestan dalam Lomba Bertutur Cerita Rakyat

Adapun sekolah yang berpartisipasi antara lain SD Longgo Koli dengan peserta Mathini Tassy, Melvin Modok, dan Marder J. Tassi; Eagle School dengan Rosela A. Nappoe, Putri Cantika Esse, Melan M. Lassy, Melani M. Daan, Maresya Berun, Ezra Julian Louwen, dan Aditia M. Laifoy; SDI Holotula dengan Lisista A. Ndolu, Achana A. Solo, Reva Q. O. Lane, Eiren Y. Baineo, dan Brayen Henuk; serta SDN Olafuliha’a dengan Fizzye A.S. Son dan Firstanza A. B. Penna.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai cerita rakyat daerah sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. Lomba ini juga menjadi wadah positif untuk menumbuhkan bakat serta kreativitas anak-anak di bidang seni bertutur.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menggabungkan inovasi pelayanan publik dengan pelestarian budaya lokal, guna mewujudkan masyarakat yang maju, peduli lingkungan, dan berkarakter. (PPID Utama_ DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-28 at 15.55.06 (1)

Bupati Rote Ndao Lantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk resmi melantik 9 pejabat pimpinan tinggi bertempat di Aula Lantai 1 kantor Bupati Rote Ndao, Senin (28/04). Dalam pelantikan tersebut Bupati menekankan integritas dan Profesionalisme ASN pada pejabat yang baru dilantik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kab. Rote Ndao

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao mengatakan bahwa pelantikan ini telah melalui proses seleksi terbuka yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Proses tersebut juga telah mendapatkan persetujuan serta rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam surat resmi tertanggal 8 Januari 2026 dan 23 April 2026 terkait hasil evaluasi kinerja dan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk meminta agar para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara optimal dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh semangat, profesionalisme, dan tanggung jawab.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas. Apabila terdapat kendala atau permasalahan di lapangan, para pejabat diminta segera melaporkan kepada atasan guna memperoleh solusi yang tepat dan cepat.

Lebih lanjut, isu integritas menjadi sorotan utama dalam sambutan tersebut. Para pejabat diingatkan untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ditegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran tersebut, dan setiap individu yang terbukti melakukan penyimpangan akan dikenakan sanksi tegas, baik secara administratif maupun hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kab. Rote Ndao

“Jabatan ini adalah amanah, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau kelompok. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan. Kepercayaan yang diberikan dapat dicabut kapan saja apabila disalahgunakan,” tegasnya.

Di akhir sambutan, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Diharapkan mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas serta senantiasa mendapat bimbingan dan hikmat dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat.

Berikut nama-nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang resmi dilantik:
1.Petson Soleman Hangge,S.Sos sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Setda Kabupaten Rote Ndao
2. Ronald Hendrik Taulo,S.STP sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Rote Ndao
3. Sonny Maxi Jimmy Saban.ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao
4. Anthonety Arlenny Lapudooh, S Sos sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten RoteNdao
5. Jemi Oktovianus Adu, SH sebagai Kepala Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Rote Ndao
6. Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao
7. Olafulihaa Mariana Adriana Tadde, S.Kom sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kab. Rote Ndao
8. Maraden Ayapi Patola, ST, M.Sc sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kab. Rote Ndao
9. Albeniates Junus Paulus, S.STP, M.Si sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kab. Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

18 Siswa/i SD Tampil di Lomba Bertutur Cerita Rakyat Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao ke-24 Tahun 2026.

18 Siswa/i SD Tampil Bertutur Cerita Rakyat di Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 terus berlangsung meriah. Memasuki malam ke-27, rangkaian kegiatan diisi dengan Lomba Bertutur Cerita Rakyat yang melibatkan siswa/siswi tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Rote Ndao.

Lomba ini diikuti oleh peserta dari 18 Sekolah Dasar, dengan total sebanyak 75 peserta yang dijadwalkan tampil selama tiga hari pelaksanaan, mulai tanggal 26 hingga 29 April 2026. Lomba ini menjadi salah satu ajang untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mengasah kemampuan literasi dan kepercayaan diri anak-anak sejak dini.

18 Siswa/i SD Tampil di Lomba Bertutur Cerita Rakyat Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao ke-24 Tahun 2026.
18 Siswa/i SD Tampil di Lomba Bertutur Cerita Rakyat Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao ke-24 Tahun 2026.

Pada hari kedua pelaksanaan, Senin (27/04/2026) malam, sebanyak 18 peserta tampil memukau di hadapan dewan juri dan masyarakat yang hadir. Para peserta membawakan cerita rakyat khas Rote Ndao berjudul “Babala Oli” dengan penuh penghayatan dan ekspresi yang menarik.

Setiap peserta diberikan waktu selama 15 menit untuk bertutur. Dalam penampilannya, para siswa menunjukkan kemampuan bercerita yang tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga penguasaan emosi, intonasi, serta gerak tubuh yang mendukung alur cerita.

Dewan juri dalam lomba ini melakukan penilaian berdasarkan beberapa aspek, di antaranya penguasaan materi, teknik atau cara bercerita, kemampuan atau keterampilan, penampilan, serta ketepatan waktu.

Tiga hari pelaksanaan Lomba Bertutur Cerita Rakyat, mulai tanggal 26 hingga 29 April 2026.
Tiga hari pelaksanaan Lomba Bertutur Cerita Rakyat, mulai tanggal 26 hingga 29 April 2026.

Panitia pelaksana telah menyiapkan hadiah berupa piagam penghargaan, piala, dan uang pembinaan bagi lima penutur terbaik. Sementara itu, peserta yang meraih juara pertama akan mewakili Kabupaten Rote Ndao untuk mengikuti lomba bertutur di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai cerita rakyat daerah sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. Selain itu, lomba ini juga menjadi wadah positif untuk menumbuhkan bakat serta kreativitas anak-anak di bidang seni bertutur.*(Tim DKISP Rote Ndao_Perpusap)