bappeda-rote-ndao_363677255_n-300x160

Bappeda Gelar ASMARA Tata Ruang Kota Ba’a

 


Lekioen, ROOL • Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Rote Ndao, Selasa (4/11) kemarin  menjaring Aspirasi Masyarakat (ASMARA) dengan sejumlah Lurah, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao yang berlangsung di Aula Kantor Camat Lobalain tentang Penyusunan Rencanan Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi perkotaan Ba’a Kabupaten Rote Ndao, periode 2015-2023.

Kepala Bapeda Rote Ndao, Ir.Untung mengatakan menjaring aspirasi bertujuan agar para stakholder di Kecamatan Lobalain bisa memberi masukan lokasi mana yang disetujui dijadikan kawasan Perindustrian, kehadiran para tokoh masyarakat dikecamatan Lobalain untuk mendapat masukan,serta saran dan koreksi nanti dalam persiapan untuk dipresentasikan di sejumlah stakholder di tingkat Kabupaten, jika disetujui akan dijadikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) demi penataan wilayah Kota Ba’a.

Lanjut Untung, kota Ba’a harus diatur pembangunannya agar sesuai, karena saat ini menjadi kota kumuh dan tidak memberikan kenyamanan bagi Kotanya, oleh karena itu diminta masukan, keinginan bersama mengatur tata ruang mana yang dijinkan dengan kegiatan pembangunan, agar tidak ada masalah karena kurang informasi dan dampaknya ada komplen dari masyarakat.

Selanjutnya akan diatur dalam perda, manakala diatur dalam peraturan lebih lanjut, misalnya di kota lama tidak boleh dibangun toko baru, atau bangunan  harus berjarak berapa meter dari jalan, Rote Ndao menjadi daerah otonom sudah 12 Tahun, perkembangan kepemilikan mobil juga sudah banyak dan harus dipikirkan jalur alternatif untuk kendaraan.

Salah satu staf ahli perencana Detail tata ruang, CV. Kolindo, Yusuf mengatakan Fokus Group yang diselenggarakan di kecamatan Lobalain ini akan diambil kesimpulan guna diseminarkan laporan ahli dalam hasil presentasi dihadapan para pemangku kepentingan di Rote Ndao yang melibatkan semua stakholder, RDTR Kota Ba’a, “jika disepakati tahapan berikutnya kajian ilmiah, tinggal menyusun perda, dan draftnya optimis Nopember” kata Yusuf.
Hadir pada ASMARA tersebut, Lurah Namodale, Lurah Mokdale, Kepala Desa Ba’adale, dan para Tokoh masyarakat yaitu, John Ndolu, Sem Ndun, Dance Ndun, dan Camat Lobalain, Daud Daniel Bessie, S.Pd. ? ido.f/rn1

[roteonline]
Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *