Tim Deputi IV Ketahanan Negara (Hanneg) Kementerian Politik Hukum dan Ham (Kemenkopolhukam) menggelar kunjungan  kerja ke Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, dalam Rangka Monitoring Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) Pulau Rote dan Pulau Ndana, pada Sabtu (05/9/2020) pukul 16.20 WITA

Rombongan tiba di Bandara D.C. Saudale Rote Ndao disambut oleh  Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE,Wakil Bupati Stefanus M Saek,SE,M.Si,Forkompimda,Sekda,Para Asisten serta beberapa Pejabat lingkup Pemkab Rote Ndao yang ditandai dengan pemakaian Topi Ti’i Langga dan Penggalungan Selendang serta diiringi dengan Tarian Ta’e Benuk khas Rote oleh penari.

Pada kesempatan itu Brigjen TNI Yasid Sulistya,S.Sos,M.Si bersama rombongan meninjau Titik Nol Terselatan NKRI yang terletak di Desa Dodaek,Kec.Rote Selatan,Kabupaten Rote Ndao.

Rombongan Tim Kemenkopolhukam itu terdiri dari  Brigjen TNI Yasid Sulistya, S.Sos, M.Si (Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, Kemenkopolhukam), didampingi oleh Kolonel Inf. Sugeng Hartono, S.E, M.M. (Kabid Tata Ruang Pertahanan), Deni Daryatno, SH (Analis Kebijakan Bidang Wilayah Perbatasan),Atika Rachmawidyadini, S.Sos (Analis Kebijakan Bidang Ancaman Intelijen)

Dalam pertemuan singkat dengan Bupati Rote Ndao di ruang kerja Bupati itu, Brigjen Yasid Sulistya,S.Sos, M.Si mengatakan,  tujuan utama kunjungan kerja tersebut adalah melakukan sinkronisasi kebijakan pembangunan pulau – pulau kecil terluar untuk melihat kondisi kedaulatan kesejahteraan dan lingkungan hidup, dan sinkronisasi dengan tata ruang wilayah dan aturan lainnya.

Selian itu, melihat kondisi patok titik dasar apakah kondisinya masih bagus layak, terkena abrasi atau tidak.(*dkisp)