dialok kemitraan

Dialog Kemitraan antara Gereja dan Pemda

dialok kemitraanDialog kemitraan antara para Pendeta GMIT se-Rote Ndao dengan Bupati Rote Ndao Drs. Leonar Haning, MM berlangsung di Aula rumah jabatan Bupati di Desa Sanggaoen Nee Kecamatan Lobalain, Sabtu (30/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly,MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Melyanus Mandala dan juga para Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Dalam dialog kemitraan ini para Pendeta mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak Pemerintah Kabupaten Rote Ndao karena atas kerja samanya sehingga Sidang Sinode ke-33 yang telah dilaksanakan bulan Oktober tahun lalu telah berjalan dengan baik, untuk itu pada dialog kemitraan tersebut juga para Pendeta dari 6 Ketua Majelis Klasis (KMK) se-Rote Ndao menyampaikan berbagai usulan kepada Bapak Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM untuk memberikan masukan dan tanggapannya diantaranya menyangkut gagal panen yang dihadapi oleh jemaat-jemaat diseluruh Rote Ndao dan juga masyarakat yang sebagian besar adalah petani, sehingga pada kesempatan itu pula Bupati menyatakan bahwa apa yang dihadapi oleh jemaat atau masyarakat itu pemerintah tidak tinggal diam karena total KK yang ada di Rote Ndao ini ada 30.000 KK, sehingga beliau membaginya dalam beberapa klaster yaitu kelompok PNS, TNI, Polri ada 4.000 KK yang pasti digaji oleh Negara, kelompok berikut adalah 12.000 KK dijamin oleh negara yang namanya Raskin, sisanya 14.000 KK yang diantaranya kurang lebih ada 500 KK dari Pendeta-Pendeta yang pasti dijamin oleh gereja, sehingga sisanya 13.500 KK yang didalamnya ada berbagai macam mata pencaharian termasuk petani tetapi petani-petani ini juga memiliki kemampuan luar biasa yang dapat menggunakan strategi yang lain sehingga dapat bertahan hingga musim tanam dan musim panen berikutnya dan Pemerintah juga tidak tinggal diam, kata Haning.
Bupati juga berpesan kepada para Pendeta bahwa kedepan informasi-informasi pembangunan yang akan disampaikan kepada masyarakat selain melalui jalurnya juga akan disampaikan lewat warta mimbar di gereja-gereja sehingga masyarakat dapat mengetahuinya.
Menyangkut tentang usulan para Pendeta untuk penempatan Pendeta-Pendeta di Lingkup Pemda, RSUD Baa dan juga Rutan Baa akan dikonsultasikan dan dibahas sehingga dalam waktu dekat kalau bisa maka akan dilaksanakan karena gaji para Pendeta adalah tanggung jawab Sinode dan kita hanya memikirkan tunjangannya.
Akhirnya Bupati berharap bahwa dialog kemitraan ini tidak hanya sampai disini saja mengingat masa jabatannya sebagai Bupati akan berakhir 2019 dan sisa 2 tahun penuh masa jabatannya sehingga beliau berharap supaya terus intensifkan pikiran cerdas antara Pemerintah Daerah dan gereja sehingga dapat diwujudkan dalam sebuah kerja sama yang harmonis. (kpad_pde)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *