Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daeeah (RKPD) Tahun 2027, Rabu, 24 April 2026. Mengusung tema, penguatan daya saing daerah melalui peningkatan kualitas SDM, ekonomi bernilai tambah dan infrastruktur berkelanjutan.

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH di tandai pemukulan gong.
Musrembang dihadiri Forkompimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, pimpinan dan anggota DPRD Rote Ndao, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan kelompok difabel, Anggota TBUPP, pimpinan BUMD dan para camat se-Kabupaten Rote Ndao.
Forum musrenbang membahas program prioritas daerah seperti penurunan stunting, pembangunan infrastruktur pulau terluar, dan penguatan ekonomi lokal. Hasil kesepakatan akan menjadi dasar penyusunan RKPD 2027.
Pertumbuban ekonomi daerah menunjukan hasil yang signifikan dengan pertumbuhan sebesar 7,9 persen pada tahun 2025.
Capaian ini, kata Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, mencerminkan adanya aktivitas ekonomi yang memberikan nilai tambah.
” Tantangan kita adalah memastikan agar manfaat pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap Bupati Rote Ndak Paulus Henuk.

Dalam konteks perencanaan daerah, arah kebijakan pembangunan tahun 2027 diarahkan pada tiga fokus besar yakni penguatan SDM unggul dan berdaya saing, transformasi ekonomi berbasis nilai tambah dan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkeadilan.
Dalam kemitraan dengan DPRD, Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Deny Moy, ST mengatakan, pimpinan dan anggota DPRD berkomitmen untuk terus mengawal seluruh tahapan pada setiap tingkatan musrenbang. Pihaknya mendukung kegiatan pembangunan daerah berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.*(PPID Utama_DKISP Rote.Ndao)

