Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) menyosialisasikan pelaksanaan Sekolah Lapang Pertanian Cerdas Iklim atau Nutrition-Sensitive Climate-Smart Agriculture (NSCSA) untuk meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi perubahan dan variabilitas iklim. Sosialisasi bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao, Kamis (24/09/2026). Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan dan keragaman pangan bergizi guna mendukung pemenuhan gizi keluarga.
ARUNGI menargetkan sekitar 2.000 peserta yang terdiri atas petani, kader posyandu, PBM potensial, keluarga ibu hamil, penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta staf BUMDes terlibat dalam Skolah Lapang NSCSA.

Pendekatan Sekolah Lapang NSCSA menekankan proses belajar melalui praktik langsung sehingga masyarakat dapat melihat, mendengar dan mempraktikkan secara langsung penerapan pertanian cerdas iklim. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Rote Ndao, Maraden A. Y. Patola, M.Sc., mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui program kebun gizi dan pemberdayaan petani.
“ Masyarakat didorong untuk bertani tidak hanya pada musim hujan. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan kebun gizi untuk mendukung ekonomi dan kesehatan masyarakat,” ungkap Kepala Bapperida Maraden Patola.
Dikatakannya, sinkronisasi data menjadi salah satu hal penting agar pelaksanaan program tidak tumpang tindih, mengingat program kebun gizi juga dijalankan oleh desa dan Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Pertanian. Kondisi tersebut perlu diarahkan menjadi sinergi antarpihak, termasuk dalam melihat kebun gizi sebagai bagian dari upaya penanganan kemiskinan.

Sementara itu, Program Manager ARUNGI Agung Lenggono menegaskan perlunya koordinasi antara ARUNGI dan pemerintah daerah, termasuk dalam penggunaan data kelompok tani sebagai data satu pintu. “Diperlukan koordinasi dan kerja sama antara ARUNGI dan pemerintah daerah dalam kegiatan ini agar saling memperkuat. Terkait data kelompok tani, akan diupayakan menggunakan data satu pintu. Kami juga akan memberikan data capaian ARUNGI,” ucap Program Manager ARUNGI Agung Lenggono.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

