Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik I dalam rangka penyusunan materi teknis dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Kawasan Nemberala.
Kegiatan yang melibatkan lintas sektor dan perangkat daerah terkait tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt, Kamis (01/10/2025) yang dihadiri jajaran Kementerian ATR/BPN melalui Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II.

FGD dan Konsultasi Publik ini menjadi ruang untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak sekaligus menjaring isu dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai bagian dari proses penyusunan RDTR Kawasan Nemberala.
Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam proses tersebut. “ Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN melalui Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II beserta jajaran, serta seluruh peserta atas partisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

RDTR menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemanfaatan ruang yang terarah, kepastian pertanahan, kemudahan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pj. Sekda Rote Ndao Daniel Nalle mengungkapkan dukungan dari Kementerian ATR/BPN dan masukan dari berbagai pihak lewat FGD dan Konsultasi Publik agar dokumen RDTR Kawasan Nemberala dapat segera ditetapkan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

