Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Program Rote Mengajar Tahun 2026 Gerakan “Mai Fali E”, sebuah gerakan kolaboratif yang mempertemukan berbagai profesi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan inspirasi kepada generasi muda. Mengusung tema “ Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi” kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Roter Ndao Paulus Henuk, SH, Minggu (23/8/2026) di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao dan berlangsung hingga 25 Agustus 2026.
Program ini selaras Mbule Sio, khususnya Mbule Lua “Rote Ndao Cerdas”, melalui keterlibatan masyarakat dalam mendorong peningkatan mutu, karakter dan tata kelola pendidikan di Rote Ndao.

Rote Mengajar atau Rombongan Profesional Terjun Mengajar, mempertemukan para profesional, akademisi, komunitas, diaspora, tokoh masyarakat, pelaku usaha, ASN, TNI/Polri, tenaga kesehatan, wirausahawan dan berbagai profesi lainnya dengan peserta didik di sekolah sasaran.
Rombongan Relawan Rote Mengajar diterima secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao saat tiba di Pelabuhan Syahbandar Ba’a. Iring-iringan rombongan kemudian bertolak ke rumah jabatan Bupati dan diterima oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk
Para relawan tidak hanya hadir untuk menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga berbagi pengalaman kehidupan, memperkenalkan dunia profesi, menumbuhkan motivasi belajar dan membuka wawasan peserta didik mengenai berbagai peluang masa depan. Konsep tersebut diwujudkan melalui Kelas Inspirasi, Parenting Session dan Dialog Kebangsaan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh relawan yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Saya secara khusus menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 206 relawan Rote Mengajar 2026. Ada yang datang dari dekat, ada yang harus menyeberangi pulau, bahkan melintasi batas negara. Tetapi saya percaya, ada satu hal yang mempertemukan kita semua hari ini, yaitu kepedulian dan keinginan untuk memberikan sesuatu bagi masa depan anak-anak Rote Ndao,” katanya.
Program Rote Mengajar 2026 menyasar 34 sekolah jenjang SD, SMP dan SMA yang tersebar di 10 kecamatan, dengan melibatkan siswa, guru serta orang tua. Sebanyak 206 relawan terlibat, terdiri atas 172 relawan pengajar dan 34 relawan dokumentasi. Para relawan berasal dari 73 orang yang berdomisili di Rote Ndao, 119 orang berdomisili di Kupang dan sekitarnya, serta 14 orang dari luar NTT dan Malaysia. Komposisi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian lintas wilayah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyatakan para relawan menjadi bagian dari Rote Ndao. Ia menegaskan, pendidikan dibangun dengan kerja bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, komunitas dan para profesional. Sementara semangat Mai Fali E menjadi ajakan bagi semua yang ingin berkontribusi bagi pembangunan Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

