Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Lomba Lari 5 Kilometer dan 10 Kilometer dalam ivent Rote Run 2026, Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga atletik sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk secara resmi membuka kegiatan sekaligus melepas peserta lomba. Ivent Rote Run 2026 baginya selain sebagai ajang olahraga, sekaligus momentum untuk mempromosikan keindahan dan potensi pariwisata Rote Ndao. Karena itu ivent ini mengusung tema “Run for Nature, Save Our Turtle” sebagai bentuk kampanye konservasi kura-kura leher ular Rote Ndao.

Panitia melaporkan, lomba diikuti peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Rote Ndao. Perlombaan dibagi dalam dua nomor, yakni 5 kilometer dengan garis start di Jembatan Baadale dan finis di depan Kantor Bank NTT Cabang Rote Ndao, serta 10 kilometer yang dimulai dari depan Kantor Lurah Onatali Kecamatan Rote Tengah.
Sebanyak 545 peserta terlibat diantaranya 104 untuk lari 5 kilometer dan 441 pada nomor lari 10 kilometer. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp46,4 juta yang diperuntukkan bagi dua kategori, putra dan putri.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dalam sambutannya yang disampaikan Pj. Sekda Rote Ndao Daniel W. Nalle mengajak seluruh peserta menjadikan Rote Run sebagai ajang membangun sportivitas, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat pantang menyerah. Dikatakannya, olahraga tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter melalui nilai-nilai kerja sama, kejujuran, disiplin, dan persaingan yang sehat.
” Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi generasi muda untuk aktif berolahraga sekaligus memperkuat promosi pariwisata dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan” ungkapnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

