Audiensi Bupati Rote Ndao dan Dirjen KKP Bahas Tahap II Program K-SIGN di Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Audiensi Bupati Rote Ndao dan Dirjen KKP Bahas Tahap II Program K-SIGN

Bupati Rote Ndao bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan PT. Nindya Karya menggelar audiensi guna membahas perencanaan Tahap II Program Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Pertemuan ini berlangsung di Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (23/2/2026), dihadiri unsur pimpinan daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

Audiensi Bupati Rote Ndao dan Dirjen KKP Bahas Tahap II Program K-SIGN di Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Audiensi Bupati Rote Ndao dan Dirjen KKP, serta Perwakilan PT. Nindya Karya Bahas Tahap II Program K-SIGN di Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada kesiapan pelaksanaan Tahap II Program K-SIGN, termasuk aspek teknis perencanaan, hingga perjanjian kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak pelaksana dan pemilik lahan. Langkah ini dinilai penting guna memastikan keberlanjutan Program Strategis Nasional di Kabupaten Rote Ndao.

Dirjen Pengelolaan Kelautan Koeswara menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas komitmen dan dukungan terhadap pelaksanaan Program Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Ia berharap perencanaan Tahap II dapat dilaksanakan berdasarkan komitmen yang telah disepakati bersama sehingga target konstruksi dapat diselesaikan secepatnya.

Suasana Audiensi Bupati Rote Ndao dan Dirjen KKP serta PT. Nindya Karya.
Suasana Audiensi Bupati Rote Ndao dan Dirjen KKP serta PT. Nindya Karya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyatakan dukungan penuh Pemda Rote Ndao terhadap pengembangan K-SIGN. Namun demikian, Bupati tetap menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi dampak lingkungan, sehingga program K-SIGN tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan.

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra pelaksana semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan sektor kelautan yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Swasembada Pangan : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar pada Rabu (7/1/2026).

Presiden Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Tak Lagi Impor Beras

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar pada Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan kementerian/lembaga,  kepala daerah, perwakilan penyuluh pertanian dan petani dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun daring.

Kesempatan ini,  Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH turut mengikuti kegiatan secara daring bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM, serta perwakilan penyuluh pertanian. Acara diawali dengan penampilan tarian kolosal swasembada pangan sebagai simbol keberhasilan sektor pertanian nasional.

Swasembada Pangan : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar pada Rabu (7/1/2026).
Swasembada Pangan : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar pada Rabu (7/1/2026).

Stok beras nasional tahun 2025 tercatat menjadi yang tertinggi, mencapai 34,71 juta Ton. Dengan nilai produksi ini, Indonesia dipastikan tidak lagi melakukan impor beras.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa swasembada pangan nasional lebih cepat dari target yang ditetapkan, yakni empat tahun, namun mampu dicapai dalam waktu satu tahun.

“ Hari ini saya bahagia. Saya senang sekali. Karena kita membuktikan bahwa kita berhasil mecapai swasembada pangan,” ujar Presiden Prabowo.

Ikuti Kegiatan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Forkompimda mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan secara daring.
Ikuti Kegiatan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Forkompimda saat mengikuti Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional secara daring.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian bersama kementerian dan lembaga terkait, TNI, Polri, serta seluruh Gubernur, Bupati, dan Walikota, Penyuluh Pertanian dan semua petani atas kerja keras dan kolaborasi yang telah dilakukan.

“ Kita semua adalah anak bangsa Indonesia. Izinkan saya menghormati kalian semua atas dedikasi dan kerja kerasnya sehingga kita berhasil mencapai swasembada pangan,” ucap Presiden Prabowo.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)