Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH., menyambut Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Dra. Lusje Anneke Tabalujan, M.Pd., bersama rombongan Tim Penataan Desa Tingkat Pemerintah Pusat yang berjumlah 12 orang di Kupang, Selasa (3/11/2026). Selanjutnya, rombongan bertolak ke Kabupaten Rote Ndao bersama Tim Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipimpin Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas PMD Provinsi NTT, Yohanes Don Bosko, SE., beserta 5 anggota tim, dan disambut oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, dalam rangka pelaksanaan verifikasi faktual terhadap 22 desa persiapan. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan, kelayakan, serta pemenuhan persyaratan pembentukan desa definitif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kunjungan tim pemerintah pusat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan desa di Kabupaten Rote Ndao. Verifikasi faktual dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi dan kesiapan 22 desa persiapan, sekaligus menilai pemenuhan persyaratan pembentukan desa definitif sebagai bahan pertimbangan dalam tahapan penataan desa selanjutnya.
Adapun 22 desa persiapan yang menjadi sasaran verifikasi faktual meliputi Desa Persiapan Nitaso, Desa Persiapan Menggelama, Desa Persiapan Loman, Desa Persiapan Ne’e, Desa Persiapan Lelain, Desa Persiapan Tandetui, Desa Persiapan Penaoen, Desa Persiapan Tetuli, Desa Persiapan Tungaoli, Desa Persiapan Daifa’din, Desa Persiapan Lidaloak, Desa Persiapan Lidasue, Desa Persiapan Suesama, Desa Persiapan Leteklain, Desa Persiapan Foembura, Desa Persiapan Soruk, Desa Persiapan Okabeuk, Desa Persiapan Faifangga, Desa Persiapan Oelaba, Desa Persiapan Teu Esa, Desa Persiapan Huleaman, dan Desa Persiapan Nggaiholu. Melalui verifikasi ini, berbagai aspek yang berkaitan dengan kelayakan pembentukan desa akan ditinjau secara langsung sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Proses verifikasi faktual terhadap 22 desa persiapan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 04 November 2026. Dalam pelaksanaannya, tim pemerintah pusat dan provinsi bersama pemerintah daerah akan melakukan peninjauan langsung guna memastikan kondisi di lapangan serta kesesuaian persyaratan administrasi dan teknis pembentukan desa definitif.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam mendukung penataan pemerintahan desa. Kerja sama lintas pemerintahan diperlukan agar setiap tahapan pembentukan desa definitif dapat berjalan sesuai prosedur dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap hasil verifikasi faktual terhadap 22 desa persiapan ini dapat menjadi dasar bagi tindak lanjut penataan desa secara terarah dan sesuai regulasi. Dengan demikian, penataan desa diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pemerataan pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.*(PPID Utama_Rote Ndao)

































