Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Rote Ndao pada Jumat,(10/04/2026), bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, pelajar, serta tokoh masyarakat.
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Upacara peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar penanda bertambahnya usia daerah, melainkan momentum penting untuk mengenang perjuangan, merawat semangat persatuan, serta meneguhkan komitmen dalam membangun Rote Ndao yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan.
Ia juga menjelaskan bahwa mulai tahun 2026, HUT Kabupaten Rote Ndao diperingati setiap tanggal 10 April, yang merujuk pada pengesahan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2002 tentang pembentukan Kabupaten Rote Ndao di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam suasana penuh sukacita, Bupati turut menyampaikan ucapan selamat kepada umat beragama yang merayakan hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka, dan Hari Paskah. Ia berharap momentum tersebut membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa peringatan HUT harus dimaknai sebagai ruang refleksi, introspeksi, dan evaluasi terhadap kontribusi bersama dalam pembangunan daerah.
Pada perayaan tahun ini, tema yang diusung adalah “Membangun Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa” dengan subtema “Dengan Semangat Ita Esa Kita Wujudkan Rote Ndao yang Transparan, Adil, Cerdas, Sehat, Sejahtera dan Kompetitif”. Tema tersebut menjadi acuan dalam pembangunan daerah yang difokuskan pada transformasi tata kelola pemerintahan, peningkatan sumber daya manusia, serta percepatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Peserta Upacara peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24
Dalam paparannya, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Rote Ndao. Secara makro, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mencapai 7,96 persen, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional. Selain itu, pemerintah daerah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut dari 2021 hingga 2025, serta meraih predikat B (Baik) dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2024 dan 2025.
Di sektor kesejahteraan, tingkat kemiskinan menunjukkan tren menurun menjadi 24,37 persen pada tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia juga mengalami peningkatan, dengan usia harapan hidup mencapai 70,17 tahun. Di bidang kesehatan, Kabupaten Rote Ndao berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards tahun 2026 dan menempati peringkat ketiga terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam aksi konvergensi penurunan stunting.
Selain itu, melalui pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), Kabupaten Rote Ndao menerima penghargaan sebagai pelopor industri garam di NTT. Bupati menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan dan dukungan masyarakat.Pemerintah daerah juga terus menjalankan pembangunan melalui kerangka Mbule Sio atau sembilan agenda perubahan yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi rakyat, serta pembangunan infrastruktur dan pariwisata.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, salah satunya tingkat kemiskinan yang masih relatif tinggi dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Upacara HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
PENERIMAAN OBOR PERDAMAIAN GMIT 2026
Bupati Rote Ndao menerima Obor Perdamaian GMIT 2026 pada Upacara Peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24
Diakhir dari upacara peringatan HUT kabupaten Rote Ndao ke-24 ini pemda menerima secara simbolis Obor perdamaian yang di boyong langsun oleh petugas dan diterima oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk. Obor Perdamaian GMIT 2026 adalah bagian dari rangkaian kegiatan besar Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 yang dilaksanakan oleh Gereja Masehi Injili di Timor. Titik Nol Kilometer Kabupaten Rote Ndao menjadi tempat berakhirnya perjalanan Obor Perdamaian GMIT 2026.
Obor Perdamaian GMIT 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan rohani dan sosial yang menyatukan jemaat, menyebarkan pesan damai, serta memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di masyarakat. (PPID Utama- DKISP Rote Ndao)




