Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus mendorong percepatan pencegahan stunting dan wasting mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan pemberdayaan perempuan GMIT yang dihadiri Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan di Gereja GMIT Oederas, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.50 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan, khususnya kaum ibu, sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Kehadiran Wakil Bupati Rote Ndao menjadi bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap berbagai inisiatif masyarakat dan gereja yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas kehidupan keluarga, terutama dalam upaya memastikan tumbuh kembang anak berjalan secara optimal.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Apremoi menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya dipandang sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan, tetapi juga sebagai bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia.
“Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran besar dalam menentukan pola pengasuhan, pemenuhan gizi, kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan layanan kesehatan bagi anak. Karena itu, penguatan pengetahuan dan kapasitas perempuan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencegah terjadinya stunting maupun wasting” ujar Apremoi
Wakil Bupati juga mendorong agar upaya pencegahan stunting dan wasting dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi antara pemerintah, gereja, keluarga, kader kesehatan, tenaga kesehatan dan seluruh elemen masyarakat.

Upaya tersebut perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak, pola asuh yang baik, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin, serta memastikan ibu dan anak memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.
“Pencegahan stunting dan wasting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Keluarga, gereja dan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan anak-anak Rote Ndao tumbuh sehat dan berkualitas,” tegas Apremoi.
Kolaborasi dengan lembaga keagamaan seperti GMIT dinilai memiliki peran strategis karena gereja berada dekat dengan kehidupan keluarga dan masyarakat. Melalui pelayanan dan pendampingan jemaat, pesan-pesan mengenai kesehatan keluarga, pemenuhan gizi dan perlindungan anak dapat disampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong pendekatan kolaboratif dalam pembangunan manusia. Pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga dan pencegahan stunting serta wasting menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mewujudkan generasi Rote Ndao yang sehat, cerdas dan produktif.
Kegiatan di Gereja GMIT Oederas tersebut sekaligus mempertegas pesan bahwa membangun Rote Ndao dimulai dari keluarga yang kuat, perempuan yang berdaya, dan anak-anak yang sehat.(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

