Wakil Bupati Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan bersama Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Putranto Novanto meninjau Lokasi Tambak Garam di Kawasan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), Kamis (26/06/2025). Peninjauan berlangsung di Desa Matasio Kecamatan Rote Timur dan Deurendale Kecamatan Landu Leko.
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Putranto Novanto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan saat meninjau lokasi Tambak Garam K-SIGN.
Kunjungan ini dalam rangka melihat kesiapan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional termasuk mendukung percepatan pelaksanaan penyiapan lahan yang melibatkan masyarakat.
Kedatangan Anggota Komisi I Gavriel Novanto dan bersama rombongan disambut oleh Wakil Bupati Kabupaten Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan. Penyambutan ditandai dengan Pemakaian Topi Ti’i Langga dan Selempang saat Gavriel Novamnto tiba di Pelabuhan Penyebrangan Laut Syahbandar UPP Kelas III Ba’a, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain.
Kedatangan Gavriel Putranto Novanto diketahui dalam rangka kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Kabupaten Rote Ndao. Dalam agendanya, Gavriel Putranto Novanto meninjau secara langsung Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao.
Gambar salah satu lokasi Tambak Garam Program Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Rote Ndao.
Dalam kesempatan tersebut, terkait penyiapan Lahan untuk mendukung Pembangunan K-SIGN, Gavriel Putranto Novanto menghimbau kerja sama pemerintah dan masyarakat dalam proses penyiapan lahan termasuk pengurusan sertifikat bagi masyarakat yang belum memiliki.
Hal ini, katanya, perlu dilakukan agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Ia juga berjanji akan membantu mempromosikan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional ke para investor agar mau berinvestasi di wilayah tersebut.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Lapangan Bola Kaki Christian Nehemia Dillak, Selasa pagi (24/6/2025) nampak meriah dan penuh kebersamaan, saat Polres Rote Ndao menggelar kegiatan Jalan Santai dan Olahraga Bersama. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 dan diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai instansi dan unsur masyarakat.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoni Dudelusy Dethan bersama Peserta Jalan Santai dalam rangka menyambut HUT Bhayangkari ke-79, Selasa (24/06/2025).
Acara diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, S. ST., M.K.P. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan dan mempererat sinergi antar instansi.
Selanjutnya Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan membuka resmi kegiatan sekaligus melepas peserta Jalan Santai. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polres Rote Ndao dalam membangun kedekatan dengan masyarakat lewat kegiatan ini.
Setelah apel, peserta memulai jalan santai mengelilingi lapangan dengan penuh antusias. Suara canda tawa dan semangat peserta membuat suasana pagi menjadi lebih hidup. Tidak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, menciptakan suasana yang santai namun tetap energik.
Peserta Jalan Santai olahraga bersama di Lapangan Bola Kaki Christian Nehemia Dillak.
Salah satu momen yang menarik adalah pembagian doorprize. Mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga hadiah menarik lainnya, semuanya disambut meriah oleh peserta. Tak sedikit yang berbahagia saat nomor undian mereka dipanggil. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menjadi penanda bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi nyata terasa.
Acara Jalan Santai diikuti oleh jajaran Pemkab Rote Ndao, Kodim 1627/Rote Nda, Lanal Pulau Rote, Bhayangkari, Persit, hingga masyarakat umum. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya komitmen untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan antar elemen di Kabupaten Rote Ndao.
Peringatan Hari Bhayangkara menjadi momen merajut hubungan yang lebih hangat dan harmonis antara Polri dan masyarakat yang dilayani.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga) Dr. H. Wihaji, S. Ag, M. Pd meresmikan Puncak Acara Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 dan Soft Lounching Konsorsium Perguruan Tinggi, Senin(23/06/2025). Acara ini diikuti secara virtual oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/Kota di Indonesia. Dari Rote Ndao Menteri Dukbangga Wihaji menyatakan Puncak Acara Pelayanan KB Serentak Harganas 2025 secara resmi digelar.
Menteri Dukbangga Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. meberikan sambutan saat meresmikan Puncak Acara Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2025 dari Kabupaten Rote Ndao.
Menteri Dukbangga Dr. H. Wihaji hadir di Rote Ndao bersama Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma, M. Hum serta didampingi Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan. Selain meresmikan puncak pelayanan serentak Harganas 2025, Dr. H. Wihaji juga melepas Kirab Harganas 2025.
Menteri Dukbangga Dr. H. Wihaji juga menerima Gelar Adat Mane Mana Lopolinu Ume’lo atau Pangeran Pelindung Rumah Tangga/Keluarga, ditandai pemberian Piagam yang diserahkan langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH.
Dalam sambutannya, Dr. H. Wihaji mengungkapkan bahwa tugas utama kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yaitu Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Keluarga.
Ia juga mengatakan bahwa pernikahan dini dapat menyebabkan stunting dengan persentase 90%. Pernikahan telah diatur dalam UU No. 16 Tahun 2019, namun ia menyarakan pernikahan sebaiknya dilakukan pada umur 21 tahun sehingga dapat mengurangi resiko stunting. Oleh karena itu, pengendalian penduduk perlu dilakukan dengan cara KB dengan metode kontrasepsi.
“Stunting akan sulit disembuhkan apabila anak telah berusia diatas 1000 hari. Oleh karena itu, prioritas kami adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-paud.” jelasnya.
Menteri Dukbangga Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (Purn) Drs. Johni Asadoma, M.Hum, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan peserta Puncak Acara Pelayanan KB Serentak Harganas 2025.
Sementara Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma, M. Hum menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri Dukbangga Dr. H. Wihaji. Kehadiran Menteri Dukbangga di Rote Ndao jelasnya menunjukan komitmen bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di NTT khususnya Kabupaten Rote Ndao.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan bapak Menteri, karena dapat melihat secara langsung permasalahan kami seperti pada sektor Infrastuktur Ekonomi, Kesehatan serta Pendidikan. Oleh karena itu kami berharap permasalah-permasalah ini dapat menjadi perhatian pemerintah pusat” ungkap Wagub NTT Johni Asadoma.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan Piagam Gelar Adat Mane Mana Lopolinu Ume’lo atau Pangeran Pelindung Rumah Tangga/Keluarga Kepada Menteri Dukbangga Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.
Sementara itu dalam sekapur sirih, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH mengungkapkan bahwa perlu ada strategi dan langkah langkah konkrit oleh semua pihak agar dapat menanggulangi masalah di Rote Ndao.
“Dengan kehadiran bapak menteri dan rombongan, kami percaya bahwa Rote Ndao selalu ada di hati pemerintah pusat”, ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
Bupati Paulus Henuk dengan ramah menyampaikan selamat datang dan menikmati Pulau Rote dengan seluruh keberadaannya. “Kami pastikan bahwa Rote Ndao ramah bagi semua orang yang datang terlebih bapak Menteri dan jajaran” tutupnya. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan menghadiri acara pelepasan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Bogenvil Lalukoen yang berlangsung hikmat pada Kamis (19/06/2025) di halaman sekolah TK Bogenvil Desa Lalukoen, Kecamatan Rote Barat Daya.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan (depan kiri) disambut Siswa TK Bogenvil Lalukoen dengan mengenakan busana adat Rote.
Acara pelepasan ini diikuti oleh para siswa yang telah menyelesaikan masa belajar di tingkat taman kanak-kanak dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar. Suasana penuh suka cita mewarnai kegiatan yang juga dihadiri oleh para orang tua, guru, serta , Camat Rote Barat Daya, Kepala Desa Lalukoen, tokoh agama dan masyarakat.
Ditengah acara, Wabup Apremoi Dethan memberikan bingkisan kasih berisi susu dan roti kepada para siswa-siswi. Ia menyapa lembut sembari bersama para guru melepas anak-anak TK Bogenvil yang akan melanjutkan pendidikan ke jejang selanjutnya.
Lewat sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak selama berada di TK Bogenvil. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan usia dini sebagai pondasi utama membentuk karakter dan kecerdasan anak.
Suasana pelepasan Siswa TK Bogenvil Lalukoen Desa Lalukoen Kecamatan Rote Barat Daya.
Wabup Apremoi Dethan tak lupa memberikan ucapan selamat dan motivasi kepada siswa-siswi TK Bogenvil Lalukoen agar terus menjadi anak yang taat pada orang tua serta mengasihi guru dan teman.
Acara juga diisi dengan berbagai penampilan kreatif dari anak-anak TK Bogenvil, seperti memperagakan tari tarian Foti, membaca puisi dan lagu perpisahan yang membuat suasana semakin haru dan membanggakan.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao rutin menyelenggarakan ibadah mingguan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen, Jumat (20/06/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas spiritual ASN terutama dalam pelayanan publik dan kepedulian terhadap masyarakat.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM bersama para Asisten, dan Pimpinan Perangkat Daerah serta ASN Kristen dalam ibadah mingguan ASN Pemkab Rote Ndao, Jumat(20/06/2025).
Ibadah yang digelar di Auditorium Ti’i Langga dihadiri oleh Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, para Asisten dan pimpinan Perangkat Daerah serta ASN Kristen di lingkungan Pemkab Rote Ndao.
Ibadah yang dimulai pukul 09:00 WITA tersebut dipimpin oleh Pdt. Johan W. Ballo, S.Th, M.Si dan diisi Vokal Group ASN Kabupaten Rote Ndao, Sekretariat Kabupaten Rote Ndao, dan Dinas Transnaker Kabupaten Rote Ndao.
Mengusung tema ‘Berjalan Bersama Tuhan’, Pdt. Johan W. Ballo dalam khotbahnya menekankan kepedulian kepada masyarakat sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat telebih kepada Tuhan.
Kegiatan Ibadah ASN Pemkab Rote Ndao.
Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menyampaikan terima kasih kepada Pdt. Johan W. Ballo lewat penyampaian khotbahnya untuk menyegarkan dan penguatan spiritual kepada ASN untuk melayani masyarakat Kabupaten Rote Ndao.
“Saya berharap dengan melakukan ibadah rutin seperti ini, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik sehingga kita dapat melakukan tangggung jawab dalam membangun daerah ini menjadi lebih baik.” tambahnya.
Filosofi ASN Kristen dalam melakukan ibadah adalah Yesus Kristus. Oleh karena itu, ASN Pemkab Rote Ndao harus menjadi pribadi yang memiliki kasih yang tulus, disiplin, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.*(Bidkom_DKISP Rote Ndo)
Pasca kehadiran Menteri Kalautan dan Perikanan Sakti Wahtu Trenggono dalam rangka Kick Off Pembangunan Kawasan Sentra Industry Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao yang mulai dikerjakan tahun ini, Pemkab Rote Ndao menggelar Sosialisasi Percepatan Penyiapan Lahan K-SIGN yang digelar Rabu (18/06/2025) di Desa Daiama Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan ini gunna menyamakan persepsi dalam proses penyiapan lahan Kawasan Sentra Industry Garam Nasional Tahun 2025 bersama masyarakat pemilik lahan.
Bupati Rote Ndao Pualus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM bersama masyarakat pemiilik lahan.
Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional mendukung Program Presiden Prabowo Subianto untuk Swasembada Garam Nasional dan kemandirian pangan. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, saat membuka kegiatan mengatakan, proses penyiapan lahan akan dilaksanakan bersama antara Pemerintah dan masyarakat emilik Lahan.
Karena itu, Ia juga menghimbau masyarakat pemilik lahan agar segera mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dalam Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Rote Ndao.
Selanjutnya, berdasarkan target lahan dari Pemerintah Pusat, lahan yang dibutuhkan sekitar 13.000 hektare lebih yang tebagi dalam 3 tahap. Tahap pertama akan dikerjakan 1.000 hektare lebih, tahap kedua 9.000 hektare, dan tahap ketiga 4.000 hektare lebih.
Kegiatan Sosialisasi Percepatan Penyiapan Lahan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional, Rabu (18/06/2025).
Bupati Paulus Henuk menjelaskan dampak proyek ini dalam pembukaan banyak lowongan pekerjaan baik pekerja langsung maupun pekerja tidak langsung seperti pada sektor logistik, perdagangan, dan jasa.
“Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menyerap sekitar 13.000 hingga 26.000 pekerja langsung dan 15.000 hingga 20.000 pekerja tidak langsung” ungkapnya.
Bupati Paulus Henuk mengungkapkan, proyek ini dapat menjadi bagian dalam upaya pemerintah menghapus ketergantungan negara pada garam impor.
“Saya berharap lewat program Kawasan Sentra Industri Garam Nasional tahun 2025 ini, kita tidak lagi bergantung pada garam impor sebagaimana target Presiden Indonesia dan Pemerintah Pusat pada tahun 2027” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, Sekretaris Daerah Drs Jonas M. Selly, MM, para Asisten dan pimpinan perangkat daerah, Forkompimca serta pemerintah dan masyarakat desa setempat.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH secara resmi meluncurkan Retribusi Elektronik (E-Retribusi) Pasar Pelataran, sebuah sistem pembayaran retribusi secara elektronik bagi para pengguna pasar. E-Retribusi memberikan kemudahan akses, menjamin transparansi dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Acara peluncuran berlangsung Rabu (18/06/2025) yang dipusatkan di Pasar Rakyat Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut.
E-Retribusi Pasar menjadi langkah konkret dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien bagi masyarakat. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas peluncuran E-Retribusi. Ia mengaku sistem ini membawa perubahan positif bagi pengelolaan pasar di Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan alat bantu pembayaran retribusi pasar usai meluncurkan E-Retribusi Pasar Pelataran, Rabu (18/06/2025).
“Kita berada di era di mana sistem pemerintahan dituntut untuk semakin transparan dan akuntabel. Melalui kerja sama antara Badan Pendapatan Daerah dan Bank NTT, kita menghadirkan sistem e-retribusi untuk menjawab tantangan itu,” ujar Bupati Paulus Henukh.
E-retribusi adalah sistem digital yang memungkinkan pedagang pasar melakukan pembayaran retribusi secara elektronik, tidak lagi manual. Dengan sistem ini, pembayaran bisa dilakukan lebih cepat, tercatat secara otomatis, dan bisa dipantau oleh pemerintah daerah secara real-time.
Bupati Paulus Henuk menjelaskan, kelebihan lain penerapan sistem ini adalah mengantisipasi potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), memudahkan pedagang dalam proses administrasi, serta mempercepat pelaporan dan pengawasan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan.
“Saya ingin sistem ini bukan sekadar simbol inovasi, tapi benar-benar dipakai, dijaga, dan dikembangkan secara berkelanjutan. Tidak boleh ada lagi pungutan liar atau manipulasi data. Semua harus transparan,” tegas Bupati.
Peluncuran sistem E-Retribusi Ini juga menandai langkah penting dalam transformasi digital di sektor pelayanan publik. Diharapkan program ini menjadi model untuk pengelolaan sektor lainnya di masa depan. “ Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, mari kita jadikan Rote Ndao sebagai daerah yang modern, bersih, dan melayani. Transformasi digital ini bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang perubahan pola pikir kita bersama,” tutup Bupati Henukh.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengunjungi lapak dan berdiskusi dengan para pedagang.
Disela acara, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Forkompimda menyerahkan alat bantu pembayaran E-Retribusi kepada para pedagang, berupa printer Bluetooth dan kartu identitas pengguna lapak. Para tamu undangan kemudian diajak meninjau langsung kondisi pasar dan menyaksikan simulasi penggunaan sistem E-Retribusi di lapak pedagang.
Bagi para pedagang, penerapan sistem E-Retribusi menggunakan perangkat digital yang disediakan, membuat proses pembayaran menjadi lebih cepat dan aman. Sementra Bank NTT sebagai mitra teknis dalam program ini menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi para pedagang dalam memahami dan menggunakan sistem ini. Sosialisasi dan pelatihan akan dilakukan secara bertahap agar transisi dari sistem manual ke digital berjalan lancar.
Acara peluncuran dihadiri Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, para Asisten dan pimpinan perangkat daerah, pimpinan BUMD dan para pengguna pasar.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukan trend positif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. Prevalensi stunting berhasil ditekan pada angka 16,7 % atau 1.864 kasus berdasarkan hasil pengukuran periode bulan April 2025.
Karena itu, guna memastikan upaya pencegahan dan penurunan stunting terus berjalan maksimal, Pemkab Rote Ndao menggelar kegiatan bertajuk ‘Rapat Kerja dan Sosialisasi Peran Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Rote Ndao’ di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao pada kamis (12/06/2025).
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan memberikan arahan saat membuka Rapat Kerja dan Sosialisasi Peran TPPS Tingkat Kabupaten Rote Ndao, Kamis (12/06/2025).
Rapat kerja dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan dan dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, M, para Asisten dan pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Kepala Puskesmas, Tokoh Agama, perwakilan LSM, NGO dan Mitra serta anggota TPPS Kabupaten Rote Ndao.
Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan secara khusus menyampaikan terima kasih atas komitmen, dukungan serta partisipasi aktif dari perangkat daerah, lintas sektor dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Rote Ndao.
Lewat kolaborasi semua pihak; Pemkab Rote Ndao, Forkompimda dan lintas sektor telah berhasil menekan angka stunting di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao.
“Survey terakhir bulan april tahun 2025, jumlah kasus stunting di Kabupaten Rote Ndao ada 1.864 kasus atau 16,7% dari jumlah balita ”, ujar Wabup Apremoi D. Dethan.
Meski demikian, Wabup Apremoi D. Dethan menghimbau agar tetap waspada karena data wasting atau gizi buruk dan gizi kurang di Kabupaten Rote Ndao yang masih cukup tinggi. Sehingga, perlu strategi dan langkah-langkah konkrit yang harus dilakukan bersama.
Wabup Apremoi D. Dethan juga menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, Raker ini sebagai upaya mendiskusikan strategi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rote Ndao.
Dikatakannya, Raker ini meningkatkan koordinasi dan konvergensi dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting, penguatan kelembagaan TPPS, menyatukan dan mengkonvergensikan program, kegiatan, anggaran dan tenaga serta penguatan manajemen data stunting untuk akurasi informasi.
Perwakilan peserta Raker foto bersama dengan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.
“Dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting, kita berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan RAN. Selain itu, kita juga berpedoman pada Surat Edaran Kemendagri Nomor 400.5.7/1685/BANGDA tentang pelaksanaan aksi konfergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting, dimana pada tahun ini kita akan mulai memperkuat aksi konvergensi pada tiap kecamatan.” tegasnya
Ia juga berpesan agar semua pihak tetap ikut berpartisipasi dan mau berkolaborasi bersama Pemerintah dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM. Ia mengatakan bahwa pencegahan dan percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama sehingga perlu kolaborasi dari semua OPD terkait serta seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak sebatas rencana melainkan aksi nyata dari Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat” ungkapnya. Sekda Jonas M. Selly juga mendorong perangkat daerah agar terus bekerja lebih keras dalam memerangi stunting sebagai upaya dan tanggung jawab terhadap masyarakat.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kembali mencatatkan hasil memuaskan dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Indeks SPBE Kabupaten Rote Ndao tahun 2024 dalam evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebesar 3,35 point. Sekaligus menjadi terbaik kedua Kabupaten/Kota se-NTT.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM pada Rapat Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025, Kamis (12/06/2025).
Hal ini terungkap dalam rapat Kerja Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025, Kamis (12/06/2025) yang dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH ketika membuka Rakor memberikan atensi pada penerapan SPBE Pemkab Rote Ndao yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel.
Ia mendukung penguatan SPBE secara berkesinambungan guna memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat. Bupati Paulus Henuk juga meminta OPD terkait menyusun Rencana Aksi SPBE.
Pemerintah Pusat juga terus melakukan evaluasi terhadap penerapan SPBE instansi pusat dan daerah. Tahun 2024, Indeks SPBE Nasional adalah 3.12, mengalami peningkatan dari tahun 2023 sebesar 0.0,33 poin.
Sementara nilai SPBE Provinsi NTT tahun 2024 adalah 3,89 dan mengalami peningkatan dari tahun 2023 sebesar 0,06 poin.
Kabupaten Rote Ndao kembali mencatatkan capaian yang luar biasa. Indeks SPBE Kabupaten Rote Ndao tahun 2024 adalah 3,35 dan sekaligus menjadi Terbaik Kedua di Provinsi NTT Indeks SPBE Kabupaten Rote Ndao mengalami peningkatan dari tahun 2023 sebesar 0,36 poin dengan kategori Baik.
Rapat Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM saat menyampaikan materi pada Rapat Kerja SPBE mengungkapkan, Pemkab Rote Ndao telah menetapkan target Indeks SPBE Tahun 2025 adalah 3,45 dengan kategori Baik.
Ia juga meminta pimpinan OPD mendata staf tenaga IT masing-masing untuk mendukung implementasi SPBE dalam semangat tata kelola layanan publik yang responsif dan adaptif.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Mendukung perayaan Idul Adha 1446 H Tahun 2025, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemkab Rote Ndao bersinergi menyerahkan bantuan Hewan Kurban kepada umat Muslim. Penyerahan Hewan Kurban oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si,A,Pt, diwakili oleh Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT yang juga Penjabat Bupati Rote Ndao 2024-2025 Oder Maks Sombu, SH, MA,MH.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Oder Maks Sombu, SH,MA,MH secara simbolis menyerahkan Hewan Kurban.
Hewan Kurban diberikan kepada Umat Muslim Masjid Al-Muhajirin Papela Kecamatan Rote Timur. Kabiro Hukum Setda NTT Oder Maks Sombu mengatakan, Ia mewakili Gubernur NTT menyerahkan Hewan Kurban sekaligus mengucapkan selamat hari raya idul adha 1446 H dari Pemerintah Provinsi NTT. Saat penyerahan, Kabiro Oder Maks Sombu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH.
“ Semoga segala kurban yang diberikan dapat manjadi amal ibadah kita. Penyembelihan Hewan kurban tiap tahun merupakan makna penting, mengandung nilai moral,” ungkap Oder Maks Sombu.
Dikatakannya, NTT merupakan provinsi yang menjunjung tinggi toleransi beragama, yang telah sepakat untuk maju dengan taglain Ayo Bangun NTT. “ Atas nama Gubernur NTT, kami mengucapkan terimakasih dan ucapan selamat Idul Adha kepada diseluruh Umat Muslim di Kabupaten Rote Ndap,” tutupnya.
Wakil Bupati Rote Ndao PAremoi D. Dethan dan Anggota DPRD NTT Simson Polin bersama umat Muslim Mesjid AL-Falah Ndao Nuse.
Selanjutnya, dimoment Idul Adha 1446 H, Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan turut menyerahkan Hewan Kurban kepada Umat Muslim di Masjid AL-Falah Ndao Nuse, Desa Ndao Nuse, pada Jumat 06 Juni 2025. Selain Wabup Apremoi D. Dethan, Hewan Kurban juga diserahkan oleh Anggota DPRD NTT Simson Polin.
Wabup Apremoi D. Dethan mengungkapkan perayaan Idul Adha bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk belajar tentang nilai-nilai kehidupan. Banyak hal yang dipelajari tentang apa itu pengorbanan, bersyukur dan tentang solidaritas yang tinggi.
Ia mengaku senang berpartisipasi bersama Anggota DPRD Provinsi NTT Simson Polin dalam aksi berbagi dengan umat Muslim di Kecamatan Ndao Nuse. “ Kami menyerahkan bantuan sebagai wujud kepedulian dan dukungan bagi masyarakat. Kami percaya bahwa berkat yang kami terima juga harus dirasakan oleh keluarga jemaah yang ada di sini,” ungkap Wabup Apremoi D. Dethan. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)