Suasana Ibadah Penyegaran Iman pada HUT Persekutuan Doa GMIT, 72 Peserta Hadir Melayani Warga Binaan Lapas Ba’a

Rayakan HUT PD GMIT di Lapas Ba’a, Warga Binaan Dapat Pelayanan Ibadah, Konseling Rohani hingga Cek Kesehatan Gratis

Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa (PD) GMIT, sebanyak 72 peserta Persekutuan Doa GMIT melaksanakan pelayanan rohani bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Ba’a, Kamis (15/10/2026).

Suasana Ibadah Penyegaran Iman pada HUT Persekutuan Doa GMIT, 72 Peserta Hadir Melayani Warga Binaan Lapas Ba’a
Suasana Ibadah Penyegaran Iman pada HUT Persekutuan Doa GMIT, 72 Peserta Hadir Melayani Warga Binaan Lapas Ba’a

Kegiatan ini diisi dengan ibadah penyegaran rohani, konseling kelompok, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga binaan. Pelayanan tersebut menjadi wujud kepedulian dan kasih kepada sesama, sekaligus memberikan penguatan iman dan harapan bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

Ibadah penyegaran rohani dipimpin oleh Pdt. Grace Mooy. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun komitmen untuk menjalani hidup baru, menyadari proses pembentukan Tuhan dalam kehidupan, serta bertobat dan kembali kepada-Nya.

Pdt. Grace Mooy saat berkhotbah di Lapas kelas III Baa pada IPI HUT PD GMIT
Pdt. Grace Mooy saat berkhotbah di Lapas kelas III Baa pada IPI HUT PD GMIT

Warga binaan diajak untuk memaknai masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meninggalkan kehidupan lama, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Selain itu, mereka diingatkan untuk menerima anugerah pengampunan Tuhan dan terus hidup dalam pemulihan setiap waktu.

“Tuhan menunggu pertobatanmu dan pemulihanmu,” menjadi pesan penguatan agar setiap warga binaan tidak kehilangan harapan untuk berubah dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan konseling usai IPI HUT PD GMIT di Lapas kelas III Baa
Kegiatan konseling usai IPI HUT PD GMIT di Lapas kelas III Baa

Usai ibadah, pelayanan dilanjutkan dengan konseling yang dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan kasus warga binaan. Bersama tim Persekutuan Doa GMIT, para peserta membangun komunikasi, berkenalan, mendengarkan cerita dan pergumulan warga binaan, serta memberikan dukungan dan penguatan secara rohani.

Selain pelayanan rohani dan konseling, pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan warga binaan.

Warga binaan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Kehadiran 72 peserta yang datang untuk melayani memberikan ruang bagi warga binaan untuk merasakan perhatian, dukungan, dan kebersamaan melalui pelayanan yang dilakukan.

Giat Cek Kesehatan Gratis usai IPI HUT PD GMIT di Lapas kelas III Baa
Giat Cek Kesehatan Gratis usai IPI HUT PD GMIT di Lapas kelas III Ba

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan Lapas Kelas III Ba’a beserta jajaran, para pendeta, serta peserta Persekutuan Doa GMIT dari lingkungan pelayanan Sinode GMIT.

Melalui perayaan HUT ini, Persekutuan Doa GMIT tidak hanya merayakan pertambahan usia pelayanan, tetapi juga menghadirkan kasih Tuhan secara nyata bagi mereka yang membutuhkan penguatan dan pemulihan. Diharapkan, pelayanan ini dapat menumbuhkan semangat pertobatan, memperkuat iman, serta memotivasi warga binaan untuk mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Ibadah Penyegaran Iman Meriahkan Rangkaian HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina

Ibadah Penyegaran Iman Meriahkan Rangkaian HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina

Ibadah Penyegaran Iman menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Persekutuan Doa (PD) GMIT se-Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di SMA Kristen Siloam Metina.

Ibadah Penyegaran Iman Meriahkan Rangkaian HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina
Ibadah Penyegaran Iman Meriahkan Rangkaian HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini dihadiri sekitar 400 orang yang mengikuti ibadah dengan penuh sukacita dan antusiasme.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Inggrit Sole-Foeh, S.Si., dengan dasar firman Tuhan dari 1 Yohanes 4:19 dan mengusung tema “Anak-anak Kasih: Tumbuh Berakar dan Mengasihi Sesama.” Tema ini mengajak seluruh peserta untuk semakin bertumbuh dalam iman, berakar kuat di dalam kasih Tuhan, serta mewujudkan kasih tersebut melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian ibadah diawali dengan puji-pujian yang membawa seluruh peserta untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan. Suasana ibadah berlangsung dengan penuh penghayatan, sukacita, dan kebersamaan sebagai wujud persekutuan umat Tuhan dalam momentum perayaan HUT ke-25 PD GMIT se-NTT.

Pengisi Pujian pada Ibadah Penyegaran Iman HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina
Pengisi Pujian pada Ibadah Penyegaran Iman HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina

Ibadah Penyegaran Iman Meriahkan Rangkaian HUT ke-25 PD GMIT se-NTT di SMA Kristen Siloam Metina Selain itu, SMK Kristen Elim Nekmese turut mengambil bagian melalui penampilan terompet dan vocal group yang menambah semarak suasana ibadah sekaligus menjadi ungkapan syukur dan pelayanan melalui talenta yang Tuhan anugerahkan.

Puncak ibadah ditandai dengan penyampaian firman Tuhan oleh Pdt. Inggrit Sole-Foeh, S.Si., yang mengajak peserta untuk memahami pentingnya hidup dalam kasih sebagai dasar pertumbuhan iman. Melalui tema yang diangkat, peserta diharapkan tidak hanya bertumbuh secara rohani, tetapi juga mampu menunjukkan kasih kepada sesama melalui kepedulian, kebersamaan, saling menghargai, dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Seluruh rangkaian ibadah kemudian ditutup dengan penuh rasa syukur.

 

Foto bersama pendeta dan peserta kegiatan HUT PD GMIT usai kegiatan Penyegaran Iman
Foto bersama pendeta dan peserta kegiatan HUT PD GMIT usai kegiatan Penyegaran Iman

Melalui kegiatan Ibadah Penyegaran Iman ini, diharapkan semangat pelayanan dan persekutuan PD GMIT semakin kuat dalam memasuki usia ke-25 tahun. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan di antara peserta serta meneguhkan komitmen bersama untuk terus bertumbuh dalam iman, berakar dalam kasih Kristus, dan menjadi berkat bagi sesama di Nusa Tenggara Timur. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Suasana Ibadah Penyegaran Iman di SMAN 1 Rote Barat Laut

PD GMIT Gelar IPI di SMA Rote Barat Laut

Salah satu kegiatan utama “Membalut Sesama” dalam rangkaian pelayanan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Do’a Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) ke-25 se- Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 adalah menyelenggarakan kegiatan Ibadah Penyegaran Iman (IPI) di Lapangan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Rote Barat Laut, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Kamis (16/10) pagi.

Foto Bersama Tim Pelayanan IPI SMAN Rote Barat Laut

Terpantau, kegiatan Ibadah Penyegaran Iman (IPI) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Rote Barat Laut dihadiri Pdt. Filda Bistolen, S.Th, Ketua Majelis Jemaat Gereja Masehi Injili di Timor Agape Tasilo, Klasis Rote Barat Laut mewakili Panitia Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Do’a Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2026, Pdt. Martha Fioh-Kedoh, S.Th,pengkhotbah dalam pelayanan IPI, panitia Ibadah Penyegaran Iman (IPI), para pendeta Klasis se-Rote Barat Laut, guru dan peserta didik, tim worship leader SMA Negeri 1 Rote Barat Laut. Kegiatan berlangsung sekira pukul 07.40 WITA sampai dengan 09. 50 WITA.

Dalam thema renungan Firman Tuhan, Yohanes 4:19 “Kita Mengasihi Karena Allah Lebih Dahulu Mengasihi Kita ” menekankan kepada umat ciptaan Tuhan untuk tumbuh dan berakar dalam mengasihi sesama. Kita sebagai orang percaya dituntut harus menjadi ciri dan teladan sebagai anak Tuhan, adalah saling mengasihi karena Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi kita.

Suasana Ibadah Penyegaran Iman di SMAN 1 Rote Barat Laut

Firman Tuhan sudah sangat jelas menekankan “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”, namun kenyataannya hari ini kita melihat kasih itu semakin dingin. Fenomena Kasih menjadi dingin di sekolah, keluarga dan di lingkungan, bahkan di antara sesama orang percaya, kita lebih mudah menghakimi daripada mengasihi, lebih cepat membenci daripada mengampuni. Kita sibuk dengan urusan sendiri dan melupakan orang di sekitar kita yang terluka. Padahal kasih adalah tanda bahwa kita adalah anak-anak Tuhan.

Mari kita lawan kasih yang dingin itu dengan memeriksa hati kita hari ini, jangan biarkan dunia yang keras membuat hati kita juga menjadi keras. Tuhan memanggil kita bukan untuk menjadi dingin, tetapi menjadi api kecil yang menyalakan kasih di tengah dunia yang semakin beku.

Kepala Sekolah SMAN 1 Rote Barat Laut, Janry R.Haning,S.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim pelayanan dan hamba Tuhan serta panitia yang mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan Ibadah Penyegaran Iman (IPI). Salam hormat kami juga sampaikan kepada pemerintah daerah karena melalui kolaborasi pemerintah daerah dan tokoh agama dalam hal ini penyelenggara kegiatan telah melaksanakan kegiatan yang sangat berdampak bagi kehidupan kita karena mengajak kita untuk saling mengasihi, mempererat kebersamaan dan dapat memperkuat nilai-nilai persaudaraan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pemukulan Gong sebagai tanda di bukanya rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25

Ibadah Pembukaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Berlangsung Khidmat, Didorong Bertransformasi Rangkul Generasi Muda

Ibadah pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa (PD) Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) berlangsung khidmat di Gedung GMIT Siloam Metina, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Persekutuan Doa dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, serta mendoakan bangsa dan negara.

Pemukulan Gong sebagai tanda di bukanya rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25
Pemukulan Gong sebagai tanda di bukanya rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Rote Ndao sebagai tuan rumah perayaan HUT Persekutuan Doa GMIT. Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.

Menurut Bupati, pelaksanaan kegiatan ini harus menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kerja sama dan kolaborasi antarpelayan, jemaat, serta seluruh anggota Persekutuan Doa.

Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kehidupan organisasi gereja, termasuk Persekutuan Doa GMIT. Generasi muda merupakan penerus tongkat estafet kepemimpinan yang perlu dipersiapkan sejak dini agar pelayanan gereja terus bertumbuh dan menjawab kebutuhan zaman.

Ia mengingatkan bahwa tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks, mulai dari kemiskinan, pergaulan bebas, hingga persoalan kemerosotan moral. Kondisi tersebut menuntut gereja dan setiap Persekutuan Doa untuk terus memperkuat peran spiritual serta menghadirkan nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati saat memberikan sambutan pada Pembukaan rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25
Bupati saat memberikan sambutan pada Pembukaan rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25

Bupati menegaskan bahwa doa harus menjadi napas kehidupan orang percaya, bukan sekadar kegiatan sampingan atau seremoni tahunan. Perjalanan 25 tahun Persekutuan Doa GMIT bukan hanya menunjukkan keberlangsungan sebuah program gereja, tetapi juga menjadi bukti komitmen untuk terus bertahan dan bertumbuh di tengah berbagai tantangan zaman.

Selain itu, perayaan HUT ini diharapkan menjadi momentum mempererat persatuan antarpulau dan lintas generasi. Seluruh peserta diajak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat kebersamaan dalam keluarga besar Persekutuan Doa GMIT sekaligus memperbarui komitmen untuk terus mendoakan bangsa dan negara.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT , dalam pesan pelayanannya, menekankan pentingnya transformasi Persekutuan Doa agar semakin relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menjangkau generasi muda.

Ia menyampaikan bahwa Persekutuan Doa harus menjadi ruang yang mampu merangkul, menguatkan, dan memulihkan mereka yang terluka. Karena itu, gereja perlu terbuka terhadap perubahan, termasuk perkembangan teknologi dan pendekatan pelayanan yang lebih kreatif.

Suasana Pembukaan rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25
Suasana Pembukaan rangkaian kegiatan HUT PD GMIT ke-25

Menurutnya, keterlibatan generasi muda tidak cukup hanya melalui ajakan, tetapi juga perlu didukung dengan bentuk ibadah dan liturgi yang kreatif, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan mereka. Transformasi metode pelayanan menjadi penting agar generasi muda merasa diterima dan terdorong untuk terlibat aktif dalam Persekutuan Doa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas dukungan dan kesediaannya mengambil bagian dalam pelayanan serta mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Tahun (HUT) ke-25 Persekutuan Doa Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Selasa (13/10/2026). Penyambutan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah sekaligus upaya mempererat hubungan kekeluargaan da memperkuat peran persekutuan doa dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026
Bupati Rote Ndao Sambut Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta Persekutuan Doa GMIT atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Rote Ndao untuk menjadi tuan rumah perayaan HUT ke-25 tahun 2026. Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir dan berharap kehadiran mereka membawa semangat kebersamaan serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati perjalanan organisasi, tetapi juga mengingatkan pentingnya persekutuan doa dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Suasana penyambutan Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026
Suasana penyambutan Peserta Perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT Tahun 2026

Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, serta meningkatkan kontribusi Persekutuan Doa GMIT dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, persekutuan doa memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam membina karakter masyarakat yang berlandaskan nilai moral dan keagamaan.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan, memelihara kedamaian, serta menjadi teladan dalam membangun sikap toleransi antarumat beragama, baik di Kabupaten Rote Ndao maupun di Provinsi Nusa Tenggara Timur secara

Foto bersama usai penerimaan peserta HUT PD GMIT ke-25
Foto bersama usai penerimaan peserta HUT PD GMIT ke-25

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, lanjutnya, senantiasa mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual masyarakat. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun masyarakat yang berkarakter, rukun, dan saling menghormati dalam keberagaman.

Melalui penyambutan ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT dengan baik serta membawa pulang pengalaman dan semangat kebersamaan yang semakin mempererat hubungan persaudaraan antarsesama. *(PPID Utama_Rote Ndao)

IMG_2391

Bupati Paulus Henuk Resmi Tutup NasDem Cup I 2026, Dorong Pembinaan Bibit Muda Sepak Bola Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola NasDem Cup I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Senin (13/10/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati HUT ke-15 Partai NasDem ini telah berlangsung sejak 21 September 2026 dan diikuti oleh 20 tim sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Penutupan Nasdem Cup 2026.
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Penutupan Nasdem Cup 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao dan seluruh panitia yang telah menginisiasi serta menyelenggarakan turnamen tersebut. Atas nama KONI Kabupaten Rote Ndao, ia menilai NasDem Cup bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun persatuan, dan mengembangkan bakat generasi muda di bidang olahraga.

Bupati menegaskan bahwa berakhirnya turnamen bukan berarti berakhir pula semangat untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, sementara kekalahan bukanlah akhir dari segalanya.

Kepada tim yang berhasil meraih juara, Bupati berpesan agar kemenangan dijadikan motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Sementara bagi tim yang belum berhasil, hasil pertandingan hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Bupati Rote Ndao bersama juara Nasdem Cup 2026.
Bupati Rote Ndao bersama juara Nasdem Cup 2026.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen, mulai dari wasit, aparat keamanan, tenaga kesehatan, sponsor, pemain, pelatih, ofisial, suporter hingga insan pers.

Ia berharap Turnamen NasDem Cup dapat terus diselenggarakan secara konsisten setiap tahun sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama Kabupaten Rote Ndao, termasuk dalam menghadapi seleksi dan kompetisi El Tari Cup.

“Jadikan olahraga sebagai jalan membentuk karakter, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Jadilah generasi yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga mampu membawa nama baik keluarga dan Kabupaten Rote Ndao,” pesannya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Paulus Henuk secara resmi menyatakan Turnamen Sepak Bola NasDem Cup I Tahun 2026 ditutup. Ia berharap semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan yang telah terbangun selama turnamen dapat terus dipelihara demi kemajuan olahraga di Kabupaten Rote Ndao.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao turut memberikan penghargaan pada tim yang mendapatkan juara
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao turut memberikan penghargaan pada tim yang mendapatkan juara

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao yang juga Ketua DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua Askab PSSI Rote Ndao, Asisten II, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta para pecinta sepak bola di Kabupaten Rote Ndao.

Penutupan NasDem Cup I 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus mendorong perkembangan sepak bola daerah, memperkuat persatuan masyarakat, serta melahirkan atlet-atlet muda potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama kelompok tani penerima bantuan alat irigasi perpompaan.

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian kepada 40 Kelompok Tani

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan pemerintah secara tepat sasaran dan bertanggung jawab untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat penyerahan bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada 40 kelompok tani penerima manfaat di Kabupaten Rote Ndao tahun 2026, Selasa (13/10) bertempat di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao. Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Asisten II, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian kepada 40 Kelompok Tani
Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian kepada 40 Kelompok Tani

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Bupati juga mengingatkan bahwa pemanfaatan irigasi perpompaan perlu didukung dengan perencanaan yang matang, termasuk memperhatikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengoperasikan pompa air agar bantuan tersebut dapat berfungsi secara berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh kelompok tani untuk membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah dan dinas teknis. Menurutnya, petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Bapak dan Mama adalah pahlawan di sektor pertanian. Tanpa petani, bangsa ini akan menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu, kita harus bekerja sama untuk memajukan pertanian,” ungkapnya.

Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan alat irigasi perpompaan pada 40 kelompok tani
Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan alat irigasi perpompaan pada 40 kelompok tani

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao dalam laporannya menjelaskan bahwa bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian bertujuan membantu petani mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya air yang tersedia.

Program ini diarahkan untuk mendekatkan sumber air ke lahan pertanian, meningkatkan indeks pertanaman, serta mengoptimalkan luas lahan yang dapat diusahakan. Dengan dukungan irigasi yang memadai, lahan yang sebelumnya hanya ditanami atau dipanen satu kali dalam setahun diharapkan dapat ditingkatkan menjadi dua kali panen atau lebih, sesuai kondisi dan potensi lahan.

Ia menjelaskan, bantuan bagi 40 kelompok tani tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperjuangkan dukungan bagi sektor pertanian, yang kemudian dikawal oleh Dinas Pertanian hingga dapat direalisasikan.

Setiap kelompok tani memperoleh bantuan sebesar Rp150 juta sesuai dengan rencana usaha kelompok. Pencairan dana dilakukan dalam dua tahap, yakni 70 persen pada tahap pertama dan 30 persen pada tahap kedua.

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama kelompok tani penerima bantuan alat irigasi perpompaan.
Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama kelompok tani penerima bantuan alat irigasi perpompaan.

Dinas Pertanian akan mengawal penggunaan dana agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rekomendasi pencairan tahap kedua diberikan setelah penggunaan dana tahap pertama dinyatakan sesuai dengan peruntukannya.

Melalui bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap produktivitas pertanian semakin meningkat, pemanfaatan lahan menjadi lebih optimal, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao saat mendengarkan aspirasi langsung pengusaha pada audiensi untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Bupati Rote Ndao Audiensi dengan Pengusaha Ekspedisi, Bahas Dampak Kebijakan ODOL

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan audiensi bersama para pelaku usaha ekspedisi di Kabupaten Rote Ndao untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), Senin (12/10/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP), Kantor Bupati Rote Ndao.

Dalam audiensi tersebut, Bupati mendengarkan secara langsung aspirasi dan berbagai kendala yang dihadapi para pelaku usaha, khususnya terkait dampak kebijakan ODOL terhadap kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan audiensi bersama para pelaku usaha ekspedisi di Kabupaten Rote Ndao untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), Senin (12/10/2026).
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan audiensi bersama para pelaku usaha ekspedisi di Kabupaten Rote Ndao untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), Senin (12/10/2026).

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan keselamatan transportasi dan keamanan berkendara. Namun, penerapan kebijakan tersebut juga perlu mempertimbangkan kondisi geografis Rote Ndao sebagai daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut dan angkutan barang.

“Keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Namun, di sisi lain, kita juga perlu mengkaji dampak penerapan kebijakan tersebut terhadap keberlangsungan usaha dan biaya distribusi barang, termasuk keterkaitan antara tarif tiket penyeberangan dan biaya angkutan yang ditanggung oleh para pengusaha ekspedisi,” ungkap Bupati.

Menurutnya, kelancaran transportasi dan distribusi barang merupakan faktor penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, diperlukan pembahasan dan koordinasi lintas sektor agar penerapan kebijakan keselamatan transportasi tetap memperhatikan kebutuhan daerah kepulauan, keberlangsungan usaha, serta keterjangkauan biaya logistik.

Bupati Rote Ndao saat mendengarkan aspirasi langsung pengusaha pada audiensi untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)
Bupati Rote Ndao saat mendengarkan aspirasi langsung pengusaha pada audiensi untuk membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Kepala Balai, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pihak PT ASDP Indonesia Ferry untuk membicarakan persoalan tersebut. Selanjutnya, Bupati juga akan bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur guna mendiskusikan persoalan ini dan mencari solusi bersama.

Kebijakan ODOL sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menertibkan kendaraan angkutan barang yang melebihi ketentuan dimensi dan muatan. Pemerintah pusat terus mendorong penerapan kebijakan Zero ODOL 2027, dengan penguatan pengawasan dan penegakan aturan demi meningkatkan keselamatan lalu lintas, melindungi infrastruktur jalan, serta menciptakan sistem angkutan barang yang lebih tertib.

Foto bersama Bupati Rote Ndao bersama pengusaha usai audiensi membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)
Foto bersama Bupati Rote Ndao bersama pengusaha usai audiensi membahas dampak penerapan kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan para pelaku usaha untuk menemukan solusi yang mengutamakan keselamatan, sekaligus mempertimbangkan karakteristik wilayah kepulauan, keberlangsungan usaha ekspedisi, dan kelancaran pasokan kebutuhan masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Profil DKISP Tahun 2026

Profil Kabupaten Rote Ndao 2026