Foto bersama pada Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Bupati Rote Ndao Dorong Kebijakan Pajak dan Transfer Daerah Lebih Adil

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mendorong adanya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Bupati Rote Ndao saat menghadiri Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Bupati Rote Ndao saat menghadiri Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Hal tersebut disampaikan dalam Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Bupati menilai kejelasan pembagian kewenangan menjadi hal penting agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah.

Salah satunya sektor kelautan yang memiliki potensi besar bagi daerah. Namun, sebagian kewenangannya berada di tingkat provinsi. Karena itu, diperlukan skema pembagian kewenangan dan penerimaan yang lebih proporsional agar daerah yang memiliki sumber daya turut memperoleh manfaat secara optimal.

Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Bupati juga menyoroti kebijakan transfer ke daerah, termasuk pengurangan transfer yang dapat berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Ia meminta agar kepala daerah lebih dilibatkan dalam perumusan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kondisi fiskal daerah.

“Kalau kebijakan dirancang dan diketok di pusat tanpa melibatkan kepala daerah untuk memberikan masukan, maka imbasnya akan langsung dirasakan oleh kami di daerah,” tegasnya.

Menurut Bupati, kondisi fiskal setiap daerah berbeda sehingga kebijakan nasional perlu mempertimbangkan karakteristik dan kemampuan masing-masing daerah, terutama daerah dengan kapasitas fiskal terbatas seperti Rote Ndao.

Foto bersama pada Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Foto bersama pada Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Ia berharap workshop tersebut menjadi ruang dialog untuk menghasilkan kebijakan fiskal yang lebih adil, harmonis, dan responsif terhadap kebutuhan daerah, sehingga dapat memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

IMG-20260901-WA0015

Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Resmi di Tutup, Hadirkan Kreativitas dan Produk Lokal Rote Ndao

Rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao resmi ditutup, Senin (31/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini menghadirkan berbagai perlombaan, pameran pembangunan, produk UMKM serta panggung hiburan yang melibatkan masyarakat.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM

Sebanyak 236 peserta dari perangkat daerah, BUMN, BUMD dan pelaku UMKM turut ambil bagian. Sementara itu, tercatat 205 UMKM memanfaatkan kegiatan expo sebagai ruang pemasaran langsung bagi produk-produk lokal. Dari kegiatan tersebut, total omzet yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.

Beragam kegiatan turut mewarnai pelaksanaan expo, di antaranya lomba kebalai, line dance, lomba tari kreasi anak, lomba renang, Festival Rote Malole, Festival Tunas Bahasa Ibu, turnamen e-sport serta berbagai kegiatan hiburan.

Panggung hiburan juga mendapat perhatian khusus karena melibatkan sekitar 80 pengisi acara, mulai dari jenjang PAUD, SMP, SMA hingga kelompok masyarakat. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan bakat.

Bupati Rote Ndao saat memberikan hadiah pada pemenang lomba selama bulan Agustus
Bupati Rote Ndao saat memberikan hadiah pada pemenang lomba selama bulan Agustus

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dalam evaluasinya menyampaikan sejumlah catatan untuk perbaikan kegiatan ke depan. Ia menyoroti kualitas sound system, pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam, kebersihan lokasi, kesiapan stan pembangunan serta penerangan di sekitar tribun.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak sekolah harus memperhatikan waktu pelaksanaan. Selain itu, persoalan kebersihan harus menjadi perhatian bersama.

“Jangan sampai sampah berserakan di mana-mana. Kebersihan harus terus disampaikan melalui panggung utama agar menjadi perhatian seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa expo UMKM harus terus dikembangkan sebagai ruang pemasaran nyata bagi produk lokal. Pemerintah daerah, kata dia, akan merancang weekend bazar di Civic Center yang dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berjualan sekaligus menikmati panggung hiburan dan kegiatan olahraga seperti zumba.

 

Pemda juga berencana menyiapkan anggaran pada tahun depan untuk mendukung pelatihan digital marketing bagi pemuda, sehingga pelaku usaha muda dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran produk.

Sementara itu, Dekranasda Rote Ndao direncanakan dikembangkan menjadi ruang kuliner atau restoran. Pemuda yang memiliki kemampuan di bidang kuliner akan diberikan kesempatan untuk mengembangkan usaha dengan mengajukan proposal bisnis yang layak.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pelaku UMKM, panitia dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi. Saya berharap ke depan kita terus memperbaiki kualitas kegiatan sehingga pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.

Suasana kegiatan saat penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM
Suasana kegiatan saat penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM

Sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan yang Mahakuasa, Penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM diakhiri dengan Kebaktian Penyegaran Rohani (KPI).

Diakhir dari semua rangkaian kegiatan penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM, Pemerintah menyerahkan secara langsung hadiah dan penghargaan kepada seluruh pemenang dari berbagai lomba yang telah di selenggarakan selama bulan agustus seperti lomba kebalai, line dance, lomba tari kreasi anak, lomba renang, Festival Rote Malole, Festival Tunas Bahasa Ibu. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Kebalai Bergema di Hari Terakhir, Festival Tunas Bahasa Ibu Sukses Pukau Penonton

Festival Tunas Bahasa Ibu Kabupaten Rote Ndao mencapai puncaknya dengan suasana meriah. Memasuki hari terakhir pelaksanaan, Lapangan Christian Nehemia Dillak, Jumat (29/8/2026), dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan penampilan tarian dan lirik kebalai dari para peserta.

Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.
Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Sebanyak 45 sekolah, terdiri dari 28 Sekolah Dasar (SD) dan 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Rote Ndao, tampil dalam ajang pelestarian bahasa dan budaya daerah tersebut.

Setiap peserta tampil penuh semangat dan energi, membawakan bahasa ibu melalui lirik-lirik yang dipadukan dengan tarian Kebalai, salah satu kesenian khas Kabupaten Rote Ndao. Penampilan para peserta mendapat sambutan meriah dari penonton yang memadati lapangan.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran para guru, orang tua, peserta, dan masyarakat yang memberikan dukungan langsung kepada anak-anak yang tampil.

Penonton yang memadati Lapangan CH. Nehemi Dillak pada malam penutupan Festival Bahasa Ibu.
Penonton yang memadati Lapangan CH. Nehemi Dillak pada malam penutupan Festival Bahasa Ibu.

Penampilan peserta dinilai oleh lima orang juri yang bertugas menilai berbagai aspek penampilan sesuai ketentuan lomba. Para peserta pun berusaha memberikan penampilan terbaik pada babak akhir festival.

Festival Tunas Bahasa Ibu tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda Rote Ndao untuk mengenal, menggunakan, mencintai, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah.

Meriahnya hari terakhir festival menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap upaya pelestarian bahasa ibu dan budaya lokal, sekaligus menjadi momentum untuk terus menanamkan kecintaan terhadap budaya Rote Ndao kepada generasi penerus. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.

Rote Splash Semarakkan HUT RI ke-81, Puluhan Pelajar dan Masyarakat Adu Kemampuan Renang

Klub Renang Oemau menggelar Lomba Renang Pelajar dan Umum bertajuk “ROTE SPLASH” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kamis (27/08) bertempat di Kolam Kanda Radja, Desa Sanggaoen .

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 60 peserta ini menjadi ajang untuk menyalurkan minat dan bakat olahraga renang sekaligus mendorong semangat sportivitas di kalangan pelajar maupun masyarakat umum di Kabupaten Rote Ndao. Perlombaan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta serta masyarakat yang hadir.

Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.
Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.

Kegiatan ROTE SPLASH secara resmi dibuka oleh Ibu Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta para pelatih yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga merupakan wadah penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet renang di daerah.

“Terima kasih banyak buat semua panitia, pelatih sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Ke depan perkuat kolaborasi antara komunitas renang dengan pemerintah sehingga dapat mencetak atlet yang unggul, mengharumkan keluarga dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao,” ujar Wakil Bupati. Ia berharap sinergi antara komunitas olahraga dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga pembinaan atlet dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mampu melahirkan perenang-perenang berprestasi yang dapat membawa nama baik Rote Ndao ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam perlombaan kategori putri, sejumlah peserta berhasil mencatatkan hasil terbaik. Pada kelompok SD, tiga besar ditempati oleh Lady Grace Adu, Gaby Adu, dan Raizel Octovianus. Sementara kategori SMP diraih oleh Misyelca Taek, Nadyne G. Sayd, dan Princes M. Sine. Untuk kategori SMA, posisi tiga besar ditempati oleh Yuleni A. Ukat, Vanessa E. Lonak, dan Michelle C. Sayd. Sedangkan kategori umum putri menempatkan Noni Yuliyanti Baicao sebagai peraih posisi pertama dan Shela Gresensilia Toelle di posisi berikutnya.

Foto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Kepala PD dan peserta Lomba Renang Rote Spalsh
Foto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Kepala PD dan peserta Lomba Renang Rote Spalsh

Pada kategori putra, kelompok SD menempatkan Sodi Taek, Andrea Natunepha, dan Jeysi B. M. Pahie sebagai tiga peserta dengan hasil terbaik. Untuk kategori SMP, tiga besar diraih oleh Redit O. Toelle, Estevano Balo, dan Dion Taek. Selanjutnya, kategori SMA menempatkan Marselo Taek, Dandy A. Toelle, dan Andre Ahin. Sementara pada kategori umum putra, tiga besar ditempati oleh Kevin M. Dethan, Roland G. Mahdau, dan Reynaldi Ndolu. Hasil tersebut menjadi bagian dari catatan prestasi para peserta dalam ajang ROTE SPLASH 2026.

Pelaksanaan ROTE SPLASH diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan semata, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga renang di Kabupaten Rote Ndao. Dengan dukungan komunitas, pelatih, pemerintah, orang tua, dan masyarakat, potensi para atlet muda diharapkan dapat terus dikembangkan. Semangat kompetisi, sportivitas, dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam ROTE SPLASH juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)

 

 

20260827_095750

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 berlangsung penuh sukacita dan makna, dengan melibatkan anak-anak dalam berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh anak-anak sebagai bentuk penghargaan terhadap peran, potensi, dan keberadaan anak sebagai bagian penting dalam kehidupan gereja dan masyarakat.

Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Dalam suasana ibadah yang penuh khidmat, rangkaian acara turut dimeriahkan dengan persembahan pujian dari anak-anak pendeta dan persembahan pujian oleh Ilov Ndun. Selain itu, ditampilkan drama refleksi yang menggambarkan berbagai dinamika kehidupan yang dialami anak-anak. Drama tersebut mengingatkan bahwa di tengah berbagai tantangan dan persoalan kehidupan, Tuhan senantiasa hadir, menyertai, dan memberikan kekuatan kepada setiap anak.

Setelah drama refleksi, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan agar setiap anak senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan. Doa bersama juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh keluarga, gereja, dan masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, penuh kasih, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.

Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Semarak perayaan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam kreativitas anak. Penampilan tersebut meliputi tarian dari Jemaat Imanuel Eahun Royim, fashion show, vocal group, dance, permainan sasando oleh Djitron Pah, tarian kreasi, serta tarian adat. Berbagai penampilan tersebut menunjukkan keberanian, bakat, kreativitas, dan semangat anak-anak dalam mengekspresikan diri sekaligus melestarikan seni dan budaya.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula Suara Gembala oleh Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur, S.Th., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak dari berbagai hal buruk yang dapat mengancam kehidupan dan masa depan mereka. Anak-anak harus mendapatkan rasa nyaman, perlindungan, kasih sayang, serta ruang yang memadai untuk bertumbuh dan berkembang secara utuh.

Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Melalui ibadah, doa, refleksi, dan pentas seni, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang sukacita bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat bagi keluarga, gereja, dan seluruh masyarakat bahwa menjaga anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, kreatif, serta memiliki masa depan yang baik. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Bupati Rote Ndao Launching Benih Padi Inpari 32 Produksi Lokal

Bupati Rote Ndao melaunching benih padi sebar/label biru varietas Inpari 32 yang diproduksi di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan berlangsung di Arena Pameran Pembangunan UMKM dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Selasa (25/8).

 

Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar
Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar

Launching tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao serta perwakilan Produsen Benih Timor Tani Sejahtera. Produksi benih ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan produsen benih lokal.

Bupati menyampaikan, produksi gabah/beras petani Rote Ndao hingga Januari–Juli 2026 telah mengalami surplus. Bulog NTT/Rote Ndao telah menyerap 1.476 ton, meningkat dibandingkan sepanjang 2025 yang hanya mencapai 509 ton.

Program ini menjadi bagian dari Mbule Lima: Rote Ndao Bertani, untuk mendorong ketersediaan benih padi bermutu dan bersertifikasi yang diproduksi secara lokal. Langkah tersebut diharapkan memudahkan akses benih bagi petani sekaligus meningkatkan produktivitas dan produksi padi.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani
Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Sebagai tahap awal, penangkaran benih dilakukan di lahan seluas 4,3 hektare dan menghasilkan 19.470 kilogram benih padi. Benih tersebut akan dipasarkan kepada petani/kelompok tani dengan harga Rp13.000 per kilogram, sekaligus mendukung program bantuan benih padi nasional. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Rote Mengajar 2026 Resmi Ditutup, Haru dan Bahagia Warnai Malam Puncak

Rangkaian kegiatan Gerakan Rote Mengajar – Mai Fali E 2026 resmi berakhir dalam suasana haru dan bahagia. Malam puncak sekaligus penutupan kegiatan berlangsung di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, Selasa (25/08/2026).

Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar

Penutupan menjadi momen emosional bagi para relawan setelah menjalani rangkaian kegiatan berbagi inspirasi bersama anak-anak dan masyarakat Rote Ndao. Sebanyak 205 relawan, terdiri dari 133 relawan dari luar Rote Ndao dan 72 relawan dari dalam daerah, terlibat dalam gerakan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan bahwa Rote Mengajar bukan sekadar kegiatan mengajar, tetapi sebuah gerakan untuk menyalakan mimpi dan keberanian anak-anak Rote Ndao.

Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan
Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan

Melalui Kelas Inspirasi, para relawan hadir di 34 sekolahdan menjangkau sekitar 2.500 anak. Para relawan berbagi pengalaman tentang profesi, perjalanan hidup, keberhasilan, kegagalan, hingga berbagai pelajaran kehidupan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, sekolah, guru, Universitas Nusa Lontar, keluarga besar Rote di Kota Kupang, host family, panitia, komunitas, perangkat daerah, dunia usaha, para mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Salah seorang relawan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao serta panitia. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi selama mengikuti Rote Mengajar dan berharap semakin banyak orang mengenal Rote Ndao.

Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar terus mendukung mimpi dan cita-cita anak-anak, sehingga kelak semakin banyak generasi hebat dan pemimpin masa depan yang lahir dari Rote Ndao.

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026
Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Selain penutupan Rote Mengajar, malam puncak juga dirangkaikan dengan launching PERMATA (Program Generasi Emas Rote Ndao) sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia untuk mempersiapkan generasi muda daerah yang unggul dan berdaya saing.

Suasana malam semakin semarak dengan panggung hiburan yang menampilkan 27 pertunjukan dari berbagai sekolah dan sanggar seni di Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Screenshot_20260826_093117_Gallery

Refleksi Rote Mengajar, Relawan: Bukan Hanya Menginspirasi, tetapi Juga Terinspirasi

Rangkaian kegiatan Rote Mengajar terus berlanjut. Kali ini, panitia dan para relawan mengikuti kegiatan refleksi bersama yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, (Selasa, 25/08).

Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Refleksi Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Refleksi Rote Mengajar

Kegiatan refleksi diisi dengan testimoni langsung dari para relawan yang terlibat dalam program Rote Mengajar. Mereka berbagi cerita tentang pengalaman, keseruan, serta berbagai hal yang mereka temui selama turun mengajar di sekolah-sekolah di Rote Ndao.

Para relawan mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari gerakan yang mengusung tagline “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi.”Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar kesempatan untuk berbagi ilmu kepada anak-anak, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan mendapatkan inspirasi.

Salah seorang relawan  Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th yang berprofesi sebagai pendeta mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya datang membawa inspirasi, tetapi justru turut terinspirasi dari pengalaman selama mengikuti Rote Mengajar. Bahkan, selama kegiatan berlangsung, ia sempat menginap di UKS SDI Ndudale.

Salah seoranh relawan Rote Mengajar saat memberikan testimoni kegiatan.
Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th salah seorang Relawan Rote Mengajar saat memberikan testimoni kegiatan.

Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam baginya. Ia melihat langsung semangat dan potensi anak-anak Rote Ndao.

Menurutnya, anak-anak Rote tidak kalah pintar dengan anak-anak dari daerah lain. Dengan tekad, kemauan belajar dan kesempatan yang sama, mereka memiliki peluang besar untuk berhasil dan meraih cita-cita.

Dalam kegiatan mengajar, ia juga membagikan berbagai keterampilan kepada anak-anak, mulai dari teknik membaca buku secara cepat hingga cara menjadi public speaker yang baik. Berbagai tips dan trik diberikan untuk membangun keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri anak-anak.

Relawan Rote Mengajar saat megikuti kegiatan refleksi
Relawan Rote Mengajar saat megikuti kegiatan refleksi

Kegiatan refleksi ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Rote Mengajar merupakan gerakan turun mengajar yang melibatkan para relawan pengajar dan relawan dokumentasi. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan di Pulau Rote.

Para relawan hadir membawa cerita, pengalaman, pengetahuan dan inspirasi untuk mendorong anak-anak Rote Ndao berani bermimpi lebih tinggi. Mereka juga memperkenalkan beragam profesi dan membuka wawasan anak-anak tentang berbagai pilihan yang dapat mereka jalani di masa depan.

Pada akhirnya, Rote Mengajar bukan hanya tentang relawan yang datang untuk mengajar. Ini adalah tentang saling belajar, saling menginspirasi, dan menumbuhkan keyakinan bahwa anak-anak Rote Ndao mampu melangkah lebih jauh dengan potensi yang mereka miliki. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

20260824_123041

Rasa Solidaritas, ASN Pemkab Rote Ndao Donasi “PEDULI FLORES”

Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi donasi peduli Flores yang terjadi pada Sabtu, (15/08) lalu, pukul 04:58:23 Waktu Indonesia Barat (WIB) wilayah Flores, Nusa Tenggara timur. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi  7,7 M  berlokasi diarah timur laut Nagegeo, Nusa Tenggara Timur.

Plt. Sekda Kab. Rote Ndao Daniel Nalle saat ikut memberikan donasi "Peduli Flores"
Plt. Sekda Kab. Rote Ndao Daniel Nalle saat ikut memberikan donasi “Peduli Flores”

Bertempat di halaman kantor bupati, Senin (24/08) pagi, Bupati Rote Ndao melalui, Penjabat Sekretaris Daerah, Daniel Welhelmus Nalle, S.Pt saat memimpin apel pagi menjelaskan aksi kemanusian ini dilaksanakan secara sukarela di tempat Apel dan di lanjutkan pada setiap Perangkat Daerah (PD) untuk segera didonasikan melalui BPBD Kabupaten Rote Ndao

“Sumbangan sukarela ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas kita kepada sesama kita di Flores yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan, semoga dengan bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang ada terkena dampak bencana di Flores”

Oleh karena itu, Atas nama pemerintah kabupaten Rote Ndao, rasa solidaritas dan dukungan secara sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ini kiranya menjadi bagian yang penting bagi masyarakat di Flores yang saat ini sedang menghadapi situasi masa sulit dan sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua.

Para ASN Kab. Rote Ndao saat ikut memberikan donasi "Peduli Flores"
Para ASN Kab. Rote Ndao saat ikut memberikan donasi “Peduli Flores”

Selain bentuk dukungan dan solidaritas, dalam arahannya, PJ. Sekretaris Daerah, Daniel Welhelmus Nalle,S.Pt menegaskan kembali pentingnya penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara tegas dan berjenjang bagi yang terus menerus melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Diharapan agar dengan adanya evaluasi ini dapat meningkatkan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Panggung Hiburan Malam Ke-20 Semarakkan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao

Panggung Hiburan Malam Ke-20 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao berlangsung meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas masyarakat, khususnya dari kalangan anak-anak, pelajar, komunitas, serta kelompok masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Antusiasme penonton terlihat sejak awal hingga akhir acara yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan
Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Penampilan diawali oleh anak-anak PAUD Generasi Emas yang membawakan lagu Indonesia Pusaka dan Mana Lolo Banda. Suasana semakin semarak dengan penampilan PAUD Pelita Harapan yang menyanyikan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Foti. Sementara itu, PAUD Shekinah Lelain tampil dengan Dance Modern, dilanjutkan dengan pembacaan ayat hafalan dan Pancasila. Penampilan anak-anak usia dini tersebut mendapat apresiasi hangat dari masyarakat karena menunjukkan keberanian, kreativitas, dan semangat belajar sejak usia dini.

Kemeriahan kemudian dilanjutkan oleh para pelajar dari berbagai sekolah. SD GMIT Mbueain Rote Barat menampilkan solo dari Irleng Putri Giri serta Foti yang dibawakan oleh Mahesa Giri dan Martin Feoh. SD Nggaelai turut menghibur penonton melalui penampilan Foti dan Tari Kreasi. Beragam pertunjukan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada masyarakat yang hadir di lokasi pameran.

Tidak hanya dari kalangan pelajar, panggung hiburan malam ke-20 juga diramaikan oleh komunitas dan kelompok masyarakat. Grup Pemberontak Ritme tampil dengan Line Dance yang energik, disusul Mama-Mama Kampung Biru yang juga membawakan Line Dance dengan penuh semangat. Penampilan Imanuel Dancer melalui Dance TikTok semakin menambah warna dan dinamika panggung, sehingga suasana malam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin hidup dan menghibur.

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan
Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Penampilan berikutnya datang dari UPTD SMP Satap Derenitan yang menyuguhkan Line Dance dan Trio. Sementara itu, UPTD SD Negeri Oebafok Rote Barat Daya turut ambil bagian dengan menampilkan Line Dance. Seluruh peserta tampil dengan penuh percaya diri dan antusias, menunjukkan bahwa Pameran Pembangunan dan Expo UMKM bukan hanya menjadi ruang promosi pembangunan dan produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni, kreativitas, dan bakat yang dimiliki.

Panggung Hiburan Malam Ke-20 akhirnya menjadi bagian penting dalam menyemarakkan rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Beragam penampilan dari PAUD, sekolah, komunitas, hingga kelompok masyarakat mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong dalam mengisi kemerdekaan. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda dan masyarakat Rote Ndao untuk berkarya, melestarikan seni budaya, serta membangun rasa cinta terhadap daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)