Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026

Rakortek Regional di Semarang, Kolaborasi Pemerintah Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Pemerintah terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Hal ini menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 21–23 September 2026.

Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026
Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026

Kegiatan ini turut diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui perangkat daerah terkait, yakni Dinas P3AP2KB, Bapperida dan Dinas Kesehatan, melalui Zoom Meeting. Untuk peserta dari Rote Ndao, kegiatan diikuti dari Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya dengan komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama yang nyata antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Kinerja bapak dan ibu dipertaruhkan untuk anak-anak kita. Tidak perlu hanya komitmen, harus ada kolaborasi,” tegas Ahmad Luthfi.

Suasana Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Suasana Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden, Eddy Cahyono Sugiarto, menekankan pentingnya komitmen kepala daerah dalam menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan.

Menurutnya, komitmen tersebut harus diterjemahkan menjadi aksi nyata yang menyasar langsung kelompok sasaran. Pada 2025–2026 tidak dilakukan SSGI, sehingga kinerja akan diukur melalui capaian output dari setiap intervensi prioritas.

Karena itu, seluruh kelompok sasaran perlu dipastikan memperoleh intervensi yang dibutuhkan dengan kualitas yang baik. Upaya ini membutuhkan keterlibatan seluruh OPD, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dunia usaha, dan lembaga masyarakat sipil.

Foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi menurunkan angka stunting. Semoga ini berguna bagi seluruh anak di Indonesia,” ujar Eddy.

Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, keikutsertaan dalam Rakortek ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam memastikan program pencegahan dan percepatan penurunan stunting di daerah berjalan secara terpadu dan tepat sasaran. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-09-18 at 16.50.23 (1)

Semarak Harhubnas 2026 di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Bangun Budaya Keselamatan Transportasi

Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Keselamatan Transportasi, Jumat (18/9/2026). Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan melibatkan jajaran pemerintah daerah, insan perhubungan, instansi vertikal, BUMN/BUMD, mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga bersama, tetapi juga membawa pesan penting mengenai keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi.

Bupati Rote Ndao Menyampaikan Sambutan dalam Kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Keselamatan Transportasi

“Hari ini kita tidak hanya berjalan bersama untuk menjaga kesehatan, tetapi juga membawa pesan yang jauh lebih besar, yakni membangun budaya keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan membangun kebiasaan bertransportasi yang aman, disiplin, dan saling menghargai.
“Kita harus membangun kebiasaan bertransportasi yang aman, disiplin, dan saling menghargai,” lanjut Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dengan membangun budaya keselamatan sejak dari keluarga.
“Budaya keselamatan juga perlu dibangun sejak dari keluarga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menjadikan keselamatan berkendara sebagai bentuk tanggung jawab dan bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya.

Bupati kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya berpesan agar senantiasa berhati-hati, menjaga ketertiban, serta tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang rute yang dilewati,” pesan Bupati.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Paulus Henuk selanjutnya melepas peserta Jalan Sehat sebagai tanda dimulainya kegiatan.
Setelah pelepasan peserta, kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao, Hangry Mooy, SH., M.Hum.
Dalam laporannya, Hangry Mooy menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas Tahun 2026 yang bertujuan membangun kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran terhadap keamanan serta keselamatan transportasi.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sejumlah mitra dan sponsor turut berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan, baik melalui dukungan dana maupun tiket. Dukungan tersebut antara lain berasal dari UPBU D.C. Saudale Rote, UPP Ba’a, Dinas Perhubungan, PT Nindya Karya, Bahari Express, Lion Parcel, Susi Air, ASDP, Tujuh Jaya, PT Queen/Ekspedisi, Keagenan TMM, PBM SBM, Garda Maritim, NN, NSS, TND, Bank Mandiri, dan Qinara Cell.
Peserta kemudian mengikuti Jalan Sehat sesuai rute yang telah ditentukan. Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize bagi peserta. Hadiah diberikan melalui mekanisme yang telah disiapkan panitia dan diserahkan oleh pejabat yang hadir, mitra kerja, serta para sponsor.
Melalui peringatan Harhubnas Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap semangat membangun konektivitas transportasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan, ketertiban dan kedisiplinan dalam menggunakan transportasi.
Semangat “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” diharapkan tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga menjadi semangat bersama untuk mewujudkan transportasi yang semakin aman, tertib, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat serta pembangunan Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Pemkab Rote Ndao Dorong Energi Bersih Harus Jawab Kebutuhan Nyata Masyarakat 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk mendorong transisi menuju 100% Energi Terbarukan melalui kegiatan Audiensi Tindak Lanjut Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan, yang digelar di Aula Kopdit Sehati Ba’a, Selasa (15/09/2026). 

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang di inisiasi langsung oleh Tim Program NTT Net-Zero Emmisions dengan menghadirkan beberapa kepala OPD terkait dan beberapa NGO yang ada di Kab. Rote Ndao.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiensi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, menekankan bahwa transisi energi tidak sekadar soal teknologi, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, ada dua fokus utama yang dibahas. Pertama, asesmen terhadapa fasilitas PLTS-Desalinasi yang saat ini tidak beroperasi di Rote Ndao. Bupati menekankan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan saja.

“Keputusan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan,” ujarnya.

Ia meminta dilakukan asesmen menyeluruh meliputi kondisi teknis, status aset, kewenangan, operator, pembiayaan, penerima manfaat, serta biaya operasi dan pemeliharaan. Model pengelolaan harus disepakati sebelum fasilitas dioperasikan kembali, termasuk kejelasan pemilik aset, operator, pembiayaan rutin, dan pengawasan kualitas air.

Fokus kedua adalah inisiasi penyusunan Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan. Bupati menegaskan angka 100 persen harus diterjemahkan ke dalam tahapan yang realistis, terukur, dan sesuai kewenangan. Peta jalan tersebut harus memuat kondisi awal sistem energi, proyeksi kebutuhan, potensi energi terbarukan, prioritas sektor, daftar proyek, kebutuhan jaringan, pilihan pembiayaan, serta indikator pencapaian.

Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Bupati juga mengaitkan energi bersih dengan penggerak ekonomi daerah. Energi terbarukan diharapkan mendukung penyediaan air bersih, pertanian terintegrasi, pengolahan hasil, rantai dingin perikanan, produksi garam, rumput laut, UMKM, pariwisata, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pelayanan di pulau-pulau kecil.

Untuk itu, Bupati meminta Bapperida menjadi focal point koordinasi awal dan memimpin penyusunan matriks tindak lanjut bersama perangkat daerah dan mitra IESR melalui program NTT NZE 2050.

“Energi bersih harus membantu menyediakan air, menggerakkan kegiatan produktif, memperkuat ketahanan pangan, menurunkan beban masyarakat, dan meningkatkan kemampuan daerah menghadapi perubahan iklim. Semoga pertemuan ini memberi dasar yang kuat bagi pemulihan pelayanan air bersih dan pengembangan energi terbarukan yang mendukung kesejahteraan masyarakat Rote Ndao,” tutup sambutan Bupati yang dibacakan Pj Sekda Daniel W. Nalle.

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan
Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Sementara itu Program Manager NTT NZE 2050 dari IESR Muhammad Maghribul Falah dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pemodelan di Bali dan Timor telah berhasil memetakan kebutuhan energi hingga 2050. Model serupa akan diterapkan di Rote Ndao dengan menyesuaikan karakteristik kepulauan, potensi garam, rumput laut, dan perikanan.

Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan transisi energi di Rote Ndao mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Keranda jenasah Willi Mbuik saat di bawah ke tempat peristirahatan terakahir.

Pemkab Rote Ndao Antar Kepergian Wili Mbuik, Putri Rote yang Gugur Mengabdi di Papua

Tangis haru dan suasana duka menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi Willi Mbuik, S.P., putri Rote Ndao yang gugur saat menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (14/09).

Keranda jenasah Willi Mbuik saat di bawah ke tempat peristirahatan terakahir.
Keranda jenasah Willi Mbuik saat di bawah ke tempat peristirahatan terakahir.

Jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Rote Ndao turut mengantar kepergian almarhumah Wili Mbuik melalui upacara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian putri daerah yang telah mengabdikan ilmu dan tenaganya bagi masyarakat di tanah Papua.

Upacara penghormatan tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel Welhelmus Nalle, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT Noldy Hosea Pellokila, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT Adi E. Mandala, Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, perwakilan Kodim 1627/Rote Ndao, perwakilan Lanal Pulau Rote, Para Pimpinan Perangkat Daerah, ASN Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, serta keluarga dan masyarakat yang hadir memberikan penghormatan terakhir.

ASN Rote Ndao Mengantar Putri Daerah ke Peristirahatan Terakhir

ASN Kab. Rote Ndao saat mengantarkan Almh. Willi Mbuik ke peristirahatan yang terkahir.
ASN Kab. Rote Ndao saat mengantarkan Almh. Willi Mbuik ke peristirahatan yang terkahir.

Almarhumah Willi Mbuik lahir di Mbaoen pada 29 November 2001. Ia meninggal dunia di Wamena pada 9 September 2026 dalam usia yang masih sangat muda.

Jenazahnya kemudian dimakamkan pada Minggu, 13 September 2026, melalui ibadah penguburan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Elim Mbaoen Klasis Rote Barat Laut, Pdt. Lea R.P Suki-Dolpali, STh

Bagi jajaran ASN Kabupaten Rote Ndao, kepergian Wili bukan sekadar kehilangan seorang putri daerah. Ia adalah bagian dari keluarga besar aparatur negara yang telah memilih jalan pengabdian, bahkan harus mempertaruhkan nyawa ketika menjalankan tugas di wilayah yang memiliki risiko keamanan tinggi.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao dan jajaran ASN saat memberikan penghormatan terakhir.
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao dan jajaran ASN saat memberikan penghormatan terakhir.

Kehadiran jajaran ASN dalam upacara kedinasan menjadi simbol bahwa pengabdian seorang ASN tidak berhenti ketika tugasnya berakhir, tetapi akan terus dikenang oleh institusi dan masyarakat yang ditinggalkannya.

Wili bersama dua rekan kerjanya, Aprida Rapi dan drh. Alfonsius Albinus Mehan, gugur ketika menjalankan pelayanan publik di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Ketiganya tengah melaksanakan tugas penyaluran bantuan ketahanan pangan bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

Putri Mbaoen yang Mengabdi Jauh dari Kampung Halaman

Penghormatan terkahir oleh Ayah dan keluarga Almh. Willi Mbuik.
Penghormatan terkahir oleh Ayah dan keluarga Almh. Willi Mbuik.

Wili merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dan penerima beasiswa Bidikmisi. Dari tanah Rote, ia menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjana dan kemudian memilih mengabdikan ilmunya untuk masyarakat.

Jalan pengabdiannya membawanya jauh dari kampung halaman, hingga ke Papua Pegunungan. Ia pergi bukan membawa senjata, tetapi membawa tugas negara, ilmu pengetahuan, dan misi pelayanan kepada masyarakat. Namun, perjalanan pengabdian itu berakhir tragis.

Kepergian Wili meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, masyarakat Rote Ndao, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, serta seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Keluarga Minta Jaminan Keselamatan

Dalam suasana duka tersebut, keluarga menyatakan telah dengan hati penuh haru merelakan kepergian almarhumah Wili Mbuik.

Namun, dari mimbar duka, keluarga juga menyampaikan harapan sekaligus tuntutan agar pemerintah memberikan jaminan keamanan nyata bagi warga NTT lainnya yang masih berada di wilayah konflik.

Keluarga berharap Wili menjadi korban terakhir dari peristiwa tragis tersebut. Pemerintah dan aparat keamanan diminta mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi atau memberikan perlindungan maksimal kepada warga NTT yang masih berada di daerah berisiko.

Mengenang Wili Berarti Menuntut Jaminan Keselamatan”

Wakil Gubernur NTT saat memberikan penguatan pada acara pemakaman almh. Willi Mbuik
Wakil Gubernur NTT saat memberikan penguatan pada acara pemakaman almh. Willi Mbuik

Dalam prosesi pemakaman, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan bahwa gugurnya Wili harus menjadi alarm keras bagi pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan keselamatan warga sipil maupun para abdi negara yang menjalankan tugas di wilayah berisiko tinggi.

“Mengenang Wili berarti menuntut jaminan keselamatan bagi setiap manusia yang melangkahkan kaki ke pelosok negeri demi memajukan peradaban.”

Pemerintah Provinsi NTT juga menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah terbaik demi memastikan keselamatan warga NTT yang masih berada di Jayawijaya dan menghadapi ancaman di wilayah konflik.

 

Hari itu, Rote Ndao tidak hanya menguburkan seorang putri daerah. Rote Ndao mengantar seorang ASN muda yang gugur dalam pengabdian.

Dari Mbaoen, langkah kecil seorang putri Rote pernah membawa harapan jauh hingga ke tanah Papua. Kini ia telah kembali ke tanah kelahirannya untuk beristirahat dalam

Wakil Gubernur NTT saat memberikan penghormatan terakhir pada Almh. Willi Mbuik.
Wakil Gubernur NTT saat memberikan penghormatan terakhir pada Almh. Willi Mbuik.

Selamat jalan, Nona Wili Mbuik.

Pengabdianmu tidak akan pernah sia-sia. Namamu akan tetap dikenang sebagai putri Rote Ndao yang memilih mengabdi jauh dari tanah kelahiran, hingga akhir hayatnya. (PPID Utama_DKISP Kabupaten Rote Ndao)

20260913_162305

Monev Infrastruktur, Bupati Rote Ndao Pastikan Pembangunan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sejumlah kegiatan fisik konstruksi di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Kamis (10/9/2026).

Bupati melakukan Monev di Bendung Ingupapan Desa Nusakdale Kecamanan Pantai Baru
Bupati melakukan Monev Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ingupapan, desa Nusakdale Kecamatan Pantai Baru

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam Monev adalah Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ingupapan, desa Nusakdale Kecamatan Pantai Baru yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2024.

Hasil di lapangan menunjukkan keberadaan Bendung dan saluran Irigasi D.I Ingupapan  memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani. Dengan tersedianya dukungan pengairan dari bendung dan saluran irigasi tersebut, petani kini dapat mengolah lahan hingga dua musim tanam, sehingga turut meningkatkan hasil pertanian dan produktivitas masyarakat.

Monev kemudian dilanjutkan pada Peningkatan Ruas Jalan Oele–Batulilok (Lapen) di Desa Batulilok, Kecamatan Rote Selatan.

Bupati melakukan Monev di Ruas Jalan Oele–Batulilok (Lapen) di Desa Batulilok, Kecamatan Rote Selatan.
Bupati melakukan Monev di Ruas Jalan Oele–Batulilok (Lapen) di Desa Batulilok, Kecamatan Rote Selatan.

Infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat. Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar akses masyarakat serta menunjang pelayanan dasar.

Melalui Monev ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memastikan setiap pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan infrastruktur diharapkan terus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dalam mendukung sektor pertanian, memperlancar konektivitas maupun membuka peluang ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

20260908_192323

Nuansa Adat Rote Warnai Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao

Nuansa adat Rote mewarnai pembukaan Sidang III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 yang berlangsung, Selasa (8/9/2026). Sidang III menjadi momentum penting bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk membahas sejumlah agenda strategis bagi pembangunan daerah.

Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao.
Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao

Berdasarkan Keputusan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Rote Ndao Nomor 05/BANMUS.DPRD/RN/2026 tanggal 7 September 2026, Sidang III berlangsung mulai 8 hingga 21 September 2026. Agenda utama persidangan adalah pembahasan dan penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2026.

 

Selain Perubahan APBD, terdapat tiga Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, yakni perubahan Perda tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, serta Raperda tentang Pembentukan Badan Pengelola Perbatasan Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa pembahasan Perubahan APBD 2026 memiliki arti penting di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Suasana Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao
Suasana Pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao

Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menjaga kapasitas fiskal, keberlanjutan pelayanan publik, dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Hasilnya, Kabupaten Rote Ndao memperoleh tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp35,030 miliar serta penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp1,376 miliar, sehingga total tambahan anggaran mencapai sekitar Rp36,407 miliar.

Namun, tambahan fiskal tersebut, menurut Bupati, harus tetap dikelola secara efisien, efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan DPRD menekankan pentingnya pembahasan perubahan anggaran dilakukan secara cermat dan konstruktif antara DPRD dan Pemerintah Daerah. DPRD juga meminta Pemerintah Daerah segera menyiapkan dokumen RAPBD Tahun Anggaran 2027 agar pembahasannya dapat dilakukan tepat waktu pada persidangan berikutnya.

Dalam rangkaian pembukaan sidang, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, turut membacakan Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2026.

Dalam penyampainnya Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah hingga 31 Agustus 2026 sebesar Rp505,14 miliar. Angka tersebut setara 67,99% dari target pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp742,99 miliar dalam APBD Tahun 2026.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp420,58 miliar atau 53,22% dari total anggaran Rp790,22 miliar.

Foto penyerahan dokumen Ranperda untuk pembahasan pada Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao.
Foto penyerahan dokumen Ranperda untuk pembahasan pada Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao.

Penyampaian Nota Keuangan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran mengenai perubahan kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.

Pembukaan Sidang III ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan anggaran dan regulasi daerah. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama pada Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Bupati Rote Ndao Dorong Kebijakan Pajak dan Transfer Daerah Lebih Adil

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mendorong adanya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Bupati Rote Ndao saat menghadiri Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Bupati Rote Ndao saat menghadiri Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Hal tersebut disampaikan dalam Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Bupati menilai kejelasan pembagian kewenangan menjadi hal penting agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah.

Salah satunya sektor kelautan yang memiliki potensi besar bagi daerah. Namun, sebagian kewenangannya berada di tingkat provinsi. Karena itu, diperlukan skema pembagian kewenangan dan penerimaan yang lebih proporsional agar daerah yang memiliki sumber daya turut memperoleh manfaat secara optimal.

Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Bupati juga menyoroti kebijakan transfer ke daerah, termasuk pengurangan transfer yang dapat berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Ia meminta agar kepala daerah lebih dilibatkan dalam perumusan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kondisi fiskal daerah.

“Kalau kebijakan dirancang dan diketok di pusat tanpa melibatkan kepala daerah untuk memberikan masukan, maka imbasnya akan langsung dirasakan oleh kami di daerah,” tegasnya.

Menurut Bupati, kondisi fiskal setiap daerah berbeda sehingga kebijakan nasional perlu mempertimbangkan karakteristik dan kemampuan masing-masing daerah, terutama daerah dengan kapasitas fiskal terbatas seperti Rote Ndao.

Foto bersama pada Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Foto bersama pada Workshop Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD melalui PDRD bagi Pimpinan Daerah di Hotel Four Points, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Ia berharap workshop tersebut menjadi ruang dialog untuk menghasilkan kebijakan fiskal yang lebih adil, harmonis, dan responsif terhadap kebutuhan daerah, sehingga dapat memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

IMG-20260901-WA0015

Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Resmi di Tutup, Hadirkan Kreativitas dan Produk Lokal Rote Ndao

Rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao resmi ditutup, Senin (31/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini menghadirkan berbagai perlombaan, pameran pembangunan, produk UMKM serta panggung hiburan yang melibatkan masyarakat.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM

Sebanyak 236 peserta dari perangkat daerah, BUMN, BUMD dan pelaku UMKM turut ambil bagian. Sementara itu, tercatat 205 UMKM memanfaatkan kegiatan expo sebagai ruang pemasaran langsung bagi produk-produk lokal. Dari kegiatan tersebut, total omzet yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.

Beragam kegiatan turut mewarnai pelaksanaan expo, di antaranya lomba kebalai, line dance, lomba tari kreasi anak, lomba renang, Festival Rote Malole, Festival Tunas Bahasa Ibu, turnamen e-sport serta berbagai kegiatan hiburan.

Panggung hiburan juga mendapat perhatian khusus karena melibatkan sekitar 80 pengisi acara, mulai dari jenjang PAUD, SMP, SMA hingga kelompok masyarakat. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan bakat.

Bupati Rote Ndao saat memberikan hadiah pada pemenang lomba selama bulan Agustus
Bupati Rote Ndao saat memberikan hadiah pada pemenang lomba selama bulan Agustus

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dalam evaluasinya menyampaikan sejumlah catatan untuk perbaikan kegiatan ke depan. Ia menyoroti kualitas sound system, pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam, kebersihan lokasi, kesiapan stan pembangunan serta penerangan di sekitar tribun.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak sekolah harus memperhatikan waktu pelaksanaan. Selain itu, persoalan kebersihan harus menjadi perhatian bersama.

“Jangan sampai sampah berserakan di mana-mana. Kebersihan harus terus disampaikan melalui panggung utama agar menjadi perhatian seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa expo UMKM harus terus dikembangkan sebagai ruang pemasaran nyata bagi produk lokal. Pemerintah daerah, kata dia, akan merancang weekend bazar di Civic Center yang dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berjualan sekaligus menikmati panggung hiburan dan kegiatan olahraga seperti zumba.

 

Pemda juga berencana menyiapkan anggaran pada tahun depan untuk mendukung pelatihan digital marketing bagi pemuda, sehingga pelaku usaha muda dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran produk.

Sementara itu, Dekranasda Rote Ndao direncanakan dikembangkan menjadi ruang kuliner atau restoran. Pemuda yang memiliki kemampuan di bidang kuliner akan diberikan kesempatan untuk mengembangkan usaha dengan mengajukan proposal bisnis yang layak.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pelaku UMKM, panitia dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi. Saya berharap ke depan kita terus memperbaiki kualitas kegiatan sehingga pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.

Suasana kegiatan saat penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM
Suasana kegiatan saat penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM

Sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan yang Mahakuasa, Penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM diakhiri dengan Kebaktian Penyegaran Rohani (KPI).

Diakhir dari semua rangkaian kegiatan penutupan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM, Pemerintah menyerahkan secara langsung hadiah dan penghargaan kepada seluruh pemenang dari berbagai lomba yang telah di selenggarakan selama bulan agustus seperti lomba kebalai, line dance, lomba tari kreasi anak, lomba renang, Festival Rote Malole, Festival Tunas Bahasa Ibu. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Kebalai Bergema di Hari Terakhir, Festival Tunas Bahasa Ibu Sukses Pukau Penonton

Festival Tunas Bahasa Ibu Kabupaten Rote Ndao mencapai puncaknya dengan suasana meriah. Memasuki hari terakhir pelaksanaan, Lapangan Christian Nehemia Dillak, Jumat (29/8/2026), dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan penampilan tarian dan lirik kebalai dari para peserta.

Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.
Penampilan salah satu peserta pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026.

Sebanyak 45 sekolah, terdiri dari 28 Sekolah Dasar (SD) dan 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Rote Ndao, tampil dalam ajang pelestarian bahasa dan budaya daerah tersebut.

Setiap peserta tampil penuh semangat dan energi, membawakan bahasa ibu melalui lirik-lirik yang dipadukan dengan tarian Kebalai, salah satu kesenian khas Kabupaten Rote Ndao. Penampilan para peserta mendapat sambutan meriah dari penonton yang memadati lapangan.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran para guru, orang tua, peserta, dan masyarakat yang memberikan dukungan langsung kepada anak-anak yang tampil.

Penonton yang memadati Lapangan CH. Nehemi Dillak pada malam penutupan Festival Bahasa Ibu.
Penonton yang memadati Lapangan CH. Nehemi Dillak pada malam penutupan Festival Bahasa Ibu.

Penampilan peserta dinilai oleh lima orang juri yang bertugas menilai berbagai aspek penampilan sesuai ketentuan lomba. Para peserta pun berusaha memberikan penampilan terbaik pada babak akhir festival.

Festival Tunas Bahasa Ibu tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda Rote Ndao untuk mengenal, menggunakan, mencintai, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah.

Meriahnya hari terakhir festival menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap upaya pelestarian bahasa ibu dan budaya lokal, sekaligus menjadi momentum untuk terus menanamkan kecintaan terhadap budaya Rote Ndao kepada generasi penerus. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.

Rote Splash Semarakkan HUT RI ke-81, Puluhan Pelajar dan Masyarakat Adu Kemampuan Renang

Klub Renang Oemau menggelar Lomba Renang Pelajar dan Umum bertajuk “ROTE SPLASH” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kamis (27/08) bertempat di Kolam Kanda Radja, Desa Sanggaoen .

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 60 peserta ini menjadi ajang untuk menyalurkan minat dan bakat olahraga renang sekaligus mendorong semangat sportivitas di kalangan pelajar maupun masyarakat umum di Kabupaten Rote Ndao. Perlombaan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta serta masyarakat yang hadir.

Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.
Suasana Perlombaan Rote Spalsh di Kolam Kanda Radja Desa Sanggaoen.

Kegiatan ROTE SPLASH secara resmi dibuka oleh Ibu Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta para pelatih yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga merupakan wadah penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet renang di daerah.

“Terima kasih banyak buat semua panitia, pelatih sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Ke depan perkuat kolaborasi antara komunitas renang dengan pemerintah sehingga dapat mencetak atlet yang unggul, mengharumkan keluarga dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao,” ujar Wakil Bupati. Ia berharap sinergi antara komunitas olahraga dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga pembinaan atlet dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mampu melahirkan perenang-perenang berprestasi yang dapat membawa nama baik Rote Ndao ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam perlombaan kategori putri, sejumlah peserta berhasil mencatatkan hasil terbaik. Pada kelompok SD, tiga besar ditempati oleh Lady Grace Adu, Gaby Adu, dan Raizel Octovianus. Sementara kategori SMP diraih oleh Misyelca Taek, Nadyne G. Sayd, dan Princes M. Sine. Untuk kategori SMA, posisi tiga besar ditempati oleh Yuleni A. Ukat, Vanessa E. Lonak, dan Michelle C. Sayd. Sedangkan kategori umum putri menempatkan Noni Yuliyanti Baicao sebagai peraih posisi pertama dan Shela Gresensilia Toelle di posisi berikutnya.

Foto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Kepala PD dan peserta Lomba Renang Rote Spalsh
Foto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan bersama Kepala PD dan peserta Lomba Renang Rote Spalsh

Pada kategori putra, kelompok SD menempatkan Sodi Taek, Andrea Natunepha, dan Jeysi B. M. Pahie sebagai tiga peserta dengan hasil terbaik. Untuk kategori SMP, tiga besar diraih oleh Redit O. Toelle, Estevano Balo, dan Dion Taek. Selanjutnya, kategori SMA menempatkan Marselo Taek, Dandy A. Toelle, dan Andre Ahin. Sementara pada kategori umum putra, tiga besar ditempati oleh Kevin M. Dethan, Roland G. Mahdau, dan Reynaldi Ndolu. Hasil tersebut menjadi bagian dari catatan prestasi para peserta dalam ajang ROTE SPLASH 2026.

Pelaksanaan ROTE SPLASH diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan semata, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga renang di Kabupaten Rote Ndao. Dengan dukungan komunitas, pelatih, pemerintah, orang tua, dan masyarakat, potensi para atlet muda diharapkan dapat terus dikembangkan. Semangat kompetisi, sportivitas, dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam ROTE SPLASH juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)