20260827_095750

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 berlangsung penuh sukacita dan makna, dengan melibatkan anak-anak dalam berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh anak-anak sebagai bentuk penghargaan terhadap peran, potensi, dan keberadaan anak sebagai bagian penting dalam kehidupan gereja dan masyarakat.

Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Dalam suasana ibadah yang penuh khidmat, rangkaian acara turut dimeriahkan dengan persembahan pujian dari anak-anak pendeta dan persembahan pujian oleh Ilov Ndun. Selain itu, ditampilkan drama refleksi yang menggambarkan berbagai dinamika kehidupan yang dialami anak-anak. Drama tersebut mengingatkan bahwa di tengah berbagai tantangan dan persoalan kehidupan, Tuhan senantiasa hadir, menyertai, dan memberikan kekuatan kepada setiap anak.

Setelah drama refleksi, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan agar setiap anak senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan. Doa bersama juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh keluarga, gereja, dan masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, penuh kasih, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.

Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Semarak perayaan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam kreativitas anak. Penampilan tersebut meliputi tarian dari Jemaat Imanuel Eahun Royim, fashion show, vocal group, dance, permainan sasando oleh Djitron Pah, tarian kreasi, serta tarian adat. Berbagai penampilan tersebut menunjukkan keberanian, bakat, kreativitas, dan semangat anak-anak dalam mengekspresikan diri sekaligus melestarikan seni dan budaya.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula Suara Gembala oleh Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur, S.Th., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak dari berbagai hal buruk yang dapat mengancam kehidupan dan masa depan mereka. Anak-anak harus mendapatkan rasa nyaman, perlindungan, kasih sayang, serta ruang yang memadai untuk bertumbuh dan berkembang secara utuh.

Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Melalui ibadah, doa, refleksi, dan pentas seni, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang sukacita bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat bagi keluarga, gereja, dan seluruh masyarakat bahwa menjaga anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, kreatif, serta memiliki masa depan yang baik. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Bupati Rote Ndao Launching Benih Padi Inpari 32 Produksi Lokal

Bupati Rote Ndao melaunching benih padi sebar/label biru varietas Inpari 32 yang diproduksi di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan berlangsung di Arena Pameran Pembangunan UMKM dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Selasa (25/8).

 

Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar
Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar

Launching tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao serta perwakilan Produsen Benih Timor Tani Sejahtera. Produksi benih ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan produsen benih lokal.

Bupati menyampaikan, produksi gabah/beras petani Rote Ndao hingga Januari–Juli 2026 telah mengalami surplus. Bulog NTT/Rote Ndao telah menyerap 1.476 ton, meningkat dibandingkan sepanjang 2025 yang hanya mencapai 509 ton.

Program ini menjadi bagian dari Mbule Lima: Rote Ndao Bertani, untuk mendorong ketersediaan benih padi bermutu dan bersertifikasi yang diproduksi secara lokal. Langkah tersebut diharapkan memudahkan akses benih bagi petani sekaligus meningkatkan produktivitas dan produksi padi.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani
Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Sebagai tahap awal, penangkaran benih dilakukan di lahan seluas 4,3 hektare dan menghasilkan 19.470 kilogram benih padi. Benih tersebut akan dipasarkan kepada petani/kelompok tani dengan harga Rp13.000 per kilogram, sekaligus mendukung program bantuan benih padi nasional. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Rote Mengajar 2026 Resmi Ditutup, Haru dan Bahagia Warnai Malam Puncak

Rangkaian kegiatan Gerakan Rote Mengajar – Mai Fali E 2026 resmi berakhir dalam suasana haru dan bahagia. Malam puncak sekaligus penutupan kegiatan berlangsung di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, Selasa (25/08/2026).

Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar

Penutupan menjadi momen emosional bagi para relawan setelah menjalani rangkaian kegiatan berbagi inspirasi bersama anak-anak dan masyarakat Rote Ndao. Sebanyak 205 relawan, terdiri dari 133 relawan dari luar Rote Ndao dan 72 relawan dari dalam daerah, terlibat dalam gerakan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan bahwa Rote Mengajar bukan sekadar kegiatan mengajar, tetapi sebuah gerakan untuk menyalakan mimpi dan keberanian anak-anak Rote Ndao.

Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan
Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan

Melalui Kelas Inspirasi, para relawan hadir di 34 sekolahdan menjangkau sekitar 2.500 anak. Para relawan berbagi pengalaman tentang profesi, perjalanan hidup, keberhasilan, kegagalan, hingga berbagai pelajaran kehidupan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, sekolah, guru, Universitas Nusa Lontar, keluarga besar Rote di Kota Kupang, host family, panitia, komunitas, perangkat daerah, dunia usaha, para mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Salah seorang relawan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao serta panitia. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi selama mengikuti Rote Mengajar dan berharap semakin banyak orang mengenal Rote Ndao.

Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar terus mendukung mimpi dan cita-cita anak-anak, sehingga kelak semakin banyak generasi hebat dan pemimpin masa depan yang lahir dari Rote Ndao.

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026
Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Selain penutupan Rote Mengajar, malam puncak juga dirangkaikan dengan launching PERMATA (Program Generasi Emas Rote Ndao) sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia untuk mempersiapkan generasi muda daerah yang unggul dan berdaya saing.

Suasana malam semakin semarak dengan panggung hiburan yang menampilkan 27 pertunjukan dari berbagai sekolah dan sanggar seni di Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Screenshot_20260826_093117_Gallery

Refleksi Rote Mengajar, Relawan: Bukan Hanya Menginspirasi, tetapi Juga Terinspirasi

Rangkaian kegiatan Rote Mengajar terus berlanjut. Kali ini, panitia dan para relawan mengikuti kegiatan refleksi bersama yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, (Selasa, 25/08).

Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Refleksi Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Refleksi Rote Mengajar

Kegiatan refleksi diisi dengan testimoni langsung dari para relawan yang terlibat dalam program Rote Mengajar. Mereka berbagi cerita tentang pengalaman, keseruan, serta berbagai hal yang mereka temui selama turun mengajar di sekolah-sekolah di Rote Ndao.

Para relawan mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari gerakan yang mengusung tagline “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi.”Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar kesempatan untuk berbagi ilmu kepada anak-anak, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan mendapatkan inspirasi.

Salah seorang relawan  Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th yang berprofesi sebagai pendeta mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya datang membawa inspirasi, tetapi justru turut terinspirasi dari pengalaman selama mengikuti Rote Mengajar. Bahkan, selama kegiatan berlangsung, ia sempat menginap di UKS SDI Ndudale.

Salah seoranh relawan Rote Mengajar saat memberikan testimoni kegiatan.
Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th salah seorang Relawan Rote Mengajar saat memberikan testimoni kegiatan.

Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam baginya. Ia melihat langsung semangat dan potensi anak-anak Rote Ndao.

Menurutnya, anak-anak Rote tidak kalah pintar dengan anak-anak dari daerah lain. Dengan tekad, kemauan belajar dan kesempatan yang sama, mereka memiliki peluang besar untuk berhasil dan meraih cita-cita.

Dalam kegiatan mengajar, ia juga membagikan berbagai keterampilan kepada anak-anak, mulai dari teknik membaca buku secara cepat hingga cara menjadi public speaker yang baik. Berbagai tips dan trik diberikan untuk membangun keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri anak-anak.

Relawan Rote Mengajar saat megikuti kegiatan refleksi
Relawan Rote Mengajar saat megikuti kegiatan refleksi

Kegiatan refleksi ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Rote Mengajar merupakan gerakan turun mengajar yang melibatkan para relawan pengajar dan relawan dokumentasi. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan di Pulau Rote.

Para relawan hadir membawa cerita, pengalaman, pengetahuan dan inspirasi untuk mendorong anak-anak Rote Ndao berani bermimpi lebih tinggi. Mereka juga memperkenalkan beragam profesi dan membuka wawasan anak-anak tentang berbagai pilihan yang dapat mereka jalani di masa depan.

Pada akhirnya, Rote Mengajar bukan hanya tentang relawan yang datang untuk mengajar. Ini adalah tentang saling belajar, saling menginspirasi, dan menumbuhkan keyakinan bahwa anak-anak Rote Ndao mampu melangkah lebih jauh dengan potensi yang mereka miliki. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

20260824_123041

Rasa Solidaritas, ASN Pemkab Rote Ndao Donasi “PEDULI FLORES”

Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi donasi peduli Flores yang terjadi pada Sabtu, (15/08) lalu, pukul 04:58:23 Waktu Indonesia Barat (WIB) wilayah Flores, Nusa Tenggara timur. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi  7,7 M  berlokasi diarah timur laut Nagegeo, Nusa Tenggara Timur.

Plt. Sekda Kab. Rote Ndao Daniel Nalle saat ikut memberikan donasi "Peduli Flores"
Plt. Sekda Kab. Rote Ndao Daniel Nalle saat ikut memberikan donasi “Peduli Flores”

Bertempat di halaman kantor bupati, Senin (24/08) pagi, Bupati Rote Ndao melalui, Penjabat Sekretaris Daerah, Daniel Welhelmus Nalle, S.Pt saat memimpin apel pagi menjelaskan aksi kemanusian ini dilaksanakan secara sukarela di tempat Apel dan di lanjutkan pada setiap Perangkat Daerah (PD) untuk segera didonasikan melalui BPBD Kabupaten Rote Ndao

“Sumbangan sukarela ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas kita kepada sesama kita di Flores yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan, semoga dengan bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang ada terkena dampak bencana di Flores”

Oleh karena itu, Atas nama pemerintah kabupaten Rote Ndao, rasa solidaritas dan dukungan secara sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ini kiranya menjadi bagian yang penting bagi masyarakat di Flores yang saat ini sedang menghadapi situasi masa sulit dan sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua.

Para ASN Kab. Rote Ndao saat ikut memberikan donasi "Peduli Flores"
Para ASN Kab. Rote Ndao saat ikut memberikan donasi “Peduli Flores”

Selain bentuk dukungan dan solidaritas, dalam arahannya, PJ. Sekretaris Daerah, Daniel Welhelmus Nalle,S.Pt menegaskan kembali pentingnya penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara tegas dan berjenjang bagi yang terus menerus melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Diharapan agar dengan adanya evaluasi ini dapat meningkatkan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Panggung Hiburan Malam Ke-20 Semarakkan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao

Panggung Hiburan Malam Ke-20 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao berlangsung meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas masyarakat, khususnya dari kalangan anak-anak, pelajar, komunitas, serta kelompok masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Antusiasme penonton terlihat sejak awal hingga akhir acara yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan
Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Penampilan diawali oleh anak-anak PAUD Generasi Emas yang membawakan lagu Indonesia Pusaka dan Mana Lolo Banda. Suasana semakin semarak dengan penampilan PAUD Pelita Harapan yang menyanyikan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Foti. Sementara itu, PAUD Shekinah Lelain tampil dengan Dance Modern, dilanjutkan dengan pembacaan ayat hafalan dan Pancasila. Penampilan anak-anak usia dini tersebut mendapat apresiasi hangat dari masyarakat karena menunjukkan keberanian, kreativitas, dan semangat belajar sejak usia dini.

Kemeriahan kemudian dilanjutkan oleh para pelajar dari berbagai sekolah. SD GMIT Mbueain Rote Barat menampilkan solo dari Irleng Putri Giri serta Foti yang dibawakan oleh Mahesa Giri dan Martin Feoh. SD Nggaelai turut menghibur penonton melalui penampilan Foti dan Tari Kreasi. Beragam pertunjukan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada masyarakat yang hadir di lokasi pameran.

Tidak hanya dari kalangan pelajar, panggung hiburan malam ke-20 juga diramaikan oleh komunitas dan kelompok masyarakat. Grup Pemberontak Ritme tampil dengan Line Dance yang energik, disusul Mama-Mama Kampung Biru yang juga membawakan Line Dance dengan penuh semangat. Penampilan Imanuel Dancer melalui Dance TikTok semakin menambah warna dan dinamika panggung, sehingga suasana malam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin hidup dan menghibur.

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan
Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Penampilan berikutnya datang dari UPTD SMP Satap Derenitan yang menyuguhkan Line Dance dan Trio. Sementara itu, UPTD SD Negeri Oebafok Rote Barat Daya turut ambil bagian dengan menampilkan Line Dance. Seluruh peserta tampil dengan penuh percaya diri dan antusias, menunjukkan bahwa Pameran Pembangunan dan Expo UMKM bukan hanya menjadi ruang promosi pembangunan dan produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni, kreativitas, dan bakat yang dimiliki.

Panggung Hiburan Malam Ke-20 akhirnya menjadi bagian penting dalam menyemarakkan rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Beragam penampilan dari PAUD, sekolah, komunitas, hingga kelompok masyarakat mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong dalam mengisi kemerdekaan. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda dan masyarakat Rote Ndao untuk berkarya, melestarikan seni budaya, serta membangun rasa cinta terhadap daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

 

 

Foto bersama usai pertemuan kegiatan Rote Belajar di Kupang

Relawan dan Panitia Rote Mengajar 2026 Gelar Pertemuan Day-0 di Kupang

Panitia Rote Mengajar 2026 menggelar pertemuan Day-0 bersama seluruh relawan domisili Kupang pada Sabtu (22/8) di Aula Hotel Pelangi, Kupang. Pertemuan yang berlangsung pukul 17.00 WITA ini menjadi ajang silaturahmi dan bonding sekaligus pembekalan teknis menjelang keberangkatan relawan menuju Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama panitia Rote Mengajar
Foto bersama panitia Rote Mengajar

Acara dihadiri puluhan relawan pengajar dan dokumentasi dari berbagai latar belakang profesi, bersama panitia inti Rote Mengajar 2026. Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao turut memberikan pesan melalui rekaman video, menyambut hangat kehadiran para relawan yang akan berkontribusi dalam gerakan pendidikan kolaboratif ini.

Rangkaian acara turut menampilkan video rekap dari para relawan Rote Mengajar 2015, sebagai pengingat semangat dan jejak program ini sejak pertama kali digelar. Selain itu, panitia menyampaikan penjelasan teknis terkait jadwal keberangkatan, penempatan, dan mekanisme kegiatan di lapangan, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama relawan.

Foto bersama usai pertemuan kegiatan Rote Belajar di Kupang

Melalui pertemuan ini, relawan dan panitia semakin memahami detail teknis pelaksanaan kegiatan, sekaligus terjalin kedekatan yang lebih erat satu sama lain — modal penting menjelang keberangkatan bersama ke Rote Ndao pada 23–25 Agustus 2026 mendatang.

Rote Mengajar 2026 mengangkat semangat “Mai Fali E”, mengajak generasi muda dan berbagai kalangan profesional untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang lebih merata di Kabupaten Rote Ndao.

 

Penampilan dari beberapa peserta lomba di kegiatan Line Dance.

Gemuruh Line Dance Warnai HUT ke-81 RI di Rote Ndao, Peserta Tampil Memukau

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Lomba Line Dance Tingkat Kabupaten Rote Ndao pada Jumat-Sabtu, 21-22 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a.

Penampilan salah satu peserta lomba di kegiatan Line Dance.
Penampilan salah satu peserta lomba di kegiatan Line Dance.

Lomba ini diikuti 22 tim yang berasal dari berbagai instansi, sekolah, dan komunitas di Kabupaten Rote Ndao.

Pada hari pertama, Jumat 21 Agustus 2026, sebanyak 14 tim tampil berlaga. Beberapa di antaranya adalah Dancer Cilik UPTD SDI Holutula, Princes Crew, Queen Kemenag, Gen Merdeka Crew, Nona Manis Kec. Rote Tengah, hingga Sikla Skuad.

Sementara di hari kedua, Sabtu 22 Agustus 2026, 8 tim lainnya akan unjuk kebolehan seperti Saber, Haleluya Crew, Velvet Stride, Ita Esa Girls Dancer, hingga All Star Tongkat Harun.

Penampilan dari beberapa peserta lomba di kegiatan Line Dance.
Penampilan dari beberapa peserta lomba di kegiatan Line Dance.

Lomba ini akan dinilai oleh 5 dewan juri yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Iske Radja, Lita Tolla, Jessen Pah, Kiki Maria, dan Neno Mali.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama. Lapangan dipadati penonton yang datang untuk mendukung tim jagoan mereka. Selain itu, pelaku UMKM juga turut meramaikan kegiatan dengan membuka lapak di sekitar lokasi lomba. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menjadi pembicara pada talk show di kegiatan Ruang Berbagi Ilmu

Bupati Rote Ndao Membuka Kegiatan Ruang Berbagi Ilmu, Dorong Guru Terus Belajar dan Berinovasi

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, secara resmi membuka kegiatan Ruang Berbagi Ilmu (RUBI) Rote Ndao bagi kepala satuan pendidikan dan guru jenjang SD bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Kamis (20/08).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menjadi pembicara pada talk show di kegiatan Ruang Berbagi Ilmu
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menjadi pembicara pada talk show di kegiatan Ruang Berbagi Ilmu

RuBI merupakan gerakan kerelawanan yang membawa semangat untuk meningkatkan kualitas para penggerak pendidikan melalui pembelajaran, pertukaran pengetahuan, penguatan komunitas, dan kolaborasi.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Perubahan zaman menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurutnya, RUBI bukan sekadar forum pelatihan, tetapi menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi praktik baik, bertukar pengalaman, membangun jejaring, serta melahirkan gagasan baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Bupati berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi mampu menerapkannya dalam praktik nyata di ruang kelas.

“Teruslah belajar, jangan takut mencoba hal-hal baru dan jangan pernah berhenti berbagi,” pesan Bupati Paulus Henuk.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk terus mendukung berbagai gerakan positif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan semangat bersama.

Foto bersama usai kegiatan Ruang Berbagi Ilmu.
Foto bersama usai kegiatan Ruang Berbagi Ilmu.

Kegiatan ini juga menghadirkan talkshow langsung bersama dengan  Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan. Acara talkshow ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan wawasan  tambahan bagi para peserta kegiatan yang ada.

Kegiatan RUBI Rote Ndao diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan pendidikan Rote Ndao yang semakin berkualitas, inklusif, adaptif, dan berdaya saing.

Dengan mengajak seluruh guru untuk terus belajar, berbagi, dan bergerak bersama, Bupati Paulus Henuk kemudian menyatakan kegiatan Ruang Berbagi Ilmu Rote Ndao resmi dibuka. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Screenshot_20260821_093247_Chrome

Bupati Rote Ndao Luncurkan Aplikasi Srikandi, Dorong Tata Kelola Arsip Digital

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meluncurkan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) sebagai langkah meningkatkan pengelolaan arsip pemerintahan yang lebih tertib, efektif, efisien, dan terintegrasi. Kegiatan peluncuran ini dilaksakan langsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Kamis (20/08).

Bupati saat memberikan sambutan pada acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI
Bupati saat memberikan sambutan pada acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa SRIKANDI diharapkan dapat mempercepat proses persuratan dan pengelolaan arsip agar lebih aman dan akuntabel, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah mendukung dan menggunakan SRIKANDI secara konsisten. Ia menekankan agar kehadiran aplikasi tersebut tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Jangan sampai aplikasi sudah ada, tetapi kebiasaan kerja masih menggunakan cara lama,” tegasnya.

Foto bersama setelah acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI
Foto bersama setelah acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI

Bupati berharap SRIKANDI menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)