Pamateri pada pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Wakil Bupati Rote Ndao Dorong Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat basis ekonomi lokal melalui pendampingan kelompok binaan. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, saat menjadi pemateri pada Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur yang digelar Rabu, 19 Agustus 2026.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat membawakan materi pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat membawakan materi pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Dalam materinya, Wakil Bupati menekankan empat fokus utama revitalisasi yaitu penguatan kapasitas, kelembagaan, produktivitas, dan jejaring usaha. Penguatan kapasitas diarahkan pada aspek manajerial, teknis, dan kewirausahaan melalui pelatihan terstruktur dan pendampingan berkelanjutan oleh petugas lapangan OPD terkait dan mitra.

Untuk penguatan kelembagaan, Pemkab mendorong terbentuknya kelompok usaha berbasis jemaat yang terorganisir, akuntabel, dan mampu beroperasi secara mandiri serta terintegrasi dengan kelompok binaan pemerintah. Sementara peningkatan produktivitas dan jejaring usaha dilakukan melalui pembukaan akses pasar yang lebih luas, baik pasar lokal, digital, maupun kemitraan dengan pelaku usaha besar, serta fasilitasi akses permodalan dari koperasi, BUMDes, dan skema kredit lunak pemerintah.

Pamateri pada pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur
Pamateri pada pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Wakil Bupati menjelaskan, langkah ini sejalan dengan visi RPJMD 2025-2029 “Transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa” dan Sembilan Agenda Perubahan “Mbule Sio”. Fokusnya pada Rote Ndao Bertani, Rote Ndao Berdaya, dan Rote Ndao Malole untuk mendukung sektor pertanian, UMKM, koperasi, dan pariwisata.

Pemkab Rote Ndao berperan sebagai fasilitator, regulator, dan penghubung dalam penguatan ekosistem ekonomi lokal. Dukungan juga diberikan melalui akses program dari Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, Koperindag, serta pendampingan teknis penyuluh dan akses pemasaran ke Bulog, offtaker sorgum, NTT Mart Dekranasda, hingga pasar luar daerah.

Foto bersama usai kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur
Foto bersama usai kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Kegiatan revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi jemaat GMIT Klasis Rote Timur dengan mengoptimalkan potensi lokal seperti pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan, dan pariwisata yang menjadi sektor unggulan daerah. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

20260819_112050

Festival Budaya Rote Malole 2026 Perkuat Identitas dan Persatuan di Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi membuka Festival Budaya Rote Malole Tahun 2026 di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Selasa (18/8/2026).

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan saat pembukaan kegiataj Festival Rote Malole
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan Festival Budaya Rote Malole

Festival ini menjadi ruang untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Rote Ndao, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat dalam keberagaman.

Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa Festival Budaya Rote Malole bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur dan komitmen pemerintah dalam menjaga budaya agar tetap hidup dan berkembang.

“Budaya adalah identitas kita. Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan warisan leluhur, serta mewujudkan Rote Ndao yang bermartabat dan berbudaya,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Festival tahun ini semakin semarak dengan Parade Budaya yang diikuti 16 sanggar seni dan paguyuban etnis, bersama komunitas budaya lainnya. Peserta menampilkan beragam seni, tradisi dan atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan budaya di Kabupaten Rote Ndao.

Selain parade, kegiatan juga diisi pertunjukan seni dan budaya berupa tarian, musik tradisional serta berbagai atraksi budaya di panggung hiburan HUT RI.

Foto bersama saat pemukulan gong tands dibuka kegiatan Festival Rote Malole
Foto bersama setelah pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan Festival Budaya Rote Malole

Festival ini juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif dan UMKM. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menilai pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Bank Indonesia melalui dukungan penyelenggaraan festival serta edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.

Salah satu penampilan dari peserta Festival Rote Malole Tahun 2026
Salah satu penampilan dari peserta Festival Budaya Rote Malole Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya. Masyarakat juga diajak berpartisipasi aktif, menjaga kebersihan dan keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Festival Budaya Rote Malole 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan serta mendorong Rote Ndao menjadi daerah yang semakin berdaya melalui budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Bupati Rote Ndao Tekankan Pembenahan Manajemen RSUD Dan Cegah Obat Kedaluwarsa

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan perlunya pembenahan serius dalam manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rote Ndao. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD yang digelar di Ruang Kerja Bupati (Selasa, 18/08).

Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD
Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Dalam rapat tersebut, Bupati beberapa hal seperti pengelolaan obat, kebersihan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta agar tidak ada lagi obat yang kedaluwarsa dan terbuang sia-sia.

“Jangan buang-buang uang rakyat dengan stok obat yang terbuang. Harus ada cara baru agar obat tidak kedaluwarsa,” tegas Bupati.

Bupati meminta pengelolaan stok obat dilakukan secara tepat melalui konsolidasi kebutuhan dari seluruh puskesmas serta laporan yang jelas dan cepat. Selain itu, setiap bidang di RSUD juga harus memahami dan menguasai persoalan yang ada agar anggaran yang tersedia benar-benar diikuti dengan tata kelola yang baik.

Kebersihan lingkungan RSUD juga menjadi perhatian khusus. Bupati meminta manajemen memastikan rumah sakit tetap bersih, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien dan keluarga pasien.

Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD
Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dengan Agenda rapat meliputi penyampaian kondisi aktual pelayanan RSUD, identifikasi permasalahan dan kebutuhan prioritas, pembahasan langkah penanganan segera, hingga penetapan tindak lanjut dan mekanisme monitoring evaluasi secara berkelanjutan.

Pembenahan RSUD ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Rote Ndao untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan agar lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk saat menyerahkan secara simbolis penyaluran pangan beras kepada salah seorang warga.

Pemkab Rote Ndao Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 NTT

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Kantor Desa Tolama, Kecamatan Loaholu, Selasa (18/8/2026), sebagai upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat berpendapatan rendah. Penyaluran bantuan tersebut bertujuan mengurangi beban pengeluaran Penerima Bantuan Pangan (PBP), sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan, mengurangi kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan gizi, dan menurunkan angka stunting.

Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran pangan beras.
Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran pangan beras.

 

Kegiatan ini dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao Anthonius F. D. Banepa, S.E., Manager Pengadaan pada Kantor Wilayah Perum BULOG NTT Neni Yanti Nadeak, sejumlah kepala perangkat daerah, Plt. Camat Loaholu, Kepala Desa Tolama beserta perangkat desa, serta masyarakat penerima bantuan.

Penyaluran bantuan pangan beras tersebut bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah dan ditujukan kepada keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk saat menyerahkan secara simbolis penyaluran pangan beras kepada salah seorang warga.
Bupati Paulus Henuk saat menyerahkan secara simbolis penyaluran pangan beras kepada salah seorang warga.

Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Rote Ndao mencapai 24.487 PBP yang tersebar di 11 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Lobalain sebanyak 3.764 PBP, Loaholu 2.371 PBP, Rote Barat Laut 2.789 PBP, Rote Barat Daya 4.927 PBP, Rote Barat 1.618 PBP, Ndao Nuse 706 PBP, Rote Selatan 1.036 PBP, Rote Tengah 1.509 PBP, Pantai Baru 2.577 PBP, Rote Timur 3.039 PBP, dan Landu Leko sebanyak 1.151 PBP.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk meminta masyarakat penerima agar memanfaatkan bantuan beras tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Foto bersama usia kegiatan peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 NTT
Foto bersama usia kegiatan peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 NTT

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Perum BULOG dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program penyaluran bantuan pangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga jajaran yang terlibat langsung dalam proses penyaluran.

“Kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam penyaluran, saya meminta agar pelaksanaan program ini dilakukan dengan mengedepankan akuntabilitas, transparansi, ketertiban administrasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik, sebagaimana ditekankan dalam petunjuk pelaksanaan program,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus mendukung berbagai program pemerintah pusat yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati berharap penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi Juli–September 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_Rote Ndao)

Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao

Bupati Paulus Henuk Lantik Daniel Nalle Sebagai Penjabat Sekda Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., resmi melantik Daniel Nalle sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Senin, 17 Agustus 2026 bertempat di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao.

Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao
Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao

Pelantikan ini dilakukan di tengah penantian masyarakat terhadap figur strategis yang memimpin birokrasi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menekankan pentingnya peran Sekda sebagai “top of birokrasi”. Meski berstatus penjabat, jabatan Sekda disebut sangat strategis untuk memastikan pelayanan publik berjalan prima.

“Jabatan strategis ASN ini dinantikan walau hanya satu orang. Sekda adalah top of birokrasi. Pentingnya posisi Sekda ini, walau Penjabat Sekda. Kepada Pak Daniel, tolong diterima sebagai tanggung jawab dan pengabdian, bukan sebaliknya. Ini adalah pengabdian kepada masyarakat dan negara,” tegas Bupati Paulus.

Bupati juga meminta Penjabat Sekda untuk menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi dan meningkatkan kinerja ASN.

“Masyarakat butuh pelayanan publik yang prima. Kritik adalah vitamin buat bercermin, sepanjang substansinya mengarahkan untuk memperbaiki kerja kita. Tolong pimpin ASN, tingkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Terima koreksi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Paulus meminta seluruh Tupoksi yang sudah dianggarkan dapat dikerjakan secara maksimal di bawah kepemimpinan Penjabat Sekda.

“Saya minta di bawah pimpinan Bapak, semua tupoksi yang sudah dianggarkan dikerjakan secara maksimal. Pemerintah menerima dalam bentuk apapun, namun perlu edukasi publik agar penyampaiannya baik,” tambahnya.

Menyoroti persoalan birokrasi, Bupati menyebut lemahnya koordinasi masih menjadi “penyakit” yang harus dibenahi.

Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao
Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao

“Penyakit birokrasi: lemahnya koordinasi. Di bawah Sekda inilah koordinasi harus jalan, dibantu para Asisten. Semua tupoksi dinas dilaksanakan dengan baik,” kata Paulus Henuk.

Dengan pelantikan ini, Pemkab Rote Ndao berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih solid menanti ditetapkannya Sekda definitif. (PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, A. Koswara saat memimpin upacara kenaikan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81

HUT RI ke-81 di Rote Ndao: Dari Beranda Selatan NKRI, Kobarkan Semangat Indonesia Maju

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, Senin (17/8/2026) bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, A. Koswara saat memimpin upacara kenaikan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, A. Koswara saat memimpin upacara kenaikan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81

Mengusung semangat “Dari Beranda Selatan NKRI, Rote Ndao Bertransformasi Menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

Dalam sambutan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, A. Koswara, ditegaskan bahwa kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui tanggung jawab, kerja nyata, serta kontribusi seluruh komponen daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Pengibaran bendera saat  upacara kenaikan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81
Pengibaran bendera saat upacara kenaikan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81

Upacara tersebut turut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh agama dan masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, serta orang tua Paskibraka.

Momentum HUT RI ke-81 juga menjadi kesempatan untuk menegaskan pentingnya sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah. Rote Ndao menjadi salah satu daerah strategis dalam pelaksanaan sejumlah Program Kerja Prioritas Nasional, termasuk Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang pada 2026 telah memasuki pembangunan tahap kedua.

Peserta upacara HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Rote Ndao
Peserta upacara HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Rote Ndao

Pemerintah Pusat menilai keberadaan program strategis nasional di Rote Ndao membuka peluang besar bagi pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat, dunia pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengambil peran dalam pembangunan.

Pesan utama dari peringatan HUT RI ke-81 di Rote Ndao pun jelas: kemerdekaan harus diisi dengan kolaborasi, kerja nyata dan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dari wilayah paling selatan Indonesia, semangat kemerdekaan terus dikobarkan untuk mendukung terwujudnya Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

ROTE NDAO GELAR UPACARA DAN TABUR BUNGA DALAM RANGKA HUT RI KE-81

Seusai upacara pengibaran bendera merah putih, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar upacara dan prosesi Tabur Bunga sebagai bentuk penghormatan sakral terhadap jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan NKRI.

Upacara tabur bunga di Pelabuhan Ba'a dalam rangka HUT RI ke-81
Upacara tabur bunga di Pelabuhan Ba’a dalam rangka HUT RI ke-81

Rangkaian upacara ziarah dan tabur bunga tersebut merupakan bagian penting dari agenda “Semarak Kemerdekaan RI Tahun 2026” yang digelar selama satu bulan penuh oleh Pemkab Rote Ndao bersama unsur Forkopimda. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepahlawanan dan semangat nasionalisme diharapkan terus menggelora di tengah masyarakat Rote Ndao sebagai fondasi dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan pengabdian.(PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)

Screenshot_20260816_191652_Chrome

Ribuan Langkah, Satu Semangat: Karnaval HUT RI ke-81 Meriahkan Rote Ndao

Karnaval Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Rote Ndao berlangsung meriah, Sabtu (15/8/2026).

Wakil Bupati Rote Ndao saat melepas peserta Karnaval HUT RI ke-81 Tingkat Kab. Rote Ndao.
Wakil Bupati Rote Ndao saat melepas peserta Karnaval HUT RI ke-81 Tingkat Kab. Rote Ndao.

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, secara resmi melepas peserta karnaval dari depan Kantor Bupati Rote Ndao. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama jajaran Forkopimda turut hadir dan berjalan bersama peserta.

Bupati Rote Ndao bersama jajaran Forkompinda menyaksikan pelepasan peserta Karnaval HUT RI ke-81 Tingkat Kab. Rote Ndao.

Karnaval diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat daerah, sekolah, BUMN/BUMD, drumband, komunitas, hingga berbagai kontingen lainnya. Antusiasme peserta dan masyarakat membuat suasana semakin ramai dan penuh sukacita.

Dengan beragam kostum, atraksi, kreativitas, dan iringan musik, karnaval menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyemarakkan peringatan HUT RI ke-81.

Rangkaian karnaval berakhir di depan Bank NTT. Semangat kemerdekaan pun terasa kuat dalam kebersamaan seluruh masyarakat Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-08-17 at 05.08.12

Kreativitas Pelajar dan Komunitas Seni Meriahkan Malam ke-15 Pameran Pembangunan Rote Ndao

Ba’a, 15 Agustus 2026 – Panggung hiburan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM tingkat Kabupaten Rote Ndao kembali menjadi pusat apresiasi seni dan budaya masyarakat. Pada malam ke-15 perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, sejumlah penampil hadir dengan suguhan yang beragam, menampilkan perpaduan antara seni tradisi, kreativitas modern, serta semangat kebersamaan.

Pembacaan Puisi oleh Hafidz Kustiyanto

Acara diawali dengan penampilan Hafidz Kustiyanto yang membawakan puisi dan pidato penuh makna, menghadirkan suasana reflektif yang mengingatkan hadirin akan nilai perjuangan dan persatuan. Selanjutnya, Kiano Limbak tampil dengan karya FOTI yang menonjolkan kreativitas visual, memberi warna tersendiri pada panggung hiburan.

Semangat kebersamaan semakin terasa melalui penampilan kelompok Rose Circle dan Velvet Stride yang menyuguhkan koreografi line dance penuh energi dan kekompakan. Kehangatan malam semakin bertambah dengan suara merdu Fera Lay dalam nyanyian solo, sebelum kembali dibawa ke suasana sastra lewat pembacaan puisi oleh Nugi Pandie.

Tarian Kreasi Siswa SMPN 4 Rote Barat Laut

Kreativitas pelajar turut memperkaya acara. SMPN 4 RBD menghadirkan kombinasi penampilan solo dan line dance, sementara anak-anak TK Petra Lidamanu tampil mempesona dengan modern dance dan nyanyi solo yang penuh keceriaan. Suasana kebersamaan semakin kuat melalui harmoni vocal group dari SMPN 2 Lobalain, disusul tarian penuh semangat dari SMPN 4 RBL.

Penampilan siswa SDN Oenggae menambah variasi dengan FOTI, line dance, dan duet yang memikat, sebelum ditutup oleh semangat line dance dari SDG Oesamboka yang menutup rangkaian hiburan malam itu dengan penuh keceriaan.

Malam hiburan ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi seni, tetapi juga memperkuat interaksi masyarakat dengan stand UMKM yang menampilkan produk lokal unggulan. Kehadiran para penampil dari berbagai jenjang pendidikan dan komunitas seni mencerminkan semangat kebersamaan, cinta budaya, serta kreativitas masyarakat Rote Ndao dalam merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia. *PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao

Peserta Lomba Kebalai dari Desa Baadale

Malam ke-14 Makin Meriah, 26 Desa dan Kelurahan Ramaikan Lomba Kebalai di Expo Rote Ndao

Semarak Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa. Memasuki malam ke-14, Jumat (14/8/2026), panggung hiburan di Lapangan Bola Kaki C.H. Nehemia Dillak kembali dipadati masyarakat.

Peserta Lomba Kebalai dari Desa Baadale
Peserta Lomba Kebalai dari Desa Baadale

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Lomba Kebalai, yang menghadirkan peserta dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Rote Ndao. Sebanyak 26 desa dan kelurahan ambil bagian, menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kekayaan budaya masyarakat Rote Ndao.

Suasana lomba berlangsung meriah. Ribuan pasang mata menyaksikan setiap penampilan, sementara para pendukung terus memberikan semangat kepada tim jagoan mereka. Sorak-sorai penonton dan semangat para peserta membuat suasana Lapangan C.H. Nehemia Dillak semakin hidup.

Menariknya, meski perlombaan berlangsung hingga larut malam, antusiasme masyarakat tidak surut. Para peserta dan penonton tetap setia bertahan untuk menyaksikan seluruh penampilan hingga selesai.

Peserta Lomba Kebalai dari Desa Londalusi

Adapun peserta Lomba Kebalai yang tampil yakni Hundihopo, Matasio, Penggodua, Batefalu, Sotimori, Daurendale, Matanae, Lekona, Dalek Esa, Oetefu, Lenupetu, Faifua, Sakubatun, Suelain, Pilasue, Saindule, Oematamboli (persiapan Desa Suesama), Oeleka, Helebeik, Kelurahan Mokdale, Kelurahan Namodale, Desa Baadale, dan Kelurahan Londalusi.

Lomba Kebalai tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus melestarikan seni dan budaya Rote Ndao di tengah semarak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (PPID Utama_Kab.Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao,Paulus Henuk, S.H. saat mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Rote Ndao Kukuhkan Paskibraka HUT ke-81, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berprestasi

Bupati Rote Ndao,Paulus Henuk, S.H., mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Rote Ndao,Paulus Henuk, S.H. saat mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Rote Ndao,Paulus Henuk, S.H. saat mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

 

Upacara pengukuhan yang berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka yang akan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para Paskibraka, para pembina, pelatih, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses persiapan hingga mereka siap menjalankan tugas.

Bupati menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan.

Ia juga mengingatkan para anggota Paskibraka agar menjadikan pengalaman selama mengikuti proses pelatihan sebagai bekal untuk membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, berani, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, berbagai tahapan latihan yang telah dilalui, termasuk latihan fisik hingga latihan mental, merupakan bagian penting dalam membangun ketangguhan dan kesiapan generasi muda.

“Pasukan pengibar bendera pusaka yang lebih dikenal Paskibraka merupakan tugas yang berat, untuk itu pertahankan prestasi ini sebaik-baiknya sehingga dapat diteladani dan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya,” pesan Paulus Henuk.

Bupati Rote Ndao,Paulus Henuk, S.H. saat membacakan sambutan pada acara pengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao,Paulus Henuk, S.H. saat membacakan sambutan pada acara pengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rote Ndao.

Bupati juga berpesan agar para Paskibraka terus menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, menjaga kepercayaan yang diberikan, serta membangun semangat nasionalisme.

“Jadikan sebagai modal untuk meraih cita-cita,” pesan Bupati kepada para Paskibraka.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pembentukan dan pembinaan Paskibraka Kabupaten Rote Ndao.

Ia berharap pelaksanaan tugas Paskibraka pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Upacara pengukuhan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Wakil Bupati Rote Ndao, Plh. Sekretaris Daerah, para asisten dan pimpinan perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, pimpinan BUMN/BUMD dan perusahaan swasta, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rote Ndao, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Rote Ndao, para pembina dan pelatih, serta orang tua/wali calon Paskibraka. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)