Sekretaris DPD II Partai Golongan Karya Yosia Ardianus Lau terpilih sebagai Ketua Dewarn Pimpinan daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Rote Ndao setelah secara Aklamasi didukung oleh seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Golkar se Kabupaten Rote Ndao dalam Musyawarah daerah (Musda) III yang berlangsung di Kantor DPD II Golkar di Bilangan Lelain Kecamatan Lobalain Senin (7/11) pagi hingga sore harinya.
Rangkaian Musda yang berlangsung selama Tiga hari itu berlangsung sangat kondusif, tidak ada polemik diantara peserta Musyawarah hingga akhirnya seluruh peserta Musyawarah bersepakat untuk mendukunga Yosia Ardianus lau sebagai Ketua DPD Golkar periode 2016 – 2020 mendatang.
Arah dukungan para pemilik hak suara Musda Golkar Rote Ndao mulai nampak mengerucut ke Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Rote Ndao Yosia Ardianus Lau tatkala dalam rapat pra Musda yang diselenggarakan satu hari sebelum hari pemilihan, tidak ada satu kaderpun yang mencalonkan diri sebagai calon ketua DPD II Golkar Kabupaten Rote Ndao selain Yosia Ardianus Lau yang telah jauh-jauh hari sebelumnya menyatakan siap mencalonkan diri sebagai ketua DPD II Golkar menggantikan seniornya Kornelis Feoh yang telah dua periode menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Rote Ndao.
Memasuki Paripurna Pemilihan Ketua DPD II Golkar Periode 2016-2020 yang digelar tepat pukul 08.00 Wita Senin (7/11) Seluruh pengurus Golkar Kabupaten Rote Ndao langsung secara aklamasi menyatakan mendukung Sekretaris DPD II Golkar Periode 2009 -20015 Yosia Ardianus Lau untuk menduduki jabatan sebagai ketua DPD II Golkar Kabupaten Rote Ndao Periode 2016-2020 mendatang.
Usai pemilihan secara aklamasi Ketua terpilih langsung segera membentuk Badan Pengurus Golkar periode 2016-2019 yang selanjutnya dilantik secara resmi oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT Ibrahim Agustinus Medah dengan disaksikan Unsur Pimpinan Pusat Partai Golkar Carles Mesang serta Ketua dewan Pertimbangan partai Golkar Provinsi NTT Felix Pulu. (Brtntt)



Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas Cornelius Lun,S.Pd ketika membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Masalah Kesejahteraan Sosial Tingkat Kabupaten Rote Ndao, selasa ( 01/11 ) di aula lantai III Kantor Bupati Rote Ndao mengatakan masalah kesejahteraan sosial atau kesejahteraan masyarakat masih menjadi pergumulan bersama Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.
Setda,– Sebanyak 85 rumah ibadah menerima bantuan sosial pembangunan rumah ibadah. Jumlah dana bantuan bervariasi ada yang menerima 5 juta dan ada yang menerima 7,5 juta. Dana tersebut tidak diterima langsung namun ditransfer ke rekening masing-masing penerima.


Ba’a,–Kelompok Wanita Tani se Kabupaten Rote Ndao tampil mengkreasiakan aneka menu siap santap yang menggugah selera pada Lomba Masak Pangan Lokal bertempat di Auditorium Ti’i Langga Sabtu(22/10) siang.
Rote Tengah,– Gereja Bethel Indonesia ( GBI ) yang dibangun Jemaat Kolla di Desa Ngodimeda, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao selama 16 tahun akhirnya diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati Rote Ndao Jonas Cornelius Lun, S.Pd pada selasa ( 18/10 ).
Ba’a,–Kapolres Rote Ndao, AKBP.Murry Miranda,S.Ik menggelar apel siaga pasukan pengamanan dalam Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Rote Ndao yang akan melaksanakan pemungutan suara pada tanggal 23 Oktober 2016 mendatang atas 45 desa dari 10 Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao yang melakukan pemungutan suara. Apel siaga ini dilaksanana di lapangan Polres Rote Ndao, Senin (17/10/2016).
Lobalain,– Grasstrack Sepeda Galilea Cup I yang dilaksanakan selama 3 ( tiga ) hari sejak tanggal 14 sampai dengan 16 Oktober 2016 akhirnya ditutup pada minggu ( 16/10 ). Jo Ratuarat Team ( JRT ) keluar sebagai juara umum Grasstrack sepeda tersebut yang digelar di sirkuit jalan ABRI, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain. Digelarnya kejuaraan ini dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2016 mendatang.
Batefalu,– Untuk menyikapi bahaya bencana yang seringkali mengakibatkan kerusakan lingkungan, kerugian harta benda hingga timbulnya korban jiwa maka masyarakat perlu dibekali dengan serangkaian pengetahuan dan ketrampilan yang berhubungan dengan penanggulangan bencana. Salah satu kegiatannya adalah melalui pembentukan kampung siaga bencana ( KSB ).
Setda,– Pelaku usaha khususnya yang bergerak dibidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) disadari memiliki peran penting dalam mendorong lajunya pertumbuhan perekonomian demi terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan Bangsa, Negara dan masyarakat. Hal ini telah nyata dari peran mereka dalam memperkokoh perekonomian nasional melalui berbagai keterkaitan usaha, menciptakan efisiensi ekonomi akibat pemanfaatan sumber daya lokal dan posisi mereka sebagai sarana pendistribusian pendapatan nasional karena jumlh mereka yang besar dan tersebar di seluruh Indonesia.