Bupati Menerima Perusahaan Smelter dari Australia

Setda,– Jika tidak ada aral melintang Gul Manganese Corperation Limited salah satu perusahaan asal negeri Kanguru Australia akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian ( smelter ) mangan di Kabupaten Rote Ndao yang direncanakan mulai tahun 2016 mendatang.

 

“Pabrik pengolahan dan permurnian atau smelter mangan ini diharapkan dapat menghasilkan produk unggulan dengan kualitas tinggi yang berorientasi ekspor, kapasitas produksi olahan mangan diperkirakan 155.000 ton per tahun yang memenuhi 2% permintaan dunia, dengan menyerap tenaga kerja 650 orang,” papar Presiden Direktur Gul Manganese Corperation Limied, Michael Kiernan yang didampingi Comersial Manager Louisa Taulo-Matatula ketika melakukan presentasi rencana pembangunan smelter di ruang kerja Bupati Rote Ndao, jumat ( 11/11 ) siang.

Dikatakan Rote Ndao diliriknnya untuk menanamkan modal disebabkan karena dibeberapa tempat di daratan Timor seperti kabupaten Kupang dan Timor Tengah Utara tidak bisa terlaksana akibat adat istiadat masyarakat setempat yang tidak menghendakinya. “ Saya berharap smelter ini bisa dibangun disini dan menjadi industri terbesar di Rote Ndao, dan kita doakan agar segalanya bisa terlaksana sesuai yang direncanakan” lanjutnya.

Michael menambahkan untuk pembangunan smelter pihaknya membutuhkan lahan seluas 50 ha dan lokasinya harus dekat laut dengan alasan transport bahan baku bijih besi dan mangan dari luar daerah serta membutuhkan air laut untuk penyulingan dan digunakan untuk kebutuhan mesin pabrik “Saya sampaikan kepada kita semua yang hadir bahwa smelter yang akan dibangun sangat ramah lingkungan sebab gas emisi terjebak dalam bag house sehingga pembuangan udaranya bersih, sehingga tidak perlu kuatir tentang pencemaran lingkungan,” ungkap Michael.

Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM pada kesempatan tersebut mengatakan mendukung penuh rencana pembangunan smelter dimaksud hal ini semata karena demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat .

“ Segala bentuk urusan akan kami dukung karena Pemerintah dan masyarakat Rote Ndao sangat membutuhkan perubahan menuju kesejahteraan, dan sekaranglah waktunya” kata Bupati Haning. Untuk itu beliau meminta agar pihak investor segera menyampaikan proposal kemudian akan dikaji oleh tim yang akan dibentuk dan selanjutnya Bupati akan memberikan keputusan. “ Saya juga berharap suatu saat kemiskinan di Rote Ndao akan berlalu dan kesejahteraan menghampiri.

Serahkan saja pada Tuhan biar apa yang kita rencanakan bersama ini dapat berjalan nantinya,” harap Bupati Haning. Sementara lokasi yang dipersiapkan adalah salah satu dari tiga kecamatan yakni kecamatan Pantai Baru, Rote Timur atau Landu Leko.

Turut hadir pada kesempatan ini, Wakil Bupati, Jonas C. Lun, Sekretaris Daerah,Drs. Jonas M. Selly, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Origenes M. Boeky, M.Si, Kadis Tamben, Daniel Zacharias, SE, Kepala Perijinan, Simon Zacharias, SH, Kepala Badan Pertanahan,Plt. Kabag Humas dan Protokol, Ronal Messakh,SE.

( Humas Pemkab Rote Ndao )

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *