Bupati Rote Ndao mengambil sumpah dan melantik 94 pejabar administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional lingkup pemkab Rote Ndao dan juga melantik Kepala UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang bertempat di Kebun Desa Model TP-PKK Kabupaten Rote Ndao di desa Baadale pada Kamis, 3 Desember 2020.

Bupati pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat hari ini tidak semata perpindahan jabatan tetapi karena adanya perubahan nomenklatur pada sejumlah OPD

“Perpindahan pada sebuah OPD merupakan sebuah hal yang wajar untuk memberikan penyegaran dan suasana baru sehingga yang harus dilakukan adalah memahami tugas, fungsi dan tanggung jawab pada jabatan yang di percayakan sehingga mampu memberikan solusi bagi setiap masalah di lingkungan kerja, untuk itu jangan terpaku pada rutinitas tetapi harus inovatif karena jabatan itu adalah sebuah kepercayaan yang diberikan bukan hak, kadang ada yang bilang dia punya pendidikan yang cukup, golongan yang cukup, pintar juga cukup, tetapi itu bukan jaminan” ujar Bupati Paulina Haning-Bullu

Lanjut Bupati bahwa kita harus menyadari bahwa kita semua dibesarkan oleh orang tua tetapi yang membesarkan kita dalam karier adalah pemimpin kita maka harus dijaga dengan baik jangan sampai terlepas kepercayaan itu.

Lebih lagi Bupati mengingatkan bahwa keberadaan ASN atau anggota KORPRI adalah simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta setia menjaga dan tunduk kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan terus menjaga nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika, nilai-nilai tolerasi dan kerukunan.

“kita akan tindak ASN ekstrim yang dapat mengancam kebhinekaan, kebinekaragaman karena tidak ada tempat bagi ASN Intoleran di Kabupaten Rote Ndao” Tegas Bupati

Bupati juga pada kesempatan itu mengatakan bahwa setiap tahun kita selalu memperingati hari bumi dan hari lingkungan hidup dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, untuk melakukan tindakan yang nyata dalam upaya perlindungan dan penyelamatan lingkungan, sehingga hari ini sebagai aksi nyata dalam pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat kita semua akan melakukan penanaman jagung dan pohon di area ini sebagai desa model di desa Baadale, Kecamatan Lobalain

“mari gunakan musim hujan ini untuk menanam agar kita dapat hijauhkan dan lestarikan bumi kita dengan kreatifitas menanam” ujar Bupati Paulina

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK dan juga sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Leonard Haning bersama masyarakat desa Baadale yang telah bekerja keras menyiapkan lahan seluas kurang lebih 7 Ha untuk melakukan tanam jagung panen sapi.

Selain itu Bupati Paulina juga mengatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 maka tahun depan penghasilan tetap Kepala Desa akan disesuaikan dengan PNS golongan IIa, sedangkan Sekretaris, Kasie dan Kaur akan disesuaikan dengan aturan yang ada

Hadir pula pada kesempatan itu, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Bupati Kedua sekaligus Ketua Tim Percepatan Pembangunan dan Ketua PKK, Drs. Leonard Haning,MM, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Rote Ndao, Para Asisten, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Rote Ndao, Rohaniawan, para Camat, Dirut PDAM Rote Ndao(dkisp)