Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE mengambil sumpah dan melantik Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Rote Ndao yang baru pada Senin, 19/10/2020 di Auditorium Tii Langga Permai.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE pada kesempatan itu mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada Direktur PDAM Rote Ndao yang baru dilantik yaitu Didik Paulus Benyamin Messakh,ST untuk periode 2020-2025.

Bupati pada kesempatan itu berpesan kepada Direktur PDAM Rote Ndao, Valen Messakh (sapaan Didik Paulus Benyamin Messakh) agar dalam menjalankan tugasnya penuh amanah dan karena jabatan ini harus dipertanggung jawabkan sesuai sumpah dan janji yang telah diikrarkan.

Lanjut Bupati bahwa pimpinan BUMD adalah elemen yang diberikan tanggung jawab amanah mengelolah perusahaan daerah, artinya anda sedang mengelolah aset Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

“dibutuhkan orang yang mampu, mau dan militan dalam menjalankan perusahaan ini, anda harus benar-benar bekerja keras, bekerja cerdas, jujur, profesional dan memiliki kemauan tinggi untuk menjalankan PDAM selama 5 tahun kedepan. Beban di pundak anda bukan hanya mensejahterahkan seluruh pegawai PDAM saja tetapi juga harus melayani masyarakat dengan prima sekaligus mampu memberikan kontribusi PAD kepada Pemerintah daerah sebagai pemilik modal” ujar Bupati Paulina

Untuk diketahui bahwa kondisi PDAM saat ini dalam keadaan “SAKIT” yang perlu penanganan secepatnya untuk bisa bangkit dan kembali sehat. Tidak hanya mengharapkan dari yang sudah ada tetapi harus pula melakukan konsolidasi dan mencari peluang-peluang kerjasama dengan pihak lain untuk pengembangan perusahaan ini.

Lebih lanjut lagi Bupati mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi terhadap perusahaan ini banyak hal yang harus dibenahi seperti; PDAM belum memiliki rencana bisnis, tingginya tingkat kehilangan air mencapai 40%, belum lengkapnya SOP, pengelolaan aset yang belum jelas, tidak adanya laporan baik bulanan, triwulan maupun tahunan, perlunya peningkatan kualitas SDM pegawai, gaji pegawai yang belum dibayarkan beberapa bulan terakhir, perlunya melakukan uji kualitas air secara berkala, tunggakan pelanggan yang belum tuntas dan masih banyak lagi yang harus dibenahi serta memerlukan pemikiran yang serius dan tenaga ekstra untuk diselesaikan.  Dan tidak kalah penting bahwa PDAM belum memberikan kontribusi dalam penerimaan daerah (PAD).

Bupati juga mengatakan bahwa dirinya selaku pemilik modal, dirinya tegaskan kepada direktur PDAM yang baru dilantik ini beberapa hal sebagai berikut :

  1. Pimpinan PDAM harus secara berkala melaporkan kemajuan kinerjanya kepada Bupati dan harus selalu memperhatikan pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat.
  2. PDAM harus dikelolah secara profesional sehingga lebih produktif, efisien dan efektif.
  3. Segera menyusun rencana bisnis, untuk lima tahun kedepan
  4. Segera menuntaskan berbagai permasalahan yang dihadapi terutama infrastruktur, masalah dengan pemilik sumber air, aset, manajemen perusahaan, mengurangi tingginya kebocoran air, dan masalah kualitas air, kwantitas dan kontinuitas
  5. Tegas menerapkan aturan yang berlaku.

Apabila tidak dapat memenuhi beberapa hal tersebut maka harus siap untuk meletakan jabatan.

Diakhir sambutannya Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat sementara Direktur PDAM yang telah menjalankan dengan baik tugas dan tanggung jawabnya. Meskipun hanya sementara tetapi banyak yang telah dibuat untuk meningkatkan kinerja PDAM. Juga kepada panitia seleksi yang telah benar-benar menyeleksi dan bekerja keras menghasilkan direktur definitif yang layak dan patut dan yang telah dilantik ini.

Hadir pula pada kesempatan itu, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Sekda Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly,MM, para Asisten Setda Rote Ndao, Dandim 1627/Rote Ndao, Kapolsek Lobalain, Personil Danlanal Pulau Rote, Pimpinan OPD, para staf PDAM Rote Ndao, Tokoh Agama, Tokoh Adat.(dkisp)