Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Bungtilu Laiskodat meresmikan salah satu kecamatan baru dan merupakan kecamatan ke-11 di Kabupaten Rote Ndao yaitu Kecamatan Loaholu pada, Selasa, 20/10/2020 bertempat di desa Oelua Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao

Kecamatan Loaholu dengan ibukotanya berpusat di Desa Oelaba yang merupakan pemekaran dari kecamatan induk yaitu Kecamatan Rote Barat Laut. Kecamatan Loaholu terbentuk atas dasar Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao Nomor 3 tahun 2019 tentang pembentukan Kecamatan Loaholu di Kabupaten Rote Ndao. Dengan terbentuknya Kecamatan Loaholu maka Kabupaten Rote Ndao memiliki total 11 kecamatan.

Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat pada kesempatan itu menyatakan bahwa setelah Kabupaten Rote Ndao dimekarkan dari Kabupaten Kupang, pembangunan di Rote Ndao terus bergerak dari kepemimpinan ke kepemimpinan yang lain. Dan saat ini dirinya melihat bahwa di bawah kepemimpinan bupati saat ini cukup menggerakan roda kepemimpinan dengan baik, pasti ada keterbatasan-keterbatasan tetapi ada catatan-catatan kemajuan dan prestasi yang dipantau cukup membanggakan.

Lanjut Gubernur bahwa hari ini kita bisa meresmikan sebuah kecamatan baru dari kecamatan induk yaitu kecamatan Rote Barat Laut menjadi kecamatan Loaholu. Pada saat pemerintahan kolonial maka struktur pemerintahannya itu selalu kerajaan dan tipikal raja itu kerajaannya bagus, supaya terlihat, terpandang. Apakah rakyatnya hidup dengan baik atau tidak yang terpenting kerajaan terlihat bagus.  Tetapi setelah menjadi republik maka struktur pemerintahannya kebawah menjadi tingkat I, tingkat II, kecamatan dan desa, maka tuntutan nomor satu berbeda yaitu bagaimana rakyatnya itu kaya.

“Karena itu menjadi pemimpin di daerah baru seperti ini dengan bapak camat yang dilantik ini, nomor satu bukan bangun kantor tetapi bagaimana mampu memverifikasi penduduknya siapa yang miskin dan siapa yang mampu, itu harus didesain. Nanti kalau sudah jalan bagus baru dipikirkan kantornya. Perencanaan kecamatan baru ini tidak boleh mulai dari infrastruktur khususnya perkantoran tetapi mulai dari infrastruktur pelayanan publik” ujar Gubernur VBL

Banyak sekali kesalahan-kesalahan yang dilakukan contohnya pemakaran kabupaten baru kita serius membangun kantor sehingga uangnya habis untuk membangun kantor tetapi rakyatnya tertinggal.

“harusnya rakyatnya dimajukan dan kita melihat sudah bagus baru kantor kita bangun, karena kantor tidak penting, tetapi rakyat yang penting” kata Gubernur

Ini penting bagi kita dalam memajukan daerah-daerah terbatas seperti ini kita harus mampu menyiasati anggaran kita dengan baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan itu terasa langsung oleh rakyat kita.

Lebih lanjut Gubernur VBL menyatakan bahwa ada beberapa catatan penting untuk Rote Ndao saat ini yaitu Stunting data yang dimiliki untuk Rote Ndao saat ini turun drastis dan menurut dirinya merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan, banyak kabupaten yang naik tetapi Rote Ndao turun karena itu merupakan sebuah kerja yang sangat konvergensi merupakan sebuah kerja yang dilakukan dengan baik.

“kerja-kerja seperti ini yang harus terus dilakukan, karena itu kecamatan yang baru ini jangan tiba-tiba kemiskinannya paling banyak” pesan VBL

Niatnya adalah membuat efektif dan efisien karena itu pemerintah tidak boleh merekrut anggaran karena pemakaran ini tetapi karena pemekaran ini efektifnya pemerintah melayani sampai tingkat-tingkat bawah dan efisien karena mampu menyederhanakan seluruh pelayanan publik dengan baik

“karena itu saya terus optimis bahwa dibawah pemerintahan Bupati Rote Ndao sekarang kemajuan-kemajuan terus didorong, para camat, kepala desa kerja sungguh-sungguh ini akan membuat semangat yang luar biasa” imbuh VBL

Didalam kebahagiaan kita untuk memiliki kecamatan ke-11 ini menuntut untuk meningkatkan kualitas pembangunan kepada masyarakat, karena ciri khas orang Rote itu selalu membawa pembangunan dan pertumbuhan dimana-mana, jadi saya harap semangat menumbuhkan pembangunan baru itu adalah semangat yang tumbuh secara alami.

Gubernur VBL pada kesempatan itu menandatangani prasasti tanda diresmikannya kecamatan Loaholu serta melakukan peletakan batu pertama tanda lokasi pembangunan kantor camat Loaholu.

Gubernur juga menyerahkan bantuan Alat Kesehatan dan Logistik Covid-19 kepada pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang diterima langsung oleh Bupati Rote Ndao yang disaksikan oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M.Saek,SE.

Pada kesempatan itu pula Bupati Rote Ndao menerima penyerahan hibah tanah untuk pembangunan kantor Kecamatan Loaholu oleh pemilik tanah Bapak Saiful Taher.

Hadir pula pada kesempatan itu Ketua DPRD bersama beberapa anggota DPRD Rote Ndao unsur Forkopimda Rote Ndao, Sekda Rote Ndao, para Asisten lingkup pemkab Rote Ndao, Pimpinan OPD lingkup pemkab Rote Ndao, para undangan, tokoh agama, tokoh adat kecamatan Rote Barat Laut dan Kecamatan Loaholu.(DKISP)