Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan daerah kabupaten Rote Ndao, dalam hal ini Dinas Kesehatan menggelar kegiatan advokasi lintas sektor dan lintas program untuk pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menuju kabupaten/kota dan Indonesia sehat bertempat di aula hotel Ricky, Ba’a, kecamatan Lobalain, sabtu (07/11)pagi.

Kegiatan advokasi Lintas Sektor (LS) dan Lintas Program (LP) untuk pembudayaan masyarakat hidup sehat mengangkat beberapa isu kesehatan yang harus diselesaikan antara lain stunting, Angka Kematian Ibu (AKI)dan Angka Kematian Bayi (AKB), jaminan kesehatan Nasional, penguatan pelayanan dan obat dan alat kesehatan.

Hadir langsung dalam kegiatan ini, mewakili Kepala dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, drg. Iin Adriany. M.Kes, Wakil bupati Rote Ndao, Stefanus M Saek, SE,M.Si, kepala dinas kesehatan, drg. Suardy, para camat, kepala puskesmas dan organisasi perangkat daerah lintas sektor terkait lainnya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mendapat dukungan dari pengambil kebijakan, lintas sektor, dan lintas program terkait dan turut ambil bagian dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan adanya komitmen dukungan dari pengambil kebijakan untuk tersedianya kebijakan regulasi terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta adanya komitmen dukungan sumber daya yang mendorong berjalannya(Gerakan Masyarakat Hidup Sehat(Germas) secara optimal kepada lintas sektor dan lintas progran yang terkait.

Wakil bupati, Stefanus M. Saek dalam kesempatan ini mengatan bahwa Komitmen Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam upaya Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat dilakukan melalui beberapa aksi yakni peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat,
penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gisi dan peningkatan pencegahan serta deteksi dini penyakit.selain itu masih ada peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat yang masih perlu mendapat perhatian kita bersama.

” kegiatan ini penting sehingga kepada lintas sektor, camat dan OPD terkait sangat penting untuk terlibat karena kalau berbicara kesehatan atau sehat untuk membuat masyarakat terbiasa hidup sehat dan mengerti maka para pelaku kepentingan harus paham dgn baik, sehingga kepada kita yg hadir harus tau hidup sehat.wajib hukumnya tau sehat supaya kita bisa tangani kesehatan dengan baik sehingga peran lintas sektor ini sangat penting” kata saek

Oleh karena itu, lanjutnya, mari kita belajar supaya kita jadi bisa menjadi agen dan pelaku yang memberikan edukasi, penyuluhan dan mengajak masyarakat untuk hidup sehat ketika kita berada di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, drg. Iien Adriany. M.Kes mengatakan bahwa Strategi pemberdayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah leader harus kampanye atau promosi perilaku hidup sehat yang inovatif dan pemberdayaan masyarakat termasuk revitalisasi posyandu dan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat lainnya serta penggerakan masyarakat untuk hidup sehat serta peningkatan penyediaan pilihan pangan sehat termasuk penerapan label pangan. termasuk perluas akses terhadap konsumsi buah dan sayur.

“Germas penting karena daerah kabupaten Rote Ndao sekalu tenar berada di top ten.tetapi giliran program pemberdayaan germas di kabupaten Rote Ndao belum ada regulasinya.sehingga perlu dindaklanjuti karena Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai melalui instruksi presiden untuk pembangungan kesehatan bersama seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat” kata Adriany (disKominfostatper)