Sebanyak 30 peserta dari SD dan SMP tampil pada Lomba Foti, Jumat (24/04/2026) malam.

Festival Literasi HUT Rote Ndao ke-24 Meriah, Lomba Foti Libatkan 30 SD dan SMP

Festival Literasi menggema meriah di arena Pameran Pembangunan dan Expo UMKM dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24 tahun 2026. Kegiatan yang digelar pada Jumat (24/04/2026) malam ini menghadirkan lomba Foti yang diikuti oleh pelajar tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Rote Ndao.

Sebanyak 30 peserta dari SD dan SMP tampil pada Lomba Foti, Jumat (24/04/2026) malam.
Sebanyak 30 peserta dari SD dan SMP tampil pada Lomba Foti, Jumat (24/04/2026) malam

Dihari kedua Festival ini, sebanyak 30 peserta tampil mewakili sekolah masing-masing dengan penuh semangat dan percaya diri. Mereka mengenakan busana adat khas Rote, lengkap dengan iringan alat musik tradisional seperti gong dan tambur yang semakin menambah nuansa budaya dalam ajang tersebut.

Untuk kategori lomba Foti tingkat SD diikuti oleh 17 sekolah, sementara tingkat SMP diikuti oleh 13 sekolah. Penampilan para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan menari, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya lokal yang terus diwariskan kepada generasi muda.

Tarian Foti dibawakan oleh duet siswa laki-laki. Dengan mengenakan topi Ti’i Langga dan selimut, para peserta menampilkan gerakan menarik melalui hentakan kaki dan olah tubuh yang selaras dengan irama gong dan tambur, menciptakan pertunjukan yang memukau penonton.

Tarian Kreasi pengisi acara Festival Literasi Perayaan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24.
Tarian Kreasi pengisi acara Festival Literasi Perayaan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24.

Menariknya, para dewan juri turut memperagakan kemampuan mereka dalam menarikan Foti, yang disambut antusias oleh para penonton. Turut hadir dan menari Foti, Ketua Kadin NTT Boby Lianto serta Ketua Kadin Rote Ndao Simson Polin yang memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.

Di sela-sela perlombaan, penonton juga disuguhkan penampilan Tarian Kreasi dari siswa SMA Negeri 1 Lobalain. Dengan balutan busana modifikasi yang modern namun tetap mengangkat unsur tradisional, penampilan tersebut berhasil menambah semarak suasana malam Festival Literasi di ajang pameran tersebut.(Tim DKIP/Perpusap)

Tags: No tags