Telah tiba dua orang nelayan asal Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao di Bandara DC Saudale Rote Ndao, Rabu (20/4/2022)

Mereka disambut oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek, Kepala Dinas Perikanan Jusup B. Messakh, ASN Dinas Perikanan dan Kepala Desa Hundihuk, Junus Modok beserta Keluarga mereka masing-masing.

Kedua nelayan tersebut merupakan ABK KM Kuda Laut yang tenggelam tanggal 18 Maret 2022 di perairan Australia waktu mencari ikan. Mereka adalah Melki Giri dan Habel Kanuk.

Perlu diketahui bahwa segala biaya perjalanan kembali ke Indonesia di tanggung oleh Pemerintah Australia, perjalanan ke Kupang dibiayai oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan serta biaya ke Rote Ndao di tanggung oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan karena kedua Nelayan telah tiba di Rote Ndao dengan selamat. ” Dari 12 orang nelayan yang mengalami kecelakaan laut, 9 orang dinyatakan hilang, 3 orang selamat, dimana 2 orang telah kembali ke Kabupaten Rote Ndao dengan selamat sedangkan 1 orang yaitu Riky Ballu masih menjalani perawatan intensif di Negara Australia” ujar Armis.

“Atas nama Pemda Kabupaten Rote Ndao, saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Australia, Kedutaan Besar Indonesia di Australia dan Pemerintah Provinsi NTT yang telah membantu dan memulangkan dua nelayan ke Rote,” lanjut Armis.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyerahkan kedua nelayan tersebut kepada Kepala Desa Hundihuk untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

Sebagai informasi, sembilan orang yang masih dinyatakan hilang antara lain :
1. Yohanis Ballu (nakhoda)
2. Ibrahim Loe
3. Yunus Modokh
4. Pice Nalukh
5. Denis Busu
6. Panji Ballu
7. Benyamin Pah
8. Adi arbet giri
9. Rifan Ballu

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.(Perikanan/DKISP)