Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning dalam laporannya per Sabtu, 10/4/2021 malam mengatakan bahwa  akibat Badai Siklon Tropis 99s atau yang disebut Seroja yang menerpa  kabupaten Rote Ndao di 11 kecamatan dan 112 desa serta 7 kelurahan  yang dimulai dari tanggal 2 s/d 5  April 2021 yang menyebapkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar yang menyebabkan banyak warga yang mengungsi akibat diterjang badai

Hingga saat ini terdapat 7 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Rote Ndao yaitu di Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 75 jiwa, Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 30 jiwa, desa Lidor kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 42 jiwa,  desa Boni Kecamatan Loaholu berjumlah 1 jiwa,  desa Oenitas kecamatan Rote Barat berjumlah 10 jiwa, Desa Faifua Kecamatan Rote Timur berjumlah 94 jiwa, desa Batefalu kecamatan Rote Timur berjumlah 21 jiwa, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain berjumlah 70 jiwa, Desa Kuli Kecamatan Lobalain berjumlah 250 jiwa, Desa Landu Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 24 jiwa, desa Dolasi kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 63 jiwa sehingga untuk pengungsi dari awal badai berjumlah 1497 jiwa.

Sampai saat ini terdapat 772 jiwa telah pulang kerumahnya masing-masing yang tersebar di desa Papela Kecamatan Rote Timur dan desa Bebalain kecamatan Lobalain sehingga saat ini jumlah pengungsi yang masih bertahan di tempat pengungsian sebanyak 725 jiwa.

Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan BPBD adalah berupa pendistribusian obat-obatan dan logistik  ke titik-titik berdampak bencana Badai Siklon Tropis 99s dan juga melakukan pendataan kerusakan infrastruktur.

Sehingga sampai saat malam ini data  kerusakan rumah-rumah  penduduk, fasilitas pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan data sementara  adalah rumah penduduk yang mengalami rusak berat berjumlah 635 unit, rusak sedang 736 unit, rusak ringan     1.523 unit, untuk fasilitas pendidikan rusak berat  11 unit, rusak sedang  6 unit, rusak ringan   8 unit sedangkan untuk fasilitas kesehatan yang mengalami  rusak berat  7 unit, rusak sedang  13 unit, rusak ringan 3 unit

Hari ini Sabtu, 9/4/2021, pemerintah kabupaten Rote Ndao dan BPBD telah mendrop bantuan beras dan paket sembako bagi warga terdampak bencana di tempat pengsian sebanyak 32 kk / 115 jiwa, terbagi dalam 3 titik yaitu desa Faifua  mendapat bantuan berupa  beras 200 kg dan 99 paket, desa Matanae mendapat 100 kg beras dan desa Batefalu mendapat 150 kg beras dan 10 paket sembako

Masalah dan kendala yang dihadapi oleh tim adalah pendataan di dua desa yaitu desa Tenalain dan desa Pukuafu kecamatan Landu Leko belum dilaksanakan karena masih kesulitan pada akses transportasi dan untuk BBM di pulau Rote saat ini sudah menipis karena dermaga penyebrangan di Baa dan Kupang mengalami kerusakan akibat badai Seroja dan Kapal pengangkut BBM juga saat ini mengalami karam.

Untuk kondisi cuaca saat di kabupaten Rote Ndao sudah relatif membaik atau sudah cerah, untuk jaringan listrik saat ini sudah 3 kecamatan yang sudah teraliri aliran listrik sedangkan untuk jaringan telekomunikasi Telkomsel telah dapat diakses pada 4 kecamatan namun sinyak belum stabil.

Saat ini bantuan dari masyarakat, Yayasan dan NGO masih terus berdatangan untuk memenuhi kebutuhan pasca bencana Badai Tropis Seroja. (posko_sanggu-anin)