Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Rote Ndao telah menorehkan prestasi gemilang dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Nusa Tenggara Timur 2025 yang diselenggarakan sejak 21-23 Agustus 2025 di Stadion Oepoi Kupang. Kontingen asal Pulau Rote ini berhasil pulang dengan membawa dua medali yang diperoleh dari cabang olahraga Atletik. Prestasi ini menjadi bukti nyata adanya bibit atlet andal yang siap bersaing di kancah regional provinsi.
Atlet multi-talenta, Ferdi Risky Muda, menjadi pahlawan utama bagi kontingen Rote Ndao. Ia menunjukkan konsistensi dan stamina yang luar biasa dengan meraih dua medali pada dua nomor lari berbeda. Prestasi pertamanya adalah meraih medali perak pada nomor lari 800 meter putra kategori dewasa.
Atlet Ferdi Risky Muda meraih juara 3 pada nomor lari 10.000 m
Tidak berpuas diri dengan satu medali, Ferdi kembali memukau dengan catatan waktu yang kompetitif pada nomor lari 10.000 meter putra kategori dewasa. Atas usaha kerasnya, ia berhasil mengamankan medali perunggu pada nomor tersebut. Pencapaian ganda ini menjadikannya salah satu atlet yang diperhitungkan dalam kejuaraan tersebut.
Kontingen Rote Ndao sendiri memberangkatkan enam atlet terbaiknya untuk berlaga di event bergengsi ini. Keenam atlet tersebut adalah Joni Mbado, Ferdi Risky Muda, Arif Mbooh, Yesaya Lalai, Refan Feh, dan Ardi Modok. Mereka turun berlaga di berbagai nomor lari dengan semangat untuk mengharumkan nama kabupaten.
Di balik kesuksesan atlet-atlet ini, terdapat peran vital dari pelatih, Yermias Panie, S.Pd. Seorang guru olahraga di SD Inpres 3 Baa, Yermias juga menjabat sebagai Sekretaris dan Pelatih PASI Kabupaten Rote Ndao. Dedikasinya dalam melatih dan membina atlet menjadi fondasi utama pencapaian ini.
Foto bersama Atlet Ferdi Risky Muda bersama 2 atlit yang beraih meraih medali pada nomor lari 800m, beserta Pelatih dari Rote Ndao
Kejurda Atletik NTT 2025 berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 21 hingga 23 Agustus 2025, di Stadion Oepoi, Kupang. Ajang ini sukses diikuti oleh 11 kontingen dari berbagai kabupaten dan kota se-Nusa Tenggara Timur, menjadikannya event olahraga yang kompetitif untuk mencari bibit-bibit atlet baru provinsi (Bidkom_DKISP_Rote_Ndao)
Bupati Rote Ndao bersama Wakil Bupati menghadiri kegiatan pemaparan sekaligus launching inovasi aksi perubahan oleh peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) BPSDM NTT Angkatan XVII asal Kabupaten Rote Ndao. Acara berlangsung pada Rabu, 20 Agustus 2025 di Aula TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao. Kehadiran pimpinan daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas aparatur melalui inovasi birokrasi.
Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Peserta PKA Angkatan XVII beserta Mentor
Dalam kesempatan ini, hadir juga Wakil Bupati Rote Ndao, Para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, dan para undangan lainnya. Suasana berlangsung dengan baik, di mana para peserta menampilkan hasil rancangan aksi perubahan yang telah mereka susun selama mengikuti pelatihan. Launching inovasi ini menjadi momen penting dalam perjalanan mereka untuk menerapkan ilmu kepemimpinan yang diperoleh.
Moderator acara, Drs. Benay Forah, memimpin jalannya kegiatan dengan tertib. Ia memberi ruang bagi setiap peserta untuk memaparkan gagasannya, sekaligus mendorong diskusi yang membangun antara peserta, pimpinan daerah, dan undangan yang hadir. Hal ini menjadikan forum tidak sekadar seremonial, melainkan sarana pembelajaran bersama.
Dalam pemaparannya, peserta PKA menampilkan berbagai terobosan inovatif yang diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Sejumlah inovasi difokuskan pada perbaikan tata kelola birokrasi, digitalisasi pelayanan, serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah. Rancangan tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan birokrasi modern yang menuntut pelayanan cepat, efektif, dan efisien.
Adapun beberapa inovasi tersebut adalah :
Inovasi Nusa Fua Adminduk Oleh Jodian A.Suki, S.Sos , tentang Sistem Pendataan dan Pendaftaran Layanan Penduduk Rentan
Inovasi Eno Ina oleh Yacob F.Nunhitu , ST tentang Pendataan Kemantapan jalan Kabupaten,
Inovasi Sio Esa oleh Hany Fanggidae, SH tentang Pendataan dan Pelaporan Ormas.
Inovasi Masaneda Asyik oleh dr. Yulia Krones tentang Sistem Informasi Pendapatan Rumah Sakit.
Inovasi Uma Nelau oleh Maximus E.Dopen, ST tentang Pendataan rumah tidak layak huni.
Bupati Rote Ndao dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keseriusan para peserta PKA dalam merancang aksi perubahan. Ia menekankan bahwa inovasi yang dihasilkan harus bisa diterapkan secara nyata di lingkungan kerja. “Inovasi tidak boleh berhenti di atas kertas. Harus diwujudkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati.
Para undangan yang hadir, termasuk pimpinan perangkat daerah, menyambut baik inovasi yang dipresentasikan. Mereka menilai bahwa gagasan dari peserta PKA dapat memperkuat sistem pemerintahan daerah sekaligus membuka ruang bagi lahirnya ide-ide baru dari generasi aparatur selanjutnya. Dengan demikian, inovasi menjadi bagian dari budaya kerja yang terus dikembangkan di lingkungan birokrasi Rote Ndao.
Para undangan yang hadir, termasuk pimpinan perangkat daerah, menyambut baik inovasi yang dipresentasikan.
Melalui kegiatan launching ini, peserta PKA Angkatan XVII tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam menyusun konsep, tetapi juga komitmen untuk melaksanakan perubahan di lapangan. Dengan dukungan Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan inovasi yang diluncurkan dapat menjadi tonggak penting bagi peningkatan kinerja pemerintahan Kabupaten Rote Ndao menuju pelayanan publik yang lebih baik (DKISP_Rote Ndao)
Kabupaten Rote Ndao merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan menyelenggarakan Karnaval Pembangunan pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Acara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten ini diikuti oleh 4.500 peserta dari 139 tim, menciptakan suasana meriah dan penuh semangat kebangsaan.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk mengibarkan bendera tanda melepaskan peserta karnaval pembangunan
Peserta karnaval berasal dari berbagai latar belakang, termasuk perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga olahraga, sekolah, BUMN/BUMD, komunitas etnis, dan kelompok seni tradisional. Keragaman ini menunjukkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan Indonesia.
Rute karnaval dimulai dari Kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, melewati kawasan Nusaklain, dan berakhir di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a. Rute ini sama dengan yang digunakan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, memudahkan warga untuk menyaksikan dari berbagai titik.
Sepanjang jalan, peserta menampilkan kreativitas melalui kostum, musik, dan pertunjukan budaya yang memukau. Karnaval ini berhasil menggabungkan unsur pembangunan dan kebudayaan, memperlihatkan harmoni antara kemajuan daerah dan pelestarian tradisi.
Drumband SD Inpres Mokdale turut serta dalam memeriahkan Karnaval Pembangunan 2025
Yang menarik, banyak tim menampilkan kreasi yang mengangkat identitas lokal Rote Ndao dan keberagaman etnis Indonesia. Mulai dari tarian adat, musik tradisional, hingga inovasi komunitas, semua disajikan dengan apik. Atraksi seni daerah juga ditampilkan di panggung depan Forkopimda, memukau ribuan penonton yang hadir.
Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap kegiatan ini dapat memacu semangat pembangunan sekaligus melestarikan budaya daerah di tengah dinamika modernisasi (Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Sebanyak 30 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025, bertempat di Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao. Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, menandai kesiapan para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Foto Bersama Anggota Paskibraka Tahun 2025
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Dalam upacara tersebut, Bupati Rote Ndao secara simbolis menyematkan tanda pengukuhan kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyematan ini kemudian dilanjutkan oleh para orang tua kepada putra-putri mereka masing-masing, sebagai bentuk dukungan moral dan kebanggaan keluarga atas pencapaian anak-anak mereka.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Rote Ndao, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten, serta para Pimpinan Perangkat Daerah. Kehadiran seluruh orang tua anggota Paskibraka menambah kekhidmatan acara, menciptakan suasana haru dan bangga dalam momen penting tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan dengan semangat juang yang tinggi. Ia juga mengingatkan bahwa tugas yang akan diemban bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara. “Kalian adalah putra-putri terbaik Rote Ndao, tunjukkan dedikasi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan nanti,” ujar Bupati.
Anggota Paskibraka 2025 Kabupaten Rote Ndao merupakan pelajar terpilih hasil seleksi ketat dari beberapa SMA dan SMK. Selama beberapa minggu terakhir, mereka telah menjalani pelatihan intensif baik fisik, mental, maupun kedisiplinan guna mempersiapkan diri menjadi pasukan pengibar bendera yang tangguh dan terhormat.
Anggota Paskibraka pada saat mengucapkan ikrar
Dengan pengukuhan ini, para anggota Paskibraka resmi menyandang amanah sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa dalam memperingati kemerdekaan. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap para pelajar ini dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dan terus menanamkan semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari (Bidkom_DKISP Rote Ndao)
ROTE NDAO – Selama dua hari, 13–14 Agustus 2025, Festival Rote Malole 2025 digelar dalam rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM 2025, menarik dengan suguhan beragam lomba bertema budaya khas Rote Ndao, mulai dari Fashion Show Busana Adat Rote, Tarian Kebalai, hingga Lomba Petikan Sasando oleh Pelajar.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya Festival Rote Malole masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal ini disampaikannya dalam ceremonial Pembukaan Festival Rote Malole pada Rambu 12 Agustus 2025 yang dihadiri dan dibuka oleh Staf Khusus Bidang Pengamanan Destinasi dan Pengawasan – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Irjen Pol. Krisnadi. Hadir pula, Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethab, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan pimoinan Perangkat Daerah.
Staf Khusus Bidang Pengamanan Destinasi dan Pengawasan Kemenparekraf Irjen Pol. Krisnandi menabuh gong pembukaan Festival Rote Malole 2025.
“Festival Rote Malole tahun ini untuk pertama kali masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata. Terima kasih banyak untuk Kementerian Pariwisata,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Tiga siswa SMP melantunkan Alat Musik Sasando dan Lagu Teo Renda pada Festival Rote Malole 2025.
Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan kecintaan bersama terhadap budaya Rote Ndao. Masuknya festival ini dalam agenda nasional menjadi bukti bahwa Rote Ndao memiliki potensi budaya dan kreativitas yang layak dibanggakan di panggung nasional.
“Kita patut berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemprov NTT, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan pada Festival Rote Malole dapat,” tambahnya.
Pada malam kedua, Kamis (14/8/2025), Bupati Paulus Henuk bersama Ketua TP PKK Rote Ndao, Ny. Yanne Henuk-Pellokila, serta para pengunjung pameran dan expo menikmati penampilan para peserta yang memukau. Lantunan merdu petikan musik Sasando, gerak dinamis Tarian Kebalai, dan pesona Fashion Show busana adat Rote Ndao menjadi suguhan yang memikat hati penonton.
Dewan Juri Festival Rote Malole 2025 foto bersama Bupati Rote Ndao Paukus Henuk, SH dan Forkomoimda.
Festival Rote Malole 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga panggung promosi budaya yang memperkuat identitas Rote Ndao di mata nasional, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, senin (11/08/2025) memimpin rapat kerja bersama jajaran perangkat daerah untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) antara Gubernur dan Wagub NTT, Kementerian/Lembaga dan para Kepala Daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait percepatan implementasi program Pemerintah Pusat di wilayah NTT.
Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa program-program Pemerintah Pusat yang akan dijalankan di Rote Ndao merupakan anugerah dan kesempatan besar bagi daerah.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin rapat kerja perangkat daerah untuk implementasi program pusat.
“Program Pemerintah Pusat yang turun ke Rote Ndao tentu sebuah anugerah dan berkat campur tangan Tuhan. Sehingga kita perlu seriusi hal ini. Perangkat daerah wajib memberikan dukungan penuh karena ini untuk kepentingan masyarakat,” tegas Bupati Paulus Henuk.
Bupati menyebutkan program yang dilaksanakan antara lain pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan berbagai program strategis lainnya.
“Program-program ini manfaatnya sangat besar untuk masyarakat. Saya minta kita semua konsentrasi, fokus mengerjakan ini. Sehingga hambatan administrasi, hambatan komunikasi secara kolaboratif kita selesaikan bersama,” tambahnya.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan kepada pimpinan perangkat daerah.
Ia juga meminta setiap perangkat daerah yang terkait untuk menyiapkan langkah-langkah teknis agar program yang telah dibicarakan di tingkat provinsi dapat terealisasi secara cepat dan tepat sasaran. Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta koordinasi intensif agar implementasi program tidak terhambat oleh kendala administratif maupun teknis.
Bupati Paulus Henuk memimpin rapat kerja ini bersama Sekretaris Daerah Jonas M. Selly dan diikuti oleh seluruh pimpinan perangjat daerah lingkup Pemkab Rote Ndao.*(Bidkom_DKIDP Rote Ndao)
Salah satu turnamen yang digandrungi anak muda – Esport – atau Olahraga Elektronik digelar di Kabupaten Rote Ndao dalam ajang Esport Bupati Rote Ndao Cup I Tahun 2025. Berlangsung selama tiga hari, Esport Tournament dibuka secara oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Kamis (24/07/2024). Turnamen ini diikuti sebanyak 80 Tim, terbagi dalam dua kelas; 32 tim Mobile Legend dan 48 tim Free Fire.
Saat Bupati Paulus Henuk memberikan sambutan
Pembukaan Esport Tournament yang berlangsung di Stadion Christian nehemia Dillak, Ba’a dihadiri jajaran Forkopimda, Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, dan Direksi BUMD. Turnamen ini menandai komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi generasi muda di ranah digital. “E-Sport bukan sekadar permainan, tapi sarana mengasah strategi, kerja sama tim, dan mental kompetitif,” ucap Bupati Rote Ndao paulus Henuk saat membuka Esport Tournamen Bupati Cup I tahun 2025.
Esport Tournament turut didukung berbagai sponsor dan event organizer serta menghadirkan sebuah ajang menarik yang diikuti 32 tim Mobile Legend dan 48 tim Free Fire tersebut. Bupati Paulus Henuk mengatakan, meskipun punya dampak pada generasi yang melek teknologi namun tetap menekankan pentingnya pengelolaan Esport yang bertanggung jawab dengan menjaga keseimbangan antara game dengan pendidikan dan tanggungjawab sosial sebagai manusia. ” Kami mendukung kegiatan ini sebagai jembatan menuju masa depan, bukan pelarian dari dunia nyata. Tapi peserta harus menjaga keseimbangan antara game dengan pendidikan dan tanggung jawab sosial,” ungkap Bupati Paulus Henuk.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah penonton yang memadati Stadiona Christian Nehemia Dillak. Turnamen ini menjadi sebuah ajang kompetisi sekaligus bukti pengakuan Esport sebagai cabang olahraga prestasi. ” Esport telah diakui KONI dan masuk dalam ajang seperti PON hingga Asian Games. Di Rote Ndao, banyak talenta muda yang siap bersaing di tingkat nasional,” ungkap Bupati yang disambut sorak peserta.
Penonton yang memadati Stadion Christian Nehemia Dillak
Pasca pembukaan, pertandingan langsung dimulai dengan atmosfer kompetitif namun penuh sportivitas. Bupati berpesan: “Junjung tinggi nilai-nilai positif seperti disiplin, ketekunan, dan sportivitas. Nikmati setiap proses sebagai pengalaman berharga.” Peserta tampak antusias menyambut tantangan ini, sementara penonton memberikan dukungan dengan semangat.
Kegiatan ini turut menciptakan wadah ekspresi bagi generasi muda. ” Ini adalah ruang bagi anak-anak kita untuk tumbuh sesuai zamannya, di dunia yang menuntut kreativitas dan adaptasi teknologi,” papar Bupati. Acara ditutup dengan doa bersama yang mencerminkan kerukunan masyarakat Rote Ndao, mengiringi pembukaan resmi turnamen yang diharapkan menjadi agenda tahunan.
Esport Tournament Bupati Rote Ndao Cup I pertama kali diselenggarakan dan memberikan kesan tersendiri bagi perkembangan Esport di Rote Ndao, dan mendukung pembinaan generasi muda yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Melalui kegiatan ini, pemerintah menciptakan ekosistem digital yang sehat sekaligus memupuk bibit-bibit atlet eSport berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Pemerintah dan DPRD Kabupaten Rote Ndao memulai rangkaian Persidangan II Tahun 2025, Senin (14/07/2025) bertempat di ruang Sidang Utama DPRD. Sidang II membahas dua agenda utama; Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024 dan Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.
Pembukaan Sidang dipimpin Ketua DPRD Alfred Saudila, A.Md dan dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM, Wakil Ketua DPRD Denyson Moy, ST, para Anggota DPRD, Asisten dan pimpinan Perangkat Daerah.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Ketua DPRD Alfred Saudila, A.Md, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan para Wakil Ketua DPRD Denyson Moy, ST pada Pembukaan Sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao, Senin (14/07/2025).
Dalam rangkaian Sidang II DPRD, Pemkab Rote Ndao mengajukan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024 dan RPJMD Tahun 2025-2029 guna dibahas bersama Pemerintah dan DPRD.
Terkait ini, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengungkapkan capaian Pemda Rote Ndao dalam pengelolaan keuangan daerah lewat Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagaimana terilis dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi NTT atas Laporan Keungan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2024.
“ Prestasi ini tentu tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara Pemerintah, DPRD serta dukungan semua elemen masyarakat di daerah ini, “ ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
Karena itu, lewat forum persidangan DPRD, Bupati Paulus Henuk meyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggora DPRD atas kerja sama yang harmonis sebagai mitra dalam mendorong terwujudnya Pembangunan daerah yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Acara Pembukaan Sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025.
Sementara Ranperda RPJMD Tahun 2025-2029 yang juga dibahas dalam Sidang II, telah disusun berdasarkan Visi dan Misi Kepala Daerah, mengacu RPJPD Tahun 2025-2045 serta selaras dengan arah kebijakan Pembangunan nasional dan provinsi NTT.
Penyusunan RPJMD, kata Bupati Paulus Henuk, dilakukan secara partisipatif, melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar renpaca Pembangunan menjadi lebih tepat sasaran dan responsive terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutan Pembukaan Sidang II, Ketua DPRD Alfred Saudila mengungkapkan, forum Persidangan II DPRD strategis untuk mengevaluasi sejauh mana program-program yang ditetapkan dalam APBD 2024 mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar di daerah.
“ Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tidak saja diletakan pada soal serapan anggaran, tetapi seberapa besar anggaran itu mengubah hidup masyarakat terutama mereka yang paling rentan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembahasan Ranperda RPJMD 2025-2029 yang menjadi arah dan pedoman Pembangunan Kabupaten Rote Ndao lima tahun ke depan. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menandatangani Nota Kesepakatan terkait Perlindungan atau Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (11/07/2025). Disaat bersamaan, Pemkab Rote Ndao juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank NTT untuk Penerapan Cash Management System (CMS) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan keuangan desa.
Kegiatan tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk memberikan jaminan sosial kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa.
Saat Bupati Paulus Henuk, SH memberikan sambutan
“Penandatanganan PKS ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh Kepala Desa dan Perangkat serta pekerja di wilayah kita, termasuk pekerja rentan dan pekerja informal,” ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
Selain itu, Ia juga menegaskan pentingnya Aplikasi CMS Siskeudes Online dalam mendukung pengelolaan keuangan desa. “Dengan adanya CMS tentunya sangat bermanfaat bagi Pemerintah Desa untuk memudahkan pengelolaan keuangan desa, transaksi yang cepat dan akurat, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan,” tambahnya.
Penandatanganan ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Rote Ndao dalam memastikan perlindungan sosial bagi pekerja sekaligus modernisasi tata kelola keuangan desa. Kolaborasi antara Pemda, BPJS Ketenagakerjaan, dan Bank NTT diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat desa.
Acara berlangsung dengan khidmat dan lancar, menandakan keseriusan seluruh pihak dalam menjalankan program tersebut. Ke depannya, implementasi nota kesepakatan dan PKS ini akan dipantau secara berkala untuk memastikan manfaatnya dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Foto Bersama Bupati Rote Ndao, Paulus Henukh, SH, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, Forkopimda Kab. Rote Ndao, Pihak BPJS dan Bank NTT
Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Rote Ndao menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif serta tata kelola keuangan desa yang transparan. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)
Sebanyak 414 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Rote Ndao Formasi Tahun 2024 mengikuti pembekalan, Sabtu (05/07/2025), dalam rangka penguatan karakter, nilai-nilai profesionalitas, integritas dan loyalitas dalam praktek pelayanan pulbik. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH ketika membuka kegiatan ini, menegaskan pentingnya menumbuhkan nilai profesionalitas, integritas dan loyalitas pelayanan publik sehingga siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati oleh para CPNS.
“ Sebagai CPNS, Saudara-saudari adalah genersi baru ASN yang akan membawa nilai-nilai baru untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas. Sehingga membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah,” pinta Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
CPNS Pemkab Rote Ndao Formasi Tahun 2024 foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan Forkompimda.
“ Kegiatan ini bermanfaat untuk proses pembentukan ASN terutama berkaitan dengan karakter, nilai-nilai profesionalitas, integritas dan loyalitas yang akan dipraktekan dalam pelayanan pulbik. Harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tambah Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
Karena itu, Ia mengingatkan bahwa tugas seorang ASN adalah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan pembangunan daerah serta menjaga keberlangsungan rod pemerintahan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga memberi pesan yang menjadi pedoman bagi para CPNS dalam menjalankan tugas dan fungsi ASN dengan semangat Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK).
Pertama, kata Bupati Paulus Henuk, dalam menjalankan tugas harus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat. “ Sehingga saudara harus memahami kebutuhan masyarakat, bersikap ramah, cekatan, solutif dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” ucap Bupati Paulus Henuk.
“ Jangan sampai nanti masyarakat datang, minta pelayanan publik, harusnya selesai satu jam dibikin sampai berhari-hari. Ke depan saya tidak mau dengar keluhan dari masyarakat ada pelayanan yang mesti cepat namun diperlambat oleh ASN,” ucap Bupati Paulus Henuk tegas
Kedua, lanjut Bupati Rote Ndao, para CPNS harus melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggungjawab, cermat, disiplin, berintegritas tinggi. Ia meminta para CPNS untuk tidak melakukan korupsi.
Ketiga, para CPNS diminta untuk selalu belajar untuk meningkatkan kompetensi dan terus mengembangkan diri, ikuti perkembangan Iptek, agara dapat memberikan pelayanan yang optimal bangsa dan negara khususnya masyarakat Rote Ndao.
Keempat, Bupati Paulus Henuk mengingatkan agar bekerja dengan baik dan harmonis, dengan seluruh elemen dilingkungan kerja, jalin kerja sama dan kolaborasi yang baik agar tercipta suasana kerja yang kondusif dan produktif.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan pembekalan bagi 414 CPNS Formasi Tahun 2024. Ia menekankan pentingnya profsionalitas, integritas dan loyalitas dalam pelayanan publik kepada masyarakat.
Kelima, CPNS dituntut untuk berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Selalu menjaga integritas dan profesionalisme, hindari segala bentuk praktek KKN dan jadilah contoh tekadan yang baik dimasyarakat.
“ Inilah nilai-nilai yang harus dipraktekan dalam menjalankan tugas pengabdian di OPD masing-masing, sehingga masyarakat kita terlayani dengan baik,” harapnya.
Keenam, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga meminta para CPNS cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan, terus berinovasi dan adaptif dalam menghadapi tantangan. Dan ketujuh, dalam menjalankan tugas harus mampu membangun kerja sama yang sinergis, melibatkan komunikasi terbuka, saling berbagi informasi dan keterbukaan dalam menyelesaikan tugas dan permaslahan.
Dalam pembekalan ini, para CPNS juga mendapat pemaparan materi Visi dan Misi Pemkab Rote Ndao oleh Bupati Rote Ndao, Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi oleh Kejaksanaan Negeri Rote Ndao, Etika Bermedia Sosial Dikaitkan dengan UU ITE oleh Polres Rote Ndao, Pengembangan Karir dan Kapasitas ASN oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)