Rote Ndao, Sisa Hasil Perhitungan Anggaran (SILPA) di Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2016 sebesar 47 Miliyar lebih, demikian disampaikan Kepala Badan Pengeloaan Keuangan dan Aset Darah Kabupaten Rote Ndao , Daniel Nalle saat dikonfirmasi media ini di Kantor DPRD usai mengikuti rapat Paripurna Persetujuan Permohonan Penggunaan Anggaran Mendahului Perubahan yang dilaksanakan Rabu (2/8) siang.
Dikatakannya, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI perwakilan NTT, SILPA Tahun Anggaran 2016 sebesar 47, Miliyar lebih namun dalam perjalanan dengan adanya pengajuan penggunaan mendahului perubahan maka hingga saat ini SILPA yang ada di kas daerah tinggal 1 Miliyar lebih.
Sejauh ini Pemerintah Bersama DPRD Rote Ndao telah menyetujui penggunaan Dana SILPA mendahului Perubahan Sebesar RP. 32. 595.344.788.00, sementara sisahnya sementara disiapkan penganggarannya oleh pemerintah untuk diajukan lagi ke DPRD agar bisa dibahas di Komisi dan diparipurnakan.
Besaran Anggaran Dana SILPA yang disetujui itu dengan rincian sebagai berikut, pengajuan Periode Januari – Mei 2017 yakni, Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk melunasi kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga yang tersebar di 9 OPD senilai Rp. 4.978.621.421.00, Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk kegiatan Pemekaran Desa dan Kelurahan dan kegiatan BBGRM pada dinas PMD sebesar Rp. 400. 000. 000, Penganggaran Kembali Paket pekerjaan TA. 2016 Pada Dinas Kesehatan yang pada saat berakhirnya TA, belum diselesaikan pekerjaannya sebesar Rp. 1.758.423.775,00.
Penggunaan Silpa Tahun Anggaran 2016 untuk kegiatan Bantuan keuangan untuk operasional 5 Desa Persiapan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Balitbang pada kegiatan Upgrading dan maintenance website serta kegiatan kebijakan subsidi Listrik tepat sasaran dengan total nilai sebesar Rp. 350. 000. 000,00, Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk penyediaan jasa penilai Publik pada Dinas Perkim dan LH sebesar Rp.176.530.000,00. Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk kegiatan 15.03 pembangunan jalan pada Dinas PU sebesar Rp. 500.000.000,00, Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk kegiatan PKH dan Operasional Komisi Daerah Lanjut Usia pada Dinas Sosial sebesar Rp. 278.370.000,00
Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk Pembuatan Peta Garis Kawasan Perkotaan Eahun pada Dinas PU sebesar Rp. 200.000.000,00, Penggunaan Silpa untuk kegiatan Pengangkatan SPNSD pada dinas BKPP sebesar Rp. 180. 000.000,00, Penggunaan Silpa TA.2016 untuk kegiatan Pembentukan dan Fasilitasi SIMDA perencanaan pada Bapelitbang sebesar Rp.350.000.000,00, Rehab Rumah Jabatan Pantai Baru dan Adminisrasi Perkantoran pada Bagian ADPEM sebesar Rp. 175.000.000,00 Penggunaan Silpa TA.2016 untuk Operasional Kantor dan Penanganan Sampah pada Dinas Perkim dan LH sebesar Rp.1.000.000.000,00
Penggunaan Silpa TA. 2016 untuk Kegiatan Penyusunan Ranperda Penamaan Jalan dan Pemberian Nama RSUD Ba’a pada Bagian Hukum sebesar Rp. 200.000.000,00, Kegiatan Pendayagunaan Dokter Penerima Beasiswa Pemda pada Dinas Kesehatan Sebesar Rp.45.000.000,00, Pembiayaan pejabat Fungsional yang diberikan Tugas Tambahan di RSUD Ba’a sebesar Rp. 223.800.000,00, Kegiatan Penyususnan Rancangan Peraturan KDH Tentang Penjabaran APBD dan kegiatan penhapusan Aset/Barang Daerah sebesar Rp.161.540.00,00
Sedangkan untuk Periode Juni –Juli 2017 yakni Penggunaan Dana Silpa TA.2016 sebesar Rp.9.540.000.000,00 pada dinas PU, Gaji 2 orang TKD Dokter Hewan, insentif 3 orang Dokter Hewan PNS pada Dinas Peternakan sebesar Rp.98.000.000,00, Biaya Operasional Kantor Pada Dinas Kominfo sebesar Rp.442.017.00,00, Peningkatan Kualitas Auditor pada Inspektorat sebesar Rp.178.000.000,00, Gaji dan Insentif TKD Dokter Umum Penerima Beasiswa Pemda pada Dinas Kesehatan sebesar Rp.208.000.000,00
Pengguaan Dana Silpa TA.2016 untuk Hibah kepada TNI AL sebesar Rp. 40.290.000,00, Pembiayaan Perencanaan Fisik Tahun 2018 dan Belanja Penunjang Kegiatan Fisik pada Dinas PU sebesar Rp.968.572.00,00, Pembebasan Tanah Lokasi Kantor Camat Rote Barat Daya dan Lokasi Lapangan HUS/Pacuan Kuda sebesar Rp.9.418.180.592,00 dan penggunaan Silpa TA.2016 untuk program Jamkesda 5.000 peserta yang belum terakomodir dalam JKN pada Dinas Kesehatan sebesar Rp.575.000.000,00.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Jonas M. Selly, yang ditemui Usai persidangan memberikan Apresiasi kepada Anggota DPRD KAbupaten Rote Ndao yang telah memberikan persetujuan terhadap sejumlah anggaran yang diajukan oleh pemerintah untuk dapat digunakan mendahului Perubahan.
Terkait dengan dana Hibah untuk Polres Rote Ndao, Sekda mengatakan pihaknya akan mengikuti petunjuk Dewan yang terhormat untuk berkonsultasi dengan Biro Keuangan Provinsi dan juga Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakilan NTT di Kupang,
Namun menurut Sekda berdasarkan Permendagri 32 Tahun 2011 membolehkan memberikan Bantuan kepada Satu institusi atau lembaga berulang kali asalkan tidak melampaui batas yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah.
Sementara Itu Ketua DPRD kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudila yang ditemui diruang kerjanya mengatakan, Penggunaan Dana SILPA mendahului Perubahan Anggran bisa dilakukan oleh Pemerintah dan DPRD sepanjang masih dalam koridor aturan,
Ketika ditanya apakah Penggunaan Dana Silpa ini tidak akan menimbulkan persoalan seperti yang terjadi Pada Perubahan Anggaran Tahun 2016 lalu, Alfred meyakini penggunaan Dana Silpa Tahun ini tidak akan bermasalah karena semua Komisi yang adalah perwakilan dari masing-masing Fraksi telah membahasnya di Komis dan disetujui bersama pada paripurna Gabungan Komisi. (BNC-01)
JABATAN CAMAT ROTE SELATAN DISERAH TERIMAKAN

Sekda Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM. Melakukan serah terima jabatan Camat Rote Selatan D. D.H Saudale, A.Md.Pd kepada sekretaris camat, Johni Manafe, SH untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi jabatan sebagai camat devinitif untuk sementara waktu karena jabatan sebelumnya yang dinahkodai oleh D. D. H Saudale A.Md.Pd telah memasuki masa purna bhakti sehingga perlu mengisi kekosongan ruang yang ada. Keputusan pengangkatan pelaksana tugas ini berdasarkan surat perintah bupati Rote Ndao, nomor : 821/610/63.O/BKPP/2017 dan dasar Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: K. 26-20/V.24-25/99 tanggal 10 Desember 1999 tentang Tata Cara Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil sebagai Pelaksana Tugas.
Bertempat di ruang kerjanya, Rabu (02/08) pagi, Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly. MM, dalam kesempatan ini mengatakan bahwa D. D. H saudale, A.Md.Pd sebagai salah satu Pejabat Aparatur Sipil Negara merupakan salah satu sosok yang perlu di contohi dimana sebagai salah satu Pejabat ASN yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik hingga masuk masa purna bhakti.
“atas nama bupati, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak mantan camat yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, walaupun sudah purna bakti tetapi buah pikiran dan ide-ide cemerlang masih diharapkan dan masih dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat,oleh karena itu, berbuatlah yang baik ketika dibutuhkan di masyarakat karena hal tersebut sangat bermanfaat bagi daerah ini” kata Selly.
Oleh karena itu, kata dia, kepada pejabat baru yang akan melanjutkan atau menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan dapat mengawalinya dengan penuh rasa tanggung jawab tanpa berpikir bahwa jabatan pelaksana tugas ini adalah merupakan sebuah beban yang harus dipikul tetapi ini adalah kepercayaan pimpinan sehingga jika dalam melaksanakan tugasnya ada hal hal yang belum dipahami dan dimengerti dengan baik maka sebagai pemimpin yang baik bisa melakukan komunikasi dengan atasan untuk mendapat masukan atau ide-ide yang kreatif yang bisa menambah pengetahuan saudara.
Sementara itu, D. D. H Saudale, A. Md, Pd dalam kesan dan pesannya menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat Rote selatan apabila dalam menjalankan tugas pokoknya masih terdapat cela dan berbagai kekurangan yang masih ditemukan di tengah masyarakat, hal ini merupakan keterbatasan dirinya sebagai pemimpin selama mengabdi di tengah masyarakat sehingga diharapkan kepada penjabat yang baru dapat mampu menjawab tantangan ini kedepannya dan tetap melanjutkan apa yang sudah menjadi program.
dan apa yang baik, perlu dipertahankan dan dilanjutkan sehingga diharapkan kepada penjabat yang baru dapat berkenan untuk melanjutkan program pemerintah tersebut.
“atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf juga kepada ibu bupati, selaku ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Rote Ndao, kami memohon maaf apabila dalam menjalankan tugas PKK di tingkat kecamatan mungkin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi disana yang tidak berkenan di hati ibu sebagai ketua TP PKK,kami juga memohon maaf atas kesalahan kami tersebut”kata Saudale. (humas_rn)
Pedoman Peringatan HUT RI ke-72 di Kabupaten Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Menerima Kajari Baru

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM menerima kunjungan silahturahmi Kepala Kejaksaan Negeri Ba’a yang baru Edy Hartoyo. SH, M. Hum bersama istri didampingi sejumlah staf kejaksaan Negeri Ba’a, Rabu (2/8/17).
Dalam pertemuan ini, Bupati didampingi Wakil Bupati, Jonas C. Lun. S. Pd, Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Meliyanus F.J. Mandala dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten Rote Ndao menyampaikan gambaran umum tentang kondisi kabupaten Rote Ndao, adat istiadat masyarakat di Rote Ndao dan berbagai terobosan pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah ini, dimana setiap keputusan dalam pelaksanaan program pembangunan pemerintah harus diketahui oleh Forkopimda melalui rapat dan presentasi dari pihak ke tiga untuk di ketahui bersama.
Saat ini Kepala Kejaksaan Negeri Ba’a (Kajari Ba’a) diisi pejabat baru yaitu Edy Hartoyo. SH, M. Hum, yang menggantikan Kajari Ba’a sebelumnya Agus S. Lumbanggaol, SH.M.Hum.
“selamat datang di kabupaten Rote Ndao, kita berbeda dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kita masing masing, tetapi harus bersatu dalam pikiran untuk kemajuan daerah ini” kata Haning.
Menurut Bupati Rote Ndao, ide cemerlang untuk menggandeng semua unsur Forkopimda untuk duduk dan berepikir bersama dalam setiap keputusan pelaksanaan pembangunan di daerah ini sudah dimulai pada tahun 2012, dimana semua program atau proyek pembangunan didaerah ini harus dipresentasikan di hadapan unsur Forkopimda, agar dapat diketahui secara bersama siapa yang layak untuk melaksanakan proyek tersebut.
Sementara itu, Edy Hartoyo dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati bersama staf dan masyarakat Rote Ndao yang telah menerima dirinya dengan baik dan diharapkan pula bahwa kiranya dirinya juga akan diterima dengan baik pula ketika hadir menjalankan tugas di tengah masyarakat Rote Ndao dan kita terus menjalin komunikasi yang baik seperti yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya.
Pertemuan singkat ini berlangsung di ruang kerja bupati Rote Ndao, dan seperti biasanya, bagi seorang tamu yang baru mengijak kakinya di daerah ini, harus diberikan topi adat ti’i langga dan pengalungan selendang adat Rote kepada Edy Hartoyo, SH, M. Hum bersama Isteri sebagai wujud penghargaan dari pemerintah dan masyarakat di daerah Kabupaten Rote Ndao. (rm)
Bupati Meresmikan Gedung Kebaktian GMIT Getsemani Hoiledo

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM, meresmikan Gedung Kebaktian GMIT Getsemani Hoiledo, Wilayah Termanu Barat, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Kamis, (20/07/ 2017)
Bupati Rote Ndao, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana pembangunan gedung gereja yang sangat tekun melaksanakan pembangunan gedung dengan ukuran 8 x 15 m2 dengan dana yang sangat minim yaitu Rp.200.000.000.
“bangunan sebesar ini dilaporkan Rp. 200.000.000 lebih berarti kerja panitia luar biasa dan patut dicontoh, artinya sebesar berapa anggaran yang diterima dari jemaat sebesar itu juga digunakan dengan baik” Kata Bupati
Lebih lanjut Bupati juga mengatakan bahwa ada juga campur tangan pemerintah sampai pada jemaat ini dalam membangun gedung kebaktian ini
Bupati juga mengatakan bahwa mudah-mudahan suatu saat akan datang beribadah di tempat ini, entah kapan dan nantinya akan datang sendiri karena tempat ibadahnya dipinggir jalan jadi suatu saat lewat akan singgah untuk beribadah bersama.
Selesai menyampaikan sambutan dianjutan dengan peresmian gedung kebaktian oleh Bupati Rote Ndao, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan selubung papan nama serta pengguntingan pita.
Hadir pada kesempatan tersebut wakil ketua DPRD Kab. Rote Ndao, Petrus J. Pelle, S.IP, Sekretaris Daerah Kab. Rote Ndao, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Rote Ndao, Kadis Kominfostatper Kab. Rote Ndao, Kadis Budpar Kab. Rote Ndao, Camat Rote Tengah, Kapolsek Rote Tengah, serta para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para maneleo, Bapak Marthen Luther Saek, Koordinator klasis teritori Rote Ndao. (dkisp).
KEPALA BNNK ROTE NDAO MEMBEKALI SISWA BARU SMK NEGERI 1 LOBALAIN

Rote Ndao,- Dalam rangka meningkatkan pemahaman siswa – siswa SMK yang bersekolah di SMK Lobalain, maka Kepala BNNK Rote Ndao, Lino Do Rosario Pereira, SH bersama timnya memberikan pembekalan dan pembelajaran kepada siswa baru SMK Negeri 1 Lobalain, sebanyak 320 orang tentang Bahaya narkoba dan upaya pencegahannya bertempat di Aula SMK Negeri 1 Lobalain, Rabu (19/07/2017)
Dalam pemaparannya Kepala BNNK Rote Ndao, Lino Do Rosario Pereira, SH mengatakan bahwa apabila adik – adik siswa baru yang merupakan calon pemimpin ingin meraih masa depan yang baik maka sebaiknya menghindari diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Lanjut Lino Do Rosario Pereira, belajarlah mencontoh pemimpin seperti Prof. W. Z. Johanes, Presiden Jokowi , Kepala BNN, bapak Budi Waseso atau pun bapak Luhut Panjaitan dan pemimpin lainnya yang senantiasa belajar dengan tekun tanpa Narkoba sehingga menjadi pemimpin di negeri ini.
Dalam acara pembekalan yang di moderator, Kasubag Umum BNNK Rote Ndao, Jodian A. Suki tersebut Kepala BNNK Rote juga memberikan sumbangan Buku tentang Pelajar dan Narkotika serta Liflet Informasi P4GN kepada SMK Negeri 1 Lobalain yang diterima Kepala SMK Negeri 1 Lobalain, Kristian Isak, S.Pd guna menjadi media informasi publik di Perpustakaan Sekolah tersebut.
# Stop Narkotika #
BNNK ROTE NDAO GELAR UPACARA PERINGATAN HANI 2017 DENGAN MENGAJAK SEMUA PIHAK PERANG TERHADAP NARKOBA

BNNK Rote Ndao menyelenggarakan Puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 dalam bentuk Kampanye terbuka melalui momentum Upacara di Halaman depan Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (17/07/2017) dengan bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM, Perwira Upacara Pasi Intel KODIM 1627 Rote dan Komandan Upacara Kasat Lantas Polres Rote Ndao
Upacara Puncak Peringatan HANI 2017 di Kabupaten Rote Ndao tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kab. Rote Ndao, Wakil Bupati Rote Ndao, Sekda Rote Ndao, para Tokoh Adat, Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, dan Insan Pers, Pimpinan Instansi pemerintah daerah dan Instansi Vertikal, BUMN, serta seluruh ASN Pemda Kab. Rote Ndao dan Para Pelajar, Pasukan dari Kodim 1627 Rote , Pasukan dari Polres Rote Ndao , Pasukan dari LANAL Pulau Rote, dan Pasukan dari Polisi Pamong Praja.

Peringatan HANI 2017 ini BNN mengangkat tema “Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat”.
Pada kesempatan tersebut Bupati Rote Ndao mengapresiasi BNN dan Kepolisian yang sudah secara massif bekerja memberantas narkoba dan Bupati Rote Ndao beraksi nyata meminta BNNK Rote Ndao untuk statementnya terkait Stop Narkotika di Kabupaten Rote Ndao untuk di iklankan melalui spanduk dan segera Tes Urin seluruh ASN daerah dengan anggaran operasional dari Bupati Rote Ndao sendiri.
“tahun ini uang operasional saya sumbangkan kepada BNN untuk tes seluruh ASN dan para calon-calon bupati dan calon wakil bupati di Rote Ndao” kata Bupati Lens Haning
Bupati menambahkan bahwa jangan sampai ketidak cermatan kita sehingga dapat melahirkan calon-calon pemimpin yang asalnya dari pecandu-pecandu narkoba.
Dalam upacara tersebut di meriahkan dengan penyampaian pesan – pesan melalui Spanduk dari BUMN dan Instansi Pemerintah, lantunan lagu – lagu daerah oleh Paduan Suara” Ita Esa ” serta penggalangan aksi seribu tandatangan perang terhadap narkoba yang di mulai dari Bupati Rote Ndao , Unsur Forkopimda dan seluruh peserta upacara.
# Stop Narkotika #
LOMBA PACUAN KUDA MERUPAKAN WARISAN BUDAYA

Holoama,– Lomba pacuan kuda yang digelar merupakan warisan budaya dan asset bangsa yang bernilai luhur menjadi potensi daya tarik wisata yang perlu dipertahankan. Nilai-nilai luhur budaya yang mempunyai warna dan corak yang khas mesti dilestarikan dan dikembangkan.
“ Nilai luhur budaya seperti ini ( pacuan kuda ) mesti dilestarikan agar tetap eksis ditengah kompetisi budaya antar daerah yang berkembang pesat dan dinamis,” kata Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, MM pada acara pembukaan lomba pacuan kuda tingkat Kabupaten Rote Ndao, di Desa Holoama, Kecamatan Lobalaian, Kabupaten Rote Ndao, senin ( 17/7/17 ).
Bupati Haning berharap peserta lomba secara sportif berlomba dengan tidak melakukan hal-hal negatif yang akan mengacaukan jalannya perlombaan, demikian halnya dengan tim juri, bekerjalah dengan jujur dan bertanggungjwab sehingga kegiatan ini bermakna. “ Yang kalah harus mengakui kekalahan dan yang menang hargailah yang kalah,” tegas mantan Kadis Pariwisata Provinsi NTT ini.
Beliau juga mengingatkan seluruh masyarakat Rote Ndao agar menciptakan suasana yang kondusif selama lomba berlangsung dan menghindari perbuatan yang menyebabkan keributan. “ Saya ingatkan jangan berlomba dengan cara-cara curang sehingga kalah atau menang itu secara terhormat,” sambung Bupati Haning.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Frengky Lakabela dalam laporannya yang dibacakan oleh Melkias Rumlaklak menjelaskan lomba tersebut diikuti 123 ekor kuda pacu dari 54 pemilik. Sedangkan kelas yang diperlombakan yakni kelas A diikuti 8 ekor kuda, kelas B, 13 ekor kuda, kelas C, 15 ekor kuda, kelas D, 13 ekor kuda, kelas E, 25 ekor kuda, kelas EE, 58 ekor kuda dan kuda hias sebanyak 8 ekor.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 ( lima ) hari, dan untuk biaya kegiatan semuanya dari ditanggung Pemerintah Daerah melalui DPA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao,” kata Ketua Penyelenggara, Frengky Lakabela dalam laporannya yang dibacakan oleh Melkias Rumlaklak
Lomba ini, lanjut Rumlaklak dimaksudkan untuk meningkatkan promosi parriwisata atraksi budaya khususnya melalui event lomba pacuan kuda sehingga dapat menjadi salah satu event yang akan menarik wisatawan domestic maupun mancanegara. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao ).
SEKRETARIS DAERAH MELANTIK PENGURUS HAKLI ROTE NDAO PERIODE 2017 -2022

Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao,Drs. Jonas M.Selly,MM melantik Badan Pengurus Ketua Umum Pengurus Cabang Himpunan Kesehatan Lingkungan(HAKLI) periode 2017 – 2022 serta membuka kegiatan seminar peran sanitarian dalam rangka mewujudkan visi misi Pembangunan di Kabupaten Rote Ndao dan peran pemerintah daerah dalam penyelenggaraan jabatan fungsional sanitarian untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di kabupaten Rote Ndao bertempat di Auditorium Tii Langga Rabu 12 Juli 2017.
Sesuai Berita Acara pelantikan pengurus cabang Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Kabupaten Rote Ndao periode 2017 s/d 2022 , Ketua Umum pengurus cabang HAKLI kabupaten Rote Ndao,dipercayakan kepada Yandry Y.Salam Napoe,Amkl dan dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Daerah Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (PENGDA) provinsi Nusa Tenggara Timur, Micael Johan S. Takesan, SKM, M.Si didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao dan disaksikan badan pengurus,anggota HAKLI kabupaten Rote Ndao dan sejumlah undangan.
Bupati melalui, Sekretaris Daerah, Drs. Jonas. M. Selly. MM dalam sambutannya mengatakan bahwa momentum kegiatan ini merupakan Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada umumnya dan khususnya di bidang kesehatan relatif belum optimal. Peran serta kesehatan lingkungan/sanitasi belum nampak secara jelas oleh karena keterbatasan pada berbagai tingkatan dan tahapan tahapan perencenaan, salam pelaksanaan,maupun evaluasi serta pengambilan keputusan. Oleh karena itu pembangunan berkelanjutan, berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan tidak hanya menjadi tanggungjawab bersama semua komponen masyarakat dalam membangun individu masyarakat yang sehat dan berkualitas agar mampu menggumuli hidup dan kehidupan secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Menurutnya, Harus kita sadari bahwa dalam rangka membangun kemandirian menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera di bidang kesehatan lingkungan sangat dibutuhkan pemberdayaan profesi Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI ) dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan lingkungan/sanitasi, untuk mewujudkan kualitas lingkungan/sanitasi yang sehat, baik fisik, kimia, biologi maupun sosial yang memungkinkan setiap orang mencapai derajat kesehatan yang setinggi tingginya.
“HAKLI sebagai organisasi profesi,para anggotanya harus dilandasi oleh kemampuan dan ketrampilan di bidang ilmu dan seni kesehatan lingkungan dalam upaya mengembangkan budaya perilaku hidup sehat dan pengelolaan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, sehat, sejahtera sesuai dengan harkat dan martabat manusia”kata Selly.
Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) atau sanitarian di Indonesia sudah diberikan batasan sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan lingkungan yang memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan lingkungan,air,udara,tanah,makanan dan vektor penyakit pada kawasan perumahan,tempat tempat umum, tempat kerja,industri, transportasi dan matra. Sehingga momen yang bermartabat ini adalah merupakan usaha dan upaya sadar yang terencana dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang mencakup lingkungan permukiman, namun tempat kerja, tempat rekreasi, serta tempat tempat Fasilitas umum lainnya.
“sanitasi menyelamatkan hidup banyak orang dan mencegah banyak penyakit yang bisa menyerang keluarga, dan peningkatan sanitasi dan perilaku bersanitasi yang baik dapat mengurangi risiko semua penyakit dan kesakitan hingga 80 persen bahkan menyelamatkan dari kematian jutaan manusia tiap tahunnya, oleh karena itu, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menyediakan rasa aman dan terlindungi untuk memenuhi hak dasar manusia”ujar Selly.
Sementara itu, Ketua Umum Pengda HAKLI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Michael Johan S. Takesan, SKM, M. Si dalam kesempatan menegaskan bahwa komitmen Pengurus Pusat pengurus daerah khususnya pengurus cabang HAKLI kabupaten Rote Ndao merupakan suatu kesatuan yang utuh dan saling berintegrasi yang didukung dengan motto “Bersatu bulatkan tekad, bangkit menunjukan Profesionalisme HAKLI yang andal” sesuai.( Kru peliputan Humas)
BUPATI ROTE NDAO MENGAMBIL SUMPAH DAN MELANTIK KEPALA DESA OELOLOT

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM, melantik Kepala Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao, kamis, (13/07/2017).
Hadir pada kesempatan tersebut anggota DPRD Kab. Rote Ndao, Adrianus Pandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Rote Ndao, Kepala BPMD Kab. Rote Ndao, Bapelitbang Kab. Rote Ndao, Kepala BPMD Kab. Rote Ndao, Camat Rote Barat, Inspektur Inspektorat Kab. Rote Ndao, Plt.Badan Keuangan dan Aset Kab. Rote Ndao, Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kab. Rote Ndao, Kepala KtrKesbangpolLinmas Kab. Rote Ndao, Kabag PEM dan Kesra Setda Kab. Rote Ndao, Kapolsek Rote Barat, Danramil setempat, para maneleo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan beserta para kepala desa se-kecamatan Rote Barat.
Pelantikan dimulai tepat pukul 11.30 Wita bertempat di Desa Oelolot. Estefanus Alnabe yang merupakan kepala desa terpilih dalam pemilihan serentak yang dilakukan pada tanggal 28 Oktober 2016 lalu di Desa Oelolot, Kecamatan Rote Barat.
Pada kesempatan tersebut, Adrianus Pandi mewakili Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, menyampaikan proviciat kepada kepala desa terlantik serta selamat menjalankan tugas dalam membangun Desa Oelolot. Adrianus juga mengingatkan agar Kepala Desa yang baru saja dilantik dapat mengayomi seluruh masyarakat yang ada di Desa Oelolot.
Sementara itu Bupati Rote Ndao dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pentingnya sikap fair dalam menerima hasil pemilihan. Baik pihak yang terpilih maupun yang gagal agar dapat bergandengan tangan mendukung setiap program pembangunan di desa sehingga kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan.
Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal yang mudah, menjadi pemimpin adalah menjadi pelayan masyarakat yang dituntut untuk dapat berkorban bagi masyarakat baik waktu, materi maupun perasaan.
Selain itu Bupati juga mengingatkan kepala desa terlantik agar tidak asal merombak komposisi aparat desa yang sudah ada, kecuali sudah ada aturan yang memudahkan.
“kelolalah dana yang ada di desa dengan baik bagi kepentingan masyarakat banyak, mampu mengarahkan masyarakat untuk mau bekerja dan mengurangi budaya pesta pora yang masih berkembang dalam masyarakat kita” kata Bupati Haning
Diakhir sambutannya Bupati memberikan selamat dan profisiat kepada Kepala Desa terlantik, Estefanus Albane. (dkisp)










