formasi-sasando-hut-ri-72-170817

Pasukan Paskibra Tampilkan Formasi Sasando

Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 di Rote dilaksanakan di alun-alun rumah jabatan bupati Rote Ndao, Kamis (17/8/2017) pagi.

Bupati Rote Ndao Drs Leonard Haning, MM., bertindak sebagai Inspektur Upacara didampingi Ketua DPRD Alfred Saudila, A.Md., sebagai pembaca Teks Proklamasi dan Lettu Laut (PM) Yusuf Parente bertindak sebagai Komandan Upacara.

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 tersebut diawali dengan hunjuk kebolehan dalam baris-berbaris oleh personil Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) Rote Ndao. Dengan beranggotakan personil dari siswa-siswi SMA, Pasukan Pengibar Bendera bersama TNI Polri ini mampu membentuk barisan dengan Formasi “Sasando”.

Walau berbentuk Sasando alat musik asal Pulau Rote, tapi tanpa menghilangkan makna HUT RI.

“Kalau di daerah ditentukan masing-masing daerah (formasinya), Pulau Rote baru pertama kita buat formasi Sasando karena kita memiliki potensi lokal, Sasando sudah terkenal di tingkat Internasional. Makna HUT RI  itu  ada kelompok 17, kelompok 8, kelompok 45,” ujar Koordinator Pelatih Paskibra Rote Ndao, Letnan Satu Inf Nerson Filmon Baitanu  usai upacara, di desa Sanggaoen, Lobalain, Nusa Tenggara Timur, Kamis (10/8/2017).

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra), dalam HUT RI ke-72, membentuk formasi barisan “Sasando” saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Formasi itu terdiri dari Pasukan 17 membentuk tali sasando, Polri membentuk batang sasando dan TNI membentuk Haik (daun lontar setengah lingkaran, red).

“ini untuk merajut kebersamaan baik antara masyarakat TNI dan Polri,” cetus Nerson. (ROL)

hut-ri-72-170817

Peringati HUT RI ke 72, Pemda Gelar Upacara Bendera di Alun-alun Rujab Bupati Rote Ndao

Perayaan HUT Kemerdekaan tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun ini berbeda dengan tahun – tahun sebelaumnya, jika ditahun –tahun sebelumnya pelaksanaan HUT kemerdekaan RI biasanya dilaukan di Pulau-Pula terluar berpenghuni, Tahun ini Pemerintah melakukannya di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao di Bilangan Ne’e Mok Desa Sanggaoen. Meski demikian rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan ke 72 berlangsung cukup meriah,

Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk melihat Kemerdekaan yang diraih sebagai jembatan untuk kemakmuran rakyat dan menegakan keadilan, agar seluruh rakyat Indonesia kususnya Rote Ndao meraih kemajuan bersama.

Tema Indonesia Kerja Bersama dan sub Tema Mai Ita Esa Tafo’a Rote Ndao merupakan spirit dan sumber motivasi dan inspirasi bagi kita untuk melaksanakan berbagai tugas dan tanggungjawab kita masing masing dalam mengisi kemerdekaan melalui pelaksanaan pembangunan di daerah ini

Sebagai spirit dan sumber motivasi,maka tema dan sub tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis dimana pemerintah menerapkan prinsip bekerja bersama,pada setiap penyelenggaraan aspek pemerintah dan pembangunan nasional,  maupun daerah dan untuk itu saya mengajak kita sekalian bersatu padu, bahu membahu dan bekerja bersama,dengan tekad dan semangat yang tinggi melalui disiplin dan etos kerja yang dilandasi dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja iklas dan profesional untuk memberikan yang terbaik bagi kejayaan negeri ini.

Secara umum dapat disampaikan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sampai saat ini disampaikan Bidang Ekonomi, a). Pertumbuhan ekonomi kabupaten Rote Ndao berfluaktif, akhir tahun 2016 sebesar 5,00%. inflansi maret 2016 sampai dengan maret 2017 tahun 2017 sebesar 5,9%. Pemerintah terus berupaya terus menekan penyebab inflansi melalui pengendalian ketersediaan bbm, memperlancar arus barang dan jasa melalui kehadiran tol laut dan armada kapal laut milik putra daerah sehingga laju inflansi dapat ditekan hingga di bawah 5%. PDRB per kapita sebesar Rp.13.302.039.- pada tahun 2014 meningkat menjadi Rp.15.467.284,- ditahun 2016.Pendapatan daerah pada tahun 2017 sebesar Rp. 720.275.502.554,-.Belanja publik pada tahun 2017 sebesar Rp. 324. 966. 499. 448,-

b). Upaya peningkatan ketahanan pangan melalui program lakamola anan sio berupa kegiatan bantuan saprodi pada tahun 2016 sebesar Rp.3.116.850.000,-. Bantuan pupuk pada tahun 2017 sebesar Rp.5.249.307.000,-dan direncanakan pada tahun 2018 subsidi pupuk 100 persen. pengolahan lahan/pembukaan lahan pada tahun 2016 sebesar Rp.14.524.600.000,-Penyediaan alat dan mesin pertanian dari tahun 2009-2016 antara lain tractor medium sebanyak 7 unit, hand traktor sebanyak 229 unit, dan mesin pompa air sebanyak 680 unit. C). Produksi pertanian terutama komoditi padi menempatkan kabupaten rote ndao pada posisi swasembada pangan, dimana pada tahun 2015 produksi padi mencapai 61.171 ton meningkay mencapai 89.731,2 ton pada musim tanam oktober 2016-maret 2017.

d). Jumlah pengadaan ternak dari tahun 2009-2015 untuk sapi sebanyak 760 ekor, domba sebanyak 40 ekor, kambing etawa sebanyak 130 ekor, babi bibit sebanyak 230 ekor, ayam petelur sebanyak 400 ekor. Untuk tahun 2016 pengadaan ternak sapi kepada masyarakat melalui bantuan keuangan sebanyak 390 ekor dan hibah 195 ekor. Tahun 2016 pengadaan ternak sapi kepada masyarakat melalui bantuan keuangan sebanyak 390 ekor dan hibah 195 ekor. Jumlah expor ternak pada tahun 2016 sebanyak 4.882 ekor terdiri dari sapi 3.105 ekor, kerbau 600 ekor, kuda 200 ekor dan kambing 997 ekor. Produksi rumput laut pada tahun 2016 sebesar 16.074 ton kering dan produksi perikanan laut 3.310 Ton pada tahun 2016.

Bidang Sosial Budaya, Sasaran utama dari pembangunan bidang sosial budaya adalah meningkatnya mutu Sumber Daya Manusia, kesejahteraan sosial masyarakat dan berkembangnya nilai-nilai kebudayaan kabupaten Rote Ndao. Peningkatan mutu SDM dapat di lihat dari indeks pembangunan manusia yang merupakan komposit dari aspek kesejahteraan ekonomi,pendidikan dan kesehatan dimana pada tahun 2015 sebesar 59,28.

Pendidikan

  • Rata-rata lama sekolah pada tahun 2015 sebesar 6,45 tahun
  • Angka melek huruf kabupaten Rote Ndao tahun 2015 sebesar 91,76%
  • Pemerintah kabupaten Rote Ndao memberikan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan tidak mampu untuk tahun 2017 sebanyak 497 orang dan ikatan dinas bagi tenaga kesehatan dan pendidikan MIPA 57 orang.
  • Angka kelulusan jenjang SD/MI, SMP/MTS,SMPLB dan SMA/SMK mencapai 100 persen pada 4 tahun terakhir.

Kesehatan

Upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan menunjukan hasil yang positif yang ditandai dengan terus meningkatnya derajad kesehatan masyarakat dan angka harapan hidup penduduk kabupaten Rote Ndao pada tahun 2009 sebesar 61,79 tahun meningkat menjadi 62,86 tahun pada tahun 2015.

Untuk angka kematian bayi, mengalami fluktuatif namun dalam lima tahun terakhir berhasil ditekan hingga berada jauh di bawah target MDGs. Data kematian bayi pada tahun pada tahun 2015 sebesar 47 orang dari 2.344 bayi lahir atau 20,05/1000 kelahiran hidup. Angka kematian ibu melahirkan mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Angka kematian ibu melahirkan pada tahun 2015 sebanyak 7 orang atau 298,63/100.000 kelahiran hidup, sedangkan balita gisi buruk pada tahun 2015 sebanyak 146 anak dari 9.355 balita atau 1,46 persen, dimana semua kasus gizi buruk yang ditemukan telah mendapat perawatan 100 persen sehingga telah memenuhi standar pelayanan minimal bidang kesehatan kabupaten Rote Ndao.

“kedepan sektor ini perlu harus menjadi perhatian untuk terus kita lalukan pembenahan dan pemingkatan baik sarana dan prasarana kesehatan,penyediaan tenaga medis, para medis dan obat obatan termasuk didalamnya bantuan Jamkesda, pemberian beasiswa bagi siswa kedokteran dan perluasan jangkauan pelayanan kesehatan”kata Haning.

Bidang Infrastruktur. Dibidang infrastrutur,pemerintah terus meningkatkan infrastrutur dasar seperti embung, irigasi, perumahan layak huni, elektrifikasi, menara penguat signal, cakupan layanan air bersih sanitasi. Sampai saat ini

Jumlah embung yang dibangun sebanyak 192 buah, saluran irigasi sepanjang 25.056,79 meter, program pembangunan perumahan yang dibangun sebanyak 1.742 unit pada tahun 2017.- Rasio elektrifikasi sebesar 74,98% umah tangga telah terlayani listrik, dimana pemerintah  daerah begitu fokus untuk menyediakan kebutuhan ini melalui berbagai terobosan yakni PLTS tersebar, PLTS terpusat, PLTMH, sehen, KWH meter, PLTD dan saat ini sementara dibangun PLTMGAS dengan kapasitas 6 MW sehingga diharapkan tahun 2018 seluruh kabupaten Rote Ndao telah berlistrik, adanya peningkatan kualitas dan kapasitas fasilitas perhubungan dalam 5 tahun terakhir terus ditingkatkan antara lain landasan pacu bandara D.C Saudale,  pelabuhan laut. Selain itu pemerintah juga membangun tambatan perahu 14 unit, jalan provinsi pemerintah sepanjang 25,94 km, panjang jembatan provinsi yang terbangun sampai dengan tahun 2016 sepanjang 70 meter dan pembangunan jembatan kabupaten sepanjang 360 meter dan jalan strategis nasional sepanjang 56,70 kilometer.

Selain hal-hal tersebut di atas, Dalam rangka peringatan HUT ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia pada hari ini, pemerintah telah memberikan remisi kepada narapidana di Indonesia. Untuk cabang Rumah Tahanan Ba’a, pemerintah memberikan remisi kepada 42 orang narapidana.

Pemberian remisi ini merupakan penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia dan menjadi pendorong untuk senantiasa memperbaiki dan mengembangkan diri sehingga ketika kelak kembali hidup di tengah masyarakat dapat menjadi warga yang baik dan taat hukum serta dapat berperan sebagai pelaku pembangunan di yang bertanggungjawab.

Pada tahun ini juga pemerintah telah menganugerahkan kepada Aparatur Sipil Negara kabupaten Rote Ndao Satyalancana Karya Satya 30 tahun untuk 21 orang,20 tahun untuk 11 orang dan 10 tahun untuk 91 orang sebagai penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara yang telah menunjukan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan dan kerja keras dalam pelaksanaan tugasnya.

Pemerintah terus melakukan penataan dan pembenahan agar tercipta birokrasi yang profesional dan handal,mamph berkolaborasi dengan seluruh komponen dan saling mendukung dalam rangka menyelesaikan pekerjaannya secara tuntas,cepat dan tepat, cepat, tepat dan akuntabel. Pada tahun 2016 bukti keseriusan kita memetik hasilnya dengan adanya Opini Wajar dengan Pengecualian(WDP) terhadap pengelolaan keuangan dua tahun berturut turut yang tentunya perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi menjadi lebih baik lagi menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Tahun 2017 merupakan tahun ke tiga pelaksanaan RPJMD menandai sebuah tonggak baru dalam periodesasi RPJMD kabupaten Rote Ndao 2014-2019 yang merupakan periode peningkatan, dimana dalam tahapan RPJMD sebelumnya kita telah berhasil melaksanakan pembangunan dengan mencapai target target yang ditetapkan bersama.

Memasuki fase yang baru ini, tentunya dengan tetap berpedoman pada RPJMD kabupaten Rote Ndao 2005-2025 kita akan fokus pada kebijakan pembangunan yang masih di prioritaskan pada bidang infrastruktur dan diarahkan pada upaya meningkatkan produktifitas daerah dengan menghubungkan simpul simpul produksi menjadi suatu kesatuan, sehingga dapat memudahkan pergerakan barang dan jasa serta mendorong munculnya aktivitas aktivitas ekonomi baru yang berkelanjutan, pemerintah sedangkan ketersediaan infrastruktur dasar berupa air bersih, perumahan layak huni, energi akan terus ditingkatkan baik secara kuantitas maupun kualitasnya, pemerintah termasuk di bidang kesehatan, pendidikan, sanitasi dan ekonomi.

Pada kesempatan itu juga Bupati Haning mengajak segenap elemen bangsa untuk bersinergi dan bekerja bersama mengatasi kemiskinan pengangguran serta ketimpangan dan kesenjangan sosial lainnya untuk kemajuan dan kemandirian kabupaten Rote Ndao, dengan kerja bersama bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang, bangsa yang maju, bangsa yang berdaulat, mandiri dan berbudaya. (humas)

perbup-narktika-0817

Cegah Peredaran Narkotika, Bupati Siapkan Perbup

Kabupaten Rote Ndao  merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Australia dan Timor Leste dan juga merupakan daerah tujuan pariwisata memiliki tingkat lalu lintas manusia yang sangat tinggi yang membawa serta berbagai kebudayan yang sangat memungkinkan   terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya.

Pemerintah Daerah kabupaten Rote Ndao memiliki tanggungjawab melindungi masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, pertimbangan inilah menjadi dasar  dibuatnya rancangan Peraturan Bupati ( Perbup ) tentang Pencegahan dan Penaggulangan Terhadap Penggunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif di kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM mengungkapkan hal tersebut saat memimpin rapat Forkopimda yang membahas rancangan Peraturan Bupati Pencegahan dan Penaggulangan Terhadap Penggunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif di kabupaten Rote Ndao di ruang kerja Bupati, rabu ( 16/8/17).

Dalam rancangan ini lanjutnya terdapat tiga jenis pencegahan yang pertama pencegahan primer yaitu upaya untuk mencegah seseorang menyalahgunakan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, kedua pencegahan sekunder yaitu upaya yang dilakukan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya. “ Upaya pencegahan terkahir adalah pencegahan tersier yaitu upaya pencegahan terhadap pengguna yang sudah pulih agar tidakmengulangi kembali ketergantungan terhadap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya  setelah menjalani rehabilitasi medis dan social,” kata Bupati Haning.

Bupati menambahkan sasaran pencegahan akan dilaksanakan melalui keluarga, lingkungan masyarakat, satuan pendidikan, organisasi kemasyarakatan, organisasi perangkat daerah, lembaga pemerintah di daerah dan DPRD, Badan Usaha, tempat usaha, hotel, penginapan dan tempat hiburan serta tempat ibadah.

“ Dalam keluarga dengan memberikan edukasi dan informasi yang benar tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, di lingkungan masyarakat akan dilakukan pendataan tempat kos atau kontrakan dan penghuninya dan di tingkat OPD, lembaga pemerintah dan DPRD berkewajiban untuk melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi di lingkungan kerjanya,” tambahnya.

Bupati berharap Peraturan Bupati ini secepatnya ditetapkan mengingat rancangannya telah  dibahas bersama Forpoimda kabupaten Rote Ndao. “ Kita telah selesai membahasnya mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah tetapkan,” katanya.

Hadir pada rapat tersebut, Dandim 1627, Letkol ( Inf ) Budi Yuwono, Kapolres, AKBP. Murry Mirranda, S.Ik, Kajari Rote Ndao, Edy Hartoyo, SH,M.Hum, Eny Nalle, SH, Perwakilan Pengadilan Negeri, Wakil Bupati, Jonas C. Lun, S.Pd, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Untung Harjito, Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan, Nyongki F. Ndoloe, SH. ( Humas)

Bantuan-gizi-buruk-Yayasan-Tani-Tenun-Jakarta

Ratusan Anak Penderita Gizi Buruk dan Gizi Kurang di Rote Terima Bantuan

Yayasan Tani Tenun Jakarta memberikan bantuan sejumlah makanan bergizi Vitameal untuk ratusan anak penderita gizi buruk dan gizi kurang di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis Selasa (15/8/2017) bertempat RSUD Ba’a, Yayasan Tani Tenun menyerahkan bantuan makanan bergizi Vitameal sebanyak 500 kantong untuk dibagikan kepada anak-anak gizi kurang dan gizi buruk. Bantuan berupa Vitameal tersebut diterima oleh, Drs Leonard Haning, MM selaku Bupati Kabupaten Rote Ndao yang selanjutnya akan diserahkan kepada para anak-anak Gizi Kurang dan Gizi Buruk.

Bantuan Vitameal diserahkan oleh Sekretaris Yayasan, Vernita A Mooy didampingi ketua Yayasan, Elsje Paulina Mansula.

Bantuan makanan itu nantinya akan didistribusikan langsung kepada anak Gizi Kurang dan Gizi Buruk di 10 Kecamatan di Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Leonard Haning mengatakan, sangat berterima atas kepedulian dari Yayasan Tani Tenun terhadap permasalahan gizi yang menimpa sebagian anak di Kabupaten Rote Ndao. Ia juga berharap pihak yayasan untuk menambah anggota sasaran (penerima) bantuan di Rote Ndao.

“bagi para penerima bantuan, jangan lihat jumlah besarnya tapi lihatlah bentuk kepedulian Yayasan Tani Tenun bagi anak-anak di Rote,” kata Haning.

Ia menyambut baik perhatian dan bantuan dari pihak yayasan yang dapat bermanfaat dalam mengatasi persoalan gizi di kabupaten Rote Ndao.

Sekretaris Yayasan Tani Tenun, Vernita A Mooy mengatakan masalah utama bangsa ini yaitu masih banyaknya anak gizi kurang dan gizi buruk.

“oleh karena itu, hari ini kami pihak yayasan memberikan bantuan 500 Vitameal bagi anak gizi kurang dan gizi buruk di Rote Ndao. Kami bantu Pemerintah menurunkan angka anak gizi kurang dan gizi buruk di Rote Ndao,” Jelasnya.

Lanjut Mooy, untuk NTT pihak yayasan juga turut membantu pemerintah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kupang dan Rote. (ROL)

gub-apresiasi-stan-tiilangga-0817

Gubernur NTT Apresiasi Stand Ti’i Langga dan Produk Rote Ndao

Kupang,- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya, didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT, mengunjungi stand Ti’i Langga Rote Ndao, Minggu (13/8/2017) sore.

Dalam kunjungannya, Gubernur Lebu Raya menyampaikan apresiasi atas kinerja tim Rote Ndao dalam mempromosikan produk lokal yang berkualitas nasional.

“Wah, stand Rote Ndao bagus sekali, layak untuk dicontoh, ada tenun yang bagus – bagus, ada topi ti’ilangga, sasando, ada juga minyak kayu putih asli Rote, ada gula air, madu dan masih banyak lagi yang bagus”, ujar Lebu Raya memuji.

Selain produk berbahan dasar Lontar, Gubernur Lebu Raya, juga tertarik bahkan memborong salah satu produk unggulan Rote Ndao yakni kacang tanah super rendah kolesterol. Menurutnya, kacang tersebut hanya tumbuh di Rote dan tidak ada di tempat lain.

“Ayooo kita ke Rote untuk beli kacang Rote, menikmati keindahan pariwisata Rote dan kita bawa pulang souvenir yang unik dan menarik “, pinta Lebu Raya.

Ronald J. N. Messakh sebagai Kabid Komunikasi Diskominfo Rote Ndao, didampingi Kabid persandian, Melki Dami, kepada awak media usai kunjungan Gubernur mengatakan pihaknya sangat bangga dengan kunjungan Gubernur NTT yang memberikan motivasi sekaligus turut mempromosikan produk Rote Ndao.

“kebahagiaan yang tak terkira dengan kunjungan bapak gubernur bersama rombongan di stand Ti’i Langga, ini merupakan suatu kehormatan”, ungkap Ronald.

Menurut Ronald, pihaknya telah berupaya menampilkan Ikon Negeri seribu Lontar, mutiara selatan Indonesia, yakni Ti’ilangga dan sasando dan menyuguhkan segala sesuatu dari apa dimiliki walaupun dari minimnya persiapan, mulai dari persiapan stand sampai dengan materi yang akan dipamerkan, namun upaya tersebut tidak sia-sia.

“Antusias pengunjung sangat tinggi, mulai dari mencari informasi terkait media gambar dinding, berbelanja produk, bahkan ada yang sekadar berselfie ria menggunakan aksesoris yang kami siapkan seperti ti’ilangga dengan latar belakang stand yang berbeda dengan tempat lain”, jelas Ronald.

Dijelaskan pula, tingginya antusias pengunjung membuat tim Rote Ndao sudah tiga (3) kali meminta penambahan produk karena produk yang dibawa ludes “diserbu” pengunjung hingga omset yang diraub stand Rote Ndao selama tiga hari mencapai belasan juta rupiah.

“Kami sudah pesan lagi produk milik pengrajin seperti, sarung tenunan, miniatur sasando, miniatur ti’ilanga, kacang rote, gula air, madu dan minyak kayu putih serta VCO”, terang Ronald.

Dia berharap mendapat penilaian positif dan pantas dari panitia atas penyajian materi dan tampilan stand serta sangat memuaskan dalam memenuhi selera pengunjung. (mt-Nyongky)

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8). Dalam pidatonya di hadapan kiai dan santri, Presiden Jokowi mengingatkan perlunya menjaga kerukunan antar warga bangsa di Indonesia di tengah keberagaman. ANTARA FOTO/HO/Agung/sen/Spt/17.

Jokowi Janji Akan Kunjungi Pulau Rote Wilayah Selatan Indonesia

Jember, – Presiden Joko Widodo menjanjikan akan mengunjungi Pulau Rote yang merupakan paling selatan di Wilayah Indonesia tahun ini.

“Yang di ujung-ujung sudah saya kunjungi semua, hanya Pulau Rote yang di ujung selatan Indonesia yang belum saya kunjungi, Insya Allah tahun ini saya ke sana,” kata Presiden Jokowi dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Al Amien di Jember, seperti dilansir Antara, Sabtu malam (12/8/2017)

Jokowi menyebutkan, dirinya perlu mengunjungi pulau itu untuk mengetahui kondisi pulau itu seperti apa. Dia menyebutkan, saat dirinya berkunjung ke Pulau Miangas sempat kaget karena pulau itu hanya dihuni sekitar 200 kepala keluarga.

“Kalau ada ombak besar mereka tidak bisa ke mana-mana, kiriman sembako juga terlambat, bahan bakar juga terlambat,” katanya.

Presiden menyampaikan, Indonesia memiliki banyak pulau, bahasa, suku. Ada 17.000 pulau, 714 suku dan banyak bahasa.

“Ini saya sampaikan kepada pemimpin negara asing ketika saya bertemu dengan mereka termasuk Raja Salman, kemudian mereka bertanya apakah Presiden Jokowi sudah mengunjungi semua,” kata Jokowi.

Ia pun mengakui belum semua pulau dikunjungi tapi yang di ujung yaitu Sabang, Merauke dan Miangas sudah dikunjungi semua.

“Kalau provinsi sudah semua saya kunjungi, untuk kabupaten/kota sudah sekitar 60 persen,” katanya.

Pulau Rote adalah sebuah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Rote merupakan wilayah paling selatan Indonesia Pulau ini terkenal dengan kekhasan budidaya lontar, wisata alam pantai, musik sasando, dan topi adat Ti’i Langga.

Rote beserta pulau-pulau kecil disekitarnya berstatus sebagai kabupaten dengan nama Kabupaten Rote Ndao melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2002.

pisah-sambut-kejari-baa-082017

Pisah Sambut Kajari Rote Ndao

Bupati : Kita Satu Keluarga

Lobalain,– Malam pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Agus SST Lumban Gaol,SH,M.Hum dengan pejabat baru Edy Hartoyo, SH, M.Hum bersama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao berlangsung di aula rumah jabatan Bupati Rote Ndao, senin (7/8/2017). Turut hadir pada acara ini, Wakil Bupati, Jonas C.Lun,S.Pd, Dandim 1627, Letkol.Inf. Budi Yuwono, Ketua Pengadilan, Hiras Sitanggang, SH, MH, Perwakilan Danlanal, Perwakilan Polres Rote Ndao,kepala OPD, Camat Lobalai, Yames Therik,SH tokoh agama dan tokoh adat serta ratusan masyarakat.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM dikesempatan tersebut  menjelaskan acara pisah sambut dilaksanakan dalam bingkai persaudaraan yang diperkokoh dan semboyan “ Ita Esa “. Dengan semangat ini pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan telah berjalan baik.

 “ Walaupun tupoksi kita berbeda namun tujuan kita sama yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Legislatif  melaksanakan fungsi legislasinya membuat aturan,  eksekutif mengesksekusi aturan, yudikatif  mengawasi dan menegakkan aturan, semuanya pada intinya memiliki satu tujuan yaitu tercapaianya kesejaheraan  masyarakat,” ujar Bupati Haning

Dikatakan Bupati Haning,  tidak terasa kurang lebih dua tahun  Kajari Agus Lumban Gaol bersama dengan Pemerintah dan masyarakat melaksanakan tugas pengabdian di daerah Rote Ndao  dan kini akan berpindah tempat tugas ke  Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pak Agus  ini bagian dari keluarga kita orang Rote Ndao. “karena itu kita gelar acara pisah sambut ini,” lanjutnya.

Sementara itu, mantan Kajari Agus Lumba Gaol  meminta dukungan doa agar tugas yang dipercayakan dapat berjalan baik. Dirinya mengakui sebagai manusia biasa tak terlepas dari berbagai kukurangan.  “”dalam perjalanan pelaksanaan tugas maupun pergaulan sehari-hari tidak lepas dan kekurangan dan kekhilafan untuk itu melalui kesempatan ini saya mohon dimaafkan” kata Agus.

Kajari baru Edy Hartoyo, dalam kesannya mengatakan  dirinya merasa terhormat  dikarenakan saat baru melaksanakan tugas beberapa jam di Kejaksaan Negeri Rote Ndao dirinya diundang Pemerintah Daaerah Rote Ndao untuk silahturahmi dan disambut secara adat oleh pak Bupati dan Kepala OPD di ruang kerja pak Bupati . “ Ini menunjukkan Pemerintah dan masyarakat ramah dan sangat terbuka. Harapan saya dalam Forkopimda nanti kita bersama mengawal pembangunan di daerah ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Edy.

Acara diisi dengan tuturan adat oleh Pdt. Yerry Fanggidae, Penyerahan cinderamata, tarian foti dan ditutup dengan makan malam bersama.  ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Nda ).

Area lampiran

knpi-rote-gelar-dialog-0817

KNPI Rote Ndao Akan Menggelar Dialog Kepemudaan

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tingkat Kabupaten Rote Ndao akan menggelar dialog berthemakan kepemudaan dengan melibatkan stakeholder terkaitnya dalam waktu dekat di kecamatan Rote Barat pasca deklarasi damai oleh dua kelompok pemuda desa Oenitas dan desa Nembrala dihadapan pemerintah, penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat,tokoh masyarakat dan tokoh pendidik di wilayah Rote Barat. hal ini merupakan wujud dan tanggungjawab sebagai tokoh pemuda dalam hal ini Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat kabupaten Rote Ndao, oleh karena itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam hal ini pihak kecamatan untuk secepatnya melakukan dialog atau talk show kepemudaan ini sehingga dengan demikian, kita sebagai pemuda/i dapat menjalin dan membangun sebuah komitmen baik untuk benar benar mengakhiri konflik ini, bukan menjadikan ajang ini sebagai tren konflik tetapi hal ini benar-benar tidak terjadi lagi.

Demikian dikatakan anggota DPRD kabupaten Rote Ndao sekaligus Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat Kabupaten Rote Ndao, Denyson Moy ketika turut serta hadir menyaksikan deklarasi damai pemuda desa Oemitas dan desa Nembrala, sabtu (05/08) siang di kantor Camat Rote Barat.

“ini adalah momentum sejarah bagi kita semua bahwa pemuda sebagai tulang punggung dan masa depan bangsa ini harus dijaga dengan baik dan jangan dibarkan tergerus dalam hal yang justru merugikan diri kita sendiri karena kalau kita membuat masalah kita akan memotong masa depan kita dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat , saya ajak marilah kita jalin kekeluargaan ini dengan baik agar menyelamatkan masa depan kita, konflik yang kita hadapi ini bukan lagi menjadi sesuatu yang trend tetapi ini adalah sebuah persoalan yang kita hadapi dan perlu dibasmi”kata Moy.

Oleh karena itu, kata dia, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat kabupaten Rote Ndao juga mengapresiasikan langka pemerintah dari atas sampai bawahan, tokoh agama, tokoh adat(maneleo), tokoh masyarakat yang telah menggagas ide baik ini untuk menyelamatkan masa depan pemuda. Ini hal yang sangat positif dan dapat membuat kita berpikir sesuatu yang baik dan terbuka untuk kita melangkah kedepannya. Ini merupakan amanat juga bagi para pemerintah desa agar
pro aktif dalam memberdayakan pemuda dan karang taruna yang ada di wilayah Rote Barat karena di dalam pelaksanaan teknis pengelolaan dana desa ada anggaran untuk pembinaan pengembangan pemuda, sehingga pihak desa diharapkan sekali lagi melibatkan pemuda pemudi dalam pembangunan di masing-masing-masing desa. dengan pemuda berperan aktif maka konflik seperti ini juga akan berkurang.

Petson Hangge, S.Sos, camat Rote Barat dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa dalam waktu dekat juga pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat,tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se kecamatan Rote Barat untuk duduk bersama lagi untuk mendiskusikan lebih lanjut lagi poin poin perdamaian apabila melibatkan diluar desa Oenitas dan desa Nembrala,karena ini mereka sudah menjadi contoh dengan kesepakatan bahwa setiap persoalan yang terjadi tidak bisa dibawah ke ranah hukum tetapi diselesaikan secara adat Karen hukum adatpun diakui negara.

Sebelumnya,wakil bupati, Jonas C. Lun, S. Pd mengapresiasikan kesadaran pemuda pemudi di Rote Barat yang ingin mengatasi masalahnya sendiri.masalah itu biasa tetapi luar biasa adalah mengatasi masalah ini sendiri sehingga hal tersebut merupakan suatu modal yang sudah patut dan layak bagi pemuda di daerah ini untuk berkomitmen membuat daerah ini baik dan aman bahkan tidak ada sendi atau gesekan sedikitpun untuk saling menciderai di tengah masyarakat.

“ini adalah pelajaran untuk memperbaiki diri sendiri, oleh karena itu pemuda harus melakukan sesuatu yang baik, orang tua harus bercermin dari masa lalu, pihak keamanan dan stakeholder lainnya perlu turun langsung ke tengah masyarakat, hamba-hamba Tuhanpun harus melibatkan pemuda dalam setiap kegiatan untuk menjaga kebersamaan ini seperti yang sudah di jelaskan orang tua kita disini.untuk itu, mari kita perkuat  kekerabatan ini dan lupakan masa lalu yang hanya bisa menimbulkan konflik” kata Lun.

Harapan pemerintah adalah bahwa pemuda sebagai tulang punggung dan masa depan bangsa ini harus bangkit semoga modal spirit pemuda untuk membangun daerah ini yang telah bernaung di bawah motto “Ita Esa” berbuatlah yang baik demi nama harum pemuda, nama gereja, nama masyarakat, nama desa dan nama orang tua kalian jangan saling mencedarai satu sama lain karena kita bersaudara. (humas-rn)

perdamaian-pemuda-dela-0817

Pemuda Desa Nemberala dan Oenitas Yang Bertikai Melakukan Perdamaian

Wakil bupati, Jonas. C. Lun. S. Pd didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Ba’a, Kapolsek Rote Barat, Ketua Majelis Rote Barat Daya dan Rote Barat Laut, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, para Maneleo, para kepala desa, siswa/i SMAN 1 Rote Barat dan masyarakat dua desa yakni desa Oenitas dan Nembrala hadir di kantor camat Rote Barat untuk bersama sama melakukan deklarasi perdamaian dihadapan pemerintah, tokoh agama dan tokoh adat di wilayah tersebut. Deklarasi kedua belah pihak ini tidak dipaksakan oleh pihak manapun namun atas dasar kesepakatan bersama antar pemuda/i di daerah itu.

Terpantau, sabtu (06/08/2017), sebelum melakukan penandatanganan deklarasi damai, pertemuan ini diawali dengan sambutan dari perwakilan kedua pemuda di Oenitas dan Nembrala, perwakilan orang tua dari pemuda Oenitas dan Nembrala, perwakilan Maneleo dari desa Oenitas dan Nembrala, kepala desa, Kejaksaan Negeri Ba’a, Wakil Bupati dan suara Gembala dari Tokoh agama. Selain sambutan, terdapat pula vokal grup, lagu yang mereka pentaskan adalah lagu lagu perdamaian. Kemudian ditutup ibadah syukuran yang dipimpin oleh Pdt. Tony Nalle dengan do’a bersama dipimpin oleh Pdt. Elisabeth Pello dan ditandai dengan makan siang bersama.

Adapun salah satu poin penting dari deklarasi damai ini adalah sepakat bahwa mendamaikan perselisihan antara pemuda Nembrala dan Oenitas diselesaikan dengan hukum adat dan tidak terulang lagi.

Perwakilan pemuda Oenitas, Anis Lenggu dalam kesempatan ini mengatakan bahwa konflik antar pemuda Nembrala dan Oenitas cenderung diselesaikan lewat ranah hukum bukan lewat hukum adat, sehingga sebagai pemuda mereka bersyukur atas kesepakatan dan deklarasi bersama dari kedua kelompok ini untuk menjawab persoalan-persoalan yang belum diselesaikan menjadi damai, mari kita jadikan ini sebagai satu acuan atau kesepakatan tetap dan harus dipatuhi oleh semua pemuda di Rote Barat untuk mengatasi setiap konflik yang kami buat dalam kehidupan bermasyarakat.

Perwakilan orang tua pemuda desa Nembrala, Welhelmus Dethan, pertikaian antar kedua pemuda ini bukan baru pertama kali tetapi sudah berulang-ulang bahkan pada saat kejadian sudah terjadi sampai tumpah darah sehingga yang dibutuhkan adalah kesadaran orang tua, pemerintah desa dan kecamatan, keamanan, para pendidik, gereja dan stakeholder lainnya bergandengan tangan untuk sama sama mengingatkan, menasehati dan membimbing anak-anak muda ini dengan baik sehingga dapat tercipta kedamaian dan kejahatan atau kriminal dapat berkurang dengan sendirinya.

Menurutnya, kita perlu berbangga karena momen ini diadakan dan menghasilkan kesepakatan bersama sehingga hal ini merupakan satu keberhasilan dan perjuangan yang sangat berharga sehingga kedepannya selain peranan orang tua, pihak keamanan harus menjalankan tugasnya dengan baik sehingga tercipta kedamaian dan mengendalikan pemuda ke jalan yang benar lewat sosialisasi agar masyarakat dapat mengerti hukum dengan baik.

“para penegak hukum harus turun ke lapangan untuk melihat langsung pemuda maka tegurlah, tokoh pendidik ajarlah seturut dgn ajaran Tuhan karena hanya pintar saja tidak cukup, bekalilah mereka dengan wawasan yang cukup sehingga mereka insyaf dan taat karena kadang kekacauan ini lahir dari mereka yang pintar, bukan dari orang bodoh, banyak orang bodoh tidak buat masalah, justru orang pintar yang membuat masalah” kata Ndun.

Senada, Ketua Karang Taruna Pasir Putih desa Nembrala, perwakilan Maneleo desa Nembarala, Yusuf Mengge, konflik yang terjadi antara kedua pemuda di desa Oenitas dan Nembrala terjadi karena kesalahpahaman dan hal yang pasti bahwa itu diluar kendali maneleo apalagi menghendaki hal tersebut sehingga kami bersyukur bahwa kita diundang untuk menyepakati beberapa hal penting untuk membangun pemuda di Rote Barat.

“masa depan pemuda sangat panjang oleh karena itu tinggalkan masa lalu dan mari kita hidup baru untuk kebersamaan.
Sedeoen dan nembarala adalah satu jadi mari kita satukan kekuatan ini untuk bangkit bersama sehingga diharapkan kepada pihak gereja juga membantu membangun sebuah pemahaman tentang kebersamaan dalam setiap hari raya kristen. Kedepannya kedua pemuda dari desa Oenitas dan Nembrala melakukan selamatan bersama, kita harus membangun kebersamaan ini. akan ada potensi besar jika kita mengelola pemuda dengan baik karena ini poros wisata, marilah kita akhiri konflik ini untuk masa depan kita sendiri.

Sementara itu, wakil bupati, Jonas C. Lun, S. Pd mengapresiasikan kesadaran pemuda pemudi di Rote Barat yang ingin mengatasi masalahnya sendiri.masalah itu biasa tetapi luar biasa adalah mengatasi masalah ini sendiri sehingga hal tersebut merupakan suatu modal yang sudah patut dan layak bagi pemuda di daerah ini untuk berkomitmen membuat daerah ini baik dan aman bahkan tidak ada sendi atau gesekan sedikitpun untuk saling menciderai di tengah masyarakat.

“ini adalah pelajaran untuk memperbaiki diri sendiri, oleh karena itu pemuda harus melakukan sesuatu yang baik, orang tua harus bercermin dari masa lalu, pihak keamanan dan stakeholder lainnya perlu turun langsung ke tengah masyarakat, hamba-hamba Tuhanpun harus melibatkan pemuda dalam setiap kegiatan untuk menjaga kebersamaan ini seperti yang sudah di jelaskan orang tua kita disini.untuk itu, mari kita perkuat kekerabatan ini dan lupakan masa lalu yang hanya bisa menimbulkan konflik” kata Lun.

Harapan pemerintah adalah bahwa pemuda sebagai tulang punggung dan masa depan bangsa ini harus bangkit semoga modal spirit pemuda untuk membangun daerah ini yang telah bernaung di bawah motto “Ita Esa”berbuatlah yang baik demi nama harum pemuda, nama gereja, nama masyarakat, nama desa dan nama orang tua kalian jangan saling mencedarai satu sama lain karena kita bersaudara.

“daerah ini masih membutuhkan kalian sehingga berbuat baiklah bagi daerah ini, jadilah perekat antar wilayah dgn wilayah,menyatukan, mendekatkan satu sama dengan yang lain dan cari kebersamaan jangan utamakan perbedaannya karena dimana orang hidup rukun kesana Tuhan perintahkan Berkat, dimana orang hidup berkasih sayang disitu keutuhan kekeluargaan berada.Yang penting bukan bicaranya tetapi tindakan yang nyata”ujar Lun.(humas pemkab Rote Ndao)

pembangunan_palapa-ring-timur-

PT. Palapa Timur Telematika Akan Membangun Proyek Palapa Ring di Rote Tengah

Dalam rangka penyelenggaraan proyek Palapa Ring yang menjangkau 57 kabupaten/kota di Indonesia, salah satunya adalah wilayah daerah kabupaten Rote Ndao. Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia telah mengeluarkan surat kepada kepala daerah di masing-masing wilayah untuk mendukung perizinan dalam penyelenggaraan Proyek Palapa Ring antara lain persetujuan untuk pembangunan Beach Man Hole (BMH) di area pantai dan Persetujuan perizinan mendirikan bangunan Cable Station dan beberapa poin penting lainnya.

Bertempat di ruang kerjanya, kamis(03/08) siang, bupati, Drs. Leonard Haning. MM didampingi unsur Forkopimda kabupaten Rote Ndao dan pihak PT. Palapa Timur Telematika,Freddy Andreas Barimbing dan stafnya melakukan tatap muka bersama untuk membahas tindaklanjut dan sikap pemerintah daerah kabupaten Rote Ndao terhadap permohonan Persetujuan Penetapan Lokasi dan ijin mendirikan Bangunan proyek Palapa Ring di kecamatan Rote Tengah ini.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning. MM dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah sangat mendukung penuh langkah pihak PT. Palapa Timur Telematika yang akan membangun akses jaringan di daerah ini, sehingga kita hanya menunggu kapan pihak PT. Palapa Timur Telematika membangun jaringan serat optik nasional tersebut yang dimana sangat berdampak dan bermanfaat bagi kemajuan di daerah ini karena proyek ini bertujuan untuk pemerataan akses pitalebar(broadband) di Indonesia pada umumnya, lebih khusus di Rote Ndao.

oleh karena itu, sebagai upaya mendukung pembangunan ini, pemerintah telah menyiapkan langkah konkrit dari pemerintah dalam hal ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional lewat Kantor Pertanahan  Nasional kabupaten Rote Ndao,Provinsi Nusa Tenggara Timur sedang dalam proses perubahan  penguasaan dari hak milik menjadi hak guna bangunan, selanjutnya akan diproses sertifikatnya atas nama PT. Palapa Timur Telematika dalam rangka menunjang kegiatan ini.

Sementara itu,pihak PT.  Palapa Timur Telematika, Freddy Andreas Barimbing dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa tujuan dari kehadirannya adalah  menindaklanjuti surat dari PT. Palapa Timur Telematika kepada bupati Rote Ndao dengan nomor : 1903/PTT/Sitac/VII/2017 ,tanggal 25 Juli 2017,perihal Permohonan Persetujuan Penetapan Lokasi dan Ijin Mendirikan Bangunan untuk PT, Palapa Telematika, oleh karena itu dia berkenan hadir di Rote untuk melakukan tatap muka dengan bupati, Drs.Leonard Haning. MM untuk membicarakan progress pembangunan shelter ini serta ucapan rasa terimakasih kepada pemerintah daerah atas bantuan,dukungan dan kerjasamanya selama ini.

Dikatakannya, Proyek Palapa Ring ini merupakan salah satu dari proyek strategis nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor. 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Yang mana secara khusus bertujuan untuk pemerataan dan peningkatan jangkauan broadband akses internet yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PT Palapa Timur Telematika adalah Badan Usaha Pelaksanaan (BUP) yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat c.q Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk pelaksanaan proyek Palapa Ring berdasarkan Perjanjian Kerjasama antara Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan PT. Palapa Timur Telematika, Nomor: 1425/M.KOMINFO/HK.03.02/09/2016,Nomor: 2901/PTT/PD-DIR/IX/2016 tanggal 29 September 2016 tentang Pembangunan dan Pengelolaan Jaringan Tulang Punggung Serat Optik.

“ada perjanjian Kerjasama antara Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan PT. Palapa Timur Telematika tanggal 29 September 2016 tentang Pembangunan dan Pengelolaan Jaringan Tulang Punggung Serat Optik”kata Freddy.

Untuk diketahui,  pelaksanaan pembangunan Shelter Kabel Telekomunikasi berada di titik koordinat S. 10.65079 E. 123.16145 di desa Nggodimeda, RT/RW.001/001,kecamatan Rote Tengah kabupaten Rote Ndao,provinsi Nusa Tenggara Timur.(Humas Pemkab Rote Ndao)