Kegiatan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.

Pemkab Rote Ndao Bentuk KIM di Dua Desa Pilot Gerakan Mahinek Digital, Kembangkan Ekosistem Digital

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao secara resmi membentuk dan menetapkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di dua desa pilot Gerakan Mahinek Digital, yakni Desa Daudolu di Kecamatan Rote Barat Laut dan Desa Helebeik di Kecamatan Lobalain.

Kegiatan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.
Kegiatan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.

Kegiatan pembentukan KIM Desa Daudolu berlangsung pada Selasa, 16 September 2025, sementara KIM Desa Helebeik dibentuk pada Jumat, 19 September 2025 di kantor desa masing-masing. Pembentukan kedua KIM ini merupakan bagian dari upaya memperkuat wadah komunikasi publik dan simpul ekosistem digital masyarakat dalam kerangka Gerakan Mahinek Digital di Kabupaten Rote Ndao.

Acara seremonial pembentukan dihadiri oleh Project Leader Gerakan Mahinek Digital Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si, Kepala Desa Daudolu dan Helebeik bersama jajaran, Camat Rote Barat Laut Joshua Dethan dan Camat Lobalain Nusry Zacharias, SE, perwakilan dari Dinas Kominfostaper, PT. Digital Indonesia Felama, Perwakilan Universitas Nusa Lontar, serta media lokal.

Kegiatan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.
Kegiatan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., selaku Project Leader Gerakan Mahinek Digital, menjelaskan bahwa membentuk dan mengesahkan KIM di dua desa pilot sebagai kelembagaan informasi masyarakat berbasis partisipasi.

“ Melalui kegiatan ini  masing-masing Kepala Desa Pilot Project Gerakan Mahinek Digital menyusun struktur organisasi dan menentukan nama KIM dan menetapkan Keputusan Kepala Desa tentang Pembentukan KIM,” ungkapnya.

Kegiatan Pembentukan KIM di Desa Helebeik Kecamatan Lobalain.
Kegiatan Pembentukan KIM di Desa Helebeik Kecamatan Lobalain.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Kepala Desa Pilot Project Gerakan Mahinek Digital menyusun struktur organisasi KIM, menentukan nama KIM desa, dan menetapkan Keputusan Kepala Desa tentang Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai dasar legalitas kelembagaan.

KIM Desa Daudolu dan KIM Desa Helebeik nantinya akan berperan sebagai simpul ekosistem digital desa, wadah literasi dan edukasi digital, serta sarana publikasi kegiatan pembangunan dan potensi lokal.*(DKISP Rote Ndao)

Bimtek PAUD

70 Guru Ikuti Pelatihan PAUD Holistik Integratif, Dibuka Bunda PAUD Rote Ndao

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Rote Ndao, Ny. Yanne Henuk-Pellokila, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif bagi Pendidik PAUD di Kabupaten Rote Ndao, Senin (15/09/2025).

Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao Ny. Yanne Henuk-Pellokila membuka Kegiatan Pelatihan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif bagi Pendidik PAUD Kabupaten Rote Ndao, Senin (15/09/2025).
Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao Ny. Yanne Henuk-Pellokila membuka Kegiatan Pelatihan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif bagi Pendidik PAUD Kabupaten Rote Ndao, Senin (15/09/2025).

Memahami pentingnya peran Guru PAUD serta penerapan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI), Bunda PAUD Ny. Yanne Henuk-Pellokila menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam mendukung serta meningkatkan kapasitas guru PAUD terutama dalam penerapan PAUD Holistik Integratif di Kabupaten Rote Ndao.

“Kegiatan ini menjadi sarana yang memadai bagi penerapan PAUD Holistik Integratif di Kabupaten Rote Ndao. Tugas Bapa Ibu tidak sekedar mengajar, tetapi membangun fondasi bangsa. Anak-anak kita tidak hanya belajar membaca atau berhitung, tetapi juga diajarkan nilai karakter, akhlak, dan kemandirian,” ungkap Bunda PAUD Rote Ndao, Ny. Yanne Henuk-Pellokila.

“Sehingga kami sangat peduli dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas guru PAUD. Kegiatan pelatihan ini adalah wujud komitmen kita semua untuk memastikan Bapa Ibu memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan, terutama dalam menerapkan konsep PAUD Holistik Integratif,” tambahnya.

Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao Ny. Yanne Henuk-Pellokila bersama peserta pelatihan.
Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao Ny. Yanne Henuk-Pellokila bersama peserta pelatihan.

Pelatihan ini berlangsung hingga 17 September 2025 dengan melibatkan 70 guru dari 70 lembaga PAUD di Kabupaten Rote Ndao. Melalui kegiatan yang melibatkan Tim Penggerak PKK Rote Ndao tersebut, Bunda PAUD berharap para peserta terus bersemangat dan inovatif dalam mengimplementasikan konsep PAUD HI di lembaga masing-masing.

“Dengan demikian anak-anak kita bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga dibarengi dengan sehat jasmani, kuat mental, serta siap menghadapi masa depannya nanti,” ujarnya menambahkan.

PAUD Holistik Integratif sendiri merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang memastikan setiap aspek perkembangan anak terpenuhi secara optimal, mulai dari kesehatan, gizi, pendidikan, pengasuhan hingga perlindungan.

Sebagai Bunda PAUD Rote Ndao, Ny. Yanne Henuk-Pellokila menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergitas semua pihak, baik pemerintah daerah, lembaga PAUD, organisasi masyarakat, maupun orang tua dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan holistik di Kabupaten Rote Ndao.

(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Penyusunan Materi

Kolaborasi Multi Stakeholder Warnai Penyusunan Materi Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital

Proyek Perubahan Inovatif Gerakan Mahinek Digital terus menggema dalam semangat membangun literasi digital dan mengembangkan ekosistem digital masyarakat. Nampak dalam kegiatan Penyusunan Materi Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital, yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Jumat (12/9/2025).

Kegiatan ini melibatkan stakeholder diantaranya Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Universitas Nusa Lontar sebagai unsur akademisi, PT Digital Indonesia Felama melalui divisi konten digital, serta media online Roolnews.id sebagai mitra publikasi dan penyebarluasan informasi.

Foto bersama dalam proses Penyusunan Materi Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital.
Foto bersama dalam proses Penyusunan Materi Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital.

Kepala Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., yang juga bertindak sebagai Project Leader Gerakan Mahinek Digital, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat literasi dan transformasi digital di tingkat lokal.

“Materi tersebut  dikumpulkan dari referensi dan bahan literasi digital dari Kemenkominfo, Gerakan Nasional Literasi Digital, dan modul akademik yang berkaitan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pauwil menambahkan bahwa penyusunan materi advokasi dan sosialisasi berorientasi pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi secara produktif dan aman.

Proses Penyusunan Materi Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital.
Proses Penyusunan Materi Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital.

Kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan strategi komunikasi publik yang efektif, dengan pendekatan visual, bahasa lokal, dan media digital yang menarik bagi masyarakat akar rumput.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku industri digital, dan media, Gerakan Mahinek Digital diharapkan mampu menjadi gerakan nyata dalam memperkuat literasi digital dan mendorong pembangunan ekosistem digital di Kabupaten Rote Ndao.*( DKISP Rote Ndao)

Rapat Koordinasi Stakeholder dalam rangka menyamkan persepsi dan memangun sinergi lintas sektor dukung pelaksanaan Gerakan Mahinek Digital.

Rapat Koordinasi Stakeholder: Samakan Persepsi dan Bangun Sinergi Lintas Sektor Dukung Gerakan Mahinek Digital

Pentingnya menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Gerakan Mahinek Digital, Pemkab Rote Ndao menggelar Rapat Koordinasi Stakeholder, kamis (11/09/2025), dalam rangka identifikasi pihak terkait dan koordinasi awal multipihak untuk menyamakan persepsi serta membangun sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Gerakan Mahinek Digital.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly, MM.

Rapat Koordinasi Stakeholder dalam rangka menyamkan persepsi dan memangun sinergi lintas sektor dukung pelaksanaan Gerakan Mahinek Digital.
Rapat Koordinasi Stakeholder dalam rangka menyamkan persepsi dan memangun sinergi lintas sektor dukung pelaksanaan Gerakan Mahinek Digital.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Rektor Universitas Nusa Lontar, Perwakilan Pimpinan Bank NTT Cabang Rote Ndao, Perwakilan Manajemen PT Digital Indonesia Felama, Pemimpin Umum Kantor Berita Mutiara Selatan (Roolnews.id), Pemimpin Umum Rote Malole Media (Rolle.id), serta Perwakilan Perangkat Daerah terkait, seperti Dinas Dukcapil, Dinas Koperasi UMKM dan Perindag, Dinas PMD, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bapelitbangda, serta pejabat struktural, fungsional, dan staf Diskominfostatper Rote Ndao.

Dalam arahannya, Sekda Jonas M. Selly menyampaikan bahwa rapat ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi stakeholder kunci yang relevan dengan Proyek Perubahan Gerakan Mahinek Digital, sekaligus menyelaraskan visi dan arah program agar tercipta komitmen dan kolaborasi multipihak.

“Rapat ini kita lakukan untuk menyamakan persepsi semua pihak yang terlibat. Dengan sinergi dan kesepahaman sejak awal, Gerakan Mahinek Digital dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sekda Jonas.

ekretrais Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, Kepala Dinas Kominfostaper (Project Leader Gerakan Mahinek Digital ) Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si bersama peserta Rapat Koordinasi.
Sekretrais Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, Kepala Dinas Kominfostaper (Project Leader Gerakan Mahinek Digital ) Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si bersama peserta Rapat Koordinasi.

Sementara itu, Project Leader Gerakan Mahinek Digital, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi awal antar lembaga dan sektor.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap terbangun kesepahaman dan kerja sama lintas sektor untuk mendukung implementasi Gerakan Mahinek Digital di Kabupaten Rote Ndao,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, dilakukan beberapa agenda penting, antara lain:

  1. Pemaparan arah strategis proyek perubahan dan urgensi pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM);
  2. Identifikasi peran, kapasitas, dan kontribusi tiap stakeholder; serta
  3. Diskusi bersama untuk menyusun peta sinergi awal dan mekanisme komunikasi multipihak.

*(DKISP Rote Ndao)

ekretrais Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, Kepala Dinas Kominfostaper (Project Leader Gerakan Mahinek Digital ) Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si bersama peserta Rapat Koordinasi.

Dua Desa Resmi Ditetapkan Sebagai Wilayah Pilot Project Gerakan Mahinek Digital

Desa Daudolu di Kecamatan Rote Barat Laut dan Desa Helebeik Kecamatan Lobalain resmi ditetapkan sebagai wilayah Pilot Project (Percontohan) pelaksanaan Proyek Perubahan Gerakan Mahinek Digital. Penetapan tersebut dalam rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, kamis (11/09/2025) yang dihadiri unsur pemerintah daerah, akademisi, perbankan, pelaku digital, dan media.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM selaku Mentor Proyek Perubahan, dan dihadiri oleh Project Leader sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si.

ekretrais Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, Kepala Dinas Kominfostaper (Project Leader Gerakan Mahinek Digital ) Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si bersama peserta Rapat Penetapan Desa Pilot.
ekretrais Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, Kepala Dinas Kominfostaper (Project Leader Gerakan Mahinek Digital ) Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si bersama peserta Rapat Penetapan Desa Pilot.

Turut hadir pula Rektor Universitas Nusa Lontar, Perwakilan Pimpinan Bank NTT Cabang Rote Ndao, Perwakilan Manajemen PT. Digital Indonesia Felama, Pemimpin Umum Kantor Berita Mutiara Selatan (ROOLNEWS.id), Pemimpin Umum Rote Malole Media (rolle.id), serta perwakilan OPD terkait antara lain Dinas Dukcapil, Dinas Koperindag, Dinas PMD, Dinas Pariwisata, dan Bapelitbangda, bersama pejabat struktural dan staf Diskominfostatper.

Dalam rapat tersebut, disepakati tiga keputusan utama, yaitu:

  1. Menetapkan Desa Daudolu di Kecamatan Rote Barat Laut dan Desa Helebeik di Kecamatan Lobalain sebagai wilayah Pilot Project Gerakan MAHINEK DIGITAL.
  2. Memastikan kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, dan infrastruktur digital di kedua desa tersebut sebelum pelaksanaan proyek.
  3. Memproses penerbitan SK Bupati Rote Ndao sebagai dasar legalitas pelaksanaan kegiatan proyek perubahan di Desa Daudolu.

Project Leader Gerakan Mahinek Digital Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndoa – menjelaskan bahwa penetapan wilayah pilot project ini dilakukan melalui analisis kesiapan wilayah dan koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya dengan Dinas PMD, Camat Lobalain, dan Camat Rote Barat Laut.

Rapat Penetapan Desa Pilot Project Gerakan Mahinek Digital.
Rapat Penetapan Desa Pilot Project Gerakan Mahinek Digital.

Menurutnya, penentuan wilayah pilot project didasarkan pada beberapa indikator utama, yakni kesiapan kelembagaan, kesiapan SDM dan komunitas lokal, kesiapan infrastruktur digital, dukungan sosial dan kemitraan, serta potensi replikasi dan dampak bagi desa lain di Kabupaten Rote Ndao.

“Gerakan Mahinek Digital ini diharapkan menjadi gerakan transformasi digital di tingkat desa yang mendorong inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi digital lokal, dan literasi masyarakat terhadap teknologi informasi,” ujarnya.

Dengan penetapan dua desa tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menargetkan agar implementasi Gerakan Mahinek Digital dapat menjadi model kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas digital lokal dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Rote Ndao.*(DKISP Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memberikan sambutan dan menekankan agar pengelolaan APBD 2025 benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Evaluasi Pengendalian APBD 2025, Bupati Rote Ndao Ingatkan Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Evaluasi Pengendalian Pelaksanaan Program dan Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2025 di Lobby Lantai 1 Kantor Bupati, Rabu (10/9/2025). Rapat ini dipimpin langsung Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM, Asisten Administrasi Umum Jermi Haning, Ph.D, serta Kepala Perangkat Daerah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memberikan sambutan dan menekankan agar pengelolaan APBD 2025 benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memberikan sambutan dan menekankan agar pengelolaan APBD 2025 benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dihadapan pimpinan Perangkat Daerah, Bupati Paulus Henuk, SH menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah penting untuk memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan agar seluruh perangkat daerah bekerja lebih efektif, transparan, dan saling berkolaborasi.

“Anggaran kita terbatas, tetapi pembangunan tidak boleh berhenti. Belajarlah dari contoh mantan Gubernur DKI Jakarta, Ahok, yang mampu menggandeng pihak swasta agar pembangunan tetap berjalan dengan baik,” tegas Paulus Henuk, SH.

Agenda rapat meliputi 12 poin utama, antara lain:

  1. Realisasi Keuangan sampai 31 Agustus 2025.
  2. Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
  3. Program 3 Juta Rumah.
  4. Penanganan Pekerja Migran.
  5. Penyebaran Alsintan Pertanian dari APBD dan APBN.
  6. Pelaksanaan Sekolah Rakyat.
  7. Program KSIGN (Kawasan Sentra Industri Garam Nasional).
  8. Percepatan DAK Spesifik Grant untuk pendidikan.
  9. Penanganan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
  10. Pencegahan Stunting.
  11. Pelayanan Cek Kesehatan Gratis.
  12. Pelaksanaan Koperasi Merah Putih.

Bupati Paulus Henuk, SH juga menaruh perhatian khusus pada program Makan Bergizi Gratis. Ia mengajak koperasi, BUMDes, dan semua pemangku kepentingan untuk terlibat aktif, sehingga program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa.

Para pimpinan Perangkat Daerah mengikuti rapat evaluasi pengendalian APBD
Para pimpinan Perangkat Daerah mengikuti Rapat Evaluasi Pengendalian Pelaksanaan/Kegiatan APBD Kabupaten Rote Ndao TA. 2025.

Selain itu, ia menekankan agar program pembangunan rumah, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan benar-benar dilaksanakan secara tepat sasaran. “Tidak ada alasan untuk bekerja setengah hati. Semua program ini harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh jajaran Perangkat Daerah harus menjaga komitmen. “Kita bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kesejahteraan rakyat Rote Ndao. Mari kawal bersama APBD 2025 agar setiap rupiah yang dikeluarkan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat memberi sambutan pada Rapat Evaluasi dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Tahun Anggaran 2018–2025.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Gelar Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengadakan rapat evaluasi dan pemutakhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Tahun Anggaran 2018–2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Auditorium Bumi Ti’i Langga Permai, Kompleks Kantor Bupati Rote Ndao, Rabu (10/9/20225).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat memberi sambutan pada Rapat Evaluasi dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Tahun Anggaran 2018–2025.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat memberi sambutan pada Rapat Evaluasi dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP TA 2018–2025.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, didampingi Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, serta Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM. Hadir pula para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menegaskan empat komitmen utama, yaitu mempercepat penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan sesuai rekomendasi BPK dan APIP, memperkuat sistem pengendalian internal di setiap Perangkat Daerah maupun Desa/Kelurahan, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta menjadikan hasil pemeriksaan sebagai bahan introspeksi dan evaluasi berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif Perangkat Daerah, Camat, dan Kepala Desa/Lurah dalam menyelesaikan catatan temuan, menyusun langkah konkret yang terukur, serta membangun komunikasi intensif dengan BPK maupun APIP. Ia mengapresiasi kerja keras Inspektorat Kabupaten Rote Ndao dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Suasana rapat evaluasi dan pemutakhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan APIP TA. 2018–2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di Gedung Auditorium Bumi Ti’i Langga Permai, Rabu (10/9/2025).
Suasana Rapat Evaluasi dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP TA. 2018–2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di Gedung Auditorium Bumi Ti’i Langga Permai, Rabu (10/9/2025).

Berdasarkan data, sejak 2018 hingga 2025 masih terdapat nilai kerugian negara/daerah yang belum ditindaklanjuti. Bupati mengingatkan agar Desa/Kelurahan, Puskesmas, dan Sekolah yang belum diaudit serta terindikasi bermasalah dalam pengelolaan keuangan segera dilakukan pemeriksaan guna mencegah terjadinya penyelewengan.

“Keberhasilan kita dalam menindaklanjuti rekomendasi pemeriksaan akan berdampak langsung pada peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah. Saya berharap rapat ini menghasilkan data yang akurat, langkah tindak lanjut yang jelas, serta komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” tegas Bupati Paulus Henuk. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Pemda Rote Ndao mengklarifikasi terkait isu di Media Sosial dan menegaskan tidak ada intervensi dalam proses hukum.

Pemerintah Daerah Klarifikasi Isu Media Sosial, Tegaskan Tidak Ada Intervensi dalam Proses Hukum

Rote NdaoPemerintah Kabupaten Rote Ndao memberikan penjelasan resmi terkait isu yang beredar di media sosial, yang mencoba menghubungkan Bupati Paulus Henuk dengan proses hukum yang tengah dijalani mantan Anggota DPRD, Erasmus Frans Mandato.

Bupati menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak sesuai fakta. Menurutnya, proses hukum yang sedang berjalan merupakan ranah aparat penegak hukum dan tidak ada hubungannya dengan intervensi pemerintah daerah.
“Proses hukum memiliki mekanisme yang jelas dan independen. Kami percaya, Polres Rote Ndao memiliki profesionalitas dan independensi dalam menangani setiap kasus hukum sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Pemda Rote Ndao mengklarifikasi terkait isu di Media Sosial dan menegaskan tidak ada intervensi dalam proses hukum.
Pemda Rote Ndao mengklarifikasi terkait isu di Media Sosial dan menegaskan tidak ada intervensi dalam proses hukum.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah pada prinsipnya menghormati setiap proses hukum yang berjalan. Terhadap Erasmus Frans Mandato, yang juga adalah sahabat dan merupakan bagian dari masyarakat Rote Ndao, pemerintah tetap memberikan penghargaan atas haknya untuk menghadapi proses hukum secara adil dan bermartabat, seraya berharap yang bersangkutan dapat tetap kuat menjalani setiap tahapannya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas M. Selly, MM, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak menggunakan media sosial.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih cerdas dalam bermedia sosial. Jangan sampai ruang digital digunakan untuk menyebarkan isu, provokasi, atau informasi yang tidak benar. Mari manfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan positif, membangun persaudaraan, dan mendukung kemajuan daerah kita,” tegas Sekda Rote Ndao.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menilai bahwa situasi kondusif merupakan syarat penting bagi kelanjutan pembangunan daerah. Untuk itu, setiap pihak diharapkan menjaga harmonisasi sosial serta tidak terjebak pada narasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Rote Ndao sedang membangun. Semua pihak perlu bahu-membahu menjaga suasana aman dan damai agar pembangunan berjalan lancar demi masa depan yang lebih baik. Pemerintah daerah juga membuka ruang dialog dan komunikasi bagi seluruh elemen masyarakat yang menghadapi masalah publik maupun terkait kebijakan pemerintah daerah. Ini merupakan bagian dari keterbukaan pemerintah untuk menerima kritik dan masukan demi penyempurnaan pembangunan Rote Ndao,” pungkas Bupati Rote Ndao.

(DKISP Rote Ndao

P1

Video Forkorda Rote Ndao Ikrarkan Damai untuk Indonesia Harmoni

Rapat Forum Koordinasi Daerah (Forkorda) Kabupaten Rote Ndao digelar pada Selasa (02/09/2025) bertempat di Aula Ti’i Langga. Dalam suasana penuh kebersamaan, para peserta Forkorda menegaskan tekad untuk terus memastikan Kabupaten Rote Ndao tetap berada dalam kondisi tenteram, damai, dan kondusif.

Simak Video pada Link berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=l-i9sANzJQE

https://www.youtube.com/watch?v=l-i9sANzJQE

https://www.youtube.com/watch?v=l-i9sANzJQE

*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH membacakan ikrar diikuti Forkorda Rote Ndao.

Forkorda Rote Ndao Ikrarkan Damai untuk Indonesia Harmoni

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Forum Koordinasi Daerah (Forkorda), Selasa (02/09/2025) di Auditorium Ti’i Langga. Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan komitmen bersama seluruh elemen untuk terus nemastikan Kabupaten Rote Ndao tetap berada dalam suasana tenteram, damai, dan kondusif.

Rapat Forkorda dihadiri Wakil Bupati Rote Ndao Paremoi Dudelusy Dethan, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari Forkompimda, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, instansi vertikal, BUMN/BUMD, pemerintah desa dan kecamatan, hingga aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH membacakan ikrar diikuti Forkorda Rote Ndao.
Pengucapan ikrar oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Forkorda Rote Ndao.