Foto bersama Bupati Rote Ndao usai pembukaan Acara Hari Anak Nasional Tahun 2026 tingkat Kab. Rote Ndao

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Bupati Rote Ndao Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Menjadi Teladan bagi Anak

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao resmi dibuka di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema Sayang Anak, Lindungi Bangsa Masa Depan” ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Anak (PPA) Klaster Nusa Lote Timur selaku Panitia Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Rote Ndao.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Bupati Rote Ndao, Wakil Bupati Rote Ndao, Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao, perwakilan pimpinan perangkat daerah, pengurus PPA, para mentor, orang tua, serta ratusan anak yang menjadi peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.

“Tidak ada bangsa yang kuat tanpa ditopang oleh sumber daya manusia yang berkualitas,” tegas Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa keberadaan Pusat Pengembangan Anak (PPA) tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga membentuk karakter melalui keteladanan.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk membantu anak-anak membangun mimpi dan cita-cita sejak usia dini. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah menyiapkan program *Rote Ndao Mengajar* yang melibatkan sekitar seratus relawan dari berbagai profesi untuk berbagi pengalaman, motivasi, dan kisah sukses kepada generasi muda.

Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan membuka acara Hari Anak Nasional Tahun 2026
Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan membuka acara Hari Anak Nasional Tahun 2026

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan PPA sehingga anak-anak memperoleh inspirasi mengenai berbagai profesi dan memahami bahwa kesuksesan harus dipersiapkan sejak dini.

Bupati juga meyakini bahwa pemimpin masa depan dibentuk sejak masa kanak-kanak yang merupakan periode emas dalam kehidupan.

Kepada anak-anak, Bupati berpesan agar mampu membedakan perilaku yang baik dan yang tidak baik, disiplin dalam belajar, serta mempersiapkan diri untuk menyongsong masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Rote Ndao.

“Hari ini kita sedang berinvestasi untuk masa depan anak-anak kita. Tanamlah bibit yang baik, berikan contoh yang baik, sehingga kita mampu melahirkan Generasi Emas Rote Ndao yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, mentor, pembimbing, dan pengelola PPA yang telah memberikan pendampingan kepada anak-anak. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan mengintegrasikan program Rote Ndao Mengajar dengan PPA agar kolaborasi tersebut semakin kuat dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter serta perkembangan psikologis anak-anak di Kabupaten Rote Ndao.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian dalam acara Hari Anak Nasional adalah Orasi Anakyang disampaikan oleh perwakilan anak-anak. Dalam orasi tersebut disampaikan bahwa anak hebat tidak lahir secara instan, tetapi dibentuk melalui kebiasaan baik setiap hari. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, meniru perilaku orang tua dan orang dewasa di sekitarnya. Karena itu, mereka membutuhkan sosok yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Kampanye Perlindungan Anak di Acara Hari Anak Nasional tingkat Kab. Rote Ndao Tahun 2026
Kampanye Perlindungan Anak di Acara Hari Anak Nasional tingkat Kab. Rote Ndao Tahun 2026

Setelah orasi, seluruh peserta anak mengikuti Kampanye Perlindungan Anak, di mana setiap anak maju menyampaikan pernyataan dan komitmennya mengenai pentingnya perlindungan terhadap hak-hak anak.

Ketua Panitia Pelaksana dari PPA Klaster Rote Timur, Hendra Nalenan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 melalui kolaborasi antara PPA, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dan TP PKK Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama Bupati Rote Ndao usai pembukaan Acara Hari Anak Nasional Tahun 2026 tingkat Kab. Rote Ndao
Foto bersama Bupati Rote Ndao usai pembukaan Acara Hari Anak Nasional Tahun 2026 tingkat Kab. Rote Ndao

Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai investasi terbaik bagi terwujudnya Generasi Emas Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH meninjau Gudang Bulog di Kompleks Pergudangan Sanggaoen

Bupati Rote Ndao Tinjau Gudang Bulog, Dorong Peningkatan Penyerapan Beras dan Peralihan Status Bulog Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., melakukan peninjauan Gudang Bulog Rote Ndao di Kompleks Pergudangan Sanggaeoen, selasa (21/07/2026). Kunjungan ini guna memantau penyerapan beras hasil panen petani oleh Bulog Rote sekaligus dalam rangka mendukung ketahanan pangan daerah.

Hingga Juli 2026, Bulog Rote Ndao telah menyerap lebih dari 1.491 ton gabah, meningkat dari posisi 1.268 ton pada Juni 2026. Penyerapan dilakukan dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp12.000 per kilogram untuk hasil musim tanam pertama. Sementara itu, musim tanam kedua masih akan berlangsung sehingga potensi penyerapan diperkirakan terus meningkat. Sementara secara keseluruhan, penyerapan gabah oleh Bulog di Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mencapai sekitar 7.000 ton.

Bupati Paulus Henuk mengapresiasi peningkatan penyerapan tersebut yang dinilai sebagai hasil sinergi yang baik antara Bulog dan Pemkab Rote Ndao. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan secara lebih masif pada tahun ini telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi dan penyerapan gabah di Rote Ndao.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjual beras ke Bulog apabila harga di tingkat pasar berada di bawah HPP yang telah ditetapkan pemerintah. Sebaliknya, apabila harga pasar lebih tinggi, petani dipersilakan menjual hasil panennya ke pasar sehingga tetap memperoleh keuntungan yang maksimal.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH meninjau Gudang Bulog di Kompleks Pergudangan Sanggaoen
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH meninjau Gudang Bulog di Kompleks Pergudangan Sanggaoen

Selain itu, Bupati menyoroti kebiasaan sebagian petani yang menyimpan gabah terlalu lama setelah panen. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menurunkan kualitas gabah dan meningkatkan risiko serangan hama.

“Perlu edukasi kepada masyarakat agar gabah tidak disimpan terlalu lama. Bulog bersama Dinas Pertanian perlu menyampaikan informasi secara masif sehingga masyarakat memahami waktu yang tepat untuk menjual hasil panennya dan tetap memperoleh keuntungan,” ujar Bupati.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana pembangunan tambahan gudang Bulog Rote Ndao. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk langsung berkoordinasi via telepon dengan Pimpinan Perum Bulog NTT dan pemerintah pusat terkait pembangunan gudang baru Bulog agar kapasitas penyimpanan dapat ditingkatkan seiring meningkatnya produksi pertanian di daerah.

Selain pembangunan gudang, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga mengusulkan agar status Gudang Bulog Rote Ndao ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Bulog. Menurut Bupati, usulan tersebut layak dipertimbangkan mengingat Rote Ndao merupakan wilayah kepulauan dengan tren produksi dan penyerapan gabah yang terus meningkat.

 

Foto bersama usai Peninjauan Gudang Bulog oleh Bupati Rote Ndao
Foto bersama usai Peninjauan Gudang Bulog oleh Bupati Rote Ndao

Kepala Gudang Bulog Rote Ndao, Leksi Ndolu, menyambut baik. Ia menjelaskan bahwa Bulog saat ini memiliki kebijakan untuk menjalin kemitraan melalui skema maklon. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mendorong PD Ita Esa agar menjadi mitra Bulog dalam kegiatan penyerapan gabah dan beras dari masyarakat. Pemda juga berencana memberikan penyertaan modal untuk memperkuat peran BUMD tersebut.

Menurut Bupati, langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Dengan data produksi dan penyerapan yang akurat, pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat dalam menyampaikan kondisi riil sektor pertanian kepada pemerintah pusat, sehingga berbagai program dan bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

Di akhir kunjungan, Bupati menegaskan pentingnya menjaga indeks pertanaman minimal dua kali dalam setahun sebagai upaya meningkatkan produksi pangan daerah sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di Kabupaten Rote Ndao. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan Bulog, Dinas Pertanian, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao bersama kepala perangkat Daerah setelah melakukan Rakor PEMDI

Pimpin Rakor Pemdi, Bupati Rote Ndao Dorong Optimalisasi Aplikasi Layanan Digital di Seluruh Perangkat Daerah

Bupati Rote Ndao memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penerapan Pemerintah Digital (Pemdi) yang dihadiri seluruh Kepala Perangkat Daerah bertempat di Ruang Kerja Bupati Rote Ndao, Rabu (15/07). Rakor ini menitikberatkan pada optimalisasi pemanfaatan aplikasi layanan digital sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, efisiensi tata kelola pemerintahan, dan kesiapan Kabupaten Rote Ndao dalam penilaian Pemerintah Digital (Pemdi).

Bupati Rote Ndao saat memimpin Rakor PEMDI
Bupati Rote Ndao saat memimpin Rakor PEMDI

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa setiap aplikasi yang telah dibangun oleh perangkat daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kinerja organisasi. Digitalisasi pemerintahan bukan hanya menghadirkan aplikasi, tetapi memastikan aplikasi tersebut digunakan secara optimal, terintegrasi, dan mampu mempercepat proses pelayanan.

“Tujuan digitalisasi adalah mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan menghasilkan kinerja yang maksimal. Seluruh perangkat daerah harus serius memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan tugas pemerintahan,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aplikasi yang dimiliki. Setiap Perangkat Daerah (PD) diminta menginventarisasi seluruh aplikasi yang digunakan, mengidentifikasi aplikasi yang masih aktif maupun yang belum berjalan optimal, serta menyusun daftar kebutuhan pengembangan dan perbaikannya. Hasil inventarisasi tersebut akan menjadi dasar tindak lanjut dalam rapat evaluasi berikutnya.

Para peserta Rakor saat sedang mengikuti kegiatan rapat.
Para peserta Rakor saat sedang mengikuti kegiatan rapat.

Selain itu, seluruh perangkat daerah diwajibkan menyiapkan bukti dukung (evidence) terkait pemanfaatan aplikasi sesuai indikator penilaian Pemdi. Setiap perkembangan implementasi aplikasi layanan digital juga diminta untuk dilaporkan secara berkala kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao sebagai koordinator pelaksanaan Pemerintah Digital.

Pada kesempatan tersebut, Asisten III Sekda Kab. Rote Ndao turut memaparkan paradigma dari  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ke Pemerintah Digital (Pemdi). Dijelaskan bahwa SPBE merupakan fondasi dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik, sedangkan Pemdi berfokus pada tingkat kematangan pemanfaatan teknologi digital yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi, dan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan.

Rakor ini turut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, Asisten III Sekda Kab. Rote Ndao, Para Kepala  dan Sekretaris Perangkat Daerah.

Bupati Rote Ndao bersama kepala perangkat Daerah setelah melakukan Rakor PEMDI
Foto bersam Bupati Rote Ndao dan kepala perangkat Daerah setelah melakukan Rakor PEMDI

Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan bahwa transformasi digital harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah. Keberhasilan Pemerintah Digital tidak diukur dari banyaknya aplikasi yang dimiliki, tetapi dari sejauh mana aplikasi tersebut memberikan kemudahan, mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)

 

Peserta Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasi HAKI foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan pimpinan prangkat daerah.

Pemkab Rote Ndao Perkuat Budaya Inovasi Melalui Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasikan HAKI

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat budaya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi seluruh perangkat daerah, Jumat (10/06/2026). Kegiatan yang merupakan implementasi Mbule Sio (Sembilan Agenda Perubahan), khususnya agenda Rote Ndao Amanah, bertujuan mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperoleh perlindungan hukum sebagai kekayaan intelektual daerah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat membuka kegiatan menjelaskan, bahwa birokrasi yang profesional tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan, tetapi juga harus mampu beradaptasi terhadap perubahan, menyelesaikan berbagai persoalan secara kreatif, serta terus melakukan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Peserta Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasi HAKI foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan pimpinan prangkat daerah.
Peserta Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasi HAKI foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan pimpinan prangkat daerah.

Profesionalisme dan inovasi, dua hal yang harus berjalan beriringan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. “Inovasi bukan lagi sebuah pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Bupati Paulus Henuk mengatakan, inovasi tidak selalu berarti menciptakan aplikasi baru, melainkan dapat dilakukan melalui penyederhanaan pelayanan, perbaikan tata kelola, integrasi data, dan pemanfaatan teknologi.

” Inovasi tak selalu identik dengan menciptakan aplikasi baru. Inovasi dapat berupa penyederhanaan prosedur pelayanan, perbaikan tata kelola, integrasi data, pemanfaatan teknologi, maupun cara kerja baru,” jelasnya.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan membuka Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasi HAKI.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan membuka Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasi HAKI.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengapresiasi kolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi NTT yang membedah mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“ Tentu kita berharap seluruh inovasi yang lahir dari Kabupaten Rote Ndao tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga memperoleh perlindungan hukum sebagai kekayaan intelektual daerah,” ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Bimtek Inovasi Daerah dan Sosialisasi HAKI menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi NTT, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperrida) Kabupaten Rote Ndao, serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao. Diikuti peserta dari perwakilan perangkat daerah lingkup Pemkab Rote Ndao.

*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Semarak Festival Hus Nde'o, sebanyak 300 peserta tampilkan atraksi kuda hias yang memukau ribuan pengunjung.

Semarak Festival Hus Nde’o, 300 Peserta Tampilkan Atraksi Kuda Hias Pukau Ribuan Pengunjung

Semarak Festival Hus Nde’o kembali digelar melalui Parade Kuda Hias yang berlangsung meriah di Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu, Kamis (09/07/2026). Sebanyak 300 peserta ambil bagian dalam parade kuda hias dengan menampilkan atraksi berkuda yang memukau ribuan pengunjung. Festival budaya masyarakat Rote Ndao ini bertujuan mempererat persatuan, memperkenalkan kekayaan budaya daerah, serta mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan unsur Forkopimda turut hadir memeriahkan festival budaya Hus Nde’o. Festival dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan yang menyampaikan sambutan pembuka. Sebelum parade dimulai, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama unsur Forkopimda lebih dulu menjajal arena Hus menggunakan kuda pilihan yang telah disiapkan panitia, kemudian diikuti ratusan peserta yang bersiap menampilkan atraksi terbaik mereka.

Semarak Festival Hus Nde'o, sebanyak 300 peserta tampilkan atraksi kuda hias yang memukau ribuan pengunjung.
Semarak Festival Hus Nde’o, sebanyak 300 peserta tampilkan atraksi kuda hias yang memukau ribuan pengunjung.

Festival Hus Nde’o diisi dengan Parade dan atraksi berkuda, pertunjukan Silat Kampung dan Kebalai bersama, pameran produk UMKM lokal serta promosi destinasi wisata Kabupaten Rote Ndao. Arena Hus Nde’o pun telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya Rote Ndao.

Wabup Apremoi D. Dethan mengatakan, Festival Hus Nde’o sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, yakni Transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa, yang diwujudkan melalui sembilan Agenda Perubahan Mbule Sio.

Penyelenggaraan Festival Hus Nde’o merupakan implementasi Mbule Ha (Rote Ndao Sejahtera), karena pelestarian budaya dapat menjadi sumber kesejahteraan masyarakat melalui penguatan budaya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Hus Ndeo bukan sekadar tradisi, melainkan aset budaya yang mampu menggerakkan ekonomi, pariwisata, serta menjadi kebanggaan daerah menuju Rote Ndao yang semakin maju dan berdaya saing,” ucap Wabup Apremoi D. Dethan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Forkompimda dalam Parade Kuda Hias Festival Hus Nde’o.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Forkompimda dalam Parade Kuda Hias Festival Hus Nde’o.

Ia menambahkan, festival ini juga mengimplementasikan Mbule Falu (Rote Ndao Malole) melalui pelestarian warisan leluhur Hus Nde’o dan pengembangan pariwisata yang dipadukan dengan berbagai pagelaran seni tradisional sebagai simbol jati diri daerah. Selain itu, Mbule Ne (Rote Ndao Berdaya) diwujudkan melalui perputaran ekonomi masyarakat dan pemberdayaan UMKM, sedangkan Mbule Sio (Rote Ndao Harmoni) tercermin dari semakin kuatnya tali persaudaraan, persatuan masyarakat, serta partisipasi aktif masyarakat dalam Festival Hus Nde’o.

Semarak Festival juga dihadiri oleh para wisatawan mancanegara yang begitu antusias menyaksikan pagelaran budaya Hus Nde’o. Kegiatan ditutup dengan Kebalai bersama seluruh peserta dan masyarakat yang memadati arena pagelaran serta pemberian hadiah Lari Tel pada Festival Hus Ndeo bagi 3 (tiga) peserta dengan kategori kuda tercepat dan 9 (sembilan) peserta dengan kategori atraksi terbaik.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi bersama masyarakat di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Selatan

Wabup Rote Ndao Lanjutkan Kunjungan Kerja ke Posyandu Pallapa 2, Perkuat Upaya Cegah Stunting

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya, Rabu (8/7/2026), sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat dan percepatan pencegahan stunting. Kunjungan tersebut diisi dengan pelayanan lintas sektor, distribusi bibit pangan bergizi, serta edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi bersama masyarakat di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Selatan
Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi bersama masyarakat di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya

Kunjungan kerja di Posyandu Pallapa 2 merupakan lanjutan dari rangkaian monitoring pelayanan Posyandu yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah wilayah di Kabupaten Rote Ndao. Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao, Diana A. Bullu, S.E., bersama sejumlah perangkat daerah terkait.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai perangkat daerah melalui pelayanan terpadu kepada masyarakat. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memberikan pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) lima meja, Dinas Kesehatan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, sedangkan Dinas Sosial memberikan sosialisasi mengenai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat Desa Oebafok.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bibit sayuran dan buah kepada keluarga yang berisiko stunting sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung pemenuhan gizi. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pelaksanaan Program Kintal Gizi sebagai bagian dari intervensi pencegahan stunting berbasis keluarga.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Kerja di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya
Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Kerja di Posyandu Pallapa 2, Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa momentum Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 menjadi pengingat pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah stunting. Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting sangat ditentukan oleh kualitas pengasuhan, perhatian terhadap pemenuhan gizi, serta keterlibatan seluruh anggota keluarga.

Ia mengapresiasi capaian Posyandu Pallapa 2 yang tidak memiliki anak stunting. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat anak di bawah dua tahun (baduta) yang mengalami wasting sehingga tetap memerlukan perhatian dan penanganan serius agar tidak berkembang menjadi stunting.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan melakukan foto bersama masyarakat Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya

Wakil Bupati juga menekankan bahwa pola asuh menjadi faktor penting yang menentukan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, tanggung jawab dalam merawat dan membesarkan anak tidak hanya berada di pundak ibu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seorang ayah sebagai bagian dari pengasuhan dalam keluarga.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berkomitmen menekan angka stunting melalui berbagai program yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Seluruh sumber daya yang dimiliki keluarga, katanya, perlu diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup keluarga sebagai prioritas utama.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh pihak yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap sinergi lintas sektor yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna mewujudkan generasi Rote Ndao yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Berita ini mempertahankan alur dan gaya yang konsisten dengan berita sebelumnya: diawali konteks kelanjutan kunjungan kerja, dilanjutkan uraian kegiatan lintas sektor, kemudian memuat poin-poin utama sambutan Wakil Bupati menggunakan struktur piramida terbalik. *(PPID Utama_Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-07-08 at 2.56.32 PM (4)

Bupati Rote Ndao Berharap 20 Siswa Program Afirmasi Harumkan Nama Daerah di Kupang

Bupati Rote Ndao secara resmi melepas 20 siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026 dalam acara yang berlangsung di SD Inpres I Mokdale, Rabu (8/7).

Bupati Rote Ndao secara resmi melepas 20 siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026
Bupati Rote Ndao secara resmi melepas 20 siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, para orang tua siswa, serta 20 peserta didik penerima bantuan yang berasal dari berbagai SMP di Kabupaten Rote Ndao.

Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) merupakan program Pemerintah yang bertujuan memberikan akses pendidikan menengah yang berkualitas bagi peserta didik dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, program ini diperuntukkan bagi siswa dari lima kabupaten daerah 3T, yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Malaka, Rote Ndao, dan Alor, yang kemudian melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah menengah unggulan di Kota Kupang.

Dalam arahannya, Bupati Rote Ndao menyampaikan bahwa 20 siswa yang dilepas merupakan anak-anak terbaik yang telah melalui proses seleksi berdasarkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga kurang mampu. Seleksi dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026
siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026

Bupati menegaskan bahwa para siswa bukan sekadar melanjutkan pendidikan, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Rote Ndao. Mereka akan menempuh pendidikan di 10 sekolah terbaik yang terdiri atas sembilan sekolah negeri dan satu sekolah swasta di Kota Kupang.

“Adik-adik adalah siswa-siswa pilihan yang mewakili wajah Kabupaten Rote Ndao. Jangan pernah merasa minder atau rendah diri. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan bahwa anak-anak Rote Ndao mampu bersaing dengan siswa dari daerah lain,” pesan Bupati.

Ia mengatakan bahwa dari 46 SMP yang ada di Kabupaten Rote Ndao dengan jumlah peserta didik yang cukup banyak, hanya 20 siswa yang berhasil lolos seleksi. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

Bupati juga mengingatkan agar para siswa tetap fokus pada pendidikan selama berada di Kupang. Ia meminta mereka menghindari hal-hal yang dapat mengganggu proses belajar dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Pemerintah sudah menyediakan beasiswa penuh, termasuk biaya pendidikan, asrama, seragam, makan dan kebutuhan lainnya. Sekarang tinggal bagaimana adik-adik memanfaatkan kesempatan itu untuk berprestasi,” ujarnya.

Selain itu, para siswa akan tinggal di asrama sehingga dituntut untuk belajar mandiri. Kepada orang tua, Bupati berpesan agar memberikan dukungan tanpa memanjakan anak secara berlebihan sehingga mereka mampu beradaptasi dan bertanggung jawab atas kehidupan mereka selama menempuh pendidikan.

Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan akan memantau perkembangan seluruh siswa setelah enam bulan menjalani pendidikan di Kupang.

Foto bersama Bupati Rote Ndao siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026
Foto bersama Bupati Rote Ndao siswa penerima Bantuan Pemerintah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas penyelenggaraan Program ADEM yang terus membuka kesempatan bagi anak-anak dari daerah 3T untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, saya melepas 20 siswa terbaik ini. Harumkan nama Kabupaten Rote Ndao di mana pun kalian belajar. Raihlah cita-cita dengan kerja keras, tetap rendah hati, dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan,” tutup Bupati. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto Utama

Bupati Rote Ndao Tegaskan Dukungan HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Tokoh Agama

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menerima audiensi Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao di ruang kerja Bupati Rote Ndao, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut membahas dukungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terhadap pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada 16–17 Oktober 2026 sebagai wujud kolaborasi pemerintah dan tokoh agama dalam membangun masyarakat.

Bupati Rote Ndao saat berdiskusi bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat berdiskusi bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk mendukung pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi Majelis Klasis se-Rote Ndao, UPP Persekutuan Doa se-Rote Ndao, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao di ruang kerja Bupati Rote Ndao.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Selain membahas kesiapan penyelenggaraan kegiatan, pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam menyukseskan agenda pelayanan yang berdampak positif bagi masyarakat.

HUT Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 mengusung tema “Persekutuan Doa yang Rendah Hati: Membalut Luka Dunia dengan Keadilan dan Kesetiaan.” Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada 16 Oktober hingga 17 Oktober 2026. Tema tersebut mencerminkan semangat pelayanan yang mengedepankan nilai-nilai kerendahan hati, kepedulian, keadilan, serta kesetiaan dalam membangun kehidupan bermasyarakat.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH melakukan foto bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH melakukan foto bersama Majelis Klasis, UPP Persekutuan Doa, dan Pengurus Persekutuan Doa se-Rote Ndao

Dalam kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Bupati berharap peringatan HUT Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan spiritual umat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Salah satu bentuk manfaat yang diharapkan adalah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama pelaksanaan kegiatan.

Melalui kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan tokoh agama, pelaksanaan HUT Persekutuan Doa Lingkup Sinode GMIT Tahun 2026 diharapkan dapat berjalan dengan baik, mempererat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai persaudaraan, sekaligus menghadirkan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao. (*PPID Utama_Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin langsung upacara pembukaan MPLS Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Inpres 2 Ba’a.

Bupati Rote Ndao Buka MPLS SD dan SMP Serentak Tahun Pelajaran 2026/2027

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao secara serentak memulai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Rote Ndao Tahun Pelajaran 2026/2027. Upacara pembukaan dipusatkan di SD Inpres 2 Ba’a dan dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Rabu (08/07/2026), didampingi Kepala Dinas Pendidikan Morids Bulan, S.Pd, M.Si, serta diikuti perwakilan peserta didik, para guru dan pengawas sekolah.

Tahun pelajaran ini, MPLS mengusung tema “MPLS Ramah: Bersama Mewujudkan Sekolah yang Aman, Nyaman, Inklusif dan Menginspirasi” sebagai komitmen menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin langsung upacara pembukaan MPLS Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Inpres 2 Ba’a.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin upacara pembukaan MPLS Peserta Didik Baru jenjang SD dan SMP Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Inpres 2 Ba’a.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengatakan, MPLS merupakan tahapan penting untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan pendidikan formal yang penuh tantangan.

Dalam pandangannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengemukakan bahwa membangun pendidikan sebagai proses jangka panjang yang membutuhkan komitmen, waktu dan dukungan anggaran.

Karena itu, Ia juga mendorong penyusunan roadmap pembangunan pendidikan yang didukung basis data kuat termasuk cita-cita peserta didik sejak jenjang SD hingga Perguruan Tinggi sebagai pijakan dalam menyiapkan masa depan generasi.

Pemerintah bersama masyarakat, relawan pendidikan, NGO hingga dunia usaha terus bekerja bersama membangun pendidikan di Rote Ndao. Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada Kegiatan Rote Ndao Mengajar yang melibatkan tenaga profesional diberbagai bidang untuk mengajar dan memberikan inspirasi bagi siswa-siswi di sekolah-sekolah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengenakan tanda pengenal kepada peserta didik yang mengikuti MPLS Tapel 2026/2027.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengenakan tanda pengenal kepada peserta didik yang mengikuti MPLS Tapel 2026/2027.

“Mari kita secara kolaboratif membangun pendidikan. Dengan semangat kerja sama, kita membangun Rote Ndao yang cerdas, mendukung Indonesia Emas, dan mewujudkan mimpi anak-anak kita. Dalam waktu dekat akan ada Kegiatan Rote Ndao Mengajar yang melibatkan tenaga profesional diberbagai bidang untuk mengajar dan memberikan inspirasi bagi siswa-siswi disekolah-sekolah. Selamat kepada anak-anakku semua yang mulai mengenal lingkungan sekolah, guru dan teman-temannya. Bimbing mereka menjadi generasi emas Rote Ndao,” ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Pembukaan MPLS juga ditandai dengan pengenaan tanda pengenal peserta didik MPLS oleh Bupati Rote Ndao disaksikan para guru dan pengawas.* (PPID Utama_DKISP Rote Ndao).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Gunawan Salim dalam sesi foto bersama saat peresmian Gedung SD Negeri Oefoe.

Bupati Rote Ndao Meresmikan Gedung SD Negeri Oefoe, Kerja Sama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH meresmikan Gedung SD Negeri Oefoe di Desa Sedeoen Kecamatan Rote Barat, Selasa (7/7/2026). Pembangunan dan renovasi gedung sekolah tersebut hasil kerja sama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dengan Pemkab Rote Ndao. Kolaborasi yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana belajar bagi peserta didik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gunawan Salim Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dan  Sekretaris Pengurus Yayasan Wedijato Widarso, Asisten Pemerintahan dan Kesra Petson Hangge, S.Sos serta pimpinan perangkat daerah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Gunawan Salim dalam sesi foto bersama saat peresmian Gedung SD Negeri Oefoe.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Gunawan Salim dalam sesi foto bersama saat peresmian Gedung SD Negeri Oefoe.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Unggulan Mbule Sio ‘Rote Ndao Cerdas’ yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter peserta didik, serta mewujudkan sumber daya manusia Rote Ndao yang unggul dan berdaya saing.

“ Oleh karena itu, kami menyambut baik kehadiran dan kontribusi Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Upaya membangun pendidikan kita secara kolaboratif dengan dunia usaha dan lembaga sosial yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan manusia,” ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim tercatat telah melakukan pembinaan di 16 sekolah di Kabupaten Rote Ndao yang meliputi 10 SD Negeri, 4 SMP Negeri, 1 SMK Negeri dan 1 SMA, melalui pengembangan kompetensi guru, pembinaan karakter, peningkatan sarana dan prasarana serta pengembangan kecakapan hidup peserta didik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Gunawan Salim ketika tiba di kompleks SD Negeri Oefoe.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Gunawan Salim ketika tiba di kompleks SD Negeri Oefoe.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk berharap gedung baru SD Negeri Oefoe dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan generasi penerus yang berprestasi. Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. *(PPID Utamna_DKISP Rote Ndao)