Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pembangunan pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).

Bupati Rote Ndao Apresiasi Dukungan Yayasan Pendidikan Astra dan Perkuat Kolaborasi Rote Mengajar

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bertemu dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim bersama jajaran di Jakarta(10/08/2026), untuk menyampaikan apresiasi atas dukungan di bidang pendidikan sekaligus mengajak memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program Rote Mengajar. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pengetahuan, meningkatkan kapasitas generasi muda, dan mendorong pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dalam pertemuan di Jakarta, Senin (10/08/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dalam pertemuan di Jakarta, Senin (10/08/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan penghargaan atas berbagai dukungan Yayasan Pendidikan Astra yang selama ini turut mengambil bagian dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao.

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, Bupati menyematkan selendang atau kain tenun khas Rote Ndao kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim. Penyematan kain tenun tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat Rote Ndao kepada pihak-pihak yang telah memberikan perhatian dan kontribusi bagi kemajuan daerah.

Bupati juga menyerahkan plakat atau piagam penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Astra dengan semboyan “MANA FE MANGGALELOK NUSAK” yang berarti “Cahaya bagi Daerah.” Filosofi tersebut menggambarkan bahwa pendidikan merupakan cahaya yang menerangi perjalanan sebuah daerah sekaligus menjadi fondasi penting dalam menyiapkan masa depan generasi penerus.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pembangunan pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pembangunan pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).

“Pendidikan adalah cahaya bagi daerah. Ketika kita memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, sesungguhnya kita sedang menyalakan cahaya bagi masa depan Rote Ndao,” ujar Bupati Paulus Henuk.

Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, dukungan berbagai pihak terhadap sektor pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat kemajuan daerah dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengundang Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim untuk bergabung sebagai narasumber dalam program Rote Mengajar yang akan dilaksanakan di Kabupaten Rote Ndao.

Rote Mengajar dirancang sebagai ruang berbagi ilmu, pengalaman dan inspirasi dengan menghadirkan tokoh, profesional, praktisi, serta putra-putri Rote yang telah berkiprah di berbagai bidang. Melalui program tersebut, generasi muda Rote Ndao diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pendidikan, profesi, pengalaman kerja, serta berbagai peluang pengembangan diri.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dan jajaran berfoto bersama usai penyematan selendang adat Rote Ndao dalam pertemuan di Jakarta, Senin (10/08/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dan jajaran berfoto bersama usai penyematan selendang adat Rote Ndao dalam pertemuan di Jakarta, Senin (10/08/2026).

“Rote Mengajar kita desain sebagai ruang untuk berbagi ilmu, pengalaman dan inspirasi. Kita ingin anak-anak Rote belajar langsung dari mereka yang telah berkiprah dan berhasil di berbagai bidang,” ungkapnya.

Bupati berharap kolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Astra dapat terus berlanjut dan berkembang, tidak hanya dalam bentuk dukungan terhadap pendidikan, tetapi juga melalui berbagai upaya yang dapat memperkuat kapasitas dan wawasan generasi muda Rote Ndao.

“Terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan. Semoga kolaborasi ini terus menjadi cahaya bagi anak-anak Rote dan bagi masa depan daerah kita,” tutup Bupati.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, lembaga sosial, dunia usaha dan berbagai pihak lainnya sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia. Melalui sinergi tersebut, pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membuka peluang dan membangun masa depan Rote Ndao. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Direktur Jenderal PK dalam pertemuan membahas perkembangan dan percepatan proyek K-SIGN di Jakarta, Senin (10/08/2026).

Bupati Rote Ndao Bahas Percepatan Proyek K-SIGN Bersama Dirjen PK demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal PK di Jakarta(10/08/2026), untuk membahas perkembangan dan percepatan pelaksanaan proyek K-SIGN (Kawasan Sentra Industri Garam Nasional) di Kabupaten Rote Ndao. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengawal realisasi K-SIGN melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat agar proyek strategis tersebut dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Direktur Jenderal PK dalam pertemuan membahas perkembangan dan percepatan proyek K-SIGN di Jakarta, Senin (10/08/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Direktur Jenderal PK dalam pertemuan membahas perkembangan dan percepatan proyek K-SIGN di Jakarta, Senin (10/08/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk membahas perkembangan proyek K-SIGN serta sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti untuk mempercepat pelaksanaannya di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengawal setiap tahapan proyek. Berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan percepatan pelaksanaan K-SIGN menjadi bagian dari pembahasan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

K-SIGN memiliki arti strategis bagi Kabupaten Rote Ndao, terutama dalam pengembangan potensi garam daerah. Kehadiran kawasan sentra industri garam tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, membuka peluang investasi dan lapangan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Pengembangan K-SIGN juga dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat kontribusi Rote Ndao terhadap produksi garam nasional.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Direktur Jenderal PK saat membahas percepatan pelaksanaan K-SIGN sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi garam dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Direktur Jenderal PK saat membahas percepatan pelaksanaan K-SIGN sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi garam dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).

Melalui pembangunan kawasan sentra industri tersebut, potensi garam yang dimiliki Rote Ndao diharapkan tidak hanya dikembangkan dari sisi produksi, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan berbagai kebutuhan dalam rangka percepatan proyek dapat ditindaklanjuti.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengawal K-SIGN secara berkelanjutan, mulai dari tahapan persiapan hingga dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Bupati berharap sinergi yang telah terbangun dengan pemerintah pusat dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan K-SIGN berjalan sesuai target. Dengan dukungan dan koordinasi lintas sektor yang kuat, K-SIGN diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Rote Ndao sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao saat menghadiri Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2

Bupati Rote Ndao Hadiri Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menghadiri Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2 ( Jumat, 07/08). Kegiatan yang merupakan kolaborasi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemda Rote Ndao ini berlangsung di Gereja Imanuel Lakamola, Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur.

Bupati Rote Ndao saat menghadiri Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2
Bupati Rote Ndao saat menghadiri Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2

Konsultasi publik ini menjadi ruang penting untuk membuka komunikasi dan mendengarkan langsung pandangan masyarakat terkait rencana pembangunan kawasan sentra industri garam nasional di Rote Ndao.

“Setiap rencana pembangunan yang menyentuh ruang hidup masyarakat harus dibicarakan secara terbuka, sehingga masyarakat bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam prosesnya,” ujar perwakilan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam sambutannya.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan kawasan industri garam tidak boleh hanya dilihat dari sisi produksi dan investasi. Hal utama yang harus dipastikan adalah adanya manfaat nyata bagi petani garam, masyarakat di sekitar kawasan, serta terbukanya lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Konsultasi publik ini juga menjadi momentum untuk menyatukan pemahaman antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan mengenai rencana pembangunan ke depan. Proses pembangunan diharapkan berjalan secara transparan, partisipatif, memperhatikan kepentingan masyarakat, serta tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan pada Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Zona 1 Tahap 2

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen untuk terus mengawal proses ini agar potensi besar yang dimiliki benar-benar menjadi kekuatan ekonomi daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Rote Ndao.

Kegiatan konsultasi publik ini dihadiri oleh unsur perwakilan KKP, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, petani garam, dan pemangku kepentingan lainnya di wilayah Rote Timur.

(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-08-02 at 00.41.38 (1)

Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Resmi Dibuka, Awali Semarak HUT RI ke-81 di Rote Ndao

Ba’a, 1 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi membuka Pameran Pembangunan dan Expo UMKM sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan yang akan berlangsung sepanjang bulan Agustus ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a, dan disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai wilayah.

Pembukaan berlangsung meriah dengan diawali penampilan tarian tradisional oleh siswa-siswi Tongkat Harun yang menghadirkan kekayaan budaya lokal serta semangat kebangsaan. Suasana semakin semarak dengan kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum yang memadati lokasi kegiatan.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Petson S. Hangge, S.Sos, selaku Ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pameran Pembangunan dan Expo UMKM menjadi wadah untuk menampilkan capaian pembangunan daerah, memperkenalkan berbagai potensi unggulan, sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai penggerak ekonomi daerah.

Sambutan Bupati Rote Ndao dalam Pembukaan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Rote Ndao

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Bupati juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui program unggulan Mbule Sio yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, pengembangan produk lokal, serta promosi potensi pariwisata sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai tanda resmi dibukanya Pameran Pembangunan dan Expo UMKM, Bupati Rote Ndao melakukan pemukulan gong yang disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta para tamu undangan. Prosesi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat dan menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao.

Pemukulan gong oleh Bupati Rote Ndao sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao

Salah satu rangkaian penting dalam pembukaan kegiatan ini adalah peluncuran produk hasil pemberdayaan perempuan pesisir dari Desa Papela dan Desa Oenggaut, yang menjadi bukti nyata meningkatnya kreativitas dan inovasi masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan daerah. Momentum tersebut semakin menghangat ketika Bupati bersama jajaran Forkopimda turut menampilkan Tarian Kebalai sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun Kabupaten Rote Ndao.

Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pdt. Tri Nugroho Saputra, S.Th dari GPPS Imanuel Meonggolo. Ibadah yang berlangsung penuh sukacita dan semangat.

Melalui Pameran Pembangunan dan Expo UMKM ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap masyarakat dapat melihat secara langsung hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai, sekaligus mendorong peningkatan daya saing UMKM, memperluas promosi produk lokal, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mewujudkan Rote Ndao yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)

Bupati Rote Ndao Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Pusat Untuk Percepatan Program Strategis Daerah

Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mempercepat pembangunan daerah terus diwujudkan melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini ditunjukkan oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., yang melaksanakan serangkaian agenda audiensi dengan sejumlah kementerian di Jakarta (Selasa, 30/06). Hal ini guna mendorong percepatan pelaksanaan program-program strategis di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)
Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)

Bupati melaksanakan agenda pertama di Gedung Mina Bahari. Pada kesempatan tersebut Bupati Paulus Henuk bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh tahapan pengadaan lahan dapat berjalan sesuai ketentuan sehingga pembangunan kawasan industri garam nasional di Kabupaten Rote Ndao dapat segera direalisasikan.

 

Usai pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk melanjutkan audiensi dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Ady Candra, S.Pi., M.Si. Pertemuan ini membahas rencana pembentukan Kampung Nelayan di Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui program ini diharapkan tersedianya infrastruktur yang memadai, peningkatan kapasitas nelayan, serta penataan kawasan permukiman nelayan yang lebih layak, tertata, dan berkelanjutan.

Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu.
Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Pada hari yang sama, Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao juga melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan proposal usulan pembangunan sekaligus membahas berbagai kebutuhan infrastruktur sumber daya air yang menjadi prioritas daerah.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan dengan berbagai kementerian merupakan langkah strategis untuk memastikan program-program prioritas daerah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.

 

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Kami terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi agar berbagai program strategis dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui rangkaian koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis berbagai program pembangunan di sektor kelautan, perikanan, industri garam, dan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Perwakilan Peserta Jambore PAR Kab. Rote Ndao

Bupati Paulus Henuk Lepas 140 Peserta Jambore PAR GMIT, Siapkan Generasi Muda Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, secara resmi melepas 140 peserta asal Kabupaten Rote Ndao untuk mengikuti Jambore PAR Sinode GMIT Tahun 2026 yang berlangsung di Klasis TTU (Kefamenanu). Pelepasan yang di lakukan di Aula Rumah Jabatan Bupati, Kamis  (25/06) tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan generasi muda yang beriman, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial,

Bupati Rote Ndao secara simbolis memaikan salah seorang peserta Jaket Jambore PAR sebagai bentuk pelepasan perwakilan Kab. Rote Ndao pada Jambore PAR di klasis TTU (Kefamenanu)
Bupati Rote Ndao secara simbolis memaikan salah seorang peserta Jaket Jambore PAR sebagai bentuk pelepasan perwakilan Kab. Rote Ndao pada Jambore PAR di klasis TTU (Kefamenanu)

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Jambore PAR bukan sekadar kegiatan perkemahan atau pertemuan biasa, melainkan wadah pembinaan iman, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk saling menghargai, hidup dalam keberagaman, membangun persahabatan, serta mengembangkan potensi diri sebagai generasi penerus gereja dan bangsa,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, keikutsertaan 140 peserta dari wilayah Teritori Rote Ndao menunjukkan semangat dan komitmen yang kuat dari gereja, keluarga, dan masyarakat dalam membina generasi muda yang beriman dan berkarakter. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki landasan moral serta spiritual yang kuat.

“Oleh karena itu, kegiatan pembinaan generasi muda melalui gereja seperti Jambore PAR memiliki peran strategis dalam mewujudkan generasi Rote Ndao yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Kepada para peserta, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, memperluas wawasan, mempererat persahabatan, serta memperdalam iman dan pengenalan akan Tuhan. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, menjunjung tinggi kekompakan, menaati arahan pembina, dan selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina dan pendamping yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian dalam mendampingi anak-anak. Menurutnya, pendampingan yang diberikan akan menjadi bekal berharga bagi peserta untuk bertumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan beriman.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Perwakilan Peserta Jambore PAR Kab. Rote Ndao
Foto bersama Bupati Rote Ndao dengan Perwakilan Peserta Jambore PAR Kab. Rote Ndao

Mengakhiri sambutannya, Bupati Paulus Henuk secara resmi melepas seluruh peserta Jambore PAR Sinode GMIT Tahun 2026 dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta membawa manfaat bagi pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda Rote Ndao.

“Dengan memohon penyertaan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kasih, saya secara resmi melepas para peserta Jambore untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore PAR Sinode GMIT,” tutupnya. (PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk berfoto bersama para mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di Kab. Rote Ndao

Usai Mengabdi Dua Bulan di Rote Ndao, 61 Mahasiswa KKN Undana Resmi Dilepas Bupati Paulus Henuk

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Cendana (Undana) Tahun 2026 yang telah melaksanakan pengabdian masyarakat selama dua bulan di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan pelepasan atau penarikan mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Lobi Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis (18/6/2026).

Bupati Paulus Henuk berfoto bersama para mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di Kab. Rote Ndao
Bupati Paulus Henuk berfoto bersama para mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di Kab. Rote Ndao

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Asisten III Sekda, perwakilan Universitas Nusa Cendana, serta para mahasiswa peserta KKN.

Sebanyak 61 mahasiswa Undana yang terbagi di 5 Desa dalam melaksanakan KKN, yakni Desa Oehandi, Natanaen, Baadale, Ingguinak, dan Loaholu. Selama dua bulan, para mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Universitas Nusa Cendana merupakan bentuk hubungan kemitraan yang baik dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Saya sudah membuka kegiatan ini dua bulan lalu. Kerja sama ini merupakan hubungan yang baik dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujar Bupati.

Kepada para mahasiswa, Bupati berpesan agar pengalaman selama menjalani KKN menjadi bekal berharga untuk menyelesaikan studi dan menghadapi kehidupan nyata di masyarakat.

“Saya berharap setelah kembali ke kampus dan almamater, adik-adik dapat menyelesaikan studi dengan baik serta mengamalkan ilmu yang diperoleh di Undana, termasuk pengalaman selama dua bulan hidup bersama masyarakat di Rote Ndao. Saya berharap adik-adik membawa kesan positif dan dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah diperoleh,” katanya.

 

Bupati juga menekankan bahwa pengalaman dan kenangan baik selama menjalani KKN hendaknya disimpan sebagai memori yang akan terus dibawa dalam perjalanan hidup.

“Kesan positif yang dibawa hendaknya disimpan di hati dan pikiran menjadi memori yang baik. Karena memori yang baik akan terus dibawa sepanjang perjalanan hidup,” tambahnya.

Mahasiwa KKN Undana saat mendengarkan Kesan dan Pesan Bupati Rote Ndao
Mahasiwa KKN Undana saat mendengarkan Kesan dan Pesan Bupati Rote Ndao

Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana serta seluruh mahasiswa yang telah mengabdikan diri di daerah tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana dan adik-adik mahasiswa. Saya berharap adik-adik terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 maupun S3 serta mampu memikul tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk secara resmi melepas mahasiswa KKN Undana Tahun 2026 untuk kembali melanjutkan studi di kampus.

Sementara itu, pihak Universitas Nusa Cendana turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang telah memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk melaksanakan KKN dan pengabdian masyarakat selama dua bulan.

 

Pihak Undana berharap berbagai pengalaman dan hal-hal baik yang diperoleh mahasiswa selama berada di Rote Ndao dapat diimplementasikan dalam kehidupan mereka di masa mendatang serta menjadi bekal untuk terus berkarya bagi masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Utama)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Rahmat Saleh saat melaunching Dashboard Monitoring Rekening Pemda dan Aplikasi e-Retribusi Parkir, Senin (15/06/2026).

Bupati Rote Ndao Resmi Melaunching Dashboard Monitoring Rekening Pemda dan Aplikasi e-Retribusi Parkir

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, secara resmi melaunching Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah dan Aplikasi e-Retribusi Parkir, Senin (15/06/2026) di Kantor Pusat Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT, Kupang. Peluncuran dua inovasi digital tersebut bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pemerintahan daerah, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Rahmat Saleh saat melaunching Dashboard Monitoring Rekening Pemda dan Aplikasi e-Retribusi Parkir, Senin (15/06/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Rahmat Saleh saat melaunching Dashboard Monitoring Rekening Pemda dan Aplikasi e-Retribusi Parkir, Senin (15/06/2026).

Launching disaksikan oleh Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Rahmat Saleh, Direktur Kredit Aloysius R. A. Geong beserta jajaran, Kepala Cabang Bank NTT Rote Ndao Ade Roni Oematan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Anthonety A. Lapudooh, serta Sekretaris Dinas Perhubungan Hangry M. J. Mooy.

Bupati Paulus Henuk mengatakan peluncuran Dashboard Monitoring Rekening Pemda dan Aplikasi e-Retribusi Parkir diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. “ Kita berharap kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin meningkat sehingga terus memberikan manfaat pelayanan yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Paulus Henuk.

Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah merupakan platform visualisasi data digital yang memungkinkan kepala daerah dan pejabat pengelola keuangan memantau saldo rekening pemerintah daerah, arus kas, serta transaksi rekening kas daerah secara real time. Melalui sistem ini, proses pengawasan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat, akurat dan berbasis data, sehingga mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif dan akuntabel.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan jajaran Direksi Bank NTT usai acara launching di kantor Pusat Bank NTT di Kupang.
Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan jajaran Direksi Bank NTT usai acara launching.

Sementara Aplikasi e-Retribusi Parkir menjadi inovasi lanjutan dalam elektronifikasi transaksi penerimaan daerah setelah sebelumnya Pemkab Rote Ndao meluncurkan aplikasi e-Retribusi Pasar dan e-Retribusi Sampah. Aplikasi ini digunakan untuk mendata objek penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum dengan metode pembayaran non-tunai.

Dengan sistem tersebut, penerimaan PAD dari sektor retribusi parkir diharapkan dapat meningkat, sekaligus meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses pemungutan retribusi serta mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Bupati dan Wakil Bupati Melakukan Panen bersama Sorgum di Desa Daiama

Bupati Rote Ndao Pimpin Panen Raya Sorgum dan Pembelian Perdana Hasil Panen di Desa Daiama

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat pengembangan komoditas sorgum sebagai salah satu tanaman pangan unggulan daerah. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Panen Sorgum, Pembelian Simbolis Hasil Panen oleh Offtaker, Gerakan Revitalisasi Kelompok Tani, serta Gerakan Tanam Sorgum Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Daiama, Kecamatan Landuleko, Kamis (11/6).

 

Bupati dan Wakil Bupati Melakukan Panen bersama Sorgum di Desa Daiama
Bupati dan Wakil Bupati Melakukan Panen bersama Sorgum di Desa Daiama

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, serta dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao Nikson Bhaluk, Camat Landuleko Daniel P.J. Bolla, S.P., perwakilan Bank NTT Ade Ronny Oematan, Kepala Desa Daiama Heber Ferroh, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, diaspora Rote Ndao, serta mitra pengembangan sorgum.

Kegiatan diawali dengan panen bersama di lahan Kelompok Tani Sepakat, Desa Daiama, yang dilanjutkan dengan pembelian simbolis hasil panen sorgum oleh pihak offtaker sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran hasil produksi petani.
Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kelompok Tani Sepakat, para petani, diaspora Rote Ndao, yayasan mitra, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja sama mengembangkan sorgum di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati menjelaskan bahwa pengembangan sorgum sejalan dengan visi pembangunan daerah “Transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa” serta mendukung program prioritas Mbule Lima (Rote Ndao Bertani) yang dijalankan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, sorgum merupakan tanaman yang adaptif terhadap perubahan iklim, memiliki kandungan gizi tinggi, rendah gula, bebas gluten, serta berpotensi menjadi alternatif pangan lokal dan bahan baku pakan ternak. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan budidaya sorgum sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan produksi sorgum dengan memanfaatkan lahan tidur maupun lahan pekarangan yang masih tersedia. Selain itu, kelompok tani juga didorong untuk mengembangkan berbagai produk olahan bernilai tambah seperti beras sorgum, tepung sorgum, biskuit, sirup atau gula sorgum, bioetanol, dan berbagai produk turunan lainnya.

Bupati juga menekankan pentingnya membangun kemitraan antara petani, pemerintah daerah, diaspora, yayasan, serta pihak pembeli (offtaker) guna menciptakan kepastian pasar bagi hasil produksi petani. Ia menyampaikan apresiasi kepada Diaspora Rote Ndao, Yayasan Sorgum Sejahtera Foundation (SSF), dan Sorgum Oma Joan (SOJ) yang telah mendukung pembelian hasil panen sorgum di Kabupaten Rote Ndao.

Selain kegiatan panen, pemerintah daerah juga melaksanakan Gerakan Revitalisasi Kelompok Tani di Kelompok Tani Kecambah I, Dusun Naulaor, Desa Daiama. Kegiatan tersebut meliputi pemasangan papan nama kelompok tani, pengisian buku tamu kelompok, serta peninjauan administrasi kelompok tani.

Bupati saat Melakulan Pemasangan Papan Nama Kelompok Tani di Desa Daiama
Bupati saat Melakulan Pemasangan Papan Nama Kelompok Tani di Desa Daiama

Bupati menegaskan bahwa revitalisasi kelompok tani menjadi bagian penting dalam penguatan kelembagaan pertanian. Pemerintah menargetkan pembenahan dan peningkatan kapasitas terhadap 1.007 kelompok tani yang tersebar di seluruh Kabupaten Rote Ndao melalui peningkatan kelas kemampuan kelompok, pembenahan administrasi, dan penguatan identitas kelompok tani.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya air yang tersedia, serta menjadikan pengembangan sorgum sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Rote Ndao.

Menutup rangkaian kegiatan lapangan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Gerakan Tanam Sorgum Tahun 2026 di lahan Kelompok Tani Sumber Harapan, Desa Tungganamo, Kecamatan Pantai Baru. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Pantai Baru dan para petani sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan komoditas sorgum di wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Bupati dan Wakil Bupati Melakukan Tanam Sorgum  di Lahan Kelompok Tani Sumber Harapan, Desa Tungganamo, Kecamatan Pantai Baru.
Bupati dan Wakil Bupati Melakukan Tanam Sorgum di Lahan Kelompok Tani Sumber Harapan, Desa Tungganamo, Kecamatan Pantai Baru.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati bersama petani melakukan penanaman sorgum secara simbolis sekaligus berdialog mengenai berbagai strategi pengembangan komoditas sorgum. Diskusi tersebut mencakup upaya peningkatan produktivitas pertanian, pemanfaatan lahan potensial, penguatan ketahanan pangan daerah, serta peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

Gerakan Tanam Sorgum Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas areal tanam sorgum di Kabupaten Rote Ndao sekaligus memperkuat peran komoditas pangan lokal yang adaptif terhadap kondisi iklim daerah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk bersama pihak RSUP dr. Ben Boi saat melakukan Pertemuan membahas penjajakan kerja sama

Langkah Nyata Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Rote Ndao Jajaki Kerja Sama dengan RSUP dr. Ben Mboi

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui pertemuan dan audiensi bersama Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi Kupang yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Rabu (13/05).

Bupati Paulus Henuk bersama pihak RSUP dr. Ben Boi saat melakukan Pertemuan membahas penjajakan kerja sama
Bupati Paulus Henuk bersama pihak RSUP dr. Ben Boi saat melakukan Pertemuan membahas penjajakan kerja sama

Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao dan RSUP dr. Ben Mboi Kupang dalam upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya optimalisasi sistem rujukan pasien dan pengembangan layanan di RSUD Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao menyampaikan bahwa penguatan kerja sama dengan RSUP dr. Ben Mboi sangat penting guna memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan spesialis.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak sepakat mendorong penyederhanaan sistem rujukan medis agar pasien dari Rote Ndao dapat segera memperoleh pelayanan di RSUP dr. Ben Mboi sebagai rumah sakit rujukan nasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain fokus pada sistem rujukan, pertemuan juga membahas rencana pengembangan RSUD Rote Ndao, khususnya peningkatan fasilitas kesehatan dan kapasitas tenaga medis di RSUD Ba’a. Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan pendampingan teknis serta transfer pengetahuan bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Rote Ndao.

Pembahasan Kerja Sama Peningkatan Kesehatan di Kabupaten Rote Ndao di Hotel Harper Kupang
Pembahasan Kerja Sama Peningkatan Kesehatan di Kabupaten Rote Ndao di Hotel Harper Kupang

Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan intensive care serta mendukung pengembangan layanan hemodialisa di RSUD Rote Ndao pada masa mendatang. Dengan tersedianya layanan hemodialisa, masyarakat yang membutuhkan cuci darah nantinya tidak perlu lagi dirujuk ke Kupang.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan daerah sekaligus menghadirkan pelayanan medis yang lebih merata, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)