WhatsApp Image 2026-04-28 at 15.55.06 (1)

Bupati Rote Ndao Lantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk resmi melantik 9 pejabat pimpinan tinggi bertempat di Aula Lantai 1 kantor Bupati Rote Ndao, Senin (28/04). Dalam pelantikan tersebut Bupati menekankan integritas dan Profesionalisme ASN pada pejabat yang baru dilantik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kab. Rote Ndao

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao mengatakan bahwa pelantikan ini telah melalui proses seleksi terbuka yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Proses tersebut juga telah mendapatkan persetujuan serta rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam surat resmi tertanggal 8 Januari 2026 dan 23 April 2026 terkait hasil evaluasi kinerja dan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk meminta agar para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara optimal dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh semangat, profesionalisme, dan tanggung jawab.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas. Apabila terdapat kendala atau permasalahan di lapangan, para pejabat diminta segera melaporkan kepada atasan guna memperoleh solusi yang tepat dan cepat.

Lebih lanjut, isu integritas menjadi sorotan utama dalam sambutan tersebut. Para pejabat diingatkan untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ditegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran tersebut, dan setiap individu yang terbukti melakukan penyimpangan akan dikenakan sanksi tegas, baik secara administratif maupun hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kab. Rote Ndao

“Jabatan ini adalah amanah, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau kelompok. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan. Kepercayaan yang diberikan dapat dicabut kapan saja apabila disalahgunakan,” tegasnya.

Di akhir sambutan, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Diharapkan mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas serta senantiasa mendapat bimbingan dan hikmat dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat.

Berikut nama-nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang resmi dilantik:
1.Petson Soleman Hangge,S.Sos sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Setda Kabupaten Rote Ndao
2. Ronald Hendrik Taulo,S.STP sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Rote Ndao
3. Sonny Maxi Jimmy Saban.ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao
4. Anthonety Arlenny Lapudooh, S Sos sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten RoteNdao
5. Jemi Oktovianus Adu, SH sebagai Kepala Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Rote Ndao
6. Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao
7. Olafulihaa Mariana Adriana Tadde, S.Kom sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kab. Rote Ndao
8. Maraden Ayapi Patola, ST, M.Sc sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kab. Rote Ndao
9. Albeniates Junus Paulus, S.STP, M.Si sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kab. Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-27 at 16.25.04

30 Tahun Otonomi Daerah: Pemerintah Dorong Sinergi Pusat-Daerah Wujudkan Asta Cita

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini disampaikan dalam sambutan resmi Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk pada Upacara peringatan Hari Otonomi yang berlangsung dengan penuh khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao,Senin (27/04).

Bupati Rote Ndao saat memimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Dalam pidatonya, disampaikan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, dengan tetap menjaga keselarasan dengan kebijakan nasional.

Ditekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar bangsa tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sejumlah langkah strategis menjadi perhatian utama, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kolaborasi antarwilayah
.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya fokus pada layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan perlindungan sosial guna mengurangi ketimpangan antar daerah. Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah juga menjadi prioritas, terutama dalam menghadapi tantangan krisis ekonomi, ketahanan pangan, dan dampak perubahan iklim.

Dalam menghadapi tantangan global, pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja.

Peserta Upacara Hari Peringatan Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Reformasi birokrasi juga menjadi sorotan utama, dengan penekanan pada transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi digital guna menciptakan pemerintahan yang efektif dan responsif. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga mitra aktif dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan potensi lokal.

Di sisi lain, seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, diimbau untuk dilaksanakan secara sederhana dan efisien. Penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik.

Menutup sambutannya, disampaikan harapan agar semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan Asta Cita dan kemajuan Indonesia yang adil dan merata. Sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen pemerintahan diyakini menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-26 at 09.02.17

Bupati Rote Ndao Resmi Tutup Peringatan Hari Malaria Sedunia 2026, Dorong Eliminasi Malaria 2029

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, secara resmi menutup rangkaian kegiatan peringatan Hari Malaria Sedunia 2026 yang diselenggarakan oleh Rotary Club Kupang Victory bersama pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat, Sabtu (25/004). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolektif menuju eliminasi malaria di Kabupaten Rote Ndao pada 2029.

Peringatan yang mengusung tema “Driven to End Malaria: Now We Can, Now We Must” ini berlangsung selama dua hari, 24–25 April 2026, di dua desa prioritas, yakni Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, dan Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko. Kegiatan hari pertama dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dedelussy Dethan.

Bupati Paulus Henuk ketika menerima bantuan alat kesehatan dari Rotary Club Kupang Victory

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi global bersama Rotarians Against Malaria Global yang dilaksanakan serentak di 33 negara. Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Pasifik yang terlibat dalam jaringan tersebut tahun ini.

Berbeda dari peringatan seremonial, rangkaian kegiatan difokuskan pada aksi nyata di lapangan seperti :
1. Malaria Screening
Menyasar sasaran kunci, yakni ibu hamil, ibu menyusui, ibu dengan balita, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.
2. Rapid Diagnostic Test (RDT)
Pemeriksaan RDT dilakukan dengan target awal 100 peserta di masing-masing lokasi atau total 200 peserta. Namun hasilnya berhasil melampaui target secara signifikan.
Pada hari pertama di Desa Faifua, sebanyak 106 peserta berhasil diperiksa, dengan hasil ditemukan 1 kasus positif Malaria Falciparum.
Pada hari kedua di Desa Daiama, sebanyak 245 peserta berhasil diperiksa dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif malaria.
Dengan demikian, total peserta yang berhasil diperiksa mencapai 351 orang, jauh melampaui target awal sebanyak 200 peserta.
Atas temuan 1 kasus positif malaria di Desa Faifua, tindak lanjut segera dilakukan melalui penyelidikan epidemiologi dengan pemeriksaan rumah pasien, anggota keluarga, serta 25 warga di sekitar lokasi guna mencegah potensi penularan lebih lanjut.
3. Community Assessment
Dilakukan oleh tim Rotary Club Kupang Victory bersama lima enumerator yang telah dibekali oleh malaria expert tingkat provinsi untuk memahami kondisi lapangan, persepsi masyarakat, serta tantangan eliminasi malaria secara langsung.
Assessment ini menjadi dasar penting untuk merancang strategi eliminasi malaria yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di tingkat desa.
4. Kampanye Malaria
Kegiatan kampanye malaria dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama petugas promosi kesehatan dari masing-masing puskesmas sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat.

Bupati Paulus Henuk ketika melakukan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test

Hasil pemeriksaan menunjukkan capaian yang melampaui target. Dari target awal 200 orang, sebanyak 351 warga berhasil diperiksa di dua lokasi. Di Desa Faifua, 106 orang diperiksa dan ditemukan satu kasus positif malaria falciparum. Sementara di Desa Daiama, 245 warga diperiksa dengan hasil seluruhnya negatif.

Atas temuan kasus positif tersebut, tim kesehatan segera melakukan penyelidikan epidemiologi dengan memeriksa keluarga pasien dan warga sekitar guna mencegah potensi penularan lebih lanjut.

Selain pemeriksaan, kegiatan juga diisi dengan assessment komunitas untuk memetakan kondisi lapangan serta kampanye kesehatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan malaria, termasuk penggunaan kelambu dan deteksi dini gejala.

Ketua Rotary Club Kupang Victory, Maxi Julians Rihi Dara, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya eliminasi malaria.

“Upaya mengakhiri malaria membutuhkan kerja bersama. Eliminasi malaria bukan pekerjaan satu pihak, tetapi gerakan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rotary Club Kupang Victory juga menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain mikroskop, alat tes cepat (RDT), reagen, larvasida, dan insektisida untuk mendukung upaya pengendalian malaria. Dukungan ini turut difasilitasi oleh Australia Rotarians Against Malaria dan jaringan global RAM.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung eliminasi malaria.

“Kita harus memulai dari lingkungan kita sendiri. Harapan kita, pada 2029 Rote Ndao dapat mencapai eliminasi malaria,” katanya.

Foto bersama Bupati Paulus Henuk dan pengurus Rotary Club Kupang Victory

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah juga mendorong dukungan penganggaran melalui dana desa untuk memastikan keberlanjutan program.

Kegiatan ini menghasilkan dua capaian utama, yakni peningkatan signifikan cakupan pemeriksaan malaria serta terbukanya peluang dukungan lanjutan dari jaringan global untuk program eliminasi dalam tiga tahun ke depan.

Melalui momentum ini, seluruh pihak menegaskan bahwa eliminasi malaria bukan sekadar wacana, melainkan target nyata yang dapat dicapai bersama. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Desain tanpa judul (2)

Pemkab Rote Ndao Dorong Pembentukan Tim Proyek K-SIGN dan Percepatan Universal Coverage BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi daerah serta peningkatan perlindungan tenaga kerja melalui dua agenda strategis yang dilaksanakan pada Kamis (23/4/2026).

Bertempat di Hotel Harper Kupang, Bupati Paulus Henuk bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Gubernur Nusa Tenggara Timur menghadiri pertemuan dengan tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pertemuan ini membahas pembentukan tim terpadu serta tim persiapan pengadaan tanah untuk proyek K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama Gubernur NTT, Bupati Rote Ndao bersama Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Forkopimda

Dalam forum tersebut, disepakati pentingnya percepatan proses pengadaan tanah yang dilakukan secara cepat, transparan, dan berkeadilan. Proyek K-SIGN dipandang sebagai langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada industri garam, tetapi juga menjadi pendorong utama transformasi ekonomi di Nusa Tenggara Timur. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, menarik investasi, serta memperkuat ekonomi lokal.

Selain itu, pelaksanaan proyek tetap mengedepankan penghormatan terhadap nilai adat, budaya, dan keagamaan masyarakat setempat. Pemerintah menegaskan pentingnya koordinasi yang baik dan keterlibatan aktif masyarakat agar Kabupaten Rote Ndao dapat berkembang menjadi pusat industri garam nasional sekaligus motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah NTT.

Usai agenda tersebut, pemerintah daerah melanjutkan pertemuan dengan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, Wawan Burhanuddin, bersama jajaran. Pertemuan ini membahas rencana program kerja tahun 2026, khususnya dalam rangka percepatan Universal Coverage BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao saat melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT

Pemerintah menilai perlindungan tenaga kerja sebagai fondasi penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi terus didorong agar seluruh pekerja, baik formal maupun informal, dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial secara menyeluruh.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi para pekerja, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Desain tanpa judul

Sinergi Nyata Bangun Rote Ndao: Dari Mitigasi Kekeringan hingga Penguatan SDM

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Hal tersebut tercermin dalam sejumlah agenda strategis yang dilaksanakan Bupati Rote Ndao pada awal pekan dari tanggal 20 hingga 22 April 2026.

Agenda sepekan dimulai pada Senin (20/4/2026), Bupati menghadiri Rapat Koordinasi mitigasi kekeringan lahan pertanian sebagai tindak lanjut atas prediksi kekeringan ekstrem tahun 2026 oleh BMKG. Rapat ini juga merupakan respons atas arahan Menteri Pertanian dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Upaya mitigasi difokuskan pada pengelolaan sumber daya air, penerapan pola tanam adaptif, serta penguatan sinergi antar pemangku kepentingan guna meminimalkan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian.

Bupati Rote Ndao menghadiri Rapat Koordinasi Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian

Selanjutnya di hari Selasa (21/4/2026), Bupati melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, guna membahas optimalisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Pada malam harinya, Bupati juga bertemu dengan Gubernur NTT serta Ketua Yayasan Astra untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan bersama Astra. Kerja sama yang telah terjalin selama ini mencakup pembangunan sekolah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan ke depan akan diperluas hingga pengembangan kapasitas guru, pembentukan karakter siswa, serta penciptaan lingkungan belajar yang berkualitas.

Pertemuan Bupati Rote Ndao dengan Gubernur NTT & Ketua Yayasan Astra

Pada Rabu (22/4/2026), Bupati melaksanakan pertemuan dengan Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil untuk membahas progres pembangunan K-SIGN sebagai salah satu program strategis daerah. Pada hari yang sama, Bupati juga berdiskusi bersama Jaringan Peduli Anak Bangsa terkait pengembangan Gereja Ramah Anak dan sekolah ramah anak di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk Melakukan audiens dengan JPAB (Jaringan Peduli Anak Bangsa)

Dalam pertemuan tersebut, dibahas konsep lingkungan ramah anak yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga perlindungan hak anak, pembentukan karakter, serta penciptaan ruang belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Keterlibatan orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Sebagai tindak lanjut, akan digelar pertemuan lanjutan dan seminar sebagai ruang edukasi dan sosialisasi untuk memperkuat komitmen bersama.

Selain itu, Bupati juga melakukan pertemuan dengan pihak swasta, yakni owner Pizza Papa Ron’s, guna menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Seluruh rangkaian agenda ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam membangun kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, demi mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-21 at 14.21.07

Tuntaskan Selter 11 JPT Pratama, Sekda Rote Ndao Jemput Bola ke Badan Kepegawaian Negara

Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM melaksanakan konsultasi dan koordinasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta terkait permohonan pertimbangan teknis (Pertek) atas usulan hasil Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Selasa (21/04).

Kunjungan ini merupakan bagian dari tahapan akhir dalam proses pengisian 11 jabatan pimpinan tinggi pratama yang telah melalui rangkaian seleksi terbuka secara transparan dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Konsultasi dilakukan guna memastikan bahwa seluruh dokumen usulan telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebelum diterbitkannya Pertek oleh BKN.

Sekda Rote Ndao saat melakukan konsultasi dan koordinasi di Badan Kepegawaian Negara

Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan bahwa koordinasi dengan BKN sangat penting untuk menjamin proses pengangkatan pejabat tinggi pratama berjalan sesuai prinsip meritokrasi serta mengedepankan profesionalisme aparatur sipil negara.

“Melalui konsultasi ini, kami berharap proses penerbitan pertimbangan teknis dapat berjalan lancar sehingga pengisian jabatan dapat segera ditetapkan dan mendukung optimalisasi kinerja perangkat daerah,” ujar Sekda Jonas.

Dengan terlaksananya konsultasi ini, diharapkan proses pengisian 11 JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 dapat segera dituntaskan, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan optimal. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

1 (1)

Dialog Bupati dan Wakil Bupati bersama Stakeholder : Sinergi untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Rote Ndao, Rabu 15 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan dialog bersama Bupati dan Wakil Bupati yang menghadirkan seluruh pemangku kepentingan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ajang strategis untuk menyatukan pandangan, memperkuat kerja sama, serta merumuskan kebijakan yang terarah dan berkesinambungan.

Tidak hanya sebagai ruang diskusi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah kolaborasi dalam menyelaraskan program dan prioritas pembangunan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rote Ndao menegaskan, “Momentum ini bukan hanya untuk berdiskusi, tetapi untuk menyatukan langkah dan memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Sinergi yang kita bangun hari ini akan menjadi fondasi bagi pembangunan Rote Ndao yang lebih maju dan berkelanjutan.”

Dialog ini sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan 24 tahun Kabupaten Rote Ndao. Melalui evaluasi bersama atas capaian pembangunan, forum ini turut mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang ke depan. Diharapkan, refleksi tersebut memperkuat komitmen seluruh pihak dalam melanjutkan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Selama sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait percepatan infrastruktur pedesaan, peningkatan layanan kesehatan, hingga pemberdayaan kaum Difabel secara inklusi. Bupati secara langsung memberikan respons terhadap poin-poin tersebut.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan masyarakat, Bupati Rote Ndao menyatakan, “Setiap masukan yang muncul dalam forum ini akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan kebijakan yang tepat sasaran, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.”

Ke depan, sinergi dan kolaborasi yang telah terbentuk akan terus ditingkatkan melalui langkah nyata dan kebijakan yang tepat sasaran. Dengan demikian, pembangunan daerah diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Rote Ndao. *PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao

WhatsApp Image 2026-04-12 at 06.59.58 (1)

Bupati Paulus Henuk Serahkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani di Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, secara resmi menyerahkan bantuan alat, mesin, dan prasarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (11/04/2026).

               Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Penyerahan Bantuan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani di Kabupaten Rote Ndao

 

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam mendukung peningkatan produksi pertanian, efisiensi usaha tani, serta penguatan sektor pertanian secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani sekaligus mendorong modernisasi pertanian di daerah. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara optimal oleh kelompok tani penerima.

“Bantuan ini bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menekan angka kemiskinan di daerah,” ujarnya.

Bupati  Paulus Henuk saat mejelaskan tujuan penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani di Kabupaten Rote Ndao

Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, mendukung percepatan pengolahan lahan dan kegiatan budidaya, mengurangi beban biaya produksi petani, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.

Bantuan yang disalurkan kepada kelompok tani terdiri dari berbagai jenis alat dan mesin pertanian, yakni traktor roda dua sebanyak 35 unit, pompa air 63 unit, cultivator 8 unit, hand sprayer 198 unit, dinamo celup 6 unit, alat perontok padi 15 unit, alat tanam padi 6 unit, serta selang HDPE sebanyak 7 unit.

Masyarakat Kelompok Tani penerima Bantuan Alat dan Mesin di Kabupaten Rote Ndao

Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh kelompok tani penerima agar merawat dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Rote Ndao.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sektor pertanian di Rote Ndao semakin maju dan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat.(PPID Utama-DKISP Rote Ndao)

Foto bersama : foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Pdt. Yandi Menobe, S.Th, Forkomimda serta tokoh daerah dan tokoh agama.

Ibadah Syukur Bersama Puncaki Perayaan Paskah dan HUT Rote Ndao ke-24

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Gereja seluruh teritori Rote Ndao menggelar Ibadah Syukur Bersama perayaan Paskah sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao ke-24 tahun 2026, Jumat (11/04/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh sukacita dan iman.

Ibadah bersama tersebut juga menjadi puncak dari rangkaian perayaan HUT Rote Ndao tahun 2026 yang sementara berlangsung sampai tanggal 30 April 2026. Suasana khidmat dan meriah menyatu dalam satu perayaan besar yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Foto bersama : foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Pdt. Yandi Menobe, S.Th, Forkomimda serta tokoh daerah dan tokoh agama.
Foto bersama : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Pdt. Yandi Menobe, S.Th, Forkomimda serta tokoh daerah dan tokoh agama dalam sesi foto bersama.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M Selly, MM, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Yandi Manobe yang menyampaikan khotbah kepada jemaat. Lapangan Christian N. Dillak dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti jalannya ibadah syukur dengan hikmat dan kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan pembagian doorprize kepada masyarakat, dilanjutkan dengan pemutaran video dokumenter tentang sejarah masuk dan berkembangnya Injil di Rote Ndao. Tidak hanya itu, masyarakat juga disuguhkan atraksi teatrikal mengisahkan perjalanan pemerintahan dari 19 Nusak atau kerajaan di Rote Ndao.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yandi Manobe mengingatkan pentingnya motivasi dalam setiap pekerjaan. Ia mengatakan, “Apa yang kita perbuat, perbuatlah itu seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia. Semua yang dilakukan harus dibangun di atas motivasi yang baik.” Ia menambahkan, hidup yang diisi dengan cinta, pengertian dan kerja sama serta berlandaskan relasi dengan Tuhan akan terasa indah.

Ibadah Syukur : Masyarakat antusias mengikuti Ibadah Syukur Bersama perayaan Paskah dan HUT Rote Ndao ke-24 tahun 2026.
Ibadah Syukur : Masyarakat antusias mengikuti Ibadah Syukur Bersama perayaan Paskah dan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-24 tahun 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya persatuan dalam membangun daerah. “ Mari kita bangun visi bersama, jangan biarkan Bupati dan Wakil Bupati bermimpi sendiri. Mari membangun mimpi bersama. Maksudnya adalah kita membangun cita-cita dan visi bersama, pemerintah, gereja dan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun menutup dengan ucapan, “Selamat Paskah bagi kita semua dan selamat ulang tahun ke-24 Kabupaten Rote Ndao. Tuhan Yesus memberkati kita semua.”.(Tim DKISP/Perpusap)

Pelepasan Balon Gas

Meriah, Pawai Pembangunan dan Pawai Paskah Semarakkan HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao

Rote Ndao, 9 April 2026 – Kegiatan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rote Ndao ke-24 yang dirangkaikan dengan Pawai Paskah berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting untuk menampilkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta nilai-nilai religius yang hidup di tengah masyarakat Rote Ndao.

Pelepasan Balon Gas oleh Bupati Paulus Henuk, Ketua Sinode, dan Forkopimda sebagai bentuk pelepasan peserta Pawai Pembangunan dan Paskah Tahun 2026

Rute pawai dimulai dari depan Kantor Polres Rote Ndao dan berakhir di depan Kantor Bupati Rote Ndao. Sepanjang perjalanan, peserta pawai menampilkan berbagai atraksi, hiasan kendaraan, serta busana yang mencerminkan tema pembangunan dan makna Paskah. Masyarakat tampak memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan jalannya pawai dengan penuh sukacita.
Pelepasan peserta pawai dilakukan secara resmi oleh Bupati Rote Ndao yang ditandai dengan aksi pelepasan balon ke udara sebagai simbol harapan dan kemajuan daerah. Suasana pelepasan berlangsung khidmat sekaligus meriah, disambut tepuk tangan dan sorak-sorai peserta serta masyarakat yang hadir.

Setelah menempuh rute yang telah ditentukan, rombongan pawai kemudian tiba di titik akhir di depan Kantor Bupati Rote Ndao. Di lokasi tersebut, para peserta pawai kembali disambut oleh Bupati Rote Ndao sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan ini.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Rote Ndao, unsur Forkopimda, anggota DPRD, Ketua Sinode GMIT, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat.

Jumlah peserta pawai tercatat sebanyak 111 peserta yang terdiri dari berbagai instansi, organisasi, sekolah, dan kelompok masyarakat. Dengan partisipasi yang begitu besar, kegiatan Pawai Pembangunan dan Pawai Paskah ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat semangat pembangunan serta nilai-nilai kebersamaan di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama- DKISP Rote Ndao)