Puluhan Paus Pilot terdampar di Perairan Rote Ndao. Penyebab fenomena ini masih dalam penelitian.

Fenomena Puluhan Paus Pilot Terdampar di Pantai Mbadokai Rote Ndao, Penyebab Masih Diteliti

Fenomena alam berupa terdamparnya puluhan Paus Pilot terjadi di Pantai Mbadokai, Desa Fuafuni Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao, pada Minggu, 9 Maret 2026. Kini, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penelitian oleh Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Peternakan.

Kronologi kejadian bermula pada senin, 9 maret 2026 sekitar pukul 08.00 wita, ketika masyarakat melaporkan adanya gerombolan ikan yang ditemukan nelayan terdampar di perairan Pantai Mbadokai. Warga kemudian menginformasikan temuan tersebut kepada aparat setempat, termasuk Polres Rote Ndao. Pada awalnya, masyarakat menduga hewan tersebut adalah gerombolan lumba-lumba yang diduga terjebak pukat nelayan.

Puluhan Paus Pilot terdampar di Perairan Rote Ndao. Penyebab fenomena ini masih dalam penelitian.
Paus Pilot : Puluhan Paus Pilot terdampar di Perairan Rote Ndao. Penyebab fenomena ini masih dalam penelitian.

Namun setelah dilakukan pengecekan langsung oleh aparat gabungan Polres Rote Ndao di perairan Desa Fuafuni, dipastikan bahwa gerombolan hewan laut tersebut bukan lumba-lumba, melainkan Paus Pilot.

Diduga paus-paus tersebut terdampar akibat kondisi air laut yang surut sehingga terjebak di perairan dangkal. Menyikapi situasi tersebut, pihak aparat gabungan bersama masyarakat berinisiatif melakukan upaya penyelamatan dengan menggiring gerombolan paus kembali ke perairan yang lebih dalam agar dapat kembali ke laut lepas.

Namun sekitar pukul 21.00 wita, masyarakat Desa Fuafuni kembali melaporkan bahwa gerombolan paus pilot tersebut kembali mendekati pesisir Pantai Mbadokai. Masyarakat bersama aparat gabungan Polres Rote Ndao, Lanal Pulau Rote dan Petugas dari kementerian Kelautan dan Perikanan Dirjen Pengelolaan Kelautan Wilayah Kerja Rote Ndao serta Tim dari Koordinator Taman Nasional Perairan Laut Sabu Wilayah Kerja Rote Ndao kemudian melakukan upaya penyelamatan lanjutan.

Dalam proses tersebut, enam ekor Paus Pilot yang masih hidup berhasil dievakuasi dan diarahkan kembali ke laut yang lebih dalam. Sementara itu, empat ekor Paus Pilot yang ditemukan dalam kondisi mati dievakuasi ke bibir pantai.

Proses evakuasi dan penguburan Paus Pilot yang terdampar.
Evakuasi : Proses evakuasi dan penguburan Paus Pilot yang terdampar.

Selanjutnya pada selasa pagi, 10 maret 2026, proses evakuasi terhadap Paus Pilot yang telah mati kembali dilakukan dari dalam laut menuju pesisir pantai dengan cara ditarik.

Satu unit escavator dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rote Ndao kemudian digunakan untuk menggali lubang di pesisir Pantai Mbadokai sebagai lokasi penguburan bangkai ikan paus tersebut.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Peternakan telah mengambil sejumlah sampel dari tubuh paus pilot untuk dilakukan penelitian guna mengetahui penyebab kematian hewan-hewan laut tersebut.

Berdasarkan data sementara, total Paus Pilot yang dikuburkan di pesisir Pantai Mbadokai berjumlah 20 ekor.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam kecamatan Rote Barat.

Bupati Rote Ndao Jawab Aspirasi Masyarakat di Musrenbangcam Rote Barat Daya dan Rote Barat

Musrenbangcam Kecamatan Rote barat Daya dan kecamatan Rote Barat digelar hari ini, senin (09/02/2026) dalam rangkaian Musrtenbangcam tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao tahun 2027. Sejumlah isu strategis ditingkat wilayah dikemukakan dan mendapat respon langsung dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan serta Anggota DRPRD Meksy Mooy dan Melkianus F. Haning.

Usai penyambutan Bupati Paulus Henuk dan rombonga, acara diawali dengan laporan Camat Rote Barat Daya Adrianus Bessie dan Camat Rote Barat Olens Ndun. Keduanya menyampaikan tahapan Musrenbangcam meliputi inventarisasi usulan desa, penyelarasan arah kebijakan pembangunan daerah dan penetapan skala prioritas berdasarkan urgensi dan dampaknya bagi masyarakat.

Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam kecamatan Rote Barat.
Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam kecamatan Rote Barat.

Dalam rekapannya, kecamatan Rote Barat Daya mengusulkan 4 program dan 28 proyek prioritas, sementara kecamatan Rote barat mengusulkan 5 program dan 14 proyek prioritas.

Program tersebut berkaitan langsung dengan isu strategis wilayah yang dibahas yakni infrastruktur dasar belum merata, produktivitas ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan dan stunting serta kualitas pelayanan publik.

Setiap aspek pembangunan di daerah punya keterkaitan satu dengan yang lain. seperti kemiskinan dan stunting, infrastruktur, BBM dengan akselerasi ekonomi masyarakat serta belanja pegawai dengan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menjelaskan kesiapan Pemda dan PT. Pertamina Patra Niaga dalam pembangunan Jobber BBM. Kehadiran Jobber, katanya, membuat stok dan distribusi BBM di seluruh wilayah Rote Ndao menjadi stabil dan aman.

“ Saya sudah rapat dengan Pertamina untuk bagaimana Jobber bisa dibangun. Karena itu lewat komunikasi saya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, saya minta Rp. 100 Milyar anggaran K-SIGN digeser untuk membangun pelabuhn kapal minyak dan pengangkut garam,” jelasnya.

Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam Kecamatan Rote Barat Daya.
Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam Kecamatan Rote Barat Daya.

Terkait stunting, jelas Bupati Paulus Henuk, strategi penurunan angka stunting terus dijalankan. Pemkab Rote Ndao menemukan titik masalah, menetapkan solusi pemecahan, kemudian menyiapkan program dan kegiatan yang diintervensi dengan penganggaran.

Menjawab keresahan terkait nasib 1.961 orang PPPK, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan terus berjuang agar ASN PPPK di daerah ini tidak terdampak pemberlakuan Undang-undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah (HKPD).

Bupati Paulus Henuk telah menyurati Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negri dan Menteri PAN-RB agar meninjau kembali kebijakan pembatasan 30 persen belanja pegawai di APBD.

Dalam surat tersebut, Ia mengusulkan agar gaji ASN ditarik ke pusat. Menurutnya ini langkah paling simpel yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Pusat sambil menunggu perubahan Undang-undang HKPD. Atau dengan menambah dana transfer ke APBD sehingga proporsi APBD naik dan proporsi belanja pegawai turun.

Bupati Rote Ndao mengingatkan kembali perlu adanya kolaborasi dalam triangle pembangunan daerah yang melibatkan tiga pilar utama yakni pemerintah, tokoh agama dan tokoh adat (Maneleo).

Peserta Musrenbangcam Rote Barat foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Anggoita DPRD Meksi Mooy dan Melkianus F. Haning
Foto bersama : Peserta Musrenbangcam Rote Barat foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Anggoita DPRD Meksi Mooy dan Melkianus F. Haning

Sementara anggota DPRD Meksy Mooy dan Melkianus F. Haning menyampaikan terima kasih atas kolaborasi pembangunan daerah bersama pemerintah dan masyarakat lewat penyelenggaraan Musrenbangcam.

DPRD terus mendengar aspirasi masyarakat dan disampaikan lewat koordinasi dengan Pemkab untuk dimasukan dalam APBD Kabupaten Rote Ndao. Pihaknya mengakui kondisi ruang fiskal daerah yang cukup sempit. Meski demikian, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terus diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama : Peserta Musrenbang Kecamatan Loaholu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretrais Daerah Jonas M. Selly.

Empat Isu Strategis Wilayah hingga Akses Difabel dan Nasib PPPK di Musrenbangcam Rote Barat Laut dan Loaholu

Musrenbang tingkat Kecamatan Rote Barat Laut dan Loaholu dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao tahun 2027 digelar, Jumat (6/3/2026), bertempat di Gereja GMIT Bethania Oemilan dan Gereja GMIT Lahairoi Oedai. Musrenbangcam dilaksanakan melalui proses inventarisasi usulan desa, penyelarasan arah pembangunan kabupaten, serta penentuan skala prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan dampaknya bagi masyarakat.

Acara diawali ketika Camat Rote Barat Laut Josua Dethan, SP dan Camat Loaholu Jermi O. Adu, SH menyampaikan secara objektif tantangan dan isu strategis wilayah. Meliputi infrastruktur dasar, peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat, penanganan angka kemiskinan dan stunting serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Foto bersama : Peserta Musrenbang Kecamatan Loaholu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretrais Daerah Jonas M. Selly.
Foto bersama : Peserta Musrenbang Kecamatan Loaholu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretrais Daerah Jonas M. Selly.

Kecamatan Rote Barat Laut mengusulkan 4 program dan 24 proyek prioritas, sementara Kecamatan Loaholu mengusulkan 3 program dan 20 proyek prioritas.

Selain membahas isu strategis wilayah tersebut, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan pandangan terkait sektor pendidikan dan kesehatan. Salah satunya datang dari kelompok penyandang disabilitas yang berharap akses fasilitas pelayanan publik yang ramah disabilitas.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rote Ndao menyampaikan apresiasi atas berbagai pandangan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan, selama disertai dengan pemahaman dan persepsi yang benar.

Musrenbangcam : Acara Musrenbang tingkat Kecamatan Rote Barat Laut di Gereja GMIT Bethania Oemilan, jumat (06/03/2026).
Musrenbangcam : Acara Musrenbang tingkat Kecamatan Rote Barat Laut di Gereja GMIT Bethania Oemilan, jumat (06/03/2026).

Terkait akses bagi penyandang disabilitas, Bupati meminta agar desain pembangunan sekolah baru memperhatikan kebutuhan akses difabel, mengingat ada kemungkinan siswa berkebutuhan khusus yang harus dilayani. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian melalui dinas teknis untuk menyiapkan tenaga guru khusus bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Selain itu, Bupati juga menyinggung berbagai program pembangunan lain seperti bantuan Rumah Layak Huni (RLH) sebanyak 200 unit yang diupayakan minimal satu unit untuk setiap desa. Ia meminta pemerintah desa untuk menginventarisasi warga yang paling layak menerima bantuan tersebut.

Bupati juga menyinggung pentingnya revitalisasi budaya sebagai tanggung jawab moral bersama serta mengajak masyarakat meninggalkan pola yang dapat menghambat kemajuan ekonomi. Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah saat ini mencapai 7,96 persen yang salah satunya dipengaruhi oleh K-SIGN.

Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus memberikan arahan pada Musrenbang Kecamatan Loaholu.
Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus memberikan arahan pada Musrenbang Kecamatan Loaholu.

Bupati Paulus Henuk kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib PPPK daerah terkait pemberlakuan 30 persen batas belanja pegawai lewat Undang-undang Nomor 1 Tahun 202 tentang Hubungan Keungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Ia bahkan telah menyurati Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB menyatakan sikap menolak pemberhentian 1.961 PPPK yang bakal terdampak.

Ia menyampaikan apresiasi dan dapat hadir bersama Wakil Bupati serta jajaran pemerintah di tengah masyarakat dalam forum Musrenbangcam di Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Tagline : Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menyampaikan salam Tagline “ke Rote Saja” usai pertemuan.

Bupati dan Wabup Rote Ndao Terima Kunjungan Konsulat Tiongkok, Bahas Peluang Kerja Sama dan Investasi

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menerima kunjungan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, kamis (05/02/2026) dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Rote Ndao.

Pertemuan membahas berbagai peluang kerja sama dan investasi yang di Kabupaten Rote Ndao. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Jonas M. Selly, para Asisten serta pimpinan perangkat daerah.

Tagline : Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menyampaikan salam Tagline “ke Rote Saja” usai pertemuan.
Tagline : Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan jajaran menyampaikan salam Tagline “Ke Rote Saja” dalam momen foto bersama.

Wakil Konsulat Jenderal RRT Ms. Zhu Yu menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Rote Ndao. Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Konsulat RRT memperluas kerja sama dengan daerah-daerah di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

“ Terima kasih atas penerimaan yang begitu ramah. Kami datang ke Rote Ndao untuk menjajaki peluang kerja sama. Wilayah kerja kami mencakup tiga provinsi di Bali dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu tugas Konsulat RRT adalah mendorong kerja sama di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, dan bidang lainnya. Konsulat juga selama ini memfasilitasi pengenalan bahasa Mandarin bagi sejumlah pihak, termasuk petugas keimigrasian.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sangat terbuka terhadap peluang investasi termasuk dari Tiongkok.

“Kami dalam semangat membangun daerah. Jika ada investor dari Tiongkok yang ingin berinvestasi, kami tentu sangat senang. Pemerintah daerah siap membantu dari sisi penyediaan lokasi hingga perizinan,” kata Bupati.

Berbincang : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan berbincang dengan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian.
Berbincang : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan berbincang dengan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian.

Bupati Paulus Henuk juga menjelaskan peluang investasi di Rote Ndao mulai dari pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan hingga pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, jumlah kunjungan wisatwan mencanegara yang tinggi, produksi perikanan rumput laut, pembangunan rumah sakit dan universitas menjadi sektor yang potensial dikembangkan di Rote Ndao.

Selain sektor tersebut, potensi kerja sama di bidang infrastruktur serta energi terbarukan seperti tenaga angin dan tenaga surya bisa dikembangkan di Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan dalam Musrenbangcam di kecamatan Lobalain.

Musrenbangcam Lobalain dan Rote Selatan; Rumuskan Pembangunan Wilayah hingga Komitmen Perjuangkan PPPK

Pemerintah Kecamatan Lobalain dan Rote Selatan menggelar Musrenbangcam untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (05/03/2026). Dalam rangkaian pelaksanaan Musrenbangcam se-Kabupaten Rote Ndao digelar secara maraton. Musrenbangcam menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah melalui pengusulan program dan kegiatan prioritas dari tingkat kecamatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, yang hadir bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly. Camat Lobalain, Marthen J. Huan, SH, bersama Camat Rote Selatan Polce Manafe, S.Pd memaparkan berbagai potensi dan tantangan pembangunan di wilayah masing-masing.

Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan dalam Musrenbangcam di kecamatan Lobalain.
Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan dalam Musrenbangcam di kecamatan Lobalain.

Kecamatan Lobalain mengusulkan 4 program dengan 36 proyek prioritas. Sementara Kecamatan Rote Selatan mengajukan 3 program dengan 14 proyek prioritas melalui Musrenbangcam Tahun 2026 sebagai bahan penyusunan RKPD Tahun 2027.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi atas berbagai usulan program yang disampaikan dalam forum Musrenbangcam. Dalam skema perencanaan pembangunan, usulan tersebut akan melalui proses penetapan skala prioritas sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.

Bupati juga menjawab keresahan forum terkait kebijakan nasional pembatasan belanja pegawai dalam APBD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) Pasal 146, belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen dari total APBD dan akan mulai berlaku pada 7 Januari 2027.

Saat ini, belanja pegawai di Kabupaten Rote Ndao masih mencapai 45,9 persen dari APBD. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada pemberhentian sekitar 1.961 aparatur sipil negara berstatus PPPK.

Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretris Daerah Jonas M. Selly dalam Musrenbangcam Kecamatan Rote Selatan.
Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretris Daerah Jonas M. Selly dalam Musrenbangcam Kecamatan Rote Selatan.

Menanggapi hal itu, Bupati Paulus Henuk menegaskan komitmennya untuk memperjuangan nasib PPPK. Bupati telah menyurati Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN-RB dan Menteri Keuangan terkait sikap penolakan terhadap pemberlakuan batas maksimal 30 persen belanja pegawai dalam APBD yang berpotensi mengakibatkan pemberhentian 1.961 PPPK di Kabupaten Rote Ndao.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT dan 22 kabupaten/kota telah bersepakat untuk memperjuangkan kebijakan tersebut melalui pertemuan dengan tiga kementerian, yakni Kementerian PAN-RB, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan.

Selain itu, dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk juga menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah. Ia mengusulkan agar nilai-nilai budaya dan tuturan adat diperkenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Pelestarian budaya harus dilakukan secara serius, salah satunya melalui tuturan adat di sekolah-sekolah agar generasi muda tetap mengenal dan menjaga identitas budaya daerah,” ujarnya.

Musrenbangcam : Kegiatan Musrenbangcam Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027.
Musrenbangcam : Kegiatan Musrenbangcam Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027.

Terkait rencana pembangunan Titik Nol Selatan Indonesia berada di Desa Dodaek, Kecamatan Rote Selatan, Bupati menjelaskan bahwa pembangunan akan dilaksanakan setelah pertemuannya dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau para pemilik ternak untuk mematuhi Surat Edaran mengenai pengendalian ternak sesuai dengan ketentuan dalam peraturan daerah.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Arahan Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberi arahan merespon aspirasi dalam Musrenbang Kecamatan Pantai Baru Tahun 2026, rabu (04/03/2026)

Musrenbangcam Pantai Baru dan Rote Tengah 2026; Paparkan Kebutuhan Prioritas dan Komitmen Kolaborasi Bangun Rote Ndao

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027 memasuki hari kedua pelaksanaan, Rabu (04/02/2026). Dalam tema “ Penguatan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan SDM, Ekonomi Bernilai Tambah dan Infrastruktur Berkelanjutan”.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni di Gereja GMIT Imanuel Deaoen untuk Kecamatan Pantai Baru dan Aula Kantor Camat Rote Tengah untuk Kecamatan Rote Tengah. Musrenbangcam dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Arahan Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberi arahan merespon aspirasi dalam Musrenbang Kecamatan Pantai Baru Tahun 2026, rabu (04/03/2026)
Arahan Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberi arahan merespon aspirasi dalam Musrenbang Kecamatan Pantai Baru Tahun 2026, rabu (04/03/2026)

Camat Pantai Baru Micha Manubulu, S.Pi, serta Camat Rote Tengah Ferdinan Sinlaeloe, SE, memaparkan kebutuhan prioritas di wilayah masing-masing. Fokus utama meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan, penguatan ekonomi masyarakat, kesejahteraan sosial, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kecamatan Pantai Baru mengusulkan 5 program dan 18 proyek prioritas. Sementara kecamatn Rote Tengah mengusulkan 3 Program dan 16 proyek prioritas. Untuk dibahas dalam Musrenbang Kabupaten Rote Ndao untuk RKPD 2027.

Dalam dialog merespon aspirasi masyarakat, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengkomunikasikan seluruh jaringan kerja baik dari pemerintah dan DPR untuk memberikan dukungan bagi pembangunan daerah.

Foto bersama : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly dan Camat Rote Tengah Ferdinan Sinaleloe bersama peserta Musrenbangcam.
Foto bersama : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly dan Camat Rote Tengah Ferdinan Sinaleloe bersama peserta Musrenbangcam.

Bupati juga memaparkan rencana pembangunan fasilitas penyimpanan BBM (jobber) yang telah dirancang sejak 2008. Tahap awal telah dilakukan survey lokasi oleh PT. Pertamina Patra Niaga hingga pembersihan lokasi.

Pemerintah daerah, kata Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga tengah mengupayakan pembangunan Jobber BBM masuk dalam Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN).

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan saran konstruktif dari masyarakat. Ia bahkan memantau langsung masukan masyarakat melalui media sosial dan memerintahkan perangkat daerah untuk segera menindaklanjutinya.

Menurutnya, pembangunan Rote Ndao harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah, gereja, dan tokoh masyarakat/adat dalam semangat “Triangle Pembangunan” atau Tiga Batu Tungku.

“Kita tidak membangun tembok pemisah. Yang kita bangun adalah kolaborasi,” tutup Bupati.

Penyambutan : Rombongan Bupati Roter Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan disambut tarian.
Penyambutan : Rombongan Bupati Roter Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan disambut tarian.

Sementara Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan menjelaskan, bersama Bupati Paulus Henuk menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak selama satu tahun kepemimpnan. Ia meminta dukungan Do’a dan terus berkomitmen melayani masyarakat Rote Ndao dengan kasih.

“ Kita pastikan pembangunan Rote Ndao berjalan baik. Sepanjang kita bergandengan tangan, dari kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan, memiliki semangat yang sama, Rote Ndao akan terus maju,” ujarnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Respon aspirasi : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan merespon aspirasi forum Musrenbangcam di Kecamatan Rote Timur. Ia didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Musrenbangcam 2026 Resmi Dimulai, Fokus Penguatan SDM, Ekonomi dan Infrastruktur; Terapkan Skema Kamus Usulan dan Pagu Indikatif

Rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) se-Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 resmi dimulai hari ini, selasa (03/02/2026). Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko menggelar Musrenbang dihari pertama yang berlangsung di Gereja GMIT Sion Batuidi Desa Faiufua dan Gereja GMIT Ebenhaizer Soao Desa Daiama.

Secara resmi Musrenbang dihadiri dan dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly. Musrenbangcam 2026 Rote Ndao dikemas dalam tema “ Penguatan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan SDM, Ekonomi Bernilai Tambah dan Infrastruktur Berkelanjutan”.

Respon aspirasi : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan merespon aspirasi forum Musrenbangcam di Kecamatan Rote Timur. Ia didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.
Respon aspirasi : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan merespon aspirasi forum Musrenbangcam di Kecamatan Rote Timur. Ia didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Acara diawali penyampaian laporan Camat Rote Timur Meliand Bulan, SH dan Camat landu Leko Daniel P. Bolla, SP. Keduanya memaparkan hasil pra Musrenbangcam, potensi dan tantangan pembangunan wilayah.

Arah Baru Strategi Pembangunan: Kamus Usulan dan Pagu Indikatif

Disaksikan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wabup Apremoi D. Dethan mewakili menyampaikan sambutan utama terkait arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, tahun 2026 musrenbang menerapkan skema baru melalui pendistribusian pagu indikatif yang berbasis pada kamus usulan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap usulan pembangunan memiliki dasar data yang kuat, realistis, dan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang demokrasi untuk menyepakati prioritas. Kita harus berani memilih mana yang paling mendesak dan berdampak karena keterbatasan anggaran,” ungkap Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.

Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan pada acara Musrenbangcam di Kecamatan Landu Leko.
Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan pada acara Musrenbangcam di Kecamatan Landu Leko.

Tiga Pilar Prioritas 2027

Di Forum Musrenbangcam dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 tersebut, Wabup Apremoi Dethan juga menyampaikan tiga fokus Pilar Prioritas Tahun 2027 yakni:

  1.  Peningkatan Kualitas SDM: Penguatan sektor pendidikan melalui rehabilitasi ruang kelas serta penanganan serius terhadap stunting, gizi buruk, dan penyakit menular.
  2.  Ekonomi Bernilai Tambah: Mendorong hilirisasi pada potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan agar memberikan nilai tambah bagi ekonomi lokal dan UMKM.
  3.  Infrastruktur Berkelanjutan: Pembangunan jalan, irigasi, dan sarana air bersih yang diprioritaskan sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sesi Diskusi dan Penandatanganan Berita Acara

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah jonas M. Selly. Dalam sesi ini, aspirasi dari para kepala desa, tokoh adat, dan elemen masyarakat lainnya diuji dan diselaraskan dengan kebijakan daerah untuk menghasilkan keputusan yang terukur.

Semua aspirasi mendapat respon langsung dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk. Ia secara rinci menjelaskan strategi pembangunan yang digagas pemerintah termasuk pembangunan proyek Strategis Nasional di Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama : Peserta Musrenbangcam foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan pimpinan perangkat daerah.
Foto bersama : Peserta Musrenbangcam foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan pimpinan perangkat daerah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda, untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. Ia berharap Musrenbang ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Rote Ndao yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Musrenbangcam dialhiri dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Musrenbang. Dokumen ini menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal usulan prioritas yang akan dibawa ke tingkat kabupaten, guna mewujudkan Rote Ndao yang lebih maju dan sejahtera.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao/Bapperida)

Penandatanganan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Kepala Cabang Bank NTT Rote Ndao Ade Roni Oematan menunjukan dokumen Perjanjian Kredit Pinjaman daerah usai ditandatangani.

Langkah Strategis, Pemkab Rote Ndao Kerja Sama Pinjaman Daerah dengan Bank NTT Biayai Infrastruktur Vital

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi menandatangani perjanjian Kredit Pinjaman Daerah senilai Rp. 30 miliar bersama Bank NTT, pada jumat 27 Februari 2026. Dana pinjaman tersebut akan difokuskan sepenuhnya untuk pembangunan infrastruktur vital di daerah. Langkah strategis ini ditempuh menyikapi kebijakan fiskal nasional (efisiensi anggaran) yang berdampak langsung pada keuangan daerah.

Penandatanganan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Kepala Cabang Bank NTT  Rote Ndao Ade Roni Oematan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Utama Bank NTT Donny Heatubun, Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly, Kepala Cabang Bank NTT Rote Ndao Oematan, serta jajaran Bank NTT Kupang.

Penandatanganan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Kepala Cabang Bank NTT Rote Ndao Ade Roni Oematan menunjukan dokumen Perjanjian Kredit Pinjaman daerah usai ditandatangani.
Penandatanganan : Acara penandatanganan Perjanjian Kredit Pinjaman Daerah antara Pemkab Rote Ndao dan Bank NTT.

Fokus pada Infrastruktur Vital

Bupati Paulus Henuk menjelaskan, anggaran sebesar Rp. 30 miliar tersebut akan difokuskan untuk pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi serta infrastruktur vital lainnya, termasuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

“Tidak ada penggunaan untuk hal lain. Ini murni untuk menutup kekurangan ruang fiskal yang sebelumnya ditopang transfer pusat, dan sekarang tidak lagi,” tegas Paulus.

Pertimbangan Fiskal yang Matang

Nilai pinjama sebesar Rp. 30 Milyar disepakati setelah mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah bersama DRPD. Sebelumnya, Pemkab Rote Ndao sempat merencanakan pinjaman sebesar Rp. 100 miliar.

Nilai pinjaman tersebut telah melalui tahapan pembahasan mulai dari KUA-PPAS hingga RAPBD, baik di tingkat komisi maupun paripurna, sebelum akhirnya mendapat persetujuan.

Bupati juga menjelaskan alasan memilih Bank NTT sebagai mitra pembiayaan. Menurutnya, sebagai salah satu pemegang saham, pembayaran bunga pinjaman nantinya akan kembali ke daerah dalam bentuk dividen.

“Pembayaran bunga yang kami lakukan nantinya juga akan kembali ke daerah dalam bentuk dividen. Jadi manfaatnya tetap kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Foto bersama : Foto bersama Bupati Rote ndao, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Sekretaris daerah Jonas M. Selly, Komut Bank NTT Donny Heatubun dan Kepala cabang Bank NTT Ade R. Oematan usai acara penandatanganan.
Foto bersama : Foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuik, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly, Komut Bank NTT Donny Heatubun dan Kepala cabang Bank NTT Ade R. Oematan usai acara penandatanganan.

Apresiasi dari Bank NTT

Komisaris Utama Bank NTT, Donny Heatubun, mengapresiasi langkah strategis Pemkab Rote Ndao dalam memanfaatkan fasilitas pinjaman daerah untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

“Kami apresiasi langkah Pemda Rote Ndao untuk membangun infrastruktur melalui pinjaman daerah yang tersedia. Ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama : Foto Bersama usai acara Serah Terima Jabatan Kepala TPA TP PKK Rote Ndao yang dipimpin Ketua TP PKK Yanne Henuk-Pellokila.

Sertijab Kepala TPA, Ketua TP PKK Rote Ndao; Teruslah Membentuk Karakter dan Kecerdasan Anak

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rote Ndao, Yanne Henuk-Pellokila, memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Tempat Penitipan Anak (TPA) di bawah naungan TP PKK Rote Ndao, dari pejabat lama Sip Efrida Serah, S.Pd kepada pejabat baru Nelci Aletha Toelle, S.Pd, sabtu (28/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung hidmat tersebut menandai proses estafet kepemimpinan TPA sebagai bagian dari upaya kesinambungan pelayanan dan pembinaan anak usia dini di Kabupaten Rote Ndao. Hadir dalam acarah sertijab, Asisten Administrasi Umum Pauwil J. J. Nggili, S.Sos,M.Si, Pengurus TPA dan TP PKK Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama : Foto Bersama usai acara Serah Terima Jabatan Kepala TPA TP PKK Rote Ndao yang dipimpin Ketua TP PKK Yanne Henuk-Pellokila.
Foto bersama : Foto Bersama usai acara Serah Terima Jabatan Kepala TPA TP PKK Rote Ndao yang dipimpin Ketua TP PKK Yanne Henuk-Pellokila.

Apresiasi dan terima kasih yang tulus disampaikan Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila kepada Kepala TPA yang lama Sip Efrida Serah, telah mengakhiri masa tugas dengan baik, lewat dedikasi, kerja keras, serta pengabdian untuk membina dan mengembangkan TPA sebagai wadah pembinaan anak-anak usia dini.

“ Atas nama TP PKK Kabupaten Rote Ndao, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Kepala TPA TP PKK yang lama atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian. Segala jerih lelah dan komitmen yang telah diberikan kiranya menjadi berkat dan meninggalkan fondasi yang kuat bagi keberlanjutan pelayanan ke depan,” ungkapnya.

Kepada Kepala TPA yang baru, Ia menyampaikan selamat, tak lupa memberikan dorongan dan motivasi. Menurutnya, jabatan bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan untuk teruslah menjadi panggilan pelayanan dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak didik sebagai generasi penerus daerah dan bangsa.

“ Saya berharap kepemimpinan yang baru teruslah membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak didik sebagai generasi penerus daerah dan bangsa.  Tentu dengan semangat pembaruan dan kreativitas untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan dan pembinaan anak di TPA,” lanjutnya.

Pengalungan Selempang : Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila mengalungkan selempang kepala Sip Efrida Serah Kepala TPA yang lama dalam acara Sertijab.
Pengalungan Selempang : Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila mengalungkan selempang kepala Sip Efrida Serah Kepala TPA yang lama dalam acara Sertijab.

Ia mengatakan bahwa serah terima jabatan ini menjadi momentum kesinambungan pelayanan. Apa yang telah dirintis dengan baik hendaknya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan demi terwujudnya TPA yang semakin berkualitas dan ramah anak.

Jajaran pengurus PKK Rote Ndao dan TPA serta pihak terkait juga diminta untuk terus bekerja sama dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program-program TP PKK, khususnya di bidang pembinaan anak usia dini demi kemajuan Kabupaten Rote Ndao ke depan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Sosialisasi : Sosialisasi Pembentukan KIM Desa/Kelurahan tahun 2026 se-Kecamatan Lobalain, kamis (26/02/2026).

Pemkab Rote Ndao Sosialisasikan Pembentukan KIM 2026; Perkuat Literasi dan Desa Digital

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mensosialisasikan Pembentukan dan Pengelolaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa/Kelurahan  tahun 2026. Tahap pertama, sosialisasi bagi desa dan kelurahan se-Kecamatan Lobalain, bertempat di kantor Camat Lobalain, kamis (26/02/2026) yang diikuti pemerintah desa/kelurahan dan masyarakat.

Program yang digagas dalam rangka diseminasi informasi, literasi digital masyarakat dan desa digital ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dan penyebaran informasi secara mandiri dan kreatif, mengembangkan literasi digital, menjadikan masyarakat cerdas, terampil, dan mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Sosialisasi : Sosialisasi Pembentukan KIM Desa/Kelurahan tahun 2026 se-Kecamatan Lobalain, kamis (26/02/2026).
Sosialisasi : Sosialisasi Pembentukan KIM Desa/Kelurahan tahun 2026 se-Kecamatan Lobalain, kamis (26/02/2026).

“ KIM Desa/Kelurahan memanfaatkan pengelolaan Website KIM secara gratis untuk mengembangkan dan memberdayakan, memfasilitasi pelayanan informasi dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat antar masyarakat dan lingkungannya, secara timbal balik, berkesinambungan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan Masyarakat,” ungkap Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao Olafulihaa M. A. Tadde, S.Kom.

Dikatakannya, pengelolaan KIM memberikan keuntungan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat desa diantaranya percepatan informasi, mengurangi kesenjangan informasi, media komunikasi dua arah, meningkatkan literasi informasi, pemberdayaan masyarakat mandiri dan wadah inovasi Masyarakat.

KIM juga menjadi mitra dialog strategis dengan pemerintah, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, peningkatan nilai ekonomi, pemberdayaan UMKM dan mendukung pembangunan desa.

Foto bersama : Foto bersama usai kegiatan Sosilisasi Pembentukan dan Pengelolaan KIM Desa/Kelurahan tahun 2026 di Kecamatan Lobalain.
Foto bersama : Foto bersama usai kegiatan Sosilisasi Pembentukan dan Pengelolaan KIM Desa/Kelurahan tahun 2026 di Kecamatan Lobalain.

Sementara Camat Lobalain Marthen J. Huan, SH menyampaikan apresiasi atas digelarnya sosialisasi terkait kehadiran KIM di desa/kelurahan. Sosialisasi ini menurutnya, menjadi awal yang baik dalam peningkatan pemahaman bersama tentang KIM.

Ia meminta pemerintah desa dan kelurahan segera memfasilitasi pembentukan KIM di wilayah masing-masing dan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian untuk tindak lanjut pembentukan dan pengelolaan KIM.

“ Terima kasih atas kehadiran jajaran Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian. Ini kesempatan yang baik agar kita memahami keberadaan KIM dengan berbagai manfaatnya. Pemerintah Desa dan Kelurahan agar memfasilitasi pembentukan. Kami juga akan menmgeluarkan penegasan terkait hal ini,” ungkapnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)