Korpri

Pimpin Apel Kesadaran Korpri, Pj. Bupati Rote Ndao Beri Atensi Disiplin, Profesionalisme dan Pembinaan Rohani ASN

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Rote Ndao hkmat mengikuti Apel Kesadaran Korpri yang dipimpin Penjabat Bupati Rote Ndao, Oder Maks Somnu, SH,MA,MH, jumat (17/05/2024) di lapangan upacara kantor Bupati Rote Ndao. Beberapa hal menjadi atensi Pj. Bupati Oder Maks Sombu dalam rangka pelayanan publik oleh jajaran Korpri di lingkungan Pemkab Rote Ndao.

Apel Kesadarana Korpri ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati dan pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Rote Ndao serta diikuti ASN lingkup Pemkab Rote Ndao.

Pj. Bupati Oder Maks mengatakan Apel Kesadaran Kopri digelar dalam rangka memperbaharui semangat kerja serta dedikasi sebagai abdi negara dan masyarakat. “ Selain itu juga sebagai momentum bagi para ASN untuk memantapkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat Rote Ndao yang kita cintai bersama,” ungkap Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH memimpin Apel Kesadaran Korpri Pemkab Rote Ndao di lapngan upacara kantor Bupati Rote Ndao.
Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH memimpin Apel Kesadaran Korpri Pemkab Rote Ndao di lapngan upacara kantor Bupati Rote Ndao.

Melalui kesempatan ini, Pj. Bupati Oder Maks Sombu menghimbau ASN Pemkab Rote Ndao untuk terus merapatkan barisan dan mejalin kolaborasi dalam upaya untuk percepatan pelaksanaan berbagai program dan kegiatan guna mewujudkan visi dan misi Pembangunan Kabupaten Rote Ndao.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu juga memberikan atensi pada sejumlah hal terkait tugas dan tanggungjawab ASN sebagai pelayan publik. Ia mengajak ASN untuk terus menjaga kedisiplinan dalam tugas dan tanggungjawab baik itu disiplin waktu, kerja dan ketaatan terhadap peraturan. Termasuk dalam ketepatan progress pelaksanaan kegiatan dan anggaran sesuai dengan target yang ditetapkan.

“ Dengan kedisiplinan diri yang tinggi dapat membawa dampak positif baik dalam lingkungan kerja mau dalam pelaksanaan program dan kegiatan sehingga lebih efektif dan efisien,” pinta Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Suasana Apel Kesadaran Korpri Pemkab Rote Ndao.
Suasana Apel Kesadaran Korpri Pemkab Rote Ndao.

Ia juga memotivasi ASN untuk terus melaksanakan setiap program kerja yang telah ditetapkan secara optimal dan penung tanggungjawab. Selalu menjaga sikap profesional dalam setiap tugas yang diemban serta menjunjung tinggi integritas dalam bekerja.

Selanjutnya kegiatan Pembinaan Rohani yang diselenggarakan Pemkab Rote Ndao kepada seluruh ASN juga menjadi perhatian Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Ia mengungkapkan Pembinaan Rohani sebgai elemen penting dalam membentuk, memelihara dan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. “ Melalui Pembinaan Rohani ini dapat berdampak pada kualitas personal kita sebagai ASN,” ungkapnya.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

Rapat Evaluasi

Pemkab Rote Ndao Selenggarakan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Kabupaten Rote Ndao, kamis (16/05/2024) bertempat di Auditorium Ti’i Langga. Kegiatan ini dilakukan sebagai kiat Pemkab Rote Ndao untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola Pemerintahan Desa.

Rapat Evalusasi di buka Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH. Ia didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yames Therik, SH. Kegiatan dihadiri pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Rote Ndao serta diikuti para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Rote Ndao.

Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Kabupaten Rote Ndao, kamis (16/05/2024).
Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Kabupaten Rote Ndao, kamis (16/05/2024).

Pj. Bupati Oder Maks Sombu tak henti memberikan memotivasi kepada para kepala desa dan perangkat desa agar terus giat dalam menjalankan tugas-tugas pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menghimbau agar terus membangun kerja sama dengan semua stakeholder dan saling mendukung untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan bersama.

Saat memberikan sambutan, Pj. Bupati Oder Maks Sombu juga menyampaikan terkait agenda kerja yang juga berhubungan dengan Pemerintah Desa dalam upaya mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Hal yang termasuk didalamnya adalah terkait dengan penanggulangan dan penanganan stunting. Dalam upaya penurunan prevalensi stunting, kata Pj. Bupati Oder Maks Sombu, para Camat bersama Kepala Desa bertanggung jawab terhadap pelaksanaan posyandu di wilayahnya.  Kepala Desa juga perlu memastikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sedang dan akan dilaksanakan sesuai dengan tata laksana pencegahan stunting. Karena itu, jelasnya, Pemerintah Desa selalu berkoordinasi dengan tenaga gizi setempat dalam menentukan menu PMT yang tepat dan memenuhi standar gizi.

Foto bersama Para Kepala Desa dengan Pj. Bupati Oder Maks Sombu dan Kadis PMD Yames Therik.
Foto bersama Kepala Desa dengan Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu dan Kepala Dinas PMD Yames Therik.

Selanjutnya dikatakan Pj. Bupati Oder Maks Sombu, terkait pencegahan kematian ibu dan bayi. Agar para Camat dan Kepala Desa turut memastikan setiap persalinan wajib di lakukan di Fasilitas Kesehatan terdekat yang ditangani oleh tenaga medis. Hal ini dilakukan guna memastikan proses persalinan berlangsung denga naman.

Disisi lain, Pj. Bupati Oder Maks Sombu juga mengungkapkan terkait pengelolaan Dana Desa yang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Kabupaten Rote Ndao mendapat predikat kabupaten terbaik dan tercepat dalam penyaluran dan pengelolaan Dana Desa. Hal ini, katanya,  perlu dipertahankan di tahun 2024 melalui kerja sama para pemangku kepentingan sampai ke tingkat desa.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

PPK

Pelantikan 55 Anggota PPK Pilkada 2024 Digelar, Dihadiri Pj. Bupati Rote Ndao

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rote Ndao menggelar ceremonial Pelantikan 55 orang Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Tahun 2024, kamis (16/05/2024) bertempat di Aula Metting Graha Narwastu, Ba’a. Kegiatan ini dihadiri Penjabat Bupati Rote Ndao Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH bersama Forkompimda.

Pengambilan Sumpah/Janji Pelantikan PPK se-Kabupaten Rote Ndao ini dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao Agabus Lau, SE. Diawali dengan Pembacaan Surat Keputusan KPU Kabupaten Rote Ndao Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Anggota PPK untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Tahun 2024. Usai Pengambilan Sumpah/Janji dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara Pelantikan oleh Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao, perwakilan PPK dan Rohaniawan Pendamping.

Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) foto bersama Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH dan Komisioner KPU Kabupaten Rote Ndao.
Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) foto bersama Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH dan Komisioner KPU Kabupaten Rote Ndao.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu atas Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan selamat atas dilaksanakannya pelantikan para Anggota PPK se-Kabupaten Rote Ndao hari ini. Ia menyatakan pelantikan ini sebagai salah satu tahapan penting dalam rangkaian panjang proses pemilihan sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.

Sebagai bagian dari sisten demokrasi, kata Pj. Gubernur Oder Maks Sombu, keberhasilan pemilihan Kepala Daerah sangat bergantung pada integritas, profesionalisme, dan dedikasi dari semua pihak yang terlibat termasuk Anggota PPK yang baru saja dilantik.

“ Kita percaya dengan dedikasi serta kerja keras saudara-saudari sekalian, kita akan mampu menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah yang berkualitas sesuai prinsip-prinsip demokrasi yang dijunjung tinggi,” ungkap Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah, lanjut Pj. Bupati Oder Maks Sombu, kepercayaan publik adalah hal yang utama dan harus terus dijaga dengan mengedepankan prinsip integritas, profesionalisme dan netralitas dalam setiap keputusan dan tindakan yang diambil.

“ Oleh karena itu, sebagai ujung tombak penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah ditingkat kecamatan, peran saudara-saudari anggota PPK sangat vital dan strategis dalam memastikan setiap proses pemilihan berjalan dengan jujur, adil dan transparan,” tegasnya.

Penandatanganan Berita Acara Pelantikan 55 Anggota PPK disaksikan Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao Agabus Lau, SE.
Penandatanganan Berita Acara Pelantikan 55 Anggota PPK disaksikan Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao Agabus Lau, SE.

Meski begitu, Pj. Bupati Oder Maks Sombu tak menampik jika sebagai anggota PPK akan dihadapkan berbagai tantangan dan dinamika dilapangkan sehingga pentingnya koordinasi dan kerjasama yang baik dengan komponen penyelenggara Pilkada lainnya.

“ Kita tentu berharap saudara-saudari dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga netralitas dan independensi serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara,” pinta Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao menyatakan tugas dan tanggungjawab yang besar yang dilaksanakan Anggota PPK dalam Pemilihan Kepala Daerah. Karena itu, PPK harus mampu dan professional dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab tersebut.

Ia seraya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam rangkaian penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Tahun 2024. Segala bentuk dukungan tersebut sangat dibutuhkan dan membantu pihaknya dapat bekerja dengan baik, tanggungjawab dan penuh integritas.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

Layanan Pengaduan

Pj. Bupati Rote Ndao Kembali Terima Perwakilan Masyarakat Pengguna Fasilitas Layanan Pengaduan

Layanan Penerimaan Pengaduan Masyarakat terus dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai hal terkait informasi Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Kemasyarakatan di sekitarnya. Terkait hal ini, Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH, kamis (16/05/2024) kembali menerima perwakilan masyarakat pengguna layanan, bertempat di kantor Bupati Rote Ndao. Hadir bersama, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, dan pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Rote Ndao.

Layanan Pengaduan Masyarakat merupakan inisiatif Pemkab Rote Ndao untuk mendengarkan secara langsung keluhan, saran, dan masukan dari masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sejak dibuka pada 18 April 2024 lalu, layanan ini telah merekap sejumlah masukan dan usul saran dari perwakilan masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada Pj. Bupati Oder Maks Sombu dan jajaran Pemkab Rote Ndao.

Perwakilan masyarakat sedang menyampaikan pengaduan kepada Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH.
Perwakilan masyarakat sedang menyampaikan pengaduan kepada Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH.

Saat bertemu Pj. Bupati Oder Maks Sombu, perwakilan masyarakat menyampaikan beberapa hal diantaranya terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), pengelolaan Badan Usaha Milik Desa, Tranparansi penggunaan Dana Desa serta mmasyaraat yang terkendala KIR kendaraan.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu menyambut baik kehadiran perwakilan masyarakat tersebut. Kesempatan ini dimanfaatkan Pj. Bupati untuk berdialog dan dalam rangka mencari solusi terkait permasalahan yang dikemukaan perwakilan masyarakat.

Ia mengungkapkan komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Layanan Pengaduan Masyarakat ini sendiri menjadi sarana penting bagi semua pihak untuk berdialog, menyampaikan keluhan dan mencari solusi bersama. Diharapkan layanan ini dapat menyikapi setiap pengaduan yang masuk dengan cepat dan tepat.

Suasana Penerimaan Pengaduan oleh Pj. Bupati Oder Makas Sombu, kamis (16/05/2024).
Suasana Penerimaan Pengaduan oleh Pj. Bupati Oder Makas Sombu bersama Sekda Jonas M. Selly, kamis (16/05/2024).

Diberitakan sebelumnya, Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu dalam Pengumuman Nomor 800/314/DKISP/2024 tanggal 5 April 2024, menerima pengaduan secara langsung dari masyarakat. Pengaduan yang disampaikan terkait permasalahan, kendala dan hambatan dalam urusan Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Kemasyarakatan*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

Workshop

Workshop Inventarisasi Program Peningkatan ULD Disabilitas, Garamin NTT Apresiasi Terobosan Pemkab Rote Ndao

Sejalan berlakunya Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, stakeholder lintas sektor terus berkolaborasi dalam mengadvokasi isu Difabel (Penyandang Disabilitas). Kabupaten Rote Ndao mendapat apresiasi dari Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas untuk Inklusi (Garamin) Provinsi NTT. Dalam penilaian Garamin NTT, Kabupaten Rote Ndao punya banyak terobosan terkait advokasi Difabel termasuk kebijakan Desa Inklusi yang ramah Difabel.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Workshop Inventarisasi Data Program Peningkatan Keterampilan untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketengakerjaan kepada Perangkat Daerah di Kabupaten Rote Ndao, rabu (15/05/2024) bertempat di Aula Dekranasda, Ba’a. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Pemkab Rote Ndao dan Garamin NTT yang sekaligus dipadukan dengan Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas di Kecamatan Lobalain. Kegiatan diikuti perwakilan 11 Perangkat Daerah lingkup Pemkab Rote Ndao, perwakilan Kelompok Difabel, BUMN/BUMD dan UMKM.

Pemkab Rote Ndao dan Garamin NTT menyelenggarakan Workshop Inventarisasi Data Program Peningkatan Keterampilan untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketengakerjaan kepada Perangkat Daerah di Kabupaten Rote Ndao, rabu (15/05/2024) bertempat di Aula Dekranasda, Ba’a.
Pemkab Rote Ndao dan Garamin NTT menyelenggarakan Workshop Inventarisasi Data Program Peningkatan Keterampilan untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketengakerjaan kepada Perangkat Daerah di Kabupaten Rote Ndao, rabu (15/05/2024) bertempat di Aula Dekranasda, Ba’a.

Program Manajer Project Solider Garamin NTT Berti Soli Dima Malingara saat pembukaan Workshop memberikan apresiasi dan menyatakan Kabupaten Rote Ndao sebagai daerah yang responsif terhadap Difabel. Hal ini, katanya, terlihat dari banyaknya terobosan yang telah diambil Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam advokasi Difabel termasuk dengan penetapan Desa Inklusi yang ramah Difabel.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Rote Ndao telah menerbitkan payung hukum berupa Peraturan Bupati Rote Ndao tentang Desa Inklusi. Dalam catatan Garamin NTT, Kabupaten Rote Ndao termasuk yang pertama memiliki peraturan tentang Desa Inklusi tersebut.

“ Kabupaten Rote Ndao punya banyak terobosan terkait dengan Desa Inklusi. Dimana sudah ada Peraturan Bupati tentang Desa Inklusi, termasuk yang pertama di NTT,” ungkapnya.

Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Albeniaftes J. P. Siokain, S.STP, M.Si mengatakan, Pemerintah Daerah tetap dalam komitmen memberikan perlindungan, kesempatan serta kesejahteraan kapada semua penyandang Disabilitas. Hal ini dilakukan dengan menciptakan aksesibilitas dan inkusivitas bagi seluruh penyandang Disabilitas.

Ia memberikan apresiasi bagi Garamin NTT yang bersama Pemerintah Daerah telah berkontribusi memberikan ruang bagi Difabel sehingga mereka bisa lebih aktif mengembangkan segalag potensi yang ada sesuai kemampuan dan setara dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta Workshop Inventarisasi Data Program Peningkatan Keterampilan untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketengakerjaan.
Peserta Workshop Inventarisasi Data Program Peningkatan Keterampilan untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketengakerjaan.

“ Mereka juga adalah warga kita, memiliki hak, kewajiban dan kedudukan yang setara serta memiliki kesempatan yang sama. Tidak boleh lagi ada stigma negatif terhadap mereka. Sebaliknya mereka diberikan dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan, kemandirian dan kesamaan hak dalam berbagai aspek kehidupan,” pinta Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Kegiatan Workshop Inventarisasi Data Program Peningkatan Keterampilan untuk Unit Layanan Disabilitas Ketengakerjaan diisi dengan diskusi oleh perwakilan Perangkat Daerah, Kelompok Difabel dan BUMN/BUMD seputar advokasi Difabel.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Rembuk Stunting

Pemkab Rote Ndao Selenggarakan Pertemuan Koordinasi dan Konvergensi Rembuk Stunting Tahun 2024

Upaya kolaboratif Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dengan semua stakeholder dalam pencegahan dan penanganan stunting memberikan dampak yang signifikn. Trend penurunan angka stunting sejak tahun 2019 hingga tahun 2023 mengindikasikan capaian yang positif. Prevalensi stunting yang berada diangka 30,13 % pada tahun 2019 terkoreksi turun menjadi 20,5 % pada 2023. Selanjutnya pada April 2024, angka stunting kembali turun menjadi 18,8 %.

Sejalan dengan itu, Pemkab Rote Ndao menggelar Pertemuan Koordinasi dan Konvergensi Rembuk Stunting Daerah Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024, rabu (15/05/2024) bertempat di Aula Loby Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH, yang dihadiri Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Untung Harjito dan Asisten Administrasi Umum Jermi Haning,Ph.D.

Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH menyampaikan sambutan membuka Pertemuan Koordinasi dan Rembuk Stunting Daerah Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024, rabu (15/05/20240).
Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH saat membuka Pertemuan Koordinasi dan Konvergensi Rembuk Stunting Daerah Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024, rabu (15/05/20240).

Pertemuan Koordinasi dan Konvergensi Rembuk Stunting ini diikuti pimpinan Perangkat Daerah terkait, para Camat, LSM dan NGO serta Pimpinan BUMN/BUMD. Kegiatan ini juga melibatkan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi NTT dan Dinas Kesehatan dan Catatan Sipil Provinsi NTT.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu mengatakan melalui Pertemuan Koordinasi dan Rembuk Stunting ini, pemerintah mendorong berbagai kolaborasi dan inovasi sebagai langkah penting dalam pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama antara Pemerintah Daerah dan semua stakeholder.

Ia mengungkapkan Prevalensi Stunting di Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2019 sebesar 30,13 %. Angka ini terus mengalami penurunan menjadi 20,5 % pada tahun 2023. Selanjutnya angka stunting kembali terkoreksi mengalami penurunan sebesar 1,7 % menjadi 18,8 % pada bulan April 2024.

Karena itu, Pj. Bupati Oder Maks Sombu mengajak kerja sama penurunan stunting terus giat dilakukan seraya mencapai target penurunan secara nasional sebesar 14 %. “ Tentunya hal ini tidak mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin. Jika kita semua bekerja lebih keras dan inovatif maka kita bisa mencapai target ini hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Suasana Pertemuan Koordinasi dan Rembuk Stunting Daerah Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024
Suasana Pertemuan Koordinasi dan Konvergensi Rembuk Stunting Daerah Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024.

Menyikapi hal ini, lanjut Pj. Bupati Oder Maks Sombu, perlu terus didorong berbagai kolaborasi dan inovasi Pemerintah Daerah melalui gerakan bersama Rote Cerdas yang meliputi erakan Operasi Timbang Lintas Sektor atau Gerbang Linsek di Posyandu; Pemberian Makanan Tambahan Lokal bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita kurang gizi dan gizi buruk serta balita stunting; Gerakan Kakak Angkat Adik Asuh yang telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Rote Ndao Nomor 11 tahun 2021 dan kembali ke budaya Rote Bulak Sio Telu Mama Koiva atau menyusui selama 3 tahun.

Pemkab Rote Ndao menyelenggarakan Pertemuan Koordiniasi dan Konvergensi Rembuk Stunting Tahun 2024. Acara pembukaan kegiatan juga diisi dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Cegah Stunting Menuju Indoensia Emas 2045. Penandatanganan dilakukan oleh Pj. Bupati Oder Maks Sombu, Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, Sekda Jonas M. Selly, para Asisten Sekda, para Camat serta peserta kegiatan Pertemuan Koordiasi dan Konvergensi Rembuk Stunting Tahun 2024.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

KLHS

Pemkab Rote Ndao Gelar FGD Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk RPJMD 2025-2030

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memperhatikan hal-hal strategis daerah dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), salah satunya terkait kajian Lingkungan Hidup Strategis. Dalam rangkaian tahapan Penyusunan RPJMD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025-2030, Pemkab Rote Ndao menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), selasa (14/05/2024) bertempat di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

FGD Penyusunan KLHS dibuka oleh Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM. Turut hadir bersama Pj. Bupati Oder Maks Sombu dan Sekda Jonas M. Selly, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Leksi Foeh, ST, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan daerah Diana A. Bullu, SE serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Rote Ndao.

Pemkab Rote Ndao menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RPJMD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025-2030, selasa (14/05/024) bertempat di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Pemkab Rote Ndao menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RPJMD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025-2030, selasa (14/05/024) bertempat di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

FGD diikuti berbagai stakeholder berkompeten dibidang lingkungan hidup dari kalangan Akademisi LP2M Universitas Nusa Cendana dan Universitas Nusa Lontar, Pengusaha Perhotelan/Penginapan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Rote Ndao, Yayasan/Lembaga Sosial Kemasyarakatan, Perwakilan Kodim 1627/Rote Ndao, Perwakilan Tokoh Masyarakat serta Tenaga Ahli Bidang Lingkungan.

Penyusunan KLHS dilakukan guna mengintegrasikan isu-isu lingkungan kedalam rencana pembangunan suatu daerah. Karena itu, salah satu agenda utama dalam FGD KLHS ini adalah Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Pengendali Lingkungan.

Berkenaan dengan itu, Pj. Bupati Oder Maks Sombu saat membuka FGD KLHS mengatakan, Pemkab Rote Ndao akan melakukan kajian lingkungan hidup strategis untuk menginventarisir, mengidentifikasi dan memastikan bahwa prinsip pembangunan yang  berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam rencana pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Hasil KLHS ini juga digunakan untuk menyiapakan alternatif bagi penyempurnaan Kebijakan, Rencana dan Program (KRP)  agar dampak atau resiko pembangunan terhadap lingkungan hidup yang tidak diharapkan dapat diminimalisir.

Penyelenggaraan KLHS oleh Pemkab Rote Ndao berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembuatan dan Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.

FGD Penyusunan KLHS dibuka oleh Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM.
FGD Penyusunan KLHS dibuka oleh Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM.

Karena itu, kata Pj. Bupati Oder Maks Sombu, dalam tahapan penyelengaraan penyusunan  KLHS RPJMD Kabupaten Rote Ndao  Tahun 2025-2030, diawali dengan Pembentukan Pokja Pengendali Lingkungan. Pokja selanjutnya akan berkolaborasi dengan Tenaga Ahli dalam memastikan bahwa isu strategis, permasalahan dan sasaran strategis dari tujuan pembangunan berkelanjutan telah termuat dan terintegrasi dalam Rancangan RPJMD Kabupaten Rote Ndao  2025-2030.

“ Harapan saya, agar kita semua yang hadir saat ini dapat proaktif dalam mengikuti kegiatan ini dengan memberikan usul saran serta data dan informasi yang benar dan akurat sehingga mengahasilkan suatu Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang akan dipakai menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan di Rote Ndao lima tahun ke depan,” kata Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Diketahui FGD KLHS kali ini adalah FGD Tahap Pertama dalam rangka Penyusunan KLHS untuk RPJMD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025-2030. FGD Tahap Kedua akan dilaksanakan setelah semua data terkait KLHS terhimpun. Sesuai jadwal Penyusunan KLHS akan selesai pada bulan Juni 2024.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

Bimtek Revitalisasi Bahasa

Pemkab Rote Ndao dan Kantor Bahasa NTT Selenggarakan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Rote

Reviltalisasi Bahasa Daerah menjadi salah satu fokus Kantor Bahasa Provinsi NTT, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudrustek) dalam rangka menguatkan kecintaan generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah. Karena itu, Kantor Bahasa Provinsi NTT bersama Pemkab Rote Ndao menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah yang dikhususkan pada Bahasa Rote.

Kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH, selasa (14/05/2024), yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Yosep Pandie, S.Pd. Acara pembukaan dihadiri Ketua Tim Administrasi Kantor Bahasa Provinsi NTT Irwan Alfreed Pellondou. Sebanyak 55 Guru Sekolah Dasar dan 20 Guru SMP menjadi peserta pada kegiatan ini. Para guru selanjutnya akan ditetapkan menjadi guru utama dalam pembelajaran bahasa Rote di sekolah dan komunitas.

Pemkab Rote Ndao dan Kantor Bahasa NTT menyelenggarakan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Rote, selasa (14/05/2024). Kegiatan dibuka oleh Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH.
Pemkab Rote Ndao dan Kantor Bahasa NTT menyelenggarakan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Rote, selasa (14/05/2024). Kegiatan dibuka oleh Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu menyambut baik kegiatan yang turut melestarikan penggunaan bahasa daerah Rote ini. Ia menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Kantor Bahasa Provinsi NTT yang secara konsisten melaksanakan implementasi program Merdeka Belajar (Episode 17) yang salah satu sasarannya adalah bahasa Rote.

Dalam pandangannya, penerapan program ini akan dapat meningkatkan kompetensi para Guru Utama dalam pembelajaran bahasa Rote dan mengimplementasikan dalam pelajaran bahasa daerah disekolah-sekolah. Sehingga peserta didik tetap fasih menggunakan Bahasa Rote dan secara langsung ikut melestarikan penggunaan bahasa daerah.

Melalui Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah ini, kata Pj. Bupati Oder Maks Sombu, pemerintah berharap upaya pelestarian bahasa Rote kepada generasi muda dapat terlaksana dengan baik sehingga kedepannya dapat meningkatkan penguasaan bahasa daerah. Upaya pelestarian dimaksud khususnya dilakukan melalui ranah pendidikan baik sebagai muatan lokal disekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Peserta Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Rote mengikuti acara pembukaan kegiatan.
Peserta Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Rote mengikuti acara pembukaan kegiatan.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu mengatakan Pemerintah Daerah mendukung agar kegiatan ini terus dilakukan dan ditingkatkan sehingga menumbuhkan minat dan kecintaan para generasi muda Rote Ndao terhadap budaya dan bahasa daerah sendiri.

Ia menghimbau para Guru Utama agar senantiasa menggunakan bahasa Rote dalam berkomunikasi. Tujuannya adalah untuk lebih memasyarakatkan penggunaan bahasa Rote dalam kehidupan sehari-hari.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Administrasi Kantor Bahasa Provinsi NTT Irwan Alfreed Pellondou menjelaskan kegiatan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Rote merupakan implementasi dari program Merdeka Belajar (Episode 17) yang salah satu sasarannya adalah bahasa Rote, dengan tujuan untuk menguatkan kembali kecintaan generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah.

Sesuai jadwal, kegiatan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah yang dibuka oleh Pj. Bupati Rote Ndao Oder Mask Sombu ini berlangsung sejak selasa14 Mei sampai jumat 17 Mei 2024 di Aula Hotel Ricky.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

PKA

Pengurus Pusat Pengembangan Anak Silaturahmi dan Dialog Bersama Pj. Bupati Rote Ndao

Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH menerima kunjungan silaturahmi Perwakilan Pengurus Pusat Pengembangan Anak (PPA) se-Kabupaten Rote Ndao di ruang kerja Bupati Rote Ndao, selasa (14/05/2024). Kedatangan para pengurus PPA yang dipimpin Pdt. Diana Masiweni, S.Th sekaligus berdialog bersama Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Sejumlah hal yang didialogkan terutama berkaitan program dan kegiatan PPA di Kabupaten Rote Ndao. Perwakilan PPA menyampaikan berbagai program dan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Selain itu, lewat moment pertemuan ini juga dikonsultasikan terkait masalah kekerasan seksual yang menimpa anak-nak.

Diketahui, PPA dibentuk sebagai wadah untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan permainan yang dapat meningkatkan kecerdasan intelektual anak, kegiatan permainan yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional anak, kegiatan yang mendorong anak untuk menciptakan berkreasi dan berinovasi serta sebagai tempat kegiatan yang membentuk karakter bagi anak.

Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Pusat Kegiatan Anak se-Kabupaten Rote Ndao, selasa (13/05/2024).
Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Pusat Pengembangan Anak se-Kabupaten Rote Ndao, selasa (13/05/2024).

Pj. Bupati Oder Maks Sombu menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan PPA yang selama ini telah berperan aktif dalam memberikan wadah bagi perkembangan anak-anak di Kabupaten Rote Ndao. PPA bukan hanya tempat berkumpulnya anak-anak, tetapi juga tempat mereka belajar, bermain, dan mengembangkan potensi diri mereka.

Pj. Bupati Oder Maks Sombu mengungkapkan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung berbagai program yang dijalankan oleh PPA. Ia menyadari bahwa investasi terbaik bagi masa depan adalah dengan menyiapkan generasi yang unggul. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah terus berupaya dan memberikan dukungan, baik dari segi fasilitas maupun program-program yang inovatif dan edukatif.

Foto bersama Pengurus Pusat Kegiatan Anak se-Kabupaten Rote Ndao dengan Pj. Bupati Oder Maks Sombu.
Foto bersama Pengurus Pusat Kegiatan Anak se-Kabupaten Rote Ndao dengan Pj. Bupati Oder Maks Sombu.

Para pengurus PPA se-Kabupaten Rote Ndao Nampak responsif terkait pertemuan bersama Pj. Bupati Oder Maks Sombu. Mereka berharap melalui pertemuan ini terus terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan PPA dalam upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Moment silaturahmi seperti ini juga diharapkan terus terbangun sinergitas antara Pemerintah Daerah dan PPA dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Rote Ndao, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)

Raker BBM

Pemkab Rote Ndao, DPRD dan Forkompimda Raker Terkait Pasokan BBM

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar rapat kerja bersama Forkompimda dan DPRD Kabupaten Rote Ndao, senin (13/05/2024) di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao. Rapat kerja yang dipimpin Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH ini guna menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi belakangan ini dan telah berangsur normal.

Rapat Kerja dihadiri Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST, M.K.P, Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Inf. Albert Inkiriwang, S.I.P, Kajari Rote Ndao Budi Narsanto,SH yang diwakili Plt. Kasi Datun Aben B.M Situmorang, SH,MH dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Denison Moy, ST. Pj. Bupati Oder Maks Sombu didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek, ST dan diikuti pimpinan Perangkat Daerah terkait.

Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH memimpin Rapat Kerja terkait Pasokan BBM bersama DPRD dan Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, senin (13/05/2024).
Pj. Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, SH,MA,MH memimpin Rapat Kerja terkait Pasokan BBM bersama DPRD dan Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, senin (13/05/2024).

Pj. Bupati Oder Maks Sombu mengungkapkan beberapa langkah yang dapat ditempuh terkait pemenuhan kebutuhan pasokan BBM. Dikatakan Pj. Bupati Oder Maks Sombu, dengan melihat jarak tempuh antar wilayah Kecamatan yang cukup jauh sehingga perlu adanya diskresi pemberian BBM namun dalam jangka waktu yang reltif pendek.

Selain itu, lanjut Pj. Bupati Oder Maks Sombu, perlu juga diupayakan agar kondisi di pasaran tetap kondusif termasuk dengan memastikan agar penjualan di tingkat Pengecer tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga meminta permasalahan terkait kelangkaan BBM tidak digiring kemana-mana.

Sementara Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono mengatakan kondisi terkini telah ada dua kapal Tanker yang berada di Pelabuhan Papela. Sehingga meningkatkan pasokan BBM ke SPBU yang ada di Kabupaten Rote Ndao. Meski begitu, perlu dilakukan penambahan jam tambahan untuk penyaluran BBM serta diskresi pemberian BBM kepada Sub Penyalur. Ia memahami kondisi masyarakat yang rela mengantri untuk memperoleh BBM bagi kebutuhannya.

Suasana Rapat Kerja di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Suasana Rapat Kerja di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Inf. Albert Inkiriwang mengingatkan agar perlu adanya penambahan jam pelayanan oleh SPBU, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan tetap dapat terlayani. Selanjutnya, perlu pula memprioritaskan Sub Penyalur terutama untuk wilayah yang tidak mempunyai SPBU.

Sementara Plt. Kasi Datun Kejari Rote Ndao Aben B. M. Situmorang mengungkapkan perlu dibentuk tim pengawasan terpadu untuk terus memantau ketersediaan dan penyaluran BBM sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Denison Moy menambahkan, setiap bulan adanya 2 kali trip sehingga stok BBM tetap tersedia pada SPBU di Kabupaten Rote Ndao. Ia mengusulkan adanya penambahan kuota BBM untuk Kabupaten Rote Ndao.

Diketahui, Pj. Bupati Oder Maks Sombu bersama Forkompimda dan DPRD Kabupaten Rote Ndao membahas terkait pasokan BBM di SPBU dalam wilayah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini sekaligus mengantisipasi kelangkaan BBM yang sempat terjadi belakangan ini. Rapat kerja berlangsung di ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao dan dipimpin Pj. Bupati Oder Maks Sombu.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao/Prokopim)